Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Application of Appropriate Technology in Processing Coconut Coir Waste into Cocopeat to Increase the Value Added of Coconut Waste in Rejosari Village Wiraguna, Rayie Tariaranie; Ihwanudin, M.; Anugrahani, Inanda Shinta; Azizah, Safira Rusyda; Putri, Helen Atris Romadhona Kuswandi; Cahyaningrum, Maurelin Azizah; Ulfa, Safinah Mufidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i1.2308

Abstract

Purpose: Increase the added value of coconut fiber waste in Rejosari village by processing waste using appropriate technology into cocopeat products. Method: This service activity uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) Model method, Participatory Technology Development Model, Community Development Model and Education in the implementation of its activities. Practical Application: The use of appropriate technology is expected to facilitate the processing of coconut coir waste into cocopeat. This technology can help process coconut fiber into fine granules in a short time. Conclusion: The application of appropriate technology in processing coconut coir waste into cocopeat can increase the value of the waste which was initially less than optimal. The processing of coconut fiber waste into cocopeat is expected to increase the income of the Rejosari Village community.
Implementasi Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Pemeliharaan Kelistrikan Siswa SMK Susilo, Ardhin; Ihwanudin, M; Rudiyanto, Eddy; Suhartadi, Syarif
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 2 (2024): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i2.72515

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi jembatan untuk menciptakan lulusan yang memiliki keahlian bidang tertentu yang sesuai dengan dunia usaha dan industri (DU/DI). Dalam hal ini, SMK harus mempersiapkan pembelajaran yang efektif dalam semua mata pelajaran Teknik Kendaraan Ringan (TKR) termasuk pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan yang menjadi inti dari pelajaran di Jurusan Teknik Kendaraan ringan. Namun demikian, pendekatan pembelajaran yang dipakai masih konvensional sehingga nilai siswa perlu ditingkatkan dan motivasi siswa juga perlu ditingkatkan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa menggunakan Contextual Teaching and Learning (CTL) di SMK Kediri dalam mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan. Pada penelitian ini menerapakan metode Penelitian Tidakan Kelas (PTK) menggunakan instrument pre-tes, post-tes, catatan lapang, dan pedoman wawancara. Setelah empat pertemuan pertemuan dalam dua siklus. Hasil dalam penilitian dikatakan meningkat karena pada sisklus satu ketuntasan 75% untuk pengetahuan dan 56% untuk keterampilan menjadi naik 100%. Meningkatnya presentase dari setiap siklus dilihat dari dari rata rata siklus satu 73 untuk pengetahuan dan 73 untuk keterampilan untuk siklus dua rata rata pengetahuan dan keterampilan mendapatkan 83 sehingga melebihi batas minimal kriteria 75. Motivasi siswa juga meningkat dan persepsi siswa juga positif terhadap penerapan CTL. Hal ini dapat dipahami bahwa CTL mampu meningkatkan nilai pengetahuan, keterampilan, dan motivasis siswa dalam belajar mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan.
Implementasi Teknologi Tepat Guna Flash Curing Gas Autoslide sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM Sablon Irdianto, Windra; Ihwanudin, M.; Darmawan, Vertic Eridani Budi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8637

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun pelaku usaha sablon masih menghadapi kendala efisiensi produksi, kualitas hasil, serta tingginya biaya operasional akibat penggunaan alat pengering listrik konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi melalui penerapan teknologi tepat guna berupa Flash Curing Gas Autoslide pada UMKM SIMPLE Sablon di Kota Blitar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan perakitan alat, uji coba, pelatihan operasional, pendampingan pemasaran digital, serta evaluasi sebelum dan sesudah penerapan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan kinerja, antara lain percepatan waktu pengeringan dari ±20 detik menjadi 3–4 detik, peningkatan kapasitas produksi dari 50 menjadi 200 kaos per hari, pengurangan biaya energi hingga 30%, serta kualitas sablon yang lebih merata dan tahan lama. Dukungan pemasaran digital juga meningkatkan omzet 40–60%. Temuan ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan daya saing UMKM.