Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Referensi Manager Mendeley dalam Peningkatan Literasi Digital dan Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru di MIM 03 Dukuh Wuluhan Jember Setiawan, Bahar Agus; Jatmikowati, Tri Endang; Rofi, Sofyan
Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v4i2.23237

Abstract

, peningkatan kapasitas kompetensi guru menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan setiap saat secara berkelanjutan. Hal ini tidak bisa dilepaskan atas peran guru sebagai fasalitator pembelajaran, yang membutuhkan berbagai pengetahuan dan kemampuan atau skill dalam menunjang pelaksanaan tanggung jawabnya. Salah satu pengetahuan dan kemampuan yang perlu ditingkatkan yaitu dalam bidang teknologi informasi khususnya pada pengelolaan referensi manager dengan menggunakan Mendeley. Aplikasi ini disamping bermanfaat untuk memingkatkan literasi digital dalam mencari sumber-sumber artikel ilmiah untuk merencanakan pembelajaran terkait dengan perspektif dalam pemilihan metode, model, bahan dan lainnya dalam pembelajaran, juga dapat mendukung produktivitas guru dalam menghasilkan karya ilmiah. Kegiatan pelatihan ini tentang pemanfaatan referensi manager Mendeley ini dilaksanakan di MIM 03 Dukuh, kecamatan Wuluhan, kabupaten Jember. Hasil kegiatan pelatihan, guru MIM 03 Dukuh Wuluhan Jember, telah memahami aplikasi referensi manager Mendeley dalam memfasilitasi untuk pencarian rujukan yang dapat digunakan sebagai literasi dalam penyusunan perencanaan pembelajaran dan penulisan artikel ilmiah
Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembentukan Akhlaq Anak Di Dusun Krajan Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Tahun 2024/2025 Hardiansyah, Ahmad Iko; Setiawan, Bahar Agus; Tamami, Badrut
MUNAQASYAH : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol 7 No 2 (2025): MUNAQOSYAH: NOVEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) STIB Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/munaqosyah.v7i2.212

Abstract

This study aims to analyze parenting patterns in shaping children's morals in Krajan Hamlet, Glundengan Village, Wuluhan District, in 2024/2025. The background of this study is concern about the behavior of children who show symptoms of moral decline, such as lying, contradicting parents, and not practicing Islamic attitudes in everyday life. Using a qualitative approach with a case study method, data was obtained through observation, in-depth interviews, and documentation of parents and children in the environment. The results of the study showed that the parenting patterns applied varied greatly, but the majority did not fully refer to the principles of Islamic education. Internal factors such as parents' busyness and lack of understanding in the family, as well as external factors such as environmental influences and digital media, are obstacles to the implementation of effective parenting patterns. This study emphasizes the importance of the active role of parents as primary educators and the need to strengthen moral values ​​in child care to create a generation with noble morals.
PENYEBAB PROKRASTINASI SISWA DALAM MENGERJAKAN TUGAS SEKOLAH DI MTsN 6 JEMBER Pengelola, Pengelola; Hidayatullah, Rendra Nur Iman; Setiawan, Bahar Agus; Huda, Hairul
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 32 No. 02 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/91v0zb38

Abstract

                Siswa merupakan bagian didalam suatu lembaga pendidikan yang dimana terjadi proses belajar mengajar, proses belajar inilah didalam nya berisi tentang kewajiban sebagai siswa yaitu tugas sekolah tetapi tak jarang ada beberapa siswa yang tidak mengerjakan tugas sekolah, seperti sering bermain handohone, malas, lupa, tidak mengatur waktu dengan baik fenomena tersebut disebut dengan prokrastinasi yang dimana prokrastinasi adalah bentuk penundaan segala aktvitasnya dalam hal ini siswa menunda tugas sekolahnya, oleh sebab itu dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui apa faktor yang menyebabkan siswa tersebut melakukan perilaku prokrastinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini ingin mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan prokrastinasi, subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran fiqih, waka kurikulum, dan siswa sebanyak tiga siswa yang punya pengalaman dalam hal prokrastinasi. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara kepada guru  yang bersangkutan dan tiga siswa dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa penyebab siswa melakukan perilaku prokrastinasii diantaranya adalah karna sering bermain handphone, malas, lupa, tidak mengatur waktu dengan baik. Tentu masalah tersebut memerlukan penanganan lebih lanjut yaitu perlunya seorang guru berkoodinasi dengan guru untuk bisa memberikan pencerahan tentang bahaya prokrastinasi dan guru BK dapat memberikan pemahaman secara psikologis tentang bahaya prokrastinasi dan orang tua juga butuh ekstra pengawasan terhadap proses belajar  anak disekolah.
Transformational School Leadership and the Making of a Professional Educator Ecosystem in Islamic Secondary Education Nursyamsiyah, Siti; Saipul Wakit; Ahmad Halid; Bahar Agus Setiawan; Sofyan Rofi
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 19 No. 1 (2025): June
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v19i1.13319

Abstract

Abstrak: Pendidikan merupakan pilar utama dalam membentuk generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem pendidik yang profesional, khususnya di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan transformasional kepala sekolah, yang diwujudkan melalui fungsi manajerial, supervisi akademik, dan pembinaan profesional, berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang visioner, komunikatif, dan konsisten dalam mengimplementasikan program peningkatan kompetensi guru mampu membangun budaya belajar yang kolaboratif, reflektif, dan berorientasi mutu. Dukungan kepala sekolah terhadap pengembangan profesional berkelanjutan—melalui pelatihan, komunitas belajar, dan evaluasi berkala—terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan sebagai katalisator utama dalam pembentukan ekosistem pendidik yang profesional di lembaga pendidikan Islam tingkat menengah. Kata kunci: Kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, ekosistem pendidik, profesionalisme guru, pendidikan Islam Abstract: Education serves as a fundamental pillar in shaping a generation that is intellectually capable and morally grounded. Within this context, the leadership of school principals plays a strategic role in cultivating a professional educator ecosystem, particularly in Islamic secondary education settings such as SMA Muhammadiyah 3 Jember. This study examines how transformational school leadership—manifested through managerial functions, academic supervision, and professional development initiatives—contributes to the continuous growth of teachers’ competencies. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that a visionary, communicative, and consistent principal, who effectively implements teacher development programmes, is able to foster a collaborative, reflective, and quality-oriented learning culture. Furthermore, the principal’s support for continuous professional development—through training, learning communities, and periodic evaluations—has proven effective in enhancing teaching quality. In conclusion, transformational school leadership functions as a key catalyst in shaping a professional educator ecosystem within Islamic secondary education institutions.