Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan pada Ibu Pengguna KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamanan Bondowoso Elfira Damayanti; Awatiful Azza; Yasminta Salsabila
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i2.37

Abstract

Penggunaan kontraseipsi suntik meirupakan jeinis meitodei kontraseipsi jangka peindeik yang paling banyak digunakan oleih wanita subur. Peinggunaan KB suntik juga meimiliki dampak bagi tubuh yaitu gangguan pola meinstruasi yang meimanjang atau meimeindeik, gangguan eimosi dan juga beirat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat keturunan dan lama penggunaan KB suntik 3 bulan. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian yaitu ibu akseptor KB suntik 3 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tamanan Bondowoso sebesar 1009. Perhitungan sampel menggunakan rumus slovin dan didapat 286 sampel. Metode sampling menggunakan simple random sampling. Variabel independent pada penelitian ini yaitu riwayat keturunan dan lama penggunaan KB suntik 3 bulan, variabel dependen yaitu berat badan. Pengumpulan data variabel independent menggunakan kuisioner, dan variabel dependen menggunakan study dokumen dan penimbangan berat badan. Analisis data yang digunakan yaitu spearman rho dengan ketentuan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara riwayat keturunan dengan berat badan (p=0,029; r= 0,129) dan ada hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan berat badan (p= 0,000; r= 0,283). Arah hubungan positif, kekuatan hubungan riwayat keturunan sangat lemah dan lama penggunaan lemah Penelitian ini menyimpulkan tidak ada beda ibu memiliki riwayat keturunan normal dengan ibu yang memiliki riwayat keturunan gemuk terhadap kenaikan berat badan. Penggunaan KB suntik 3 bulan dalam jangka waktu yang lama akan beresiko mengalami kenaikan berat badan
Gambaran Kemampuan Adaptasi Ibu Hamil Berbasis Teori Roy pada Ibu Hamil Lailatul Magfiroh; Awatiful Azza; Siti Kholifah
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i1.68

Abstract

Kehamilan artinya proses yang alamiah, namun akan memberikan beberapa perubahan bagi seorang perempuan Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan perubahan psikologi dengan kemampuan berbasis Teori Roy pada ibu hamil. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 dengan jumlah sampel 60 responden dan diambil melalui teknik cluster random sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan kemampuan adaptasi dalam kategori adaptif sejumlah 40 (66,7%). Hasil analisis menunjukkan nilai signifikasi (p value) 0,000 dengan koefisien korelasi sebesar 0,508. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat gambaran kuat-kuat kemampuan adaptasi berbasis pada ibu hamil.
Pemberdayaan Kader ’Aisyiah Melalui Sinergi Antar Ranting dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Jember: Empowerment of ’Aisyiyah Cadres Through Synergy Among Local Branches to Accelerate Stunting Reduction in Jember Regency Awatiful Azza; Cipto Susilo; Anisatus Syamsil Arifin; Anggih Nadiatul Jannah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.12156

Abstract

Stunting remains a significant public health problem in Jember Regency and impacts the long-term quality of human resources. Efforts to accelerate stunting reduction require active community involvement, strengthening the capacity of health cadres through local organizations. This community service activity aims to empower 'Aisyiyah' cadres through inter-branch synergy as a strategy to accelerate stunting reduction in Jember Regency. Implementation methods include stunting outreach, training in early detection and prevention of stunting, strengthening the role of cadres in family education, and establishing networks and collaboration between 'Aisyiyah' branches. The approach used is participatory, emphasizing the empowerment of cadres as agents of change at the family and community levels. The results of the activity indicate an increase in cadre knowledge and skills in early stunting detection, improved coordination and synergy between branches, and a strengthening of 'Aisyiyah's role in supporting programs to accelerate stunting reduction at the village and sub-district levels. This activity contributes to increasing public awareness of stunting prevention and strengthens the empowerment model of cadres based on women's organizations. This program is expected to become a model for replicating community service through organizational synergy to support sustainable health development.