Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Aktif dalam Pengembangan Minat Belajar Siswa di SDN 61 Karara Kota Bima Juriati; Muslimin, Muslimin; Salam, Agus
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/8g76e733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan metode pembelajaran aktif dan dampaknya terhadap minat belajar siswa di SDN 61 Karara Kota Bima. Penelitian ini juga bertujuan untuk mencapai pemahaman mengenai perkembangan minat belajar siswa di sekolah tersebut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghalangi penerapan metode aktif dalam meningkatkan minat belajar siswa di SDN 61 Karara Kota Bima. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini meliputi guru dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif memberikan pengaruh positif terhadap minat siswa, yang ditandai dengan peningkatan partisipasi, konsentrasi, motivasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Siswa menjadi lebih berpartisipasi aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Namun, ada sejumlah kendala yang perlu diatasi, antara lain keterbatasan fasilitas, kesiapan guru, variasi kemampuan siswa, serta waktu pembelajaran yang terbatas. Oleh sebab itu, dibutuhkan langkah-langkah untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan mutu pendidikan di SDN 61 Karara Kota Bima.
Penguatan Peran Guru sebagai Penggerak Literasi untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di SDN 39, 32 dan 05 Woja-Mumbu Abdul Haris; Agussalam, Agussalam; Umar Sagar; Ikhsan Maulana; Aminullah, Aminullah
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 05 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat baca siswa sekolah dasar merupakan salah satu indikator penting dalam membangun generasi literat sejak dini. Di Desa Mumbu, Kecamatan Woja, rendahnya minat baca siswa menjadi perhatian, seiring terbatasnya akses terhadap bahan bacaan dan kurangnya kegiatan literasi yang terstruktur di sekolah. Adapun tujuan dari Pengabdian Kepada Mahasiswa (PKM) yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima ini yaitu untuk mengoptimalkan peran guru sebagai agen literasi dalam menumbuhkan budaya membaca di tiga sekolah dasar, yakni SDN 39 Woja, SDN 32 Woja, dan SDN 05 Woja. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kontekstual dengan memanfaatkan media baca yang sesuai dengan karakteristik siswa. Pengabdian ini dilaksanakan selama empat minggu dengan melibatkan 10 guru diantaranya adalah Mahasiswa KKN sebanyak 6 orang dan 3 guru dimasing-masing sekolah dan untuk siswa sebanyak 25 orang siswa dari ketiga sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif pada kebiasaan membaca siswa, peningkatan keterlibatan guru dalam menciptakan lingkungan literasi di kelas, serta bertambahnya aktivitas membaca yang dilakukan di luar jam pelajaran. Penerapan metode membaca interaktif, kegiatan membaca bersama, dan pelibatan siswa dalam menulis sederhana terbukti mampu meningkatkan ketertarikan mereka terhadap buku. Pengabdian ini menarik siswa agar membumikan budaya membaca melainkan menumbuhkan kesadaran guru akan peran sentral mereka sebagai pembentuk budaya baca di sekolah.
Penanaman Nilai Toleransi Beragama pada Anak Usia Dini RA Al-Amin Kota Bima Rahmatiah Rahmatiah; Agus Salam; Wahyu Mulyadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1673

Abstract

Toleransi merupakan nilai mendasar dalam kehidupan bermasyarakat yang tercermin melalui sikap menghormati, menerima, dan terbuka terhadap keberagaman, baik dalam hal pandangan, keyakinan, agama, suku ras, maupun status sosial. Menanamkan nilai toleransi sejak dini merupakan upaya strategis dalam membentuk karakter anak agar mampu hidup rukun dalam keberagaraman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan nilai toleransi pada anak usia dinidi RA Al-Amin Kota Bima, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung maupun penghambat dalam proses tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menjunjukan bahwa penanaman nilai toleransi dilakukan melalui pembiasaan keiatan salat berjamaah, pemanfaatan media bergambar dalam proses pemberlajaran , serta pengintegrasian nilai-nilai keagamaan ke dalam aktivitas harian anak. Faktor-faktor yang mendukung antara lain keterlibatan orang tua secara aktif, pendekatan komunikatif dari guru, serta tersedianya fasilitas belajar yang menunjang. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman anak terhadap keberagaman, pengaruh negatif media, serta kurangnya sinergi antara tenaga pendidik dan orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara tenaga pendidik  dan orang tua dalam membentuk karakter anak yang toleran sejak dini, serta memberikan kontribusi bagi pengembagan pendidikan karakter berbasis nilai keberagaman.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Quizizz dalam Meningkatkan Kemampuan Mufradat Siswa Kelas XI di MA Muhammadiyah Kota Bima Alamsyah Alamsyah; Muslimin Muslimin; Nurdiniawati Nurdiniawati; Agus Salam
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 5 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i5.11792

Abstract

Vocabulary mastery is an important aspect of Arabic language learning because it serves as the foundation for students to understand and use the language effectively. However, in practice many students still experience difficulties in mastering vocabulary due to the lack of engaging and interactive learning media. This study aims to improve students’ vocabulary mastery through the use of Quizizz-based learning media. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this study were 12 students of class XI at MA Muhammadiyah Kota Bima. Data were collected through observation, tests, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative analysis by calculating the average score and the percentage of students’ learning mastery. The results show that the use of Quizizz learning media can improve students’ vocabulary mastery. The students’ average score increased from 67 in the pre-cycle to 75.17 in cycle I and 80.67 in cycle II. The percentage of learning mastery also increased from 16.7% in the pre-cycle to 50% in cycle I and 83.33% in cycle II. Therefore, Quizizz-based learning media proved to be effective in improving students’ Arabic vocabulary mastery.
Pengembangan Karakter Islami AUD Melalui Pembiasaan Budaya Sekolah di TK IT Al Hilmi Dompu Eti Cusmawati; Ihlas Ihlas; Ade S Anhar; Agus Salam
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.314

Abstract

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini terkait dengan pentingnya pengembangan karakter islami sejak usia dini untuk membentuk dasar perilaku yang baik pada anak, khususnya di lingkungan sekolah yang berbasis pendidikan Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pembiasaan budaya sekolah dapat mengembangkan karakter islami pada anak di TK IT Al Hilmi Dompu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di TK IT Al Hilmi Dompu pada bulan Februari hingga Maret 2025. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, dan anak-anak yang terdaftar di TK IT Al Hilmi Dompu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif, yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan budaya sekolah yang berbasis pada nilai-nilai islami, seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, serta adab sehari-hari, mampu meningkatkan pengembangan karakter islami pada anak-anak di TK IT Al Hilmi. Pembiasaan ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan sikap religius dan moral anak. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan budaya sekolah yang bernuansa islami dalam membentuk karakter anak yang baik sejak usia dini. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga pendidikan lainnya untuk mengembangkan pendekatan serupa dalam pendidikan karakter. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar sekolah-sekolah dengan pendekatan pendidikan islami lebih memperkuat pembiasaan budaya sekolah dalam kehidupan sehari-hari anak, serta memperbanyak kegiatan yang melibatkan orang tua untuk mendukung pengembangan karakter islami di rumah.
Analisis Peran Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak di TK IT Harapan Islam Dompu Khusnul Khotimah; Ihlas Ihlas; Abdurrahman Abdurrahman; Agus Salam
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.328

Abstract

Rendahnya kemampuan interaksi sosial anak di TK disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap pentingnya pengembangan keterampilan sosial, pengaruh teknologi, kurangnya pengalaman bermain bersama teman sebaya, serta faktor lingkungan keluarga dan keterbatasan pendidik dalam mengelola dinamika sosial di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan interaksi sosial anak kelompok B di TK IT Harapan Islam Dompu. Interaksi sosial pada anak usia dini merupakan aspek krusial dalam perkembangan sosial emosional mereka, yang dapat dipengaruhi oleh bimbingan dan strategi pengajaran yang diterapkan oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Harapan Islam Dompu, dimulai dari Bulan Februari s.d Maret 2025. Subjek dalam penelitian mencakup guru-guru yang mengajar di TK IT Harapan Islam Dompu serta anak-anak TK B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam mengembangkan keterampilan sosial anak melalui strategi seperti pembelajaran berbasis bermain dan keteladanan, dengan dukungan lingkungan sekolah dan orang tua. Namun, hambatan seperti perbedaan karakter anak dan keterbatasan komunikasi mempengaruhi perkembangan interaksi sosial, sehingga pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif dibutuhkan. Penelitian ini memberikan implikasi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Taman Kanak-Kanak dengan menunjukkan bagaimana peran guru dalam mengembangkan kemampuan interaksi sosial anak dapat memperkuat keterampilan sosial mereka, serta berkontribusi pada pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif dan inklusif di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Keagamaan dalam Membentuk Sikap Antikekerasan Pada Anak Usia Dini di TK Al -Mahasin Kota Bima Jumriatun Jumriatun; Agus Salam; Khairuddin Khairuddin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.338

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilakukan adalah melihat bagaimana pentingnya pendidikan karakter di era modern ini, pendidikan karakter menjadi sangat penting, khususnya dalam konteks pendidikan anak usia dini. Kekerasan terhadap anak, yang sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai moral dan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan karakter berdasarkan nilai -nilai agama dalam membentuk sikap anti -kekerasan pada masa kanak -kanak di Kota Bima TK Al Mahasin. Pendidikan karakter berdasarkan nilai-nilai agama dipandang strategis dalam menginternalisasi nilai-nilai moral, seperti kejujuran, kesabaran, dan toleransi, yang merupakan dasar untuk anti-kekerasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi untuk mengeksplorasi data yang terkait dengan implementasi program pendidikan. Lokasi penelitian dalam penelitian ini  yaitu di  TK Al- Mahasin berlokasi di jalan Sultan Hassanudin No.4, RT 08/ RW 03, Kel. Paruga, Kec. Rasa Na’e Barat. Kota Bima Nusa Tenggara Barat (NTB). Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di PAUD Al-Mahasin Kota Bima. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter berdasarkan nilai -nilai agama di taman kanak-kanak Al Mahasin telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pembiasaan positif, seperti doa bersama, kisah agama, dan interaksi yang ramah anak. Namun, ada beberapa tantangan, seperti kurangnya keterlibatan orang tua dan pengaruh lingkungan eksternal yang kurang mendukung. Sebagai kesimpulan, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat pendidikan karakter berdasarkan nilai -nilai agama untuk membentuk generasi dengan karakter anti -kekerasan sejak usia dini. Rekomendasi untuk penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan kurikulum pendidikan karakter, pelatihan bagi pendidik, kolaborasi dengan orang tua, penerapan metode pembelajaran aktif, monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kontribusinya yaitu terhadap pengembangan teori pendidikan karakter, model pendidikan berbasis nilai, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan anti kekerasan. Sedangkan implikasinya yaitu dampak positif pada perkembangan anak, pengurangan kasus kekerasan di sekolah serta peningkatan kualitas pendidikan.
Nutrition Education for Young Children as a Means of Preventing Stunting in KB Al Mutchtaddin Sumarni Sumarni; Agus Salam; Aris Iwansyah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.766

Abstract

The background of this study is the high risk of stunting among young children due to poor dietary habits and unsanitary living conditions, necessitating the development of educational interventions by the Al Mutchtaddin Family Planning Clinic as a preventive measure. The objective of this study is to explore and evaluate the implementation of nutrition education at KB Al Mutchtaddin, as well as to assess the effectiveness of various nutrition strategies in improving children’s knowledge, eating behaviors, and healthy lifestyle habits to prevent stunting. This study employs a qualitative method using a case study approach. Research data sources included teachers, the school principal, activity documentation, and results of direct observations during the nutrition education program. Data collection techniques were conducted through participatory observation, in-depth interviews, and photo documentation as well as activity records. The data were then analyzed using interactive analysis techniques, which included data reduction, data presentation, and repeated conclusion drawing until valid and contextual findings were obtained. The research findings indicate that Al Mutchtaddin Kindergarten has effectively implemented six nutrition education strategies: integrating nutrition content into daily lessons, hands-on activities, mini-outdoor activities and educational games, fostering healthy hygiene habits, a fruit and vegetable Market Day, and the provision of supplementary meals (PMT). These interventions have had a positive impact on improving children’s knowledge of healthy foods, changing eating behaviors, personal hygiene, and collaboration with parents, which tangibly supports efforts to prevent stunting from an early age.
PROBLEM PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDAIYAH DAN UPAYA MENGATASINYA ilham ilham; Syahru Ramadhan; Agus Salam
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 6 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i2.1218

Abstract

Indonesia sudah di kenal pada abad ke-7. Bahkan sebelum pendidikan sekolah di perkenalkan oleh Belanda, pesantren dan pengajian Al-qur’an di mesjid dan surau adalah satu-satunya pendidikan yanag ada bagi rakyat biasa. Titik fokus artikel ini adalah tentang problem pendidikan Islam. Sebuah pertanyaan yang ingin dijawab pada artikel ini adalah bagaimana seharusnya menyelesaikan problem pendidikan Islam di Indonesia merespons tantangan abad 21 ini, dengan menggunakan metode kepustakaan. Posisi lembaga pendidikan Islam yang serba ketinggalan, lebih teringgal lagi dari lembaga-lembaga lainnya. Kalau ada lembaga pendidikan yang mencapai ranking papan atas hampir dapat dipastikan itu bukan lembaga pendidikan Islam, tetapi kalau ada lembaga pendidikan mencapai deretan ranking bawah, biasanya di duduki lembaga pendidikan Islam, atau bahkan lembega pendidikan Islam tidak memperoleh ranking sama sekali dalam skala internasional lantaran tidak diperhitungkan.
Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Dan Nasionalisme Anak Melalui Pendekatan Pembelajaran Deep Learning Yayuk Kusumawati; Sri Wahyuni; Agus Salam
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6508

Abstract

Persoalan yang paling penting dalam kehidupan anak yakni penanaman nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme sebagai fondasi pembentukan karakter generasi bangsa. Proses internalisasi nilai pada anak usia dini membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu menggugah pemahaman mendalam, bukan sekadar hafalan atau kegiatan yang bersifat seremonial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan pembelajaran deep learning dalam penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme pada anak di TK Arrahman Nitu serta mengidentifikasi perubahan perilaku positif yang muncul setelah implementasinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat dekskriptif. Sumber data terdiri dari guru, anak dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan analisis dokumen seperti foto kegiatan, catatan harian guru, serta rekaman proses pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning efektif memperkuat nilai kebangsaan dan nasionalisme melalui berbagai aktivitas seperti cerita bergambar, eksplorasi lagu nasional, role play profesi pahlawan, pembiasaan upacara, kunjungan edukatif, serta integrasi budaya lokal Bima. Selanjutnya ditemukan perubahan perilaku positif anak seperti meningkatnya rasa cinta tanah air, kerja sama, toleransi, keberanian, tanggung jawab dan praktik nasionalisme dalam keseharian.