Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERBEDAAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATERI SISTEM AC MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING PADA PROGAM KEAHLIAN TKRO DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KOTA MALANG Sumarli, Sumarli; Ihwanudin, M.; Fiani, Arya Susman
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v7i22023p115-124

Abstract

Penelitian ini memiliki beberapa tujuan yaitu mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Sistem AC Mobil di SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang, dan mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran AC Mobil di SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kuasi-eksperimental kelompok kontrol pre-test-post-test. Kelas XI TKRO 1 sebagai kelas eksperimen untuk penelitian ini, dan kelas XI TKRO 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, sedangkan kelas eksperimen mendapatkan perlakuan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Tes dan catatan pengamatan digunakan sebagai alat pengumpulan data utama penelitian. menggunakan analisis independent sample t-test dan analisis deskriptif untuk mengkarakterisasi keaktifan dan hasil belajar siswa, untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran yang diterapkan terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan pada mata pelajaran Sistem AC kelas XI Jurusan TKRO SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang terdapat perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa yang cukup mencolok antara penggunaan model pembelajaran Project Based Learning dan Discovery Learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR ANALISIS SISTEM STARTER PESERTA DIDIK KELAS X TBSM DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KOTA MALANG Khaharsyah, Alfat; Muhammad, Gilang; Irawan, Dani; Ihwanudin, M.
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v8i12024p39-46

Abstract

Riset berikut memiliki tujuan yaitu antara lain: (1) menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan lebih memahami model belajar tersebut untuk meningkatkan hasil belajar analisis sistem starter peserta didik kelas X TBSM di SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang; (2) untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning dengan Problem Based Learning terhadap hasil belajar analisis sistem starter peserta didik kelas X TBSM di SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang. Metodologi riset berikut adala eksperimental dengan desain riset post-test only control group design. Kelas X TBSM 1 merupakan kelas kontrol yang menjadi kelas pembanding dengan kelas X TBSM 3 yang dijadikan kelas ekperimen dalam melakukan penelitian ini. Model pembelejaran Problem Based Learning (PBL) digunakan di kelas X TBSM 3 sebagai kelas eksperimen dan untuk kelas pembanding yakni X TBSM 1 digunakan model pembelajaran Discovery Learning (DL). Instrumen yang digunakan dalam melaksanakan penelitian ini untuk mendapatkan data adalah dari tes multiple choice dan lembar kertas observasi penerapan model pembelajaran. Menggunakan analisis uji-t independen dan analisis deskriptif untuk mengkarakterisasi hasil belajar dan penerapan model pembelajaran, untuk mengertahui pengaruh model pembelajaran yang diterapkan terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model belajar Problem Based Learning telah terlaksana dengan baik sesuai dengan sintaks tiap model pembelajaran (2) terdapat perbedaa hasil belajar antara pengunaan model pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning.
PENGARUH PENAMBAHAN BIO ADITIF MINYAK KAYU MANIS PADA BAHAN BAKAR OKTAN 90 DAN 92 TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG KENDARAAN SEPEDA MOTOR Al’ Ayyubi, Sandi Rizapratama; Sumarli, Sumarli; Ihwanudin, M.
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v7i22023p89-100

Abstract

Bio aditif  merupakan bahan bakar yang berasal dari tumbuhan yang dicampurkan pada bbm yang tujuannya untuk meningkatkan kinerja pembakaran di ruang bakar mesin. Minyak kayu manis memiliki kandungan senyawa eugenol yang berperan memperkaya kandungan oksigen dalam bahan bakar. Adapun permasalahan yang diamati dalam penelitian ini adalah mengenai penambahan minyak kayu manis pada bbm oktan 90 dan 92 terhadap pemakaian bbm dan emisi kendaraan dimana emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor mengandung zat berbahaya dan kendaraan bermotor merupakan penyebab utama pencemaran udara. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bio-aditif minyak kayu manis pada bahan bakar oktan 90 dan 92 terhadap pemakaian bbm dan emisi kendaraan bermotor, dengan pencampuran bio-aditif minyak kayu manis sebesar 6 persen. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian , ada pengaruh yang siginifikan pada pencampuran bio-aditif minyak kayu manis pada bbm oktan 90 dan 92 terhadap pemakaian bbm dan ada pengaruh yang signifikan pada penambahan bio-aditif minyak kayu manis pada bbm oktan 90 dan 92 terhadap emis kendaraan bermotor.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARN DISCOVERY LEARNING GUNA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN MINAT BACA PESERTA DIDIK KELAS X TEKNIK OTOMOTIF SMK MUHAMMADIYAH 3 SINGOSARI Dani, Syahwan; Suhartadi, Syarif; Ihwanudin, M.
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v8i12024p12-18

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bahwa model pembelajaran Discovery Learning mampu meningkatkan keaktifan belajar dan minat baca. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X TO SMK Muhammadiyah 3 Singosari berjumlah 22 siswa. Data penelitian berdasarkan lembar observasi pelaksanaan model pembelajaran discovery learning dan keaktifan belajar peserta didik, serta lembar angket minat baca. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis data kuantitatif keaktifan belajar dan minat baca peserta didik. Kriteria keberhasilan keaktifan belajar, aktivitas positif minimal 75% dan aktivitas negatif maksimal 15% serta minat baca minimal 75%.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TKRO 1 PADA MATA PELAJARAN PKKR Mahendra, Erlangga Rachma; Suhartadi, Syarif; Ihwanudin, M.
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v7i22023p101-108

Abstract

Pendidikan merupakan seusatu hal yang krusial bagi tiap bangsa. Kemajuan dan keberlangsungan hidup pada sebuah bangsa dapat dilihat dari maju atau tidaknya Pendidikan dalam bangsa itu. Saat ini pendidikan di Indonesia dalam kondisi berkembang. Perkembangan ini terlihat dari perubahan kurikulum dari tahun ke tahun. Agar terciptanya pendidikan yang tepat dan berkesan untuk siswa, dibutuhkan proses belajar dengan model yang dapat membuat siswa secara langsung aktif saat kelas berlangsung. Terdapat beberapa model pembelajaran yang dapat digunakan, namun perlu disesuaikan dengan permasalahan yang terjadi di lapangan. Satu model pembelajaran dimana dianggap bisa mengembangkan kemapuan berpikir dan sikap aktif siswa dalam materi konsep adalah model pembelajaran Teams games Tournament. Dengan model tersebut siswa diharuskan aktif saat proses belajar berlangsung. Dalam model pembelajaran ini, siswa akan melaksanakan pembelajaran dipadukan dengan game di dalamnya secara berkelompok. Sehingga siswa harus aktif dalam game tersebut dan mampu bekerjasama dalam kelompok. Dalam model ini diharapkan bisa merubah hasil belajar menjadi lebih baik. Data diperoleh menggunakan tes hasil belajar dengan pelaksanaan 2 siklus. Berdasarkan hasil observasi hasil pembelajaran siswa kelas XI TKRO 1 pada mata pelajaran PKKR materi menerapkan cara perawatan sistem AC kendaraan dalam siklus I diperoleh rata–rata nilai 75,94 dengan presentase tuntas sebesar 58,82 lebih besar. Dari 34 siswa terdiri dari 20 siswa diatas KKM serta 14 siswa dibawah KKM. Selanjutnya di siklus II diperoleh rata–rata nilai 84,79 mendapat presentase tuntas sebesar 100 lebih besar. Selain hasil belajar, terjadi perubahan sikap dimana siswa yang semula diam menjadi lebih antusias dalam bertanya dan berpendapat. Kemudian siswa yang awalnya tidak bersemeangat menjadi semangat dan antusias ketika pembelajaran. Dari perolehan data diatas bisa disimpulkan bahwasannya pembelajaran model Teams Games Tournament (TGT) bisa menaikkan hasil belajar serta perubahan sikap lebih baik bagi siswa kelas XI TKRO 1 SMKN 1 Singosari Malang tahun ajaran 2022/2023.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE MENGGUNAKAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH 1 KOTA MALANG Hardar, Bramasta Zeinnedin; Hadi, Syamsul; Ihwanudin, M.
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v8i22024p99-106

Abstract

Riset berikut memliki tujuan yaitu antara lain: (1) mengetahui perbedaan hasil belajar dari penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan Discovery Learning pada siswa 10 TKR SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang yang mengikuti mata kuliah Teknologi Dasar Otomotif (2) mengetahui perbedaan keaktifan dari penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan Discovery Learning pada siswa 10 TKR SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang yang mengikuti mata kuliah Teknologi Dasar Otomotif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian post test control group dan quasi eksperimen. Pada penelitian ini kelas X TKRO 1 dijadikan sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas X TBSM 1 dijadikan sebagai kelas kontrol. Kelas kontrol menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, kelas eksperimen diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dengan media Mind Mapping. Tes dan catatan observasi merupakan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran yang diterapkan terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa, maka akan digunakan analisis deskriptif dan analisis uji t independen untuk mengetahui hasil dan aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dan keaktifan siswa antara model pembelajaran think pair share dengan media mind map dan discovery learning.
PENGEMBANGAN MODUL STATIC STRUCTURAL BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD PADA MATA KULIAH BAHAN TEKNIK Ilyasa, Muhammad Nabil; Ihwanudin, M; Sumarli, Sumarli
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 7 No. 1 (2024): (November)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v7i1.75755

Abstract

AbstractThe problem in the Engineering Materials class is that students still consider the Engineering Materials course to be material that is difficult to understand. With these problems, this research aims to develop the "Static Structural" module with an experiential learning approach in the Engineering Materials course using the finite element method. This type of research is R&D (research and development) which refers to the 4D development model: defining, designing, developing and disseminating. The data analysis technique used is included in descriptive statistics where the calculated data is analyzed. After validation was carried out by experts on material, language and design aspects, qualitative data was collected and then processed into quantitative data which was compiled in a validation recapitulation. The results of this research show that the module is declared feasible as a whole with an average score of 3,212 and 80,321% from the expert validator assessment, while in small group trials it gets an average score of 3,495 and a percentage of 87,368%, resulting in a very interesting category as a teaching medium in Engineering Materials courseAbstrakPermasalahan di kelas Bahan Teknik didapatkan bahwa mahasiswa masih menganggap mata kuliah Bahan Teknik merupakan materi yang sulit dipahami. Dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan modul "Static Structural" dengan pendekatan experiential learning pada mata kuliah Bahan Teknik menggunakan finite element method. Jenis penelitian ini R&D (research and development) yang mengacu pada model pengembangan 4D: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan diseminasi (disseminate). Teknik analisis data yang digunakan termasuk dalam statistik deskriptif dimana data yang telah dihitung dilakukan analisa. Setelah dilakukan validasi ke ahli aspek materi, bahasa dan desain, pengumpulan data kualitatif dilakukan kemudian diolah menjadi data kuantitaif yang tersusun di rekapitulasi validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul dinyatakan layak secara keseluruhan dengan skor rata-rata 3,212 dan 80.321% dari penilaian validator ahli, sedangkan dalam uji coba kelompok kecil mendapatkan  nilai skor rata-rata 3.495 dan persentase 87.368% sehingga didapatkan kategori sangat menarik sebagai media pengajaran dalam mata kuliah Bahan Teknik.
Application of Appropriate Technology in Processing Coconut Coir Waste into Cocopeat to Increase the Value Added of Coconut Waste in Rejosari Village Wiraguna, Rayie Tariaranie; Ihwanudin, M.; Anugrahani, Inanda Shinta; Azizah, Safira Rusyda; Putri, Helen Atris Romadhona Kuswandi; Cahyaningrum, Maurelin Azizah; Ulfa, Safinah Mufidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i1.2308

Abstract

Purpose: Increase the added value of coconut fiber waste in Rejosari village by processing waste using appropriate technology into cocopeat products. Method: This service activity uses the Participatory Rural Appraisal (PRA) Model method, Participatory Technology Development Model, Community Development Model and Education in the implementation of its activities. Practical Application: The use of appropriate technology is expected to facilitate the processing of coconut coir waste into cocopeat. This technology can help process coconut fiber into fine granules in a short time. Conclusion: The application of appropriate technology in processing coconut coir waste into cocopeat can increase the value of the waste which was initially less than optimal. The processing of coconut fiber waste into cocopeat is expected to increase the income of the Rejosari Village community.
Implementasi Contextual Teaching and Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Pemeliharaan Kelistrikan Siswa SMK Susilo, Ardhin; Ihwanudin, M; Rudiyanto, Eddy; Suhartadi, Syarif
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 2 (2024): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i2.72515

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi jembatan untuk menciptakan lulusan yang memiliki keahlian bidang tertentu yang sesuai dengan dunia usaha dan industri (DU/DI). Dalam hal ini, SMK harus mempersiapkan pembelajaran yang efektif dalam semua mata pelajaran Teknik Kendaraan Ringan (TKR) termasuk pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan yang menjadi inti dari pelajaran di Jurusan Teknik Kendaraan ringan. Namun demikian, pendekatan pembelajaran yang dipakai masih konvensional sehingga nilai siswa perlu ditingkatkan dan motivasi siswa juga perlu ditingkatkan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa menggunakan Contextual Teaching and Learning (CTL) di SMK Kediri dalam mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan. Pada penelitian ini menerapakan metode Penelitian Tidakan Kelas (PTK) menggunakan instrument pre-tes, post-tes, catatan lapang, dan pedoman wawancara. Setelah empat pertemuan pertemuan dalam dua siklus. Hasil dalam penilitian dikatakan meningkat karena pada sisklus satu ketuntasan 75% untuk pengetahuan dan 56% untuk keterampilan menjadi naik 100%. Meningkatnya presentase dari setiap siklus dilihat dari dari rata rata siklus satu 73 untuk pengetahuan dan 73 untuk keterampilan untuk siklus dua rata rata pengetahuan dan keterampilan mendapatkan 83 sehingga melebihi batas minimal kriteria 75. Motivasi siswa juga meningkat dan persepsi siswa juga positif terhadap penerapan CTL. Hal ini dapat dipahami bahwa CTL mampu meningkatkan nilai pengetahuan, keterampilan, dan motivasis siswa dalam belajar mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan.
Peningkatan Kualitas Produk Cetak 3D melalui Integrasi Autoresume dan Pemantauan Suhu pada Mesin Double Vertical Frame Didin Zakariya Lubis; M Ihwanudin; Muhammad Ilman Nur Sasongko; Miftakhul Huda; Farhan Ardi Prayoga; Abdah Fikri Hamdani
Rekayasa Vol 19, No 1: January - April 2026
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v19i1.31307

Abstract

Masalah umum pada proses pencetakan 3D printer adalah gangguan listrik mendadak dan suhu nozzle yang tidak stabil, yang dapat menyebabkan kegagalan cetak serta menurunkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengintegrasikan sistem autoresume serta sensor suhu berbasis thermistor pada mesin 3D printer Double Vertical Frame guna meningkatkan kontinuitas dan mutu hasil cetak. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) melalui tahap observasi, studi literatur, perancangan sistem, pengujian, dan analisis data. Pengujian dilakukan pada tiga skenario gangguan daya (10, 15, dan 30 menit) dan tiga variasi suhu nozzle (190 °C, 210 °C, dan 260 °C) menggunakan filamen PLA. Hasil menunjukkan sistem autoresume mampu melanjutkan proses pencetakan secara otomatis dengan hasil stabil. Suhu 210 °C menghasilkan cetakan terbaik, sedangkan suhu 190 °C menunjukkan lemahnya adhesi lapisan, dan 260 °C menyebabkan over-extrusion serta ketidaksesuaian dimensi. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi pencetakan serta meminimalkan risiko kegagalan akibat gangguan eksternal.