Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Bargaining for the Good Fate: An Ethnography of the Social Mobility of Madurese Migrant Traders in Jakarta Hidayat, Medhy Aginta; Dzulkarnain, Iskandar; Ruwaida, Ida; Kristina, Anita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9630

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi pengalaman para pedagang migran yang memiliki jaringan warung kelontong kecil di Jakarta. Warung Madura mengacu pada warung kelontong kecil milik pedagang pendatang asal Pulau Madura yang kini menjamur di Jakarta. Melalui pendekatan etnografi, artikel ini memberikan gambaran rinci tentang perjalanan pedagang migran dalam mengembangkan bisnis Warung Madura. Kami melakukan penelitian lapangan selama empat bulan dan melakukan wawancara mendalam dengan 16 pemilik Warung Madura di Jakarta. Pengalaman para migran Madura mendirikan usaha di luar negeri menunjukkan aspirasi mereka terhadap mobilitas sosial vertikal. Terlepas dari tantangan dan kendala yang dihadapi, para pemilik Warung Madura dalam penelitian ini dapat dikatakan cukup berhasil dalam membangun usahanya. Naik turunnya perjalanan membangun jaringan Warung Madura dapat dianalisa secara sosiologis melalui kacamata modal sosial dan mobilitas sosial sebagai upaya strategisnya dalam menavigasi struktur sosial yang seringkali menjadi kendala dan peluang. Artikel ini menawarkan eksplorasi etnografi mendalam mengenai langkah-langkah strategis yang dilakukan pedagang migran Madura dalam membangun kemandirian sosial ekonomi melalui jaringan Warung Madura di tengah keterbatasan lingkungan barunya di Jakarta.
TEKNOLOGI TEPAT GUNA AUTOFEEDER BERBASIS: IOT (INTERNET OF THINGS) ALAT PAKAN UDANG OTOMATIS DI DESA BUNGIN-BUNGIN KECAMATAN DUNGKEK KABUPATEN SUMENEP Abid Mifdhal; Moch Taufiq; Maharani Dewi; Anggit Kinasih; Iskandar Dzulkarnain
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2599

Abstract

Desa Bungin-Bungin, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya udang, namun masih bergantung pada sistem pemberian pakan secara manual yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengembangkan, dan menguji efektivitas alat pakan udang otomatis berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi inovatif dalam modernisasi sistem budidaya udang di wilayah pesisir. Uji coba lapangan dilaksanakan di tambak udang Desa Bungin-Bungin dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan dua tahapan, yakni tahap persiapan (perakitan dan instalasi alat) dan tahap pelaksanaan (pengoperasian dan evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pakan otomatis mampu meningkatkan efisiensi pemberian pakan melalui distribusi yang lebih merata, menghemat waktu operasional, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja petambak. Selain itu, teknologi ini terbukti dapat mengurangi pemborosan pakan, menekan biaya operasional, serta meminimalisir risiko gangguan kesehatan akibat kerja fisik berlebihan. Implementasi teknologi tepat guna ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan petambak dalam pengelolaan tambak yang berkelanjutan. Dukungan dari pemerintah daerah melalui pelatihan, pendampingan, dan sosialisasi sangat diperlukan agar alat ini dapat diadopsi secara luas dalam mendukung transformasi digital sektor perikanan lokal.
Penerapan Teknologi Tepat Guna: Screw Extruder dan Heat Pump Dryer Dalam Meningkatkan Nilai Tambah Terasi Arendra, Anis; Handaka, Tatag; Ahmad, Sabaruddin; Dzulkarnain, Iskandar; Jamilah, Jamilah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r8tcts91

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan dalam proses produksi terasi pada kelompok usaha masyarakat pesisir di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, yang selama ini masih bergantung pada metode penjemuran tradisional dan memiliki tingkat efisiensi yang rendah. Permasalahan tersebut berdampak pada keterbatasan kapasitas produksi, ketidakkonsistenan mutu produk, serta meningkatnya risiko kontaminasi selama proses pengeringan. Solusi yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah penerapan dua Teknologi Tepat Guna (TTG), yaitu Screw Extruder dan Heat Pump Dryer (HPD), yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Penerapan Screw Extruder terbukti mampu meningkatkan kapasitas pencetakan terasi hingga mencapai 40 kg per jam dengan bentuk produk yang lebih seragam dan konsisten. Sementara itu, penggunaan Heat Pump Dryer memungkinkan proses pengeringan berlangsung lebih cepat, dari semula 2–3 hari menjadi hanya 6–8 jam, serta memungkinkan produksi dilakukan sepanjang tahun tanpa bergantung pada kondisi cuaca. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan kedua teknologi tersebut secara signifikan meningkatkan efisiensi, mutu, higienitas, dan daya saing produk terasi mitra. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, kemandirian, dan keberlanjutan usaha masyarakat pesisir melalui pemanfaatan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Pendampingan Produksi dan Pemasaran Terasi untuk Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi di Desa Campor Barat Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep: Pengabdian Arendra, Anis; Handaka, Tatag; Ahmad, Sabaruddin; Dzulkarnain, Iskandar; Jamilah, Jamilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3950

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan produksi dan pemasaran terasi di Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep. Terasi sebagai produk lokal memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengelolaannya belum optimal. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap: observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan, pelatihan produksi dan pemasaran, serta evaluasi program. Data diperoleh melalui wawancara, tes pengetahuan, dan analisis penjualan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan teknik produksi dari 20% menjadi 70% serta kemampuan pemanfaatan media sosial untuk pemasaran dari 20% menjadi 60%. Penjualan terasi meningkat rata-rata 50%, dan kepercayaan diri peserta dalam memasarkan produk naik dari 20% menjadi 60%. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat sehingga berdampak positif pada pendapatan rumah tangga. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan keterampilan produksi dan pemasaran mampu memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial, serta dapat menjadi model pemberdayaan berbasis potensi lokal.
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL PEDESAAN UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN SUMENEP Dzulkarnain, Iskandar; Akhmad, Sabaruddin; Setiawan, Achdiar Redy; Prananta, Arie Wahyu; Abdussalam, Ishaq
Jurnal Karaton Vol 5 No 1 (2025): Karaton: Jurnal Riset dan Inovasi Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan pedesaan tetap menjadi tantangan besar dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Sumenep yang memiliki kompleksitas geografis dan sosialekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan seperti sektor pertanian, perikanan, dan UMKM dalam rangka pengentasan kemiskinan. Dengan menggunakan pendekatan mix-method, data dikumpulkan melalui survei rumah tangga, FGD, dan telaah kebijakan lokal. Hasil menunjukkan bahwa intervensi yang berbasis pada optimalisasi potensi lokal, penguatan kelembagaan desa (BUMDes), serta penciptaan lapangan kerja melalui klasterisasi sektor unggulan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan dan penurunan tingkat kemiskinan. Strategi “Living Lab” dan pendekatan Theory of Change juga terbukti efektif dalam membangun sinergi antarstakeholder. Kajian ini menegaskan bahwa strategi pemberdayaan ekonomi lokal harus bersifat partisipatif, kontekstual, dan berkelanjutan agar mampu menjadi katalis transformasi struktural di pedesaan.