Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENERAPAN FEEDING RULES SEBAGAI UPAYA MENGATASI KESULITAN MAKAN PADA ANAK (PICKY EATER, SELECTIVE EATER DAN SMALL EATER) Annif Munjidah; Esty Puji Rahayu
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 8, No 1 (2020): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v8i1.564

Abstract

Masalah makan pada balita mencakup picky eater, selective eater dan small eater.  Saat anak menunjukkan kondisi tersebut tidak jarang orang tua mencari solusi dengan memberikan anak multivitamin, bahkan tidak sedikit orang tua beranggapan bahwa makan dapat diganti dengan minum susu. Pemahaman yang salah ini tanpa disadari oleh orang tua dapat mengakibatkan anak kekurangan gizi. Mengetahui pengaruh penerapan feeding rules terhadap kesulitan makan anak (picky eater, selective eater dan small eater). Analitik quasi eksperimental one group pre post test desain. Populasi adalah anak dengan picky eater, selective eater dan small eater yang berusia dibawah 3 tahun di Surabaya dan Gresik. Tehnik pengambilna sample dengan Purposive sampling lokasi pengambilan data di Surabaya dan Gresik dan waktu pengumpulan data bulan April sd Juni 2020. Uji analisis pre post tes penerapan feeding rules terhadap kelompok picky eater menggunakan uji paired t-test didapatkan nilai P = 0,03.  Pada kelompok selective eater nilai P = 0,07, dan pada kelompok small eater   P = 0,02. Terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan feeding rules terhadap kesulitan makan kelompok picky eater dan small eater. Dan tidak ada pengaruh yang signifikan antara penerapan feeding rules terhadap kesulitan makan kelompok selective eater. Penerapan feeding rules pada pemberian makan anak berdampak positif, hal tersebut dapat diberikan sejak pengenalan MPASI pertama kali oleh orang tua atau pengasuh.  Kata Kunci : Feeding Rules, Kesulitan makan, Selective Eater, Small Eater
QUALITY OF LIFE PADA LANSIA: Quality of Life in The Elderly Chilyatiz Zahroh; Lina Ekawati; Annif Munjidah; Wiwik Afridah; Iis Noventi; Priyo Mukti Pribadi Winoto
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.426 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.648

Abstract

Masalah. Kualitas hidup adalah persepsi individu terhadap kehidupannya dimasyarakat dalam konteks budaya dan sistem nilai yang ada terkait dengan tujuan, standar, dan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas hidup pada Lansia di Desa Paseseh Jl. Melati Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Metode. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah lansia di Desa Paseseh Jl. Melati Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik Total sampling dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu Quality of Life Yang diukur menggunakan kuesioner dari Word Health Organization Quality Of Life (WHQOL)-BREF. Analisa data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lansia di Desa Pasese Bangkalan 53.2% memiliki kualitas hidup baik, 28.1% kualitas hidup biasa-biasa saja, 15.6% sangat baik, dan 3.1% buruk. Simpulan. Upaya untuk meningkatkan quality of life pada lansia dengan memberikan perhatian dan perawatan yang baik sehingga lansia hidup dalam keadaan sehat, aktif serta menikmati masa tua dengan bahagia.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL DAN AUDIOVISUAL Annif Munjidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.054 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v9i1.176

Abstract

Learning differences of integrated management of children sick (IMCI) Learning through Visual Media and Audiovisual. Integrated management of childhood illness is effective cost to solve toddler’s death that is caused by acute respiratory infections, diarrhea, measles, malaria, and malnutrition The students of midwifery as candidate of midwife must have good ability in integrated management of childhood illness. The purpose of this research is analysis study result of integrated management of childhood illness of learning media visual and audiovisual for students of Midwifery Diploma Degree Department FKK of UNUSA. This research used experimental analytic design by quasi experimental design “after only with control quasi experimental”. The populations were all students of Midwifery Diploma Degree, faculty of medical sains Nahdatul Ulama University Surabaya are 177 students. The sampling technique used simple random sampling technique. The total of sample is 60 respondents that were divided into 30 respondents in treatment group and 30 respondents in control group. Data analysis used independent t test. There was the difference of study result statically significant between the students who got material by visual and audiovisual learning media. They who got material by audiovisual media had higher study result than those using visual media.
EFEKTIFITAS PIJAT TUI NA DALAM MENGATASI KESULITAN MAKAN PADA BALITA DI RW 02 KELURAHAN WONOKROMO SURABAYA Annif Munjidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.945 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v8i2.204

Abstract

The Effectivity of Tui Na massage to overcome feeding difficulties in infants in RW 02 of Wonokromo District Surabaya. The children’s growth and development depends on the fulfillment of nutrients. Some problems which often occur in the fulfillment of nutrient are feeding difficulty in infants which can cause growth interference or stunting. The common cause of feeding difficulty in infants is divided into 3 factors, such as loss of appetite, impaired gastrointestinal function, and disruption of eating process of oral motor. To overcome feeding difficulty can be done through pharmacology or non pharmacology. The efforts of pharmacology way such as by giving miltivitamin, and another micronutrient. While non pharmacology way such as through drink herbal / herbs, massage, acupressure, and acupuncture. This study aims to analyze the effectivity of Tui Na massage in overcome feeding difficulty in infants. This was an observational analytic with crosssectional approach. The population used was all mothers and infants who are living in RW 02 Wonokromo District Surabaya as 27 people. The sample used is mostly mothers and the infants who were living in RW 02 of Wonokromo District Surabaya was 23 people. Its used a simple random sampling. The data were analyzed by Chi Square test with significant value alpha = 0.05. The results showed that the p value 0.009 < α 0.05. Tui Na massage is effective to overcome feeding difficulty in infants in RW 02 Wonokromo District Surabaya. The conclusions of this study is the more routine Tui Na massage is done, the easier way to overcome feeding difficulty. It is expected that the infant’s mother are capable and routine to apply this massage
TINGKAT PENGETAHUAN KADER TENTANG PROGRAM JAMPERSAL PASCA SOSIALISASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEPUTIH KELURAHAN KEPUTIH SURABAYA Btari Himmatus Shofi; Annif Munjidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.195 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v8i1.216

Abstract

JAMPERSAL is a government program which is to decrease maternal death and fetal death. Based on first data from the result survey in 5 health volunteer of public hospital at the district Keputih public hospital about JAMPERSAL’s knowledge on May 2013 , there was 3 health volunteer who didn’t know about JAMPERSAL program. This research is to know the knowledge level of health volunteer about JAMPERSAL after getting a socialization. This research take place at the district of public hospital of Keputih Surabaya. The research design is using descriptif. The population is every health volunteer of public hospital who joined the socialization of JAMPERSAL at the district Keputih public hospital in 2013 are 20 people. This research are taken by using total sampling with one variable is knowledge level. The research data is primary data taken from quesioner which is fill by the repondent.The data will be processed with editing, scoring, coding, tabulating. Then the data will be analized in descriptif, after that it reserved in frequency distribution table and crossed. Then the next step is to explain the result in naratif. The result of this research is from 20 respondent, most of them ( 60% ) have an enough knowledge, (40%) less knowledge The conclusion of this research is almost health volunteer who had joined JAMPESAL socialization have an enough knowledge. A public health should be resosialization about JAMPERSAL program for health volunteer by using case study and leaflet
PENGARUH PIJAT TUI NA TERHADAP STATUS PERTUMBUHAN PADA BALITA DENGAN STATUS KMS T: PENGARUH PIJAT TUI NA TERHADAP STATUS PERTUMBUHAN PADA BALITA DENGAN STATUS KMS T annif munjidah munjidah; fritria dwi anggraini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.485 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v12i1.631

Abstract

Satu dari tiga balita mengalami gangguan pertumbuhan (bayi pendek untuk rata-rata usianya / stunted) dan hampir seperlima jumlah balita mengalami mengalami berat badan kurang di bawah standar rata-rata (underweight). (UNICEF, 2011). Penyebab masalah gizi di perkotaan umumnya di sebabkan oleh gangguan penyerapan makanan. Hal ini bisa diatasi dengan pijat Tui Na. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat tui na terhadap status pertumbuhan pada balita dengan status KMS T di Kelurahan Wonokromo Surabaya Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain after and before with control design. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita dengan status KMS T. Sampel diambil dengan simple random sampling, didapatkan besar sampel 26 orang. Waktu penelitian pada februari-Juli 2018. Pijat Tui Na diterapkan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP). Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data secara langsung yang dianalisis dengan menggunakan uji paired t-test dan independent t test. Uji analisis pengaruh before – after pijat tui na menggunakan uji paired t-test didapatkan nilai P = 0,019 < α = 0,05 Sedangkan pada kelompok kontrol dan perlakuan menggunakan uji independent t-test dan didapatkan hasil nilai P = 0,065 > α = 0,05. Ada pengaruh pijat tui na terhadap status pertumbuhan pada balita dengan status KMS T. Berdasarkan hal tersebut bidan diharapkan dapat menerapkan pijat Tui Na sebagai salah satu upaya dalam mengatasi status pertumbuhan pada balita dengan status KMS T.
Pemberdayaan Ibu Dalam Mengenal Kesulitan Makan Pada Anak Di Masa Pandemi (Identifikasi Penyebab Dan Solusi) Melalui Media Digital Annif Munjidah; Elly Dwi Masita; Bambang Edi Suwito; Hinda Novianti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i1.187

Abstract

Praktik pemberian makan yang salah pada anak sering menjadi penyebab terjadinya picky eater pada anak, praktik pemberian makan pada anak harus diketahui oleh ibu, tidak hanya pada ibu yang baru memiliki anak namun juga pada ibu multipara. Respon makan anak menepis, melepeh, muntah atau memuntahkan, lama mengunyah, dan mengemut makanan, merupakan persoalan yang sering kita jumpai. Ibu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pemberian makan pada anak sangatlah penting, namun karena masa pandemi ini kegiatan penyuluhan secara langsung tidak dapat dilakukan sehingga diperlukan media digital berupa e-konseling. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan kader posyandu dan ibu balita dalam mengenal kesulitan makan anak dan menentukan solusinya. Metode pengabdian ini dilakukan melalui aplikasi digital e-konseling. Pada bulan Maret – Juli 2021 di Kelurahan Wonokromo. Sasaran pengabdian masyarakat yaitu seluruh kader posyandu dan ibu balita. Analisa data menggunakan Analisa deskriptif. Hasil pengabdian masyarakat, sasaran menyambut media aplikasi digital e-konseling ini dengan baik, sasaran dapat mengakses dengan mudah tanpa kendala dan ada peningkatan pengetahuan kader dan ibu balita terkait permasalahan pemberian makan pada anak. Ibu balita dan kader dapat memiliki keterampilan dalam mengakses media edukasi digital pada masa pandemic covid 19. Sehingga Kesehatan anak tetap menjadi prioritas dengan tetap menerapkan upaya pencegahan penyebaran covid 19 dengan penerapan 6M
Hubungan Tempramen Dasar Dan Pendidikan Orang Tua Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Prasekolah Annif Munjidah; Siti Nurjanah; Hajjriah Putri Sulistyana
JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMU- ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 6 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v6i1.55

Abstract

Banyak orang tua yang kurang memperdulikan pentingnya pembentukan karakter anak. Kadang-kadang mereka membiarkan anak-anak melakukan kesalahan tanpa mengatakan bahwa mereka telah melakukan hal yang salah. Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama atas semua pendidikan, baik di rumah maupun di sekolah. Pendidikan karakter harus dimulai dari pendidik itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tempramen dan pendidikan pada pembentukan karakter anak di TK Melati Teluk Aru Surabaya. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross section. Sampel sebanyak 31 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan pengukuran dilakukan dengan angket. Kemudian data dianalisis melalui Uji Korelasi Orang dengan signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 31 responden terdapat 11 responden mengalami kecemasan tempramen. Hasil uji statistik korelasi person diperoleh ? = 0,022. Ada 14 responden yang berpendidikan menengah. Hasil uji statistik korelasi person ? = 0,023. Hal ini menunjukkan bahwa <? maka H0 ditolak. Artinya ada hubungan antara pendidikan dan tempramen dengan pembentukan karakter anak di TK Melati Teluk Aru Surabaya. Temperamen yang baik dan pendidikan tinggi orang tua akan membentuk karakter anak yang baik pula. Oleh karena itu, orang tua harus membentuk karakter anak sejak dini dan sebaik mungkin agar ketika dewasa nanti anak akan memiliki karakter yang baik. Dari penelitian ini petugas kesehatan juga dapat memberikan penyuluhan kepada para orang tua khususnya para ibu dan ayah mengenai pembentukan karakter anak sejak dini
Optimalisasi Pemberian MPASI Dengan Menu Olahan Ibu Berbasis Buku KIA 2020 Annif Munjidah; Nanik Handayani; Nailul Huda; Firdaus Firdaus
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 4 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i4.273

Abstract

Masalah gizi pada bayi dan anak disebabkan oleh pemberian ASI dan MP-ASI yag tidak tepat (segi  kuantitas dan kualitas). Jika anak usia 6-24 bulan tidak memperoleh cukup gizi dari MP-ASI, maka akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan kurang gizi. Keadaan ini memerlukan penanganan tidak hanya dengan penyediaan pangan, tetapi dengan pendekatan yang lebih komunikatif sesuai dengan tingkat pendidikan dan kemampuan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan ibu balita dalam memberikan MPASI dengan menu olahan ibu berbasiskan buku KIA 2020. Pada bulan Maret – Juli 2022 di Kelurahan Wonokromo Surabaya dan di RW II Kelurahan Siwalankerto Surabaya. Sasaran pengabdian masyarakat yaitu seluruh ibu baduta (bayi bawah dua tahun) dan ibu balita (bawah lima tahun). Analisa data menggunakan Analisa deskriptif. Hasil pengabdian masyarakat, ada peningkatan pengetahuan ibu balita terkait pemberian MPASI.
THE EFFECT OF BRAIN GYM TOWARDS CHANGES OF STRESS LEVELS IN GRADE VI CHILDREN DURING DISTANCE LEARNING Nunik Purwanti; Annif Munjidah; Nur Masruroh; Hinda Novianti; Ardianti Fauziah Rochmah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v11i3.1212

Abstract

In an academic environment, stress is something that often occurs by students, both consciously and unconsciously. Especially when there is a covid-19 pandemic where academic activities apply distance learning. Stress can occur due to the large workload, parental demands and lack of peer interaction. The purpose: To analyze the effect of brain exercise on changes in stress levels in children during distance learning at SD Darul Ulum Bungurasih. Method: Using a pre-experimental design with One Group Pre-test and Post-test, the population was 83 children with a sample size of 69 children from 28 grade V and 41 grade VI children. The sampling technique used random sampling (probability sampling) and group sampling (cluster sampling). The independent variable is brain exercise and the dependent variable is the change in stress levels in children during distance learning at SD Darul Ulum Bungurasih. The kueisoner used is PSS-10. Data analysis using Wilcoxon test. The results of data analysis obtained by the Wilcoxon test were p = 0.000 <0.05, meaning that there was an effect of brain exercise on changes in stress levels in children during distance learning at SD Darul Ulum Bungurasih. The conclusion of this study is that brain exercise is good for reducing stress levels in children and can be applied in school regularly and correctly. Keywords: Children, stress levels, brain gym