Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Tingkat Performa Fisik Atlet Bulutangkis Usia Remaja PB. SAM Mobil Kabupaten Sumenep Ainur Rasyid; Muhammad Kharis Fajar; Abdul Azis; Andi Fepriyanto; Dian Helaprahara
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 3 No. 3 (2022): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v3i3.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat performa fisik pemain bulu tangkis remaja di klub PB. Sam Mobil, Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet putra berusia 15-17 tahun, dengan jumlah atlet putra sebanyak 7 orang. Kesimpulan hasil penelitian: (1) Lompat tegak tingkatan kurang sekali dengan rata-rata sebesar 48,89 cm. Persentase kriteria yaitu: 42,86% tingkatan kurang, dan 57,14% tingkatan kurang sekali. (2) Kekuatan otot perut tingkatan sedang dengan rata-rata kemampuan sit-up sebesar 21,86 kali/30detik. Persentase kriteria yaitu: 40% tingkatan baik, 57,14% tingkatan sedang, dan 42,86% tingkatan kurang. (3) Kekuatan otot lengan tingkatan kurang dengan rata-rata kemampuan push-up sebesar 23,86 kali/menit. Persentase kriteria yaitu: 57,14% tingkatan kurang, dan 42,86% tingkatan kurang sekali. (4) Kecepatan lari tingkatan kurang dengan rata-rata 5,01 detik. Persentase kriteria yaitu: 71,43% tingkatan kurang, dan 28,57% tingkatan kurang sekali. (5) Kelincahan tingkatan baik sekali dengan rata-rata waktu 11,88 detik. Persentase kriteria yaitu: 71,43% tingkatan baik sekali, dan 28,57% tingkatan baik. (6) Daya tahan tingkatan sedang dengan rata-rata kapasitas aerobik (VO2Max) 38,2 ml/kg/mnt. Persentase kriteria yaitu: 57,14% tingkatan sedang, 14,29% tingkatan kurang, dan 28,57% tingkatan kurang sekali. (7) Kelentukan tingkatan kurang sekali dengan rata-rata 15,99 cm. Persentase kriteria 100% atau seluruh atlet tingkatan kurang sekali. (8) Koordinasi mata tangan tingkatan baik dengan rata-rata waktu penelusuran 1,44 detik. Persentase kriteria yaitu: 14,29% tingkatan baik sekali, dan 85,71% tingkatan baik.
Pelatihan Penyusunan Program Latihan Fisik untuk Meningkatkan Kompetensi Pelatih Cabang Olahraga di Kabupaten Probolinggo Fajar, Muhammad Kharis; Sidiq, Rizky Muhammad; Widhohardhono, Rachman; Rusdiawan, Afif; Wijono, Wijono; Kusuma, Dony Ardy; Ashadi, Kunjung; Purnomo, Mochamad; Subagio, Irmantara; Irmawati, Farizha
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.911 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1276

Abstract

Kegiatan pelatihan penyusunan program latihan fisik cabang olahraga bagi pelatih di Kabupaten Probolinggo ini bertujuan untuk membekali para pelatih cabang olahraga di Kabupaten Probolinggo dalam menyusun program latihan fisik untuk persiapan dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (PORPROV) tahun 2023. Metode pelaksanaan berupa pelatihan secara luring dengan tahapan persiapan dan survey lokasi pelatihan, koordinasi dengan Koni Kabupaten Probolinggo, penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan finalisasi dan koordinasi penyelenggaraan program, penyiapan dan penyediaan sarana dan prasarana dalam kegiatan pelatihan, pelaksaanaan kegiatan selama 2 hari dan rencana tindak lanjut. hasil evaluasi melalui kuesioner kepuasan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan didapatkan hasil bahwa dari nilai maksimal 5, secara materi mendapatkan nilai 3,41, narasumber 4,03 dan fasilitas yang diberikan mendapat nilai 3,02. Output yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah kemampuan pelatih dalam menyusun program latihan fisik dalam menyiapkan atletnya khususnya untuk Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur 2023.
Kepuasan Pelayanan Pendidikan: Studi pada Program Studi Terapan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Surabaya Fajar, Muhammad Kharis; Ashadi, Kunjung; Sidik, Rizky Muhammad; Rusdiawan, Afif; Rasyid, Muhammad Labib Siena Ar
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 8 No 3 (2023): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v8i3.3416

Abstract

University, which is the only vocational education program in sports in Indonesia. This study used quantitative survey research with 47 undergraduate students of Applied Sports Coaching at Surabaya State University as research subjects. The instrument used uses the SERVQUAL method, which consists of five dimensions, reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible, with 22 questions. The research questionnaire is given online when students make a study plan. The results showed that the Customer Satisfaction Index (CSI) value was 66.58%. The dimensions of responsibility and credibility are the best compared to the other dimensions. The conclusion is that overall the level of satisfaction with educational services felt by students at the Bachelor of Applied Sports Coaching at Surabaya State University is in the satisfied category. However, some dimensions need to be improved, namely, transparency and fairness.
Pendampingan aktivitas fisik sebagai upaya peningkatan kesehatan dan kebugaran jasmani siswa SMAN di Kabupaten Sidoarjo Arifah Kaharina; Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Muhammad Kharis Fajar
PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): PROMOTIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um075v3i22023p86-94

Abstract

Pola hidup sedenter pada remaja usia sekolah dalam jangka panjang akan berakibat pada penurunan tingkat kebugaran jasmani dan akan mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan dan kebugaran jasmani siswa SMAN di Kabupaten Sidoarjo. Mitra kegiatan PKM adalah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Wonoayu dan SMAN 1 Krembung dengan jumlah seluruh peserta sebanyak 97 siswa laki-laki dan perempuan. Metode pelaksanaan program dengan kombinasi metode pendidikan kesehatan dan pendampingan serta pelatihan aktivitas fisik. Program dilaksanakan selama 4 minggu. Hasil tes kebugaran jasmani menunjukkan peningkatan yang signifikan pada nilai tes awal dan tes akhir (p=0,000). Hal ini menunjukkan bahwa tujuan kegiatan dapat tercapai dengan baik yaitu meningkatkan kebugaran jasmani dan motivasi untuk melakukan kegiatan jasmani secara teratur dan terukur. Kegiatan serupa perlu dilakukan pada mitra yang lebih luas dan tingkat pendidikan yang berbeda.
Perceptions Of Coaches And Athletes In Using Android-Based Match Statistics Applications At National Potential Young Athlete Training Centers (SLOMPN) Muchamad Arif Al Ardha; Kolektus Oky Ristanto; Rizky Muhammad Sidik; Muhammad Kharis Fajar
International Journal of Educational Development Vol. 1 No. 1 (2024): January : International Journal of Educational Development
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijed.v1i1.36

Abstract

The study conducted at the National Potential Young Athletes Training Center (SLOMPN) of Unesa provides a crucial perspective on the use of an Android-based match statistics application. The research aims to optimize athletes' potential through the Long Term Athlete Development (LTAD) approach, integrating knowledge of athlete development with the application of technology in training. The survey results from 5 coaches indicate that the application aids in planning training, understanding application features, and assessing athlete development with positively skewed average scores. However, there is room for improvement, especially in terms of comfort during matches and communication with athletes. Meanwhile, 18 athletes showed positive acceptance of the application by rating its ease of use and impact on performance enhancement highly. Nevertheless, there is a need for improvement in injury recovery features and data security. This study underscores the importance of continuous collaboration between application developers and users to enhance the effectiveness of technology in sports training.
Inovasi Snack Bar Sirih Cina (Peperomia Pellucida) Sebagai Alternatif Pemenuhan Nutrisi Atlit Renang Ita Fatkhur Romadhoni; Muhammad Kharis Fajar; Satwika Arya Pratama
Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hardik.v2i1.912

Abstract

The main objective of the research was to produce a snack bar that is not only delicious but also rich in nutrients, especially those obtained from Chinese betel leaves. The research process involved formulation, sensory testing, and nutritional analysis to ensure that this product meets the nutritional standards required by swimming athletes. The results showed that the Chinese betel leaf-based snack bar innovation was able to improve the nutritional adequacy of swimming athletes 40% better than consuming energy supplements with increased swimming duration in the range of 15 minutes / training session. These findings have implications for improving athletes' nutritional intake, supporting optimal recovery, and ultimately, improving their performance in training and competition.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC TERHADAP KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI 2017/2018 Fajar, Muhammad Kharis; Iswahyudi, Nanda
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab utama penurunan kebugaran jasmani siswa sekarang ini adalah karena mereka kurang aktif dalam bergerak.Hampir semua peralatan yang diperlukan manusia saat ini dirancang otomatis.Sehingga banyak pekerjaan dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan tenaga yang besar.Bila ingin menuju ke suatu tempat, orang hanya perlu mengendarai mobil, sepeda motor, maupun alat transportasi lainya. Siswa juga cenderung lebih banyak menonton televisi, bermain game online yang telah banyak menyita waktu seharian duduk di depan komputer kegiatan tersebut telah banyak memanjakan siswa, sehingga menyebabkan kurangnya aktivitas gerak, terlebih kepada anak dan remaja yang sedang dalam pertumbuhan. Jika keadaan ini berlangsung lama maka bisa memungkinkan terjadinya obesitas ataupun penyakit akibat kurangnya aktivitas gerak. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain kelompok tunggal dengan Pretest Postest One Group. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Penjaskesrek Umur 16-19 Tahun tahun 2017/2018 Universitas Kahuripan Kediri sampel berjumlah 20 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah latiahan plyometric, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Kebugaran Mahasiswa Universitas Kahuripan Kediri depan dari pretest dan posttest. Teknik pengambilan data menggunakan metode tes TKJI. Hasil Ini terbukti dari rata-rata hasil Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) pretest sebesar 16.6000 sedangkan posttest 18.2000. Selanjutnya analisis statistik Uji T juga didapatkan Nilai hitung sebesar 5.812 lebih besar dari T tabel = 3.579, Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terhadap kebugaran Penjaskesrek jasmani Universitas Kahuripan Kediri tahun 2017/2018 Kunci : Plyometric, Kebugaran Jasmani,
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH SE KECAMATAN REJOTANGAN Iswahyudi, Nanda; Fajar, Muhammad Kharis
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Status gizi dan keterampilan motorik siswa perlu dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang baik agar dapat mendukung keterampilan motorik siswa yang akan memengaruhi kehidupan masa depan mereka..Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas 7 di MTS Se Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung sejumlah 100 anak. Untuk variabel status gizi, pengukuran menggunakan uji berat / tinggi badan (BB / TB), dan untuk keterampilan motorik variabel dengan instrumen berikut: Standing Broad Jump, Wall pass, Teknik analisis data menggunakan uji t. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi terhadap motorik siswa MTS se Kecamatan Rejotangan. Hasil perhitungan diperoleh hubungan antara status gizi dengan kemampuan motorik sebasar 0,557. hasil pengujian hipotesis hubungan tersebut dinyatakan positif dan signifikan karena nilai t hitung lebih besar dari t hitung sebesar 21,232 lebih besar dari t tabel sebesar 1,553 hasil korelasi antara status gizi dengan kemapuan motorik bernilai positif artinya status gizi dengan kemampuan motorik bernilai positif artinya status gizi memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan gerak motorik, dengan adanya pernyataan tersebut rata rata status gizi pada MTS se kecamatan Rejotangan dapat diterima. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan status gizi dengan mototrik siswa terdapat hubungan yang signifikan dimana dapat dilihat dari hasil uji korelasi antara status gizi dengan motorik siswa Kata Kunci: Status Gizi, Motorik ABTRACT The nutritional status and motor skills of students need to be considered. Meeting the needs of good nutrition can support students' motor skills that will affect their future lives. This research is a correlational study using survey methods and data collection techniques using tests and measurements. The subjects in this study were all 7th grade students in MTS in Rejotangan District Tulungagung Regency with 100 students. For nutritional status variables measurements using weight / height (BB / TB) test, and for variable motor skills are used the following instruments: Standing Broad Jump, Wall Pass, data analysis techniques using t test. This study aims to determine the relationship between nutritional status and motor skills of MTS students in Rejotangan Subdistrict. This research type is a correlation study to determine the relationship between nutritional status and motor ability, the calculation results obtained by the relationship between nutritional status and 0.557 motor skills. the results of testing the hypothesis of the relationship are stated positive and significant because the value of t arithmetic greater than t arithmetic of 21.232 is greater than t table of 1.553 the results of the correlation between nutritional status with motoric positive value means that nutritional status with positive motor ability means that nutritional status influences positive for motor ability, with the statement the average nutritional status in MTS in Rejotangan sub-district is acceptable. Based on the above data it can be concluded that the nutritional status mountains with the student's mototrics have a significant relationship which can be seen from the results of the correlation test between the nutritional status and students' motor skills. Keywords: Nutritional Status, Motoric status
Digital Innovations in Petanque Sport: A Study on the Perceived Benefits and Barriers of Using an Android-Based Application Muchamad Arif Al Ardha; Kolektus Oky Ristanto; Rizky Muhammad Sidik; Muhammad Kharis Fajar; Advendi Kristiyandaru; Sauqi Sawa Bikalawan; Oce Wiriawan; Kukuh Pambuka Putra
International Journal of Computer Technology and Science Vol. 2 No. 2 (2025): International Journal of Computer Technology and Science
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Infomatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijcts.v2i2.231

Abstract

The rapid evolution of digital technology has significantly impacted various sports, including niche ones like petanque. This study explores the perceived benefits and barriers of using an Android-based application for scoring and statistics management in petanque, a sport gaining popularity in Indonesia. Traditionally, performance assessment in petanque relied on manual, paper-based methods, prone to inaccuracies and inefficiencies. An Android app, Petanque Match Statistics, was developed to address these challenges, offering real-time data accuracy, improved workflow, and enhanced performance analysis. This study employed a quantitative approach, surveying 50 participants (35 players and 15 coaches) in Surabaya, Indonesia, to assess their impressions of the app's usability, accuracy, efficiency, and overall satisfaction. Results indicated high ratings across all parameters, with no significant differences between players and coaches. The app was commended for its intuitive design, reliability, and time-saving efficiency. Findings highlight the potential of digital solutions to modernise petanque match administration, enhance strategic decision-making, and improve the user experience. The study underscores the importance of user-centred design in facilitating the adoption of digital advancements in sports, offering valuable insights for future developments in petanque and other emerging sports.
TINGKAT KECEMASAN ATLET PEMULA RUGBY 7S DALAM MENGAHADAPI PERTANDINGAN Fajar, Muhammad Kharis; Utomo, Rizki Satrio
Journal of Sport and Exercise Science Vol. 4 No. 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v4n1.p33-39

Abstract

Rugby 7 is a sport with high intensity and strong physical and mental needs to compete. Mental is an aspect that needs to be considered because it affects 50% of the results of the match. Factor is one of the things that affect the mental. This study aims to determine how much anxiety athletes face in the competition. This research uses a quantitative approach with a survey method, and uses a questionnaire as a research instrument. The research subjects in this study were rugby 7s beginner athletes from East Java with a sample of 88 athletes. The results of this study were 6.8% athletes with "Very High" anxiety levels, 20.5% athletes with "High" anxiety levels, 40.9% athletes with "Medium" anxiety levels, 25% athletes with "Low" anxiety levels. , and 6.8 athletes with "Very Low" anxiety levels. From the research data above, it can be said that most of the East Java 7s rugby athletes have a moderate level of 40.9% (36 athletes). From this research data, coaches can plan methods to overcome anxiety so that athletes perform more optimally in matches.