Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Tingkatkan Literasi Digital: Pelatihan Penggunaan Internet Ibu-Ibu Aisyiyah Kabupaten Bima Khairunnisa; Zuhrah; Mahmudah, Husnatul; Hadijah
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v3i1.62

Abstract

Pengabdian ini menjelaskan pelaksanaan program pelatihan penggunaan internet bagi ibu-ibu Aisyiyah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Dengan mengadopsi pendekatan holistik dan terstruktur, program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital peserta. Metode pelatihan mencakup penilaian awal, perancangan program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta, pendekatan interaktif dalam penyampaian materi, penggunaan teknologi, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan internet secara efektif dan aman. Program ini juga berhasil mengurangi kesenjangan digital di masyarakat dengan memberikan akses yang lebih baik kepada ibu-ibu Aisyiyah terhadap informasi, peluang ekonomi, dan layanan publik online. Namun, tantangan dalam meningkatkan literasi digital masih ada, membutuhkan upaya kolaboratif yang berkelanjutan untuk mengatasi kesenjangan digital dan memastikan akses teknologi yang merata bagi semua lapisan masyarakat
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemahaman Hukum: Workshop Interaktif dan Pelatihan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Hukum Zuhrah; Mahmudah, Husnatul; Juhriati; Munir; Kasmar
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v3i1.65

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang konsep hukum dan hak-hak di kalangan perempuan dengan menyelenggarakan workshop interaktif dan sesi pelatihan yang difokuskan pada topik hukum utama yang relevan dengan kehidupan mereka. Melalui pendekatan partisipatif, peserta akan terlibat dalam diskusi, studi kasus, dan latihan praktis untuk memperdalam pengetahuan hukum mereka dan mengembangkan keterampilan praktis dalam menjelajahi sistem hukum. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan kesadaran hukum, kemampuan yang ditingkatkan untuk mengakses sumber daya dan layanan hukum, dan pemberdayaan perempuan untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan mengatasi tantangan hukum secara efektif. Inisiatif ini pada akhirnya bertujuan untuk berkontribusi pada kemajuan kesetaraan gender dan keadilan sosial dengan membekali perempuan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menegakkan hak-hak mereka dan berpartisipasi lebih aktif dalam proses hukum. Dengan menguatkan pemahaman hukum di kalangan perempuan, diharapkan mereka dapat menghindari eksploitasi, mendapatkan perlindungan hukum yang layak, dan terlibat dalam proses pembuatan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, workshop interaktif dan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam perjalanan menuju pemberdayaan perempuan dan menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan adil secara hukum
PENJUALAN SARUNG NGGOLI TENUN BIMA SECARA ONLINE DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Waraihan, Asfin; Mahmudah, Husnatul; Wahyunti, Sri
I-Economics Vol 10 No 2 (2024): I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics
Publisher : Islamic Economics Program, Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ieconomics.v10i2.23998

Abstract

This study aims to examine how efforts to develop online sales of Nggoli sarongs admitted by UMKM business actors in Sangiang Village, Wera District, Bima Regency. This research was carried out using a qualitative method with the type of field research to obtain accurate and contextual data. Nggoli sarongs are one type of traditional Bima woven fabric that is quite in demand. The development of information and communication technology has opened new opportunities for the development of online sales of bima woven Nggoli sarongs. Since the Covid-19 pandemic, most traditional factory weavers in Sangiang Village have implemented online sales through social media. By utilizing online sales, nggoli sarongs can be reached wide community. In this study, the researcher focuses on efforts to develop online sales of Nggoli sarongs, especially by women business groups. Data collection is carried out through observation, in-depth interviews and documentation. The results of the study show that (1) there is a significant increase by selling online using the Facebook application. Online sales of Nggoli sarongs have increased sales by 95% and have started to send their merchandise outside the Bima area. (2) Islamic economic views on the online sale of Bima woven sarongs. In the online sale of nggoli woven sarongs, it was found that there are elements of trust, responsibility, fairness and transparency. This is in accordance with the principles of buying and selling in Islam. Such a form of muamalah is allowed if it does not contain elements that are prohibited by Islam, such as usury, tyranny, fraud, and monopoly
TRADISI KABUA NCORE DALAM MASYARAKAT BIMA SEBAGAI SARANA RESOLUSI KONFLIK SOSIAL Rafiuddin, Rafiuddin; Mahmudah, Husnatul
Tajdid Vol 8 No 2 (2024): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v8i2.3239

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang nilai tradisi Kabua Ncore yang dianut masyarakat Bima (Suku Mbojo) yang mempengaruhi penurunan tren konflik sosial daerah Bima (Kota/Kabupaten) dan keluarnya dari label daerah zona merah beberapa tahun terakhir, dikaji dari dua disiplin ilmu (interdisipliner) yaitu ilmu sosiologi Budaya dan Sosiologi Ekonomi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologis, yang berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya terhadap masyarakat dalam situasi-situasi tertentu dan pada hakikatnya berupa menjawab pertanyaan bagaimanakah struktur dan hakikat pengalaman terhadap suatu gejala bagi sekelompok manusia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Tradisi kabua ncore dalam perspetif sosiologi budaya; masyarakat Bima mengembalikan tradisi kabua ncore sebagai identitas budaya yang perlu dilestarikan, sebab perkembangan zaman dan modernisasi telah menggerus nilai nilai budaya, tergantikan dengan fanatisme nilai tren dan individualistic modern. Masyarakat Bima telah memiliki modal sosial yang telah menjadikan tradisi kabua ncore sebagai identitas budaya dan sosial sehingga tidak lagi kaku dalam merumuskan dan mempraktikanya secara totalitas. Nilai utama dalam tradisi kabua ncore adalah gotong royong, bersama sama memikul beban sosial dan menyelesaikanya secara bersama.
Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Melalui Pelatihan Pembuatan Kursi Ecobrick Retnoningsih; Mahmudah, Husnatul; Zuhrah; Zuhriyah, Nurul; Nurfitriani; Hidayatullah, Syarif
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2024)
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang signifikan, terutama di daerah yang minim pengelolaan limbah. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus mengurangi dampak negatif sampah plastik, dilakukan pelatihan pembuatan kursi berbasis ecobrick kepada ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2024 di Aula Gedung PKK Kabupaten Bima dengan pendekatan partisipatif. Pelatihan dimulai dengan penyuluhan mengenai dampak sampah plastik dan pengenalan konsep ecobrick sebagai solusi inovatif dan aplikatif. Selanjutnya, peserta dilibatkan dalam praktik langsung pembuatan kursi ecobrick, mulai dari pengisian botol plastik hingga perakitan menjadi kursi yang siap digunakan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Bima. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan teknik pembuatan kursi ecobrick dengan baik. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik. Seluruh peserta menyatakan bahwa pelatihan ini informatif, bermanfaat, dan mudah diaplikasikan di rumah masing-masing. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan positif dalam pengelolaan sampah plastik di masyarakat, serta memotivasi peserta untuk menyebarkan konsep ecobrick sebagai solusi yang berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan sampah plastik.
USAHA PENANGKARAN BURUNG WALET DITINJAU DARI STUDI KELAYAKAN BISNIS SYARIAH (STUDI DI DESA OI PANIHI KECAMATAN TAMBORA KABUPATEN BIMA) Wahyuningsih, Sri; Mahmudah, Husnatul; Alamin, Zumhur; Wahyunti, Sri
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol 5 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v5i2.1173

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana usaha penangkaran burung walet di Desa Oi Panihi dan bagaimana tinjauan studi kelayakan bisnis syariah terhadap usaha penangkaran burung walet di Desa Oi Panihi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, Penyajian Data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usaha penangkaran burung Walet di Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima bahwa pelaksanaan usaha masih sangat konvensional, belum melakukan analisis kebutuhan dan kelayakan bisnis pada saat memulai usaha. Usaha dilakukan dengan mengikuti petunjuk secara otodidak, tanpa pengetahuan dasar sebelumnya. Usaha penangkaran burung Walet di Desa Oi Panihi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima Ditinjau Dari Studi Kelayakan Bisnis Syariah menunjukkan bahwa tidak semua pengusaha menerapkan tahapan studi kelayakan bisnis Syariah. Namun ada pula sebagian pengusaha lain telah menerapkan tahapan studi kelayakan bisnis Syariah seperti dalam bertauhid dan keseimbangan sebelum memulai usaha dan merancang terlebih dahulu langkah-langkah serta pengusaha memanfaatkan media digital dalam menambah pengetahuan untuk pengelolaan bisnis.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENENTUAN HAK KEWALIAN ATAS ANAK PEREMPUAN YANG DILAHIRKAN AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH (STUDI KASUS DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN RABA KOTA BIMA) Melati, Reni; Hidayatullah, Syarif; Mahmudah, Husnatul
NALAR: Journal Of Law and Sharia Vol 2 No 2 (2024): NALAR: Journal Of Law and Sharia
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/nlr.v2i2.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau perspektif hukum Islam terhadap penentuan hak kewalian atas anak perempuan yang dilahirkan akibat hamil di luar nikah, dengan studi kasus di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Raba, Kota Bima. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, yaitu menganalisis penerapan hukum dalam masyarakat berdasarkan data primer dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penentuan wali nikah pada kasus anak perempuan yang lahir di luar nikah memerlukan pendekatan hukum fiqh mazhab Syafi'i dan merujuk pada Kompilasi Hukum Islam (KHI). Anak yang lahir kurang dari enam bulan sejak pernikahan orang tuanya tidak memiliki hubungan nasab dengan ayah biologisnya dan wali nikahnya ditetapkan sebagai wali hakim. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis regulasi negara dan fiqh Islam dalam menangani kasus perwalian ini untuk memastikan keabsahan proses pernikahan sesuai syariat.
Peningkatan Kapasitas Perempuan Dalam Melakukan Advokasi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Mahmudah, Husnatul; Kusumawati, Yayuk; Retnoningsih, Retnoningsih
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v2i1.11

Abstract

Artikel ini merupakan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan di Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Kecamatan Sape. Upaya peningkatan kapasitas perempuan dimaksudkan untuk memberikan sharing knowledge dan experience kepada perempuan-perempuan muda lainnya sebagai bentuk kepedulian atas tingginya angka kekerasan terhadap anak di Bima. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan metode PAR (participatory action research). Data-data awal dikumpulkan dan diolah, lalu menentukan konsep kegiatan sesuai dengan kebutuhan komunitas dampingan. Kegiatan ini dilakukan dengan koordinasi dan kolaborasi antara Tim Pengabdian kepada masyarakat dengan komunitas. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pembinaan dan pelatihan. Kegiatan dibagi dalam 3 (tiga) tahap; (1) persiapan (Asesmen awal); (2) Tahap Pembinaan; (3) Tahap pelatihan. Kegiatan ini menghasilkan (1) base data Nasyiatul Aisyiyah Kecamatan Sape terkait angka kekerasan terhadap anak di Kecamatan Sape; (2) meningkatnya pengetahuan tentang teknik dan manajemen advokasi; (3) terbentuknya kelompok pendamping pemulihan Kesehatan mental (trauma healing) anak korban kekerasan.
Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Melalui Pelatihan Pembuatan Kursi Ecobrick Retnoningsih; Mahmudah, Husnatul; Zuhrah; Zuhriyah, Nurul; Nurfitriani; Hidayatullah, Syarif
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2024): Sewagati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v3i3.102

Abstract

Plastic waste is one of the significant environmental problems, especially in areas with minimal waste management. As an effort to increase environmental awareness while reducing the negative impact of plastic waste, training on making ecobrick-based chairs was carried out for women who are members of the Bima Regency Women's Organization Association (GOW). This activity was held on August 13, 2024 in the Hall of the Bima Regency PKK Building with a participatory approach. The training began with counseling on the impact of plastic waste and the introduction of the concept of ecobricks as an innovative and applicable solution. Furthermore, participants were involved in hands-on practice of making ecobrick chairs, from filling plastic bottles to assembling them into ready-to-use chairs. This activity was attended by participants from various women's organizations in Bima Regency. The results of the training showed that participants were able to understand and practice ecobrick chair making techniques well. In addition, this activity succeeded in increasing participants' awareness of the importance of plastic waste management. All participants stated that this training was informative, useful, and easy to apply in their homes. This training is expected to be the first step to create positive changes in plastic waste management in the community, as well as motivate participants to spread the concept of ecobricks as a sustainable solution in overcoming the problem of plastic waste
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PKN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL BUDAYA BIMA Wahyuningsih, Nurul; Mahmudah, Husnatul; Kusumawati, Yayuk; Maulana, Ikhsan
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.2514

Abstract

Pendidikan Pancasila merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai yang kuat dalam diri individu. Salah satu pendekatan yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam pembelajaran Pancasila adalah dengan memanfaatkan kearifan lokal budaya. Sebagai kearifan lokal yang kaya, budaya Bima memiliki nilai-nilai yang relevan dan dapat menjadi sumber inspirasi untuk pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan memanfaatkan kearifan lokal budaya Bima dalam menanamkan nilai-nilai karakter. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan analisis konten. Berdasarkan penelitian ini, ditemukan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan pembelajaran Pancasila dengan kearifan lokal budaya Bima dapat secara efektif meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai karakter pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan pendekatan kearifan lokal budaya Bima memungkinkan siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai seperti gotong royong, kejujuran, tanggung jawab, rasa menghargai, dan toleransi. Melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan-pembasaan dan nilai-nilai yang karakter yang terdapat pada budaya Bima, siswa dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.