Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EDUKASI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA BAGI SISWA SMAN 4 KONAWE SELATAN Wa Ode Sitti Zubaydah; Nur Illiyyin Akib; Hasnawati Hasnawati; Lade Aburifal Basri; Amina Amina; Ana Aprilia Azzahrah; Annisa Rizki; Annisa Purnama Sari; Andini Risky Khaerunnisa Silondae; Andi Rafita Ayu Risky Utami; Suci Wahyuni
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2260

Abstract

Drug abuse involving Narcotics, Psychotropics, and Other Addictive Substances (NAPZA) poses a serious threat to the physical and mental health as well as the future of young generations. Adolescents, as a vulnerable group, require systematic and sustainable educational interventions to enhance their knowledge and awareness of the risks and consequences of drug abuse. This community service activity aimed to improve students’ understanding of the types, risk factors, and impacts of NAPZA abuse through participatory health education. The implementation method consisted of preparation, inter-institutional collaboration, human resource readiness, and educational activities including pretest, material delivery through lectures and discussions, brief consultations, and posttest evaluation. The activity involved 35 students of SMAN 4 Konawe Selatan and was conducted by students of the Pharmacist Professional Education Program, Universitas Halu Oleo, in collaboration with the South Konawe District Health Office. The evaluation results demonstrated a significant improvement in students’ knowledge levels, with the proportion of students in the good knowledge category increasing from 42.86% before the intervention to 71.43% after the intervention, while the poor knowledge category decreased to 8.57%. These findings indicate that health education on NAPZA is effective in enhancing students’ knowledge and awareness of the dangers of drug abuse. This program is expected to serve as a sustainable collaboration model between educational institutions and health authorities in promoting preventive efforts against drug abuse among adolescents.
EDUKASI TUBERKULOSIS BERBASIS KOMUNITAS UNTUK PENGUATAN PEMAHAMAN DETEKSI DINI, PENCEGAHAN, DAN KEPATUHAN PENGOBATAN DI KELURAHAN ABELI Suryani Suryani; Adryan Fristiohady; Nuralifah Nuralifah; Wa Ode Sitti Zubaydah; Arfan Arfan; Sitti Raodah Nurul Jannah
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 8 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i8.2952

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan keterlibatan masyarakat dalam mendukung deteksi dini, pencegahan penularan, dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai TBC, khususnya terkait gejala, cara penularan, upaya pencegahan, terapi pencegahan, dan kepatuhan pengobatan. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan berupa pemaparan materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Perubahan pemahaman peserta dievaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan masing-masing 54 respons. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan respons afirmatif pada pengenalan batuk ≥2 minggu sebagai gejala TBC dari 66,7% menjadi 94,4%, pemahaman mengenai kontak serumah atau kontak erat sebagai sasaran pemeriksaan atau terapi pencegahan dari 77,8% menjadi 98,1%, penularan melalui udara dari 79,6% menjadi 96,3%, serta pemahaman mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis dari 79,6% menjadi 96,3%. Pemahaman mengenai kepatuhan minum obat dan konsekuensi penghentian pengobatan juga tetap tinggi setelah edukasi, masing-masing mencapai 96,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat dapat memperkuat pemahaman mengenai aspek penting pencegahan dan penanganan TBC, terutama pengenalan gejala dini, pencegahan penularan, terapi pencegahan, dan kepatuhan terhadap pengobatan.
Co-Authors ,, Suryani Amalia Nur Lathifah Amilia Primawanty Amina Amina Ana Aprilia Azzahrah Andi Rafita Ayu Risky Utami Andini Risky Khaerunnisa Silondae Andryani Ningsih Anisa Fauzia Asri Annisa Purnama Sari Annisa Rizki Anwar, Irvan Arfan Arfan Asniar Pascayantri Aspadiah, Vica Astrid Indahlifiany Astrid Indalifiani Astrid Indalifiany Devi Hidayati Dhealfa Azzahra Dian Munasari Elvira Riskiyani Kasim Enjelin Nur Fathika Sjahrul Fadhliyah Malik Fatimardiyach Rahmi Fery Indradewi Armadany Fristiohady, Adryan H Halik Halik Halik Halimahtussaddiyah R Hasnawati Hasnawati Ines Septiani Kasmawati, Henny Lade Aburifal Basri Molifa Dalis Muhamad Ali Yusran Djaari Muhammad Farid Hamuni Muhammad Handoyo Sahumena Muhammad Handoyo Sahumena Nita Trinovitasari Nur Illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur Janna Kurniawati Nuralifah Nuralifah Nurramadhani A. Sida Nurull Hikmah Parawansah Parawansah R Ramlah RAHMAT MULIADI, RAHMAT Ratih Dewi Puspitasari Refky Caesar Karangan Restu Nur Hasanah Rifa'atul Mahmudah Rifa'atul Mahmudah Rifa'atul Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Rina Andriani Rina Andriani Ruslin Ruslin Ruslin Sabarudin Sabarudin Sahidin Sahidin Selvi Selvi Septi Fandinata, Selly Sitti Raodah Nurul Jannah Sitti Raodah Nurul Jannah Sitti Raodah Nurul Jannah Suci Wahyuni Sunandar Ihsan Talitha Nayla Shabira Rivai Theyuci Marchelda Tian Amalia Halik Tsaqila Aulia Sukma Wa Ode Fauzia Ahmah Wahyuni Wahyuni Wanda Januarty Saputri Waode Shima Indisia Wianda Puspo Negoro Yamin Yamin Yamin