Claim Missing Document
Check
Articles

The Value of the Benefits of Mangrove Ecosystems in the Village of Pulau Cawan, Mandah, Indragiri Hilir District Aulia, Nurul; Warningsih, Trisla; Efizon, Deni
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

The purpose of this study is to know the value of an economic benefit of the total mangrove forest located in the village of Pulau Cawan Indragiri Hilir regency, namely using the concept of valuation economic in calculating the benefits of mangrove existence that has the potential of existing natural resources. This research was conducted in August 2020, The observations made in the field use observations and direct interviews with the local government and the community around the village of Pulau Cawan. The results of the research obtained showed the ecosystem of the mangrove forest area of the village of Pulau Cawan which has an area of ±3,401.66 ha, and there is a value of existing benefits of IDR 21.200.000 ha/year. The factors that will affect the willingness to pay (WTP) of the community around mangrove forests in the form of the respondent's income level, the respondent's education level, the respondent's gender, the respondent's age and the respondent's family dependents. The benefit value of the existence of The Village of Pulau Cawan can be used as a basis for decision-making by the local government and the surrounding community in the management of policies and utilization of mangrove forests in maintaining and preserving mangrove forest ecosystems for the sustainability of the future. With the results obtained in knowing the existence of the value function of a mangrove ecosystem, it can result in the formulation of the mangrove forest conservation reserve area of Pulau Cawan village, namely the implementation and development of the “Ecu-Edu Wisata Mangrove” (EEWM) concept plan.
Fisheries Management of Terubuk (Tenualosa macrura) with an Ecosystem Approach (EAFM) in the Bengkalis Strait, Bengkalis Regency, Riau Province Adiwanarta, Rizki; Adriman, Adriman; Efizon, Deni
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 3 (2023): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Fish resources are one of the natural resources that must be used as much aspossible for the welfare of the community, especially around Riau Province, where part of its territory is a coastal area that has a wealth of marine biological resources that have the potential to be developed at present and in the future. One type of marine biological resource that has high economic value is the most abundant fish resource. The methods used in this study are the direct observation survey method, interviews, and distributing questionnaires. The data used in this research consists of primary and secondary data. Primary data is obtained from the results of observations and measurements made in the field, including interviews with respondents, while secondary data is in the form of excerpts from previous research journals and activity report documents obtained from related institutions or agencies. grouping based on composite value, i.e., domains that qualify as "moderate," namely economics, and domains that qualify for the "good" stage, namely the institutional domain, and finally the domains that qualify for the "excellent" stage are the domain of fish resources, the domain of fishing techniques, and the social domain. Therefore, the priority for improvement as well as the spotlight are given to the economic domain. The status of the best fisheries management in Bengkalis Regency as a whole is considered to be in good criterion condition (aggregate score: 71). However, specifically based on the values between domains, three groupings based on composite values can be obtained, namely, domains that qualify as "moderate," namely the economic domain and habitat and ecosystem. Domains that qualify as "good" are institutional domains and social domains. While the domains that qualify as "very good" are the domain of fish resources and the domain of fishing techniques, Domains that qualify as "good" are institutional domains and social domains.
Biodiversitas Ikan di Danau Gatal Kabupaten Rokan Hilir Edsa Nur Rizqi; Efawani Efawani; Deni Efizon
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Danau Gatal merupakan danau alami yang menerima air dari Sungai Rokan saat musim hujan. Danau ini dihuni oleh banyak spesies ikan. Namun, informasi mengenai jenis ikan yang ada di kawasan tersebut masih terbatas. Untuk mengetahui spesies ikan yang ada di Danau Gatal, penelitian dilakukan pada November 2021 s/d Februari 2022. Pengambilan sampel ikan dilakukan seminggu sekali/bulan hingga tidak ditemukan spesies baru. Ikan ditangkap menggunakan alat pemancing, jaring, dan bubu, sampel ikan kemudian diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang tertangkap terdiri dari 3 ordo, 13 famili, 14 marga, dan 15 spesies. Keanekaragaman jenis ikan (H’) di Danau Gatal sebesar 3,47, indeks dominansi (C) sebesar 0,19 dan keseragaman (E) sebesar 0,52. Nilai kualitas air danau adalah sebagai berikut: suhu 28oC-32oC, kecerahan 39-45 cm, kedalaman 109-111 cm, pH 6, oksigen terlarut 3,9-4,3 mg/L, dan CO2 5,89-7,99 mg/L. Berdasarkan nilai indeks keanekaragaman ikan di Danau Gatal tergolong rendah. Beberapa ikan belum pernah ditemukan di danau itu sebelumnya, yaitu sepimping, kipper, selais, dan kapar.
Identifikasi Jenis Udang yang Berasosiasi dengan Jenis Mangrove di Desa Apar Pariaman Provinsi Sumatera Barat Nada Ardia Fika Mayza; Deni Efizon; Efawani Efawani
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.336-347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis udang yang berasosiasi dengan jenis mangrove yang ada pada perairan ekosistem mangrove Desa Apar, Kota Pariaman, Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada November-Desember 2023 di Kawasan Mangrove Desa Apar, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei, dimana penangkapan sampel dilakukan di lokasi penelitian, dan diamati di laboratorium. Penentuan titik sampling menggunakan metode purposive sampling dan dilanjutkan dengan metode road sampling ke arah hulu selama 2 jam sejauh 500 m (Ratti & Garton, 1996). Penelitian ini dilakukan 30 menit pada masing-masing stasiun. Hasil dari penelitain ini diketahui ekosistem mangrove di Desa Apar telah teridentifikasi 4 jenis udang dimana keempat jenis udang tersebut memiliki klasifikasi yang sama pada tingkatan filum Arthropoda, kelas Malacostraca, ordo Decapoda dan berbeda mulai pada tingkatan famili Panaedae (udang windu/P. monodon), famili palaemonidae (udang galah/M. rosenbergi dan udang M. equidens), famili Alpheidae (udang pistol/Alpheus euphrosyne). Terdapat asosiasi positif antara udang dan jenis mangrove. Hal tersebut terjadi akibat adanya persamaan ekologi habitat serta kualitas air yang dibutuhkan pada masing-masing jenis udang dan mangrove.
Jenis dan Kepadatan Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Desa Kelombok Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga Ariyanti Ulandari; Deni Efizon; Eddiwan Eddiwan
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.465-470

Abstract

Penelitian ini berisi tentang Jenis dan Kepadatan Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Desa Kelombok Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau. Komunitas dari bulu babi memiliki peran penting bagi penyeimbang ekologis laut seperti ekosistem terumbu karang dan padang lamun. Penelitian ini dilakukan di Perairan Kelombok pada 12 Januari-12 Februari 2024 dengan pengambilan sampel setiap minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey dan pengambilan sampel dilakukan pada saat air laut surut. Alat yang digunakan untuk pengukuran kepadatan bulu babi yaitu Line transek dan didalamnya terdapat 3 plot kuadran pada 2 zona yaitu zona surut tertinggi dan zona surut terendah. Dari peneltian ini telah ditemukan 4 jenis bulu babi atau ganik pada perairan tersebut. Jenis yang ditemukan ialah Diadema setosum (57 ind), D.antillarum (28 ind), D.savingnyi (12 ind), dan Arachnoides placenta (1 ind). Berdasarkan analisa data bulu babi pada setiap stasiun didapatkan kepadatan jenis bulu babi tertinggi dari jenis D. setosum yaitu 0,0013 ind/m2, 0,001 ind/m2, 0,0016 ind/m2, dan 0,0018 ind/m2 dan kepadatan terendah dari jenis A.placenta yang hanya ditemukan pada stasiun 4 yai tu 0,0001 ind/m2. Jenis D. setosum peyebaran pola hidup dengan cara mengelompok, sedangkan jenis lainnya adalah seragam
Biologi Reproduksi Ikan Tuakang (Helostoma temminckii Cuvier, 1829) di Oxbow Teluk Benderas, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Irfan Sabari; Efawani Efawani; Deni Efizon
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.471-477

Abstract

FekunditasIkan tuakang adalah jenis ikan yang biasa ditemukan di Danau Teluk Banderas, sebuah danau oxbow yang terletak di sepanjang Sungai Kampar. H. temminckii dikenal dengan sebutan ikan tuakang dan merupakan salah satu ikan konsumsi favorit di Provinsi Riau. Saat ini, populasi ikan ini semakin berkurang, sementara informasi mengenai aspek biologisnya masih jarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biologi reproduksi ikan tersebut, penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-September 2023. Ikan ditangkap dengan menggunakan jaring ikan dengan ukuran mata jaring 1 inci sebanyak 3 kali, satu kali/bulan. Ikan-ikan yang menjadi sampel kemudian diukur, ditimbang, dan diteliti aspek reproduksinya. Hasil yang didapat selama penelitian, tingkat kematangan gonad berkisar antara 1 hingga 4 dan tingkat kematangan gonad 4 mulai muncul pada bulan Agustus. Hal ini mengindikasikan bahwa musim pemijahan ikan dimulai pada bulan tersebut dan akan terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Rata-rata IKG ikan jantan adalah 1,55%, 2,43%, 3,68% dan 4,47% pada TKG ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. Sedangkan betina adalah 3,02%, 4,99%, 8,15% dan 11,51%. Fekunditas ikan berkisar antara 20.967-40.091 butir/ekor, sedangkan diameter telur bervariasi dari 0,75-1,05 mm.
Analisis Kerapatan dan Proksimat pada Tumbuhan Air Rumput Gelembung (Utricularia gibba) di Perairan Rawa Gambut Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Riau Humay Arsyakinah; Eddiwan Eddiwan; Deni Efizon
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.478-484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerapatan dan kualitas air pada perairan rawa gambut serta mengetahui kadar proksimat pada tumbuhan air Utricularia gibba di Perairan Rawa Gambut Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari - Februari 2024, berlokasi di perairan rawa gambut, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkali. Penilitian ini menggunakan metode survei, dengan cara penghitungan kerapatan menggunakan petak kuandran. Sedangkan penghitungan kadar proksimat menggunakan metode AOAC. Hasil dari penelitian ini diketahui kerapatan tertinggi terdapat pada Stasiun I yaitu 91,55 spesies/m2, sedangkan kerapatan terendah terdapat pada Stasiun III yaitu 76,16 spesies/m2. Kandungan proksimat menunjukkan bahwa U. gibba memiliki kandungan protein berkisar 8,56- 9,98 %, lemak sebesar 2,33%, karbohidrat sebesar 3,98%, dan serat sebesar 37,33%. Perairan rawa gambut di Kecamatan Bukit Batu diketahui memiliki kandungan fosfat bernilai cukup tinggi 0,2898 mg/L dan termasuk hipertrofik (kesuburan sangat baik).
Identifikasi Jenis Udang yang Berasosiasi dengan Jenis Mangrove di Desa Apar Pariaman Provinsi Sumatera Barat Mayza, Nada Ardia Fika; Efizon, Deni; Efawati, Efawati
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis udang yang berasosiasi dengan jenis mangrove yang ada pada perairan ekosistem mangrove Desa Apar, Kota Pariaman, Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada November-Desember 2023 di Kawasan Mangrove Desa Apar, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei, dimana penangkapan sampel dilakukan di lokasi penelitian, dan diamati di laboratorium. Penentuan titik sampling menggunakan metode purposive sampling dan dilanjutkan dengan metode road sampling ke arah hulu selama 2 jam sejauh 500 m (Ratti & Garton, 1996). Penelitian ini dilakukan 30 menit pada masing-masing stasiun. Hasil dari penelitain ini diketahui ekosistem mangrove di Desa Apar telah teridentifikasi 4 jenis udang dimana keempat jenis udang tersebut memiliki klasifikasi yang sama pada tingkatan filum Arthropoda, kelas Malacostraca, ordo Decapoda dan berbeda mulai pada tingkatan famili Panaedae (udang windu/P. monodon), famili palaemonidae (udang galah/M. rosenbergi dan udang M. equidens), famili Alpheidae (udang pistol/Alpheus euphrosyne). Terdapat asosiasi positif antara udang dan jenis mangrove. Hal tersebut terjadi akibat adanya persamaan ekologi habitat serta kualitas air yang dibutuhkan pada masing-masing jenis udang dan mangrove.
Jenis dan Kepadatan Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Desa Kelombok Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga Ulandari, Ariyanti; Efizon, Deni; Eddiwan, Eddiwan
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini berisi tentang Jenis dan Kepadatan Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Desa Kelombok Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau. Komunitas dari bulu babi memiliki peran penting bagi penyeimbang ekologis laut seperti ekosistem terumbu karang dan padang lamun. Penelitian ini dilakukan di Perairan Kelombok pada 12 Januari-12 Februari 2024 dengan pengambilan sampel setiap minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey dan pengambilan sampel dilakukan pada saat air laut surut. Alat yang digunakan untuk pengukuran kepadatan bulu babi yaitu Line transek dan didalamnya terdapat 3 plot kuadran pada 2 zona yaitu zona surut tertinggi dan zona surut terendah. Dari peneltian ini telah ditemukan 4 jenis bulu babi atau ganik pada perairan tersebut. Jenis yang ditemukan ialah Diadema setosum (57 ind), D.antillarum (28 ind), D.savingnyi (12 ind), dan Arachnoides placenta (1 ind). Berdasarkan analisa data bulu babi pada setiap stasiun didapatkan kepadatan jenis bulu babi tertinggi dari jenis D. setosum yaitu 0,0013 ind/m2, 0,001 ind/m2, 0,0016 ind/m2, dan 0,0018 ind/m2 dan kepadatan terendah dari jenis A.placenta yang hanya ditemukan pada stasiun 4 yai tu 0,0001 ind/m2. Jenis D. setosum peyebaran pola hidup dengan cara mengelompok, sedangkan jenis lainnya adalah seragam.
Biologi Reproduksi Ikan Tuakang (Helostoma temminckii Cuvier, 1829) di Oxbow Teluk Benderas, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Sabari, Irfan; Efawani, Efawani; Efizon, Deni
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan tuakang adalah jenis ikan yang biasa ditemukan di Danau Teluk Banderas, sebuah danau oxbow yang terletak di sepanjang Sungai Kampar. H. temminckii dikenal dengan sebutan ikan tuakang dan merupakan salah satu ikan konsumsi favorit di Provinsi Riau. Saat ini, populasi ikan ini semakin berkurang, sementara informasi mengenai aspek biologisnya masih jarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biologi reproduksi ikan tersebut, penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-September 2023. Ikan ditangkap dengan menggunakan jaring ikan dengan ukuran mata jaring 1 inci sebanyak 3 kali, satu kali/bulan. Ikan-ikan yang menjadi sampel kemudian diukur, ditimbang, dan diteliti aspek reproduksinya. Hasil yang didapat selama penelitian, tingkat kematangan gonad berkisar antara 1 hingga 4 dan tingkat kematangan gonad 4 mulai muncul pada bulan Agustus. Hal ini mengindikasikan bahwa musim pemijahan ikan dimulai pada bulan tersebut dan akan terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Rata-rata IKG ikan jantan adalah 1,55%, 2,43%, 3,68% dan 4,47% pada TKG ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4. Sedangkan betina adalah 3,02%, 4,99%, 8,15% dan 11,51%. Fekunditas ikan berkisar antara 20.967-40.091 butir/ekor, sedangkan diameter telur bervariasi dari 0,75-1,05 mm.
Co-Authors ', Efawani ', Windarti ', Zainudin Abdullah Hamid Achmad Sovy Yusaputra Ade Hermawita Adeka Febriyanti Adiwanarta, Rizki Adriman Adriman Adriman, Adriman Adytia Eko Maulana afni afriani Aina, Nurul Al-Farid, Laren Amir Al-Farid, Laren Amir Al-Farid Alit Hindri Yani Amelia, Helen Anggi Erywiyani Hasibuan Antoni ' Arisa Trinovira Barus Ariyanti Ulandari Arsyakinah, Humay Asmika Harnalin Simarmata Asyiqin, Nur Atira Diniya Bachrulhajat Koswara Bestari, Indah Betsyeba Yunita Siregar Betzy Victor Telaumbanua Bintal Amin br. Damanik, Suci Anggeraini Chaidir P Pulungan Chaidir P. Pulungan Cyntia Uli Artha Sihombing Dechy Puspita Sari Dedi Purnomo Dessy Yoswaty Deviasari Deviasari Devindra, M. Ilham Dina Medina Dina Situmorang Dwi Sumba Vicaya Eddiwan Eddiwan Eddiwan Kamaruddin Edsa Nur Rizqi Efawani ' Efawani Efawani Efawani Efawani Efawani Efawani Efawani, Efawani Efawani, Efawani Efawati, Efawati Eka Sahriani Eko Purwanto Elly Anggriani Purba Elvi S Sinaga Eni Sumiarsih Fachry Abda El Rahman Faddillah Kurnia Fajar Malini Farhan Ramdhani Fathi’ah , Syalaisa Amani Fauzan Ramadan Fauzi , Muhammad Febi Nuari Safana Febriyola, Jenika Fitri Handayani Fitri Natasha Flora Monica Pinem G Manurung, Popy Gatot Yulianto Gita Valentina Ginting Gusriyeni Dwi Mandelasari Hendra Saputra Herimufty Herimufty Hermawanto Hermawanto hermawati , Ade Humay Arsyakinah Hutajulu, Magdalena Dwiyani Ica Hayati Indradewa, Rhian Irfan Sabari Iskandar Putra Jihan Nabila Sajidah Junaidi, Rival Karsih, Okta Rizal Kartini, Tirta Amelia Kika Ananda Laylatul Usna Lisvina ' Lola C.C. Hatauruk Mardiyah, Wilda Mariani Silvia Br Sihombing Masjudi, Heri Maya Lestari Mayza, Nada Ardia Fika Mediatrix Deviani Sinaga Megawati Hari Dwi Jayanti Melinda, Devi Merissa Handayani Mey Tisasari Mhd Rizqo Pratama Mirnawati Dewi Mohd Riza Fahlifi SF Muchlizar Muchlizar Muhammad Fauzi Muhammad Fauzi Muhammad Luthfi Muslimatun ' Nababan, Bertrand R Nada Ardia Fika Mayza Nasution , Indah Dewiana Nasution, Indah Dewiana Nataliska Nataliska Nia Novita Nofika Srijayanti Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Novita Sari Simandalahi Nurbaiti, Dinda Nurfadli, Muhammad Nurhasana Nurhasana Nursamsi, Nursamsi Nursamsi, Nursamsi Nurul Aulia Oktaviani , Ullia Otong Suhara Djunaedi Purba, Windu Sani Oksispi Putri, Mega Novia Qorry Tillawati Fani Rahma Dhania Salamah Rahmat Syafri Rekana Choli Br S Colia Reni Agustin Resti Restari Ricky R. Sihite Ridwan Manda Putra Rini Anggraini, Rini Rival Junaidi Rival Junaidi Rivco Hastwoyundra Rizki Adiwanarta Rizki Adiwanarta Rizki, Aisya Ayu Rizqi, Edsa Rofian Isman Romie Jhonnerie Ronal Kurniawan Rusliadi Rusliadi Rusliadi Rusliadi Sabari, Irfan Sahputra, Erwin Wahyu Sahputri, Herliza Khairani Sally Rizky Sam Syahra Jihad Sander Jaya Aritonang Saragih, Deliana Sari, Dini Septiyawati Septiyawati Siahaan, Lamminar Juliaty Siregar, Fuja Arsita Siregar, Rida Amaliah Siska Alemina Ginting Siska D Ompusunggu Siti Komariah Siti Muryati, Siti Situmorang, Tety E Sofyan Husein Siregar Sri Wahyuni Suci Anggeraini br. Damanik Syafruddin Nasution Syamsiar, Syamsiar Syarifah Aini Tanjung, Nevy Arizky Tengku Dahril, Tengku Thamrin Thamrin Trisla Warningsih Ulandari, Ariyanti Usman Muhammad Tang Veronica, Dinny Virdina, Mita Widya Oktavia Nainggolan Wilda Mardiyah Windarti ' Windarti Windarti Windarti Windarti Yayat Dhahiyat Yosep Juven Yobi F Sitanggang Yuliati Yuliati Yuni Sarah Yusni Ikhwan Siregar Yusnita ' Yuwanda Ilham Zulkanedi Zulkanedi Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain