Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN SARAPAN DENGAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS AL-AZHAR INDONESIA Irawan, Andi Muh Asrul; Yusuf, Andi Mukramin; Nailufar, Jasmine; Septiasari, Afradina; Harna, Harna
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 6, No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v6i1.2823

Abstract

Konsentrasi merupakan upaya pemusatan pikiran pada satu objek yang melibatkan pikiran, perasaan, dan kemauan, saat belajar diperlukan konsentrasi untuk memusatkan pikiran terhadap materi yang diberikan, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh asupan sarapan energi dan protein terhadap konsentrasi belajar mahasiswa Fakultas sains dan teknologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasi yang dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini dipilih secara purposive dari mahasiswa yang bersedia dilakukan pengukuran dan penilaian kadar hemoglobin dengan jumlah sampel 62 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Penelitian ini tidak terdapat hubungan antara asupan energi dengan konsentrasi belajar dengan nilai p=0.05 dan r=0.123. Terdapat hubungan positif antara asupan protein sarapan dan nilai konsentrasi belajar dengan nilai p=0.05 dan nilai korelasi r=0.250, Asupan energi sarapan secara signifikan tidak berhubungan, namun terdapat hubungan yang signifikan asupan protein sarapan terhadap konsentrasi belajar. Arah korelasi kedua variabel energi dan protein menunjukan arah positif yang artinya terdapat kecenderungan responden yang asupan energi dan proteinnya terpenuhi saat sarapan dapat meningkatkan konsentrasi belajar.
Prevalence and determinant factors of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women Harna Harna; Rahmawati Rahmawati; Andi Muh Asrul Irawan; Mertien Sa’pang
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 9, No 1 (2024): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v9i1.1443

Abstract

Pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) are prone to malnutrition due to prolonged imbalances in the intake of essential nutrients. This study aimed to analyze the factors associated with the risk of CED in pregnant women. This study had a quantitative, cross-sectional design and was conducted from June to August 2023 in the working area of the Parung Panjang Health Center, Bogor Regency. The sample size in this study was 140 pregnant women using purposive sampling. The respondents’ characteristics were obtained through questionnaire interviews. MUAC was collected through MUAC tape, dietary intake using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) form, and hemoglobin through a rapid test. Analysis was performed using the chi-square statistical test at 95% CI. The results of this study showed that the prevalence of CED was 20,7%. There was a significant relationship between maternal age, parity, gestational age, history of infectious diseases, knowledge, energy, and protein adequacy and CED in pregnant women (p <0,05). There was no significant relationship between income, anemia status, fat and carbohydrate adequacy, and the occurrence of CED (p> 0,05). In conclusion, the determinants of CED include maternal age, parity, gestational age, history of infection, knowledge, energy, and protein intake.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Gizi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Leaflet di Kelurahan Padasuka Devanka, Nadya Auliyaa; Irawan, Andi Muh Asrul; Putri, Adelia Nadia; Juwita, Rosa; Naftrita, Rifdah Putri Aulia; Wicaksono, Ichsan
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v4i1.3568

Abstract

Masalah gizi pada balita di Indonesia masih menjadi perhatian serius, terutama terkait prevalensi gizi buruk dan angka stunting yang tinggi di Kelurahan Padasuka. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan intervensi penting dalam upaya memperbaiki status gizi anak balita yang mengalami gizi buruk atau berisiko stunting. Tujuan dari Pemberian penyuluhan terkait PMT yaitu meningkatkan pemahaman terkait pemberian PMT kepada ibu balita sehingga ibu dapat memberikan status gizi yang optimal pada balita. Metode pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi. Sasaran peserta adalah ibu balita di Kelurahan Padasuka dengan jumlah 15 peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan 20% pengetahuan ibu balita tentang PMT dan stunting melalui sosialisasi dengan menggunakan media leaflet. Saran untuk kegiatan selanjutnya perlu dilakukan pengembangan dan pembaruan materi leaflet secara berkala untuk memastikan informasi yang disampaikan tetap relevan dan up-to-date, mengadakan pelatihan tambahan bagi kader untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan penyuluhan mereka agar dapat lebih efektif dalam menyampaikan informasi, melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin terhadap peserta penerima PMT.Kata kunci: Penyuluhan, Balita, Pemberian Makanan Tambahan.
Relationship Between Energy, Protein, Iron, and Calcium Intake with Hemoglobin Levels of Pregnant Women Tuffahati Zalfa; Irawan, Andi Muh Asrul; Umami, Zakia; Rahmawati, Lusi Anindia; Yusuf, Andi Mukramin
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v3i3.271

Abstract

Hemoglobin levels are a parameter that measures respiratory pigment in red blood cells. A decrease in hemoglobin levels can lead to anemia. Factors contributing to hemoglobin levels include inadequate nutrient intake, particularly iron and protein, as well as the effect of inhibitors on iron absorption such as calcium. This study aims to assess the intake of energy, protein, iron, and calcium in relation to hemoglobin levels among pregnant women. This research employs a Cross-Sectional study design. The sample consisted of 55 pregnant women selected through purposive sampling. Data collection on energy, protein, iron, and calcium intake was done using the SQ-FFQ questionnaire, while hemoglobin levels were measured using an Hb meter (EasyTouch GCHb), and data were analyzed using Spearman’s Rank Correlation test. The results showed that pregnant women had adequate energy intake (41.8%), excess protein intake (40%), adequate iron intake (89.1%), and adequate calcium intake (80%). Abnormal hemoglobin levels were observed in the third trimester of pregnancy (16.3%), whereas normal hemoglobin levels were found in the second trimester (34.5%). Statistical tests revealed no significant relationship between energy intake (p = 0.223), protein (p = 0.201), iron (p = 0.327), and calcium (p = 0.641) with hemoglobin levels. The conclusion of this study is that there is no significant relationship between energy, protein, iron, and calcium intake and hemoglobin levels among pregnant women in Parung Panjang District, Bogor Regency. Pregnant women should regularly consume calcium supplements and iron tablets to meet their iron and calcium needs, which can help prevent anemia.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN SARAPAN DENGAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS AL-AZHAR INDONESIA Irawan, Andi Muh Asrul; Yusuf, Andi Mukramin; Nailufar, Jasmine; Septiasari, Afradina; Harna, Harna
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health), Me
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v6i1.2823

Abstract

Konsentrasi merupakan upaya pemusatan pikiran pada satu objek yang melibatkan pikiran, perasaan, dan kemauan, saat belajar diperlukan konsentrasi untuk memusatkan pikiran terhadap materi yang diberikan, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh asupan sarapan energi dan protein terhadap konsentrasi belajar mahasiswa Fakultas sains dan teknologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasi yang dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini dipilih secara purposive dari mahasiswa yang bersedia dilakukan pengukuran dan penilaian kadar hemoglobin dengan jumlah sampel 62 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Penelitian ini tidak terdapat hubungan antara asupan energi dengan konsentrasi belajar dengan nilai p=0.05 dan r=0.123. Terdapat hubungan positif antara asupan protein sarapan dan nilai konsentrasi belajar dengan nilai p=0.05 dan nilai korelasi r=0.250, Asupan energi sarapan secara signifikan tidak berhubungan, namun terdapat hubungan yang signifikan asupan protein sarapan terhadap konsentrasi belajar. Arah korelasi kedua variabel energi dan protein menunjukan arah positif yang artinya terdapat kecenderungan responden yang asupan energi dan proteinnya terpenuhi saat sarapan dapat meningkatkan konsentrasi belajar.
ANALISIS KUANTITAS DAN KUALITAS KONSUMSI ANAK DOWN SYNDROME (POTADS): STUDI OBSERVASIONAL DI RUMAH CERIA POTADS Andi Muh Asrul Irawan; Lusi Anindia Rahmawati; Andi Mukramin Yusuf
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health), No
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v6i2.2910

Abstract

Down Syndrome merupakan kelainan genetik trimosi, terdapat tambahan kromosom pada kromosom 21. Kejadian DS di Indonesia adalah 1 dalam 600 kelahiran hidup, Riskesdas 2018 menunjukan terjadi peningkatan kejadian down syndrome dari tahun 2013 yakni sekitar 0.21%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kuantitas dan kualitas konsumsi pangan anak down syndrome di rumah ceria Potads. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah anak yang terlibat sampai akhir penelitian sebanyak 12 anak. Hasil penelitian menunjukan 33.3% anak memiliki status gizi gemuk/obesitas, Hasil Penelitian menunjukan bahwa kuantitas konsumsi pangan anak down syndrome masih kurang dan tidak beragam, hal ini dapat dilihat dari table kuantitas dan kualitas konsumsi. Kuantitas konsumsi menunjukan masih kurang konsumsi sayur, buah dan lauk nabati, hal ini dapat dilihat dari jumlah partisipasan serta sumbangan energi dari bahan pangan tersebut. Kualitas konsumsi pangan anak down syndrome menunjukan hasil yang kurang baik, hal ini terlihat dari rata-rata skor HEI masih dibawah nilai maksimum (skor 10).
The Influence of Emo Demo on Mother’s Knowledge and Attitudes in Providing Infant Feeding Kirana Ayu Palupi; Irawan, Andi Muh Asrul; Yusuf, Andi Mukramin; Rahmawati, Lusi Anindia; Umami, Zakia
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v3i2.259

Abstract

Children under two years old are a critical period in child development, characterized by rapid growth and development. One nutritional issue, stunting, can arise from inappropriate feeding practices and leads to impaired brain development, intelligence, physical growth, and metabolic function. To address this, we implemented Emotional Demonstration education on baby and child feeding schedules for young mothers. This study aimed to analyze the impact of Emotional Demonstration education on mothers’ knowledge and attitudes regarding toddler feeding practices at Dahlia Posyandu, Pabuaran Village, Bogor Regency. A Pre-Experimental One Group Pre-Test Post-Test design was employed involving 32 young women from the Bojonggede Community Health Center. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires, analyzed using the Wilcoxon test. Results indicate a significant improvement in mothers’ knowledge following Emotional Demonstration education. However, no significant change was observed in their attitudes. In conclusion, Emotional Demonstration education effectively enhances maternal knowledge about baby and child feeding schedules but does not influence their attitudes
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI PROGRAM EDUGIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) Harna, Harna; Prita Dhyani Swamilaksita; Mira Asmirajanti; Asti Puji Lestari; Siti Fatimah Zahra; Venicia Eflin; Andi Muh Asrul Irawan
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): APTEKMAS Volume 7 Nomor 1 2024
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v7i1.8174

Abstract

This community service activity was conducted with a focus on enhancing nutritional education for pregnant women in Lumpang Village, Parung Panjang Subdistrict, Bogor Regency, with the aim of preventing Chronic Energy Deficiency (CED). The education was delivered through a pocketbook titled "Healthy Pregnant Women Free from Chronic Energy Deficiency". The primary objective of this activity was to increase the understanding of pregnant women about the importance of adequate nutrition and the negative impact of chronic energy deficiency on maternal health and fetal development. The educational method used was designed to provide comprehensive knowledge to pregnant women about nutrition and CED prevention strategies. The results from the implementation of this method showed a significant increase in knowledge about CED among pregnant women. Moreover, the knowledge obtained could also be shared within their community, thereby allowing its impact to spread broadly among the population. The conclusion drawn from this community service activity is that the educational approach is an effective method to increase the knowledge and awareness of the community regarding the importance of nutrition and health during pregnancy.
Perbedaan Durasi Tidur, Asupan Energi dan Zat Gizi Makro pada Anak Obesitas dan Non Obesitas Harna, Harna; Irawan, Andi Muh Asrul; Swamilaksita, Prita Dhyani; Sa’pang, Mertien
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.351

Abstract

Masalah obesitas pada anak disebabkan beberapa faktor yaitu masalah asupan zat gizi, genetik, kurangya aktivitas fisik dan faktor lain. Prevalensi obesitas di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat terutama di daerah perkotaan berkaitan dengan adanya perubahan pola hidup dan kebiasaan makan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbedaan durasi tidur, asupan energi dan zat gizi makro pada anak obesitas dan non obesitas. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2020. Penelitian dilakukan di SD Islam Al Azhar 1 di Jakarta Selatan. Jumlah sampel dalam penelitian ini diperolah berdasarkan total sampling. Penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok obesitas dan non obesitas. Jumlah sampel pada kelompok obesitas yaitu 26 responden dan 22 responden pada kelompok non obesitas. Data dianalisis menggunakan SPSS 23, uji statsitik yang digunakan yaitu independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa tidak terdapat  perbedaan yang signifikan durasi tidur antara kelompok obesitas dan non obesitas (p>0.05). Terdapat perbedaan asupan energi dan karbohidrat antara kelompok obesitas dan non obesitas (p<0.05). Tidak terdapat perbedaan asupan lemak dan protein antara kelompok obesitas dan non obesitas (p>0.05). Kesimpulan penelitian ini yaitu asupan energi dan karbohidrat lebih tinggi secara signifikan pada kelompok obesitas dibandingkan kelompok non obesitas. Kata Kunci : obesitas, asupan energi, durasi tidur, karbohidrat, protein
Dietary Intake and Pregnancy Characteristics on Maternal Anemia Status Harna, Harna; Sa’pang, Mertien; Irawan, Andi Muh Asrul
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 23 No 1 (2025): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol23.Iss1.1858

Abstract

Anemia during pregnancy remains a significant global health concern, affecting a substantial portion of the worldwide population. The prevalence of anemia is particularly high among pregnant women, especially in developing countries like Indonesia. Anemia during pregnancy can lead to severe complications for both mother and fetus, including increased mortality risk, premature birth, low birth weight, and cognitive impairment. Purpose: This study aimed to identify factors contributing to anemia, specifically examining food intake and pregnancy characteristics. A cross-sectional study was conducted from June to September 2023 at Parung Panjang Health Center, Bogor Regency, involving 135 pregnant women. Data collection included hemoglobin measurements using an easy touch device and nutritional intake assessment through SQ-FFQ interviews. Analysis was performed using SPSS version 23 with chi-square testing. The study revealed significant correlations between parity, intake of calcium, and vitamin C with anemia status (p<0.05). Most participants were in their third trimester, predominantly unemployed, and had low education levels. There was no significant association between nutrition status, age, family income and infection story with anemia status (p>0.05). While the majority of women had adequate iron intake, no significant association was found between iron intake and anemia status (p>0.05). The study identified parity, intake of calcium, and vitamin C as significant factors associated with anemia in pregnant women. These findings emphasize the importance of comprehensive nutritional support and monitoring during pregnancy, particularly focusing on adequate micronutrient intake and considering parity status in anemia prevention strategies.