Claim Missing Document
Check
Articles

Burnout Mempengaruhi Kinerja Perawat Di RS Panti Waluya Malang Yanti Rosdiana; Neni Maemunah; Arie Jefri Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.375 KB) | DOI: 10.33366/nn.v6i1.2442

Abstract

Tenaga kesehatan perawat adalah tenaga kesehatan yang memiliki jumlah paling banyak di rumah sakit . Perawat memiliki tugas utama dalam membantu kesembuhan dan memulihkan kesehatan pasien dari kematian baik dari segi biologi, psikologis, social dan spiritual. Perawat sangat rentan mengalami stress kerja, hal ini dikarenakan adanya beban kerja yang berlebih yang sering dikenal dengan nama burnoet. Tujuan dalam0penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan bormoet dengan kinerja perawat di RS Panti Waluya Sawahan Malang. Observasi analitik adalah desain pada penelitian ini dengan pendekatan cross-sectional.cSampelodiambil dengan teknikopurposive sampling sejumlah 1140responden.0Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MBI (Maslach Burnout Inventory) untuk variable burnout dan kuesionare kinerja dari Nursalam untuk variable kinerja perawat,. Data dari hasil penelitianodianalisis secara univariat yang disajikan secara distribusi frekuensi dan secara bivariat mengunakan uji chi square. Hasil menunjukan adanya hubungan burnout dengan kinerja perawat di RS Panti Waluyo Sawahan Kota Malang (p = 0,046 (0,05). Dari hasil penelitian ini diharapkan perawat bekerja lebih baik dengan tanpa adanya tekanan yang dapat menimbulkan terjadinya bournot saat bekerja.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN CARA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE Emerenciana Madeira; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.151 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1549

Abstract

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari unit terkecil masyarakat yaitu PHBS di rumah tangga sebagai upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. Manfaat dari PHBS dapat berdampak pada pencegahan Demam Berdarah Dengue sehingga anggota keluarga bisa terbebas dari risiko kejadian Demam Berdarah Dengue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS ibu dengan cara mencegah Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan PHBS dengan cara pencegahan Demam Berdarah Dengue. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah Ibu-Ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 156 orang dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 61 orang. Analisis yang dipakai adalah korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hidup Bersih dan Sehat sebagian besar responden dikategorikan baik yaitu sebanyak 36 orang (59,0%). Cara pencegahan Demam Berdarah Dengue sebagian besar responden dikategorikann cukup yaitu sebanyak 31 orang (50,8%). Hasil analisis data didapatkan nilai signifikan sebesar 0,006 (p ≤ 0,05), artinya ada hubungan PHBS ibu dengan cara mencegah Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Tlogomas Kota Malang. PHBS penting untuk mempertahankan dan lebih meningkatkan, dalam upaya mencegah Demam Berdarah Dengue dapat dilakukan dengan sering membersihkan rumah, tidak banyak menggantung pakaian di rumah (kamar tidur), menguras bak mandi seminggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan menggunakan obat semprot dan bakar untuk membasmi nyamuk. ABSTRACT The application of clean and healthy behavior must start from the smallest unut of society, namely clean and healthy living behavior in the household as an effort to empower household members to know, want and be able to practice clean and healthy behavior and bplay an active role in the health movement in the community. The benefits of clean Healthy life behavior can have an impact on the prevention of dengue fever so that family members can be free from the risk of dengue Hemorrhagic fever. The purpose of this study was to determine the relationship between the clean and Healthy life behavior of mothers by preventing dengue haemorrhagic fever in the Tlogomas Village of Malang City. The design of this study was conducted using a correlational method to determine the relationship between clean healthy life behavior and how to prevent Dengue Hemorrhagic fever. The population in this study were mothers who had pre-school age children in the Tlogomas sub-District of Lowokwaru sub- District Malang City as many as 156 people and the study sample used purposive sampling which was as many as 61 people. The analysis used is the spearman rank correlation. The results showed that the clean and healthy life of most respondents was categorized as good as many as 36 people (59.0%). The way to prevent Dengue Hemorrhagic fever in most of the respondents is categorized as adequate, namely as many as 31 people (50.8%). The results of the data analysis obtained a significant = 0.006 (p-value ≤ 0.05), meaning that there is a relationship between maternal clean and healthy living behavior and how to prevent dengue hemorrhagic fever in the Tlogomas sub-district of Malang City. Clean and healthy life behavior it is necessary to maintain and improve, in an effort to prevent dengue hemorrhagic fever by cleaning the house often, not hanging a lot of clothes at home (bedroom), draining the bath once aweek, closing a water reservoir, and using medicine spray and burn to eradicate mosquitoes. Keywords: Dengue Hemorrhagic fever; Clean and Healthy live Behavior.
PENGARUH SKILL PLAY TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK AUTISME USIA 3-6 TAHUN DI LEMBAGA RESTU BUNDA A PLUS PUSAT TERAPI TERPADU (INTEGRATED THERAPY CENTER) JL. BLITAR No.2 MALANG Iswanto Sastiawan; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.964

Abstract

Skill Play adalah alat permainan yang dapat mengoptimalkan perkembangan pada semua anak yang disesuaikan dengan usia dan tingkat perkembangan anak, serta jenis alat permainannya yang dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan. Skill Play berfungsi untuk mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak autis dengan memberikan stimulasi fisik maupun mental pada anak autis selama dan sesudah diberikan skill play saat diterapi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh skill play terhadap perkembangan motorik halus anak autis usia 3-6 tahun di Lembaga Restu Bunda A Plus Pusat Terapi Terpadu (Integrated Therapy Centre) Jl.Blitar No.2 Malang. Desain peneitian menggunakan desain pra-eksperimen. Pengambilan sampel dengan Total Sampling yaitu sejumlah 10 responden. Pengujian penelitian menggunakan uji statistik Mann Whitney. Dari hasil penelitian diketahui sebanyak 5 anak (50%) mempunyai perkembangan motorik halus kurang sebelum diberikan skill play dan sebanyak 7 anak (70%) mempunyai perkembangan motorik halus cukup setelah diberikan skill play. Dari hasil uji analisis statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,004 yang dimana nilai ini lebih kecil dari nilai α 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh setelah pemberian skill play dalam perkembangan motorik halus pada anak autisme Usia 3-6 Tahun di Lembaga Restu Bunda A Plus Pusat Terapi Terpadu (integrated therapy centre) Jl. Blitar No.2 Kota Malang. Bagi penelitian selanjutnya dapat dikembangkan menjadi penelitian yang menbandingkan pengaruh skill play dengan terapi sense of pleasure play terhadap perkembangan motorik halus pada anak autisme. ABSTRACT Play Skills is a game tool that can optimize the development of all children, adapted to the age and development of the child, as well as the nature of the game-designed game tool. Skill play is designed to develop fine motor skills in children with autism to help children with autism during and after the skill game with physical and mental stimulation. The purpose of this research is to know the influence of skill games smooth motor development of autistic children aged 3-6 years in Instituto Restu Bunda A Plus Integrated Therapy Center (Jl.Blitar No.2 Malang). The research design uses pre-experimental design. Random samples are 10 respondents. Testing the study with statistical tests Mann Whitney. From the result of the research, it is known that 5 children (50%) have less motor development before showing their ability, and 7 children (70%) have sufficient motor development according to the given skill. From the statistical test results obtained p value value of 0.004, where this value is less than the value of α 0.05, it can be concluded, there is influence after the game of skill in the development of fine motor skills in children with autism age 3-6 years at the Institu Restu Bunda A Plus Integrated Therapy Center (Integrated Therapy Center) Jl. Blitar No.2 Malang city. For further research, a study comparing the impact of games of skill and the perception of comedy on the development of fine motor skills in children with autism can be developed. Keywords : Play skill; smooth motor development.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN ORANG TUA TERHADAP PEMBERIAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI PUSKESMAS BATU KOTA BATU Sri Juli Astuti; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.028 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.412

Abstract

Rendahnya cakupan imunisasi dasar pada bayi yang belum mencapai 100% UCI berdampak pada meningkatnya angka mordibitas dan mortalitas bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan orang tua terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif korelatif. Populasi penelitian ini adalah semua orangtua yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Batu Kota Batu yang berjumlah 152 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 orang. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling.Data yang diperoleh dianalis dengan menggunakan uji statistik chi-square dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistik penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat kepatuhan orang tua responden masuk kategori tidak patuh sebanyak 28 orang (62,2%) dan hampir seluruhnya imunisasi dasar bayi masuk dalam kategori lengkap sebanyak 38 orang (84,4%). Hasil analisa bivariat menunjukkan p value= 0,025 artinya p value< 0,05. Artinya ada hubungan tingkat kepatuhan orang tua terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan antara lain; bagi institusi kesehatan, hasil penelitian ini dapat dijadikan tambahan pengetahuan dalam setiap memberikan pengarahan dan penyuluhan khususnya tentang pentingnya pelaksanaan imunisasi lengkap tepat waktu sesuai jadwal yang ada. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menjadikan penelitian ini sebagai salah satu acuan untuk melakukan penelitian selanjutnya guna mencari dan mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kata Kunci : Tingkat kepatuhan orang tua, kelengkapan imunisasi dasar
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Mensius Darus; Susi Milwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.919 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.833

Abstract

Pelayanan yang berkualitas yaitu pelayanan yang selalu berupaya memenuhi harapan pasien sehingga pasien akan merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat, tidak terkecuali di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 39 responden (65%) telah memberikan pelayanan dengan kategori kualitas pelayanan keperawatan yang baik, dan sebanyak 43 responden (72%) tergolong dalam kategori puas. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Dinoyo Kota Malang (0,003≤ 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,721. Rekomendasi bagi pihak Puskesmas yaitu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan guna mencapai kepuasan pasien yang lebih maksimal dengan cara mengoptimalkan kotak saran dan meja keluhan. Rekomendasi bagi penelitian selanjutnya yaitu dapat mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan yaitu kewajaran biaya, kecepatan pelayanan, kejelasan petugas pelayanan, kemampuan petugas pelayanan, kepastian biaya, keamanan pelayanan, dan hasil perawatan yang diterima oleh pasien.
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA RAKSASA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DI TK WAHID HASYIM DINOYO MALANG Abu Khoir; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.67 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.145

Abstract

Prasekolah merupakan masa tumbuh kembang anak dibawah umur 6 tahun. Pada periode ini otak anak sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat dan merupakan kunci utama bagi pembentuk kecerdasan. Pada masa ini otak anak mengalami pertumbuhan dan perkembanganmencapai 80% dari otaknya dimasa dewasa. Pemberian stimulasi yang dapat meransang kognitif anak usia prasekolah salah satunya adalah permainan kooperatif. Salah satu contoh permainan kooperatif adalah permainan ular tangga raksasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan ular tangga raksasa terhadap perkembangan kognitif anak usai 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Wahid Hasyim Nomor 165 Kelurahan Dinoyo Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan rancangan one group Pre-Post Test Design dengan jumlah sample sebanyak 49 anak menggunakan teknik random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung. Analisa data dengan menggunakan uji paired sample t test dengan nilai (p) = 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif baik yang tertinggi adalah 23 orang (79,3%), Perkembangan Kognitif cukup tertinggi 14 orang (48,3%), perkembangan kognitif kurang yang tertinggi 11 orang (37,9%) dan perkembangan kognitif tidak baik yang tertinggi 1 orang (3,4%). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia pra sekolah yang diberikan permainan ular tangga raksasa mengalami perkembangan kognitif dalam pengembangan visual, pengembangan sains permulaan, pengembangan aritmatika, dan pengembangan geometri.. Kata Kunci: Kognitif, prasekolah, ular tangga.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Suhandi Suhandi; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.151 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.458

Abstract

Gizi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesehatan dan keserasian antara perkembangan fisik dan perkembangan mental. Tingkat keadaan gizi normal tercapai bila kebutuhan zat gizi optimal terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap prestasi siswa di Sekolah Dasar Negeri Sumber Sekar 1 Dau, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi di Sekolah Dasar (SD) Sumber Sekar Dau sebanyak 52 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearmant rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistk penelitian hampir seluruh responden masuk kategori status gizi normal sebanyak 42 anak (80,8%), dan hampir seluruh responden berprestasi belajar baik sebanyak 42 orang (80,8%). Hasil analisis bivariat menunjukan p-value = 0,02 < 0,05. Artinya ada hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar dengan kekuatan hubungan subtansial atau sedang. Kata Kunci: Prestasi Belajar, Status Gizi
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA (1-5 TAHUN) DI POSYANDU MAWAR KELURAHAN MERJOSARI WILAYAH PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Elisabeth Maria Mas; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.666 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.685

Abstract

Dampak dari perilaku yang tidak bersih bisa mempengaruhi perilaku seseorang, termasuk perilaku di bidang kesehatan sehingga bisa menjadi penyebab tingginya angka penyebaran suatu penyakit termasuk penyakit diare yang mempunyai resiko penularan dan penyebaran cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan kejadian diare pada anak balita (1-5 tahun) di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari Kota Malang. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan PHBS ibu dengan kejadian diare. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari berjumlah 40 orangdan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS) dikategorikan baik yaitu sebanyak 22 orang (73,33%), hampir seluruh responden dikategorikan tidak terdapat kejadian diare yaitu sebanyak 28 orang (93,33%), dan hasil analisis data menggunakan uji spearman rank nilai signifikan (sig.) sebesar 0,014 (p ≤ 0,05), artinya ada hubungan PHBS ibu dengan kejadian diare pada anak balita (1-5 tahun) di Posyandu Mawar Kelurahan Merjosari Kota Malang dengan nilai korelasi 0,445.Diharapkan kepada ibu untuk meningkatkan PBHS dalam menjaga kesehatan diri dan anak.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS DAU MALANG Nazar Mustaqim; Susi Milwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1987

Abstract

Perawat sebagai salah satu tenaga pelayan masyarakat di tuntut untuk melakukan tugas secara professional baik dalam tindakan maupun pendokumentasian asuhan keperawatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dau Malang. Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 perawat.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data diolah dengan alat bantu perangkat komputer software SPSS for windows 7 versi 11.5. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar 18 (56,2%) perawat memiliki motivasi baik dan sebagian besar 23 (71,9%) kinerja perawat baik dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dau Malang.Hasil uji pearson product moment didapatkan p value = (0,000) < (0,050) artinya ada hubungan antara motivasi dengan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di Puskesmas Dau Malang.Peneliti selanjutnya di harapkan meneliti tentang faktor yang mampu meningkatkan motivasi kerja dan kinerja perawat seperti prestasi,pengakuan,tanggung jawab dan kemampuan serta lingkungan kerja. Nurses as one of the public servants are required to carry out professional duties both in the actions and documentation of nursing care. This study aims to determine the relationship between motivation and nurse performance in documenting nursing care at Dau Malang Public Health Center. The research design in this study uses analytic correlation with cross sectional approach. The sample in this study were 32 nurses. The instrument used in this study was a questionnaire. Data is processed with a computer device software SPSS for Windows 7 version 11.5. The results showed that most of the 18 (56.2%) nurses had good motivation and most of the 23 (71.9%) nurses performed well in documenting nursing care at Dau Malang Public Health Center. Pearson product moment test results obtained p value = (0,000)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU BULLYING PADA REMAJA AWAL Yunita Bulu; Neni Maemunah; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.155 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1473

Abstract

Fenomena perilaku bullying merupakan bagian dari kenakalan remaja yang sering di ketahui terjadi pada masa- masa remaja, dikarenakan masa ini remaja memiliki egosentrisme yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying pada remaja awal di SMP Kristen Setia Budi Kota Malang. Penelitian ini bersifat Korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu semua siswa kelas VII dan VIII SMP Kristen Setia Budi Kota Malang yang diambil data terbaru pada tanggal 10 Januari 2018 sebanyak 30 orang siswa, dan teknik sampling menggunakan total sampling. Metode analisa data yang digunakan yaitu Odds Ratio dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan faktor teman sebaya dengan nilai signifikan 0,003 (p value ≤ 0,05) dan nilai OR sebesar 5,0, faktor media sosial dengan nilai signifikan 0,006 (p value ≤ 0,05) dan nilai OR sebesar 3,857, serta faktor lingkungan sosial dengan nilai signifikan 0,004 (p value ≤ 0,05) dan nilai OR sebesar 4,5. Jadi dapat disimpulkan bahwa faktor teman sebaya, media sosial, dan lingkungan sosial, berpengaruh signifikan terhadap perilaku bullying pada remaja awal di SMP Kristen Setia Budi Kota Malang. Bullying dapat berdampak buruk pada kondisi psikologi korban, oleh karena itu tindakan bullying perlu ditinggalkan dan dapat merangkul teman tanpa memandang kondisi fisik, lingkungan asalnya baik ekonomi, sosial dan agama teman. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat mengembangkan penelitian ini dengan cara mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying dengan cara melakukan observasi langsung kepada remaja. ABSTRACT Phenomenon of bullying habit is one of teens naughtiness and it often happens in adolescence, because in this time teens have a high egocentrism. This study aims to figure out all factors influencing bullying habit to the teens at Setia Budi Christian Junior High School Malang. This study is Coresionalist by using cross sectional approach. The population of this research is the all students at Setia Budi Christian Junior High School in city of Malang in the grade one and two in which, the recent data are taken from 30 students, on 10th January 2018. The sampling technique used is total sampling and the data analysis method used is Odds Ratio by using SPSS. The research result shows that peers factor gives the significant value 0.003 (p value ≤ 0.05) and OR value is 5.0. factor of social media with the significant value 0.006 (p value ≤ 0.05) and OR value is 3.857. and social environment factor with the significant value 0.004 (p value ≤ 0.05) and OR value (p value ≤ 0.05) and OR value of 4.5. So it can be concluded that the factors of peers, social media and social environment have a significant effect to the bullying habit of teens at Setia Budi Christian Junior High School Malang. Bullying could give a bad effects toward the psychological condition of the victims, therefore bullying action needs to be avoid and the students need to be encouraged to make friends with anyone without questioning on their psychical condition and background such as economy and religion. Keywords: Bullying behavior; factors social media; peers; social environment.
Co-Authors Abd Rohim Abu Khoir Adi Yatma Aisah Aisah Alestari Alestari Anastasia Merciana Handayani Ani Sutriningsih AP, Nurul Ari Krisna Arie Jefri Ka’arayeno Arie Jefri Ka’arayeno Asyrofi Yudia Putra Atti Yudiernawati, Atti Bernadita Inul Bili, Rustiana Nona Cita, Errick Endra Clementinus Helly Dede Kendi Denny Dwi Wahyudi1 Devi, Hilda Mazarina Dewi Novivasari Dewi, Novita Dian Kurniasih Dian Pramono Dwi Riska Mei Lestari Eka Purwanti Eko Pertiwi Elisabeth Maria Mas Emerenciana Madeira Emi Sapitri Engga Engga Erni Hariati Eti Wulandari Evantri Djangga Li Faisal Sanjaya Feri Feri Hastutiningtas‬, ‪Wahidyanti Rahayu Heni Pujiastuti Herisa Noviardi Heronimus Tanggu Solo Irawan Setyabudi Iswanto Sastiawan Itra Hermawan Joko Wiyono Katarina Lolon Robiwala Khurin, Widy Suryaning Kipply, Ziu Kornelia Ebrit Kristin Wahyu Oktavia Kristina Irmawati Levia Wina Maria Yohana Loda Fao Marianus Ketmoen Marliana Marliana Marlina Estria S. Bili Masluhiya AF, Swaidatul Megiwati Inka Wello Meliana Henderika Olo Mali Melkior Silvanus Yopi Balik Mensius Darus Merince Endang Halena Kaat Merry Desilo Miranda Shanywidyawati Mudayatiningsih, Sri Muhammad Ibrahim Nazar Mustaqim Ngesti W. Utami Ni Luh Putu Eka Ni Luh Putu Eka Sudiwati Novita Dewi Novita Dewi Novita Dewi Novyta Ayu Saputri Lende Nurasi Siahaan Oktavia Ike Alvionita Otaviani, Olvy Oriska Paula Tri Pusaka Ningrum Pendrita Jeffri Ratu Andung Pertiwi Perwiraningtyas Perwiraningtyas, Pertiwi Pipit Maya Santi Putri, Rona Sari Mahaji Rachmat Chusnul Choeron Ragil Catur Adi W. Rahayu, Tri Setiyo Restiara Wiyani Rio Pranata Ristiana Wibawati Rolianto Ngganja lakar Ronasari Mahaji Putri Roni Yuliwar Rosdiana*, Yanti Rosdiana, Yanti Sella Damayanti Septi Anggreni Serfasius Malo Muda Sri Juli Astuti Sri Mudayati Sri Utami Sih Handayani Subaidi Subaidi Sugeng Rusmiwari Suhandi Suhandi Suharni Suharni Sulasmini Sulasmini Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Susi Milwati Susmini Susmini Susmini, Susmini Sutriningsih, Ani Swaidatul Masluhiya AF Tanto Hariyanto Tonga, Triputra Daud Umbu Tuanany, Nona N Vicky Rudianto Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Wahyu Dini Metrikayanto Wawan Ristiyadi Wistiana Yanti Rosdiana Yosefina Peni Yosefina Y. K. Sudirman Yoseph Denianus Nong Yendi Yunita Bulu Yustina Date Yusvensius Preges Zuhdi Ma’sum