Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING Erni Ekafitria Bahar; Muhammad Rizal Usman; Indar Arum Pratiwi
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 5 No 2 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v5i2.3679

Abstract

This study is a development research that aims to produce mathematical learning tools on comparative material through a discovery learning model in class VII students of MTs Muhammadiyah Wuring that are valid, practical, and effective. The development model employed in this study referred to 4D development model, which consisted of define, design, develop, and disseminate. The resulted product is in the form of RPP and LKPD with a discovery learning model on comparative material that can train students ability to solve problems and can make students easily understand mathematical concepts and improve their learning outcomes. The learning tools that had been developed was then validated by tho experts. After validated, the learning device was tested at 22 students of class VII MTs Muhammadiyah Wuring. The result of the study show that the learning tools in the form of RPP and LKPD of the discovery learning model that have been developed have been validated and show that the averages are 3,7 and 3,5 respectively, with very valid criteria. The learning tools based on discovery learning is stated as practical and effective, because the results of the practically test reveal: (1) The percentage of feasibility of the learning tools RPP and LKPD is 93,62% and 88,89% with a very decent category, and (2) The teacher’s ability in managing the discovery learning model of mathematics learning is very good with an average of 3,56. This learning tools also meets the criteria of effectiveness, with: (1) The student learning outcomes obtained an average score of 76,67 with completeness percentage is 81,8%, (2) The student activity shows a very good category with an average of 3,59, (3) the result of observations on the ability of teachers to manage mathematics learning using the discovery learning model show an average of 3,56 with a very good category, (4) The students gave a positive response to the learning tools with the discovery learning model with a percentage of 86%. Therefore, the results of the study shows that the product of learning tools developed is categorized as valid, practical, and effective.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA POKOK BAHASAN PERSAMAAN GARIS LURUS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA KELAS VIII MTs. DDI WALIMPONG KABUPATEN SOPPENG Erni Ekafitria Bahar
MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2021): MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.622 KB) | DOI: 10.59098/mega.v2i2.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kesulitan siswa yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan persamaan garis lurus pada kelas VIII MTs. DDI Walimpong Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dirancang untuk mengetahui deskripsi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan persamaan garis lurus ditinjau dari gaya belajar. Data yang diolah adalah data gaya belajar siswa dan data kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pokok bahasan persamaan garis lurus. Digunakan angket gaya belajar untuk mengetahui gaya belajar visual, auditori, dan kenestetik siswa. Soal yang digunakan untuk melihat kesulitan siswa adalah soal persamaan garis lurus yang berjumlah 5 soal yang terdiri atas kesulitan pemahaman konsep, kesulitan pemahaman prinsip, dan kesulitan skill. Wawancara dilakukan untuk lebih menggali kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus. Berdasarkan olahan data tersebut, diperoleh bahwa siswa yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik memiliki kesulitan yang hampir sama dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus. Adapun kesulitan yang paling dominan dialami siswa adalah kesulitan pemahaman konsep. Kata Kunci: Kesulitan, Gaya Belajar, Matematika
Penerapan teori APOS dengan siklus ACE dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas IX Andi Alim Syahri; Erwin Erwin Nurdiansyah; Erni Ekafitria Bahar
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2022): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/chypend.v8i2.4671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan teori APOS dengan siklus ACE dalam pembeljaran matematika pada siswa kelas IX. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas SMP Negeri 24 Bulukumba tahun 2022-2023 dan adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX.A sebanyak 26 orang siswa. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket respon siswa. Data yang terkumpul dianalisi dengan menggunakan analisis statistic deskriptif dan analisisi inferensial. Dari hasil analisi di peroleh, (1) keterlaksanaan pembelajaran memperoleh rata-rata sebesar 3,58 (kategori terlaksana); (2) Persentase aktivitas siswa selama 3 kali pertemuan sebesar 89,34%; (3) persentase siswa yang memberikan respons positif adalah 90,75%; dan (4) persentase ketuntasan siswa setelah pembelajaran teori APOS dengan siklus ACE yaitu 92,31% dengan nilai rata-rata sebesar 82.44. Kemudian dilakukan pengujian uji-t diperoleh nilai p-value α,  yang berarti bahwa tuntas secara klasikal siswa lebih dari 84,99%, hasil belajar siswa memperoleh rata-rata lebih dari 74,99, dan skor rata-rata gain ternormalisasi lebih dari 0,30. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh positif penerapan teori APOS dengan siklus ACE terhadap pembelajaran matematika siswa kelas IX SMPN 24 Bulukumba.
Pengaruh Kebiasaan Belajar dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XII SMAN 11 Pinrang Erni Ekafitria Bahar; Juhrianto Juhrianto
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 10, No 2 (2022): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v10i2.39130

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh kebiasaan belajar, kemandirian belajar, dan hasil belajar matematika siswa kelas XII SMAN 11 Pinrang penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran kebiasaan belajar, kemandirian belajar, dan hasil belajar matematika siswa kelas XII SMAN 11 Pinrang serta pengaruh kebiasaan belajar dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian adalah semua kelas XII sebanyak 96 orang dengan sampel 50 orang yang dipilih secara proporsional sample. Instrumen penelitian ini adalah angket kebiasaan belajar, angket kemandirian belajar, serta tes hasil belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kategori kebiasaan belajar dan kemandirian belajar siswa kelas XII SMAN 11 Pinrang adalah baik dengan hasil belajar matematika berada pada kriteria sedang; (2) secara bersama-sama kebiasaan belajar dan kemandirian belajar mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dimana koefisien determinasinya R2 = 0,397 yang berarti bahwa hasil belajar matematika dapat dijelaskan secara bersama oleh kebiasaan belajar dan kemadirian belajar sekitar 39,7 %; (3) kebiasaan belajar memberikan pengaruh yang positif terhadap hasil belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 7,43%; (4) kemandirian belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa dengan kontribusi sebesar 32,24%.
PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION: UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF, AKTIVITAS DAN RESPON SISWA SMP Fathimah Az.Zahrah Nasiruddin; Erni Ekafitria Bahar; Haerul Syam; Sri Rahayuningsih
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.608 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6179

Abstract

Many researchers, especially mathematics education research, are increasingly focusing on mathematical creativity. From the observations of researchers at the Guppi Samata Middle School, Kab. Gowa indicated that students' mathematical creative thinking skills were relatively low and far from expectations. One aspect that is needed to improve students' creative thinking skills is to provide a learning atmosphere that is able to stimulate students through activities of reasoning, creating, problems solving, constructing and applying. This type of research is a pre-experimental research aimed at improving students' creative thinking skills, activities and responses through the application of Auditory Intellectually Repetition learning. The results showed that there was an increase in students' creative thinking skills, activities and responses after the implementation of Auditory Intellectually Repetition learning. Researchers suggestions related to the results of the study, it is hoped that further researchers will develop an AIR learning model according to the characteristics of junior high school students
Pengaruh Model Pembelajaran PAMER Berbantuan Video Animasi Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar PPKn pada siswa Sekolah Dasar Abdul Azis; Andi Arbaina Fariza; Sitti Fithriani Saleh; Erni Ekafitria Bahar; Rinaldi Rinaldi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.16778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh model PAMER berbantuan video animasi dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Penelitian merupakan penelitian quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi terdiri seluruh siswa kelas IV SDN Melayu Muhammadiyah. Pengambilan sampel secara purposive sampling yang terdiri dari siswa kelas IVA dan kelas IVB. Keaktifan siswa diukur dengan menggunakan lembar akktivitas yang disesuaikan dengan indikator keaktifan siswa yang diperoleh melalui observasi. Instrumen untuk mengukur hasil belajar siswa yaitu tes yang berisi 10 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran PAMER berbantuan video animasi terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa dengan indikator berpengaruh yaitu: (1) Keaktifan siswa yang diajar menggunakan model PAMER berbantuan video animasi berada pada kategori sangat aktif dengan rata-rata 3,78. (2) Peningkatan hasil belajar (gain ternormalisasi) siswa yang diajar dengan menggunakan model PAMER berbantuan video animasi lebih besar dari 0,30 yaitu 0,78 dan berada dalam kategori tinggi. Dan (3) Peningkatan hasil belajar (gain) siswa yang diajar dengan model PAMER berbantuan video animasi lebih dari peningkatan hasil belajar (gain) siswa yang diajar dengan model konvensional. Model pembelajaran PAMER berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Melayu Muhammadiyah. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada guru agar menerapkan model pembelajaran PAMER untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa di sekolah dasar. 
PELATIHAN JARIMATIKA SEBAGAI CARA MUDAH MENGHAFAL PERKALIAN DASAR DI UPT SPF SDN 124 BATUASANG Erni Ekafitria Bahar; Andi Alim Syahri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i2.79

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang perkalian dengan menggunakan jarimatika sehingga mereka lebih mudah menghafal perkalian dasar. Kegiatan ini hanya memperkenalkan penggunaan jarimatika pada perkalian 1 sampai 9. Metode yang digunakan yaitu: (1) Metode observasi untuk mengumpulkan data tentang kemampuan perkalian peserta didik, (2) Metode ceramah dan demonstrasi dilakukan pada saat menyajikan materi, (3) Metode pemberian angket untuk mengetahui respon peserta selama kegiatan pelatihan. Peserta kegiatan sebanyak 20 orang yang merupakan peserta didik kelas IV sampai VI. Peserta pelatihan antusias selama kegiatan ini. Hasil pengabdian ini adalah: (1) peserta didik memahami formasi jari tangan dan aturan perkalian dengan menggunakan jarimatika; (2) peserta didik merasa lebih mudah dan lebih cepat dalam menghitung perkalian dasar dengan menggunakan jarimatika; (3) peserta didik memberikan respon positif (75%) terhadap kegiatan pelatihan ini. Pelatihan ini mempermudah peserta didik menghafal perkalian dengan menggunakan jari tangan tanpa harus menghafal dengan metode konvensional.
PELATIHAN PENERAPAN METODE GASING DALAM OPERASI PENJUMLAHAN, PENGURANGAN, PERKALIAN DAN PEMBAGIAN Nursakiah Nursakiah; Erni Ekafitria Bahar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): November 2021
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v1i3.110

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini (PKM) bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada guru-guru tentang metode pembelajaran matematika dengan langkah-langkah yang dapat membuat peserta didik menguasai matematika secara gampang, asik dan menyenangkan. Kegiatan ini memperkenalkan metode gasing pada materi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Metode yang digunakan yaitu (1) Metode observasi, dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap guru kelas untuk mengumpulkan data tentang metode yang digunakan dalam mengajarakan matematika terutama pada materi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, (2) Metode ceramah dan demonstrasi dilakukan pada saat menyajikan materi metode gasing, (3) Metode pemberian angket dilakukan setelah penyampaian materi untuk mengetahui respon peserta pelatihan selama kegiatan pelatihan. Peserta kegiatan sebanyak 28 orang yang merupakan guru kelas pada Sekolah gugus V Wilayah III Kecamatan Herlang Bulukumba. Peserta pelatihan antusias selama kegiatan ini. Hasil pengabdian ini adalah: (1) peserta pelatihan memahami menghitung dengan metode gasing pada materi penjumahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian; (2) peserta pelatihan merasa lebih mudah dan lebih cepat dalam menghitung dengan metode gasing; (3) peserta pelatihan memberikan respon positif (78%) terhadap kegiatan pelatihan ini.
PEMBINAAN SOAL-SOAL LITERASI NUMERASI DI UPT SPF SDN 318 KARRINGA : PEMBINAAN SOAL-SOAL LITERASI NUMERASI DI UPT SPF SDN 318 KARRINGA Erni Ekafitria Bahar; Nursakiah Nursakiah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): April-Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i2.249

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk membantu kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal literasi numerasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami soal literasi sehingga dapat mengaplikasikan konsep matematika yang telah dipelajari serta membiasakan diri menyelesaikan soal-soal literasi numerasi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi untuk megumpulkan data kemampuan literasi peserta didik, metode demonstrasi dan tanya jawab yang dilakukan pada saat proses pembinaan, dan metode tes untuk mengetahui sejauh mana kemampuan literasi peserta didik setelah diberikan pembinaan. Peserta binaan antusias selama kegiatan ini. Hasil pengabdian ini adalah: (1) peserta didik memahami langkah awal menyelsaikan soal adalah dengan mengidentifikasi informasi yang diketahui dan yang ditanyakan pada soal; (2) kuantitas peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menyelsaikan soal literasi numerasi mengalami penurunan yaitu sebesar 58,3%; (3) Kurangnya kemampuan memahami soal literasi dan narasi soal yang panjang menjadi alasan utama peserta pembinaan kesulitan menyelsaikan soal literasi. Kegiatan pembinaan ini memberikan pengtahuan tentang langkah-langkah menyelesaikan soal literasi numerasi.
PENDAMPINGAN PENYELESAIAN SOAL BILANGAN BULAT DENGAN MENGGUNAKAN ATURAN MAIN TALI BILANGAN PADA PESERTA DIDIK SD Erni Ekafitria Bahar; Nursakiah Nursakiah; Andi Alim Syahri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Januari-Maret 2023
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v3i1.347

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk membantu kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal operasi penjumlahan bilangan bulat, khususnya yang melibatkan bilangan bulat negatif. Kegiatan ini diharapkan mampu memudahkan peserta didik menyelesaikan soal-soal terkait operasi bilangan bulat dan memahami perbedaan antara penggunaan tanda “-“ sebagai operasi hitung dan sebagai jenis bilangan bulat (bilangan bulat negatif). Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi untuk mengumpulkan data kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal operasi bilangan bulat, metode demonstrasi dan tanya jawab yang dilakukan pada saat proses pembinaan, serta metode tes untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terkait operasi bilangan bulat setelah diberikan pembinaan. Peserta binaan antusias selama kegiatan ini. Hasil pengabdian ini adalah: (1) sebanyak 66,7% (8 dari 12 orang) memperoleh nilai tes di atas 70; (2) Peserta didik juga pada umumnya sudah mampu membedakan penggunaan tanda “-“ sebagai operasi hitung dan sebagai jenis bilangan bulat (bilangan bulat negatif).