Claim Missing Document
Check
Articles

QUR'ANIC INSPIRATION FOR LEARNING LANGUAGE: A COMPARATIVE STUDY Dariyanto, Dariyanto; Hamdani, Haris
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37341

Abstract

Language learning is a crucial phase in human cognitive development, as described in the revelations of the Qur'an. Verse QS. Al-Baqarah/ 2:31 illustrates how Allah SWT gave Prophet Adam As knowledge of the names (of objects) as a form of scientific initiation, which provides deep inspiration regarding a holistic and direct approach to language learning. This study aims to compare the inspirational approach of this verse with the Direct Method (DM) in modern language teaching, which prioritizes the direct use of the target language without translation, through verbal, visual, and real-life context interactions. The research methodology is qualitative with a hermeneutic approach, which involves the interpretation of the Qur'an (based on sources such as Tafsir Ibn Kathir and Tafsir al-Mishbah) and pedagogical literature analysis. The comparison focuses on key learning elements, such as the rejection of rigid and traditional grammatical methods, and an emphasis on direct experience and natural repetition to build language competence. The results of the study reveal similarities and differences between the two approaches: both emphasize direct experience and authentic interaction, but inspiration from the Qur'an enriches the Direct Method (DM) with a spiritual dimension, in which the learning process is seen as a divine mandate that triggers intrinsic motivation. The practical implications include the integration of Qur’an values.
Analisis Wacana Kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen Pemberitaan Bullying pada Media Kompas dan CNN Indonesia Haris Hamdani; Agustin Rebecca Lakawa; Muhammad Zulfadhli
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1398

Abstract

Dalam era digital dan globalisasi saat ini, media massa memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik dan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sosial, termasuk bullying. Pemberitaan mengenai bullying sering kali mempengaruhi bagaimana masyarakat memahami, merespons, dan berinteraksi dengan fenomena tersebut. Analisis wacana kritis dapat digunakan dalam menganalis teks berita daring tentang bullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kedua media tersebut memberitakan kasus bullying dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis yang dikembangkan oleh Roger Fowler dan Theo van Leeuwen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen untuk menganalisis teks berita tentang bullying dari aspek kosakata, tata bahasa, ekslusi, dan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 63 data yang diperoleh dari teks berita tentang bullying dari koran digital Kompas dan CNN Indonesia dengan model analisis wacana kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen yang merujuk pada aspek kosakata dalam analisis wacana kritis model Roger Fowler mencakup kosakata klasifikasi, membatasi pandangan, pertarungan wacana, dan marginalisasi. Sedangkan pada aspek tata bahasa mencakup pasivasi dan nominalisasi. Kemudian beberapa apsek yang dianalisis menurut Theo Van Leeuwen diantaranya adalah pasivasi dan nominalisasi untuk eksklusi, dan untuk aspek inklusi diantaranya adalah Objektivasi-Abstraksi, Nominasi-Kategorisasi, Determinasi-Indeterminasi, Asosiasi-Disosiasi, dan Nominasi-Identifikasi. Pemilihan kosakata dan struktur tata bahasa sangat penting bagi para penulis dalam menyampaikan sebuah berita. Terdapat keterkaitan antara teori analisis wacana kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen seperti pasivasi dan nominalisasi serta klasifikasi berkaitan dengan identifikasi dan kategorisasi.