Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Edutary

PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI METODE CROSSWORD PUZZLE DALAM TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA Dini Umniyah; Eliya Rochmah
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 1 No. 1 (2021): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v1i1.2749

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kurangnya motivasi siswa, kurangnya bimbingan belajar di rumah, banyaknya siswa yang pasif dalam proses pembelajaran, guru kurang terampil dalam menggunakan sumber belajar, guru kurang tepat dalam memilih media dan bahan belajar, guru monoton dalam proses pembelajaran serta sarana yang kurang memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi keaktifan belajar siswa sebelum diterapkan metode crossword puzzle, serta untuk mengetahui bagaimana penerapan metode crossword puzzle dan tujuan akhirnya yaitu untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam keanekaragaman sosial budaya masyarakat melalui metode pembelajaran Crossword Puzzle. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 1 Dompyong Kulon Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dalam pelaksanaannya terdiri dari 2 siklus. Subjek dari penelitian tindak kelas ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 30 orang. Hasil keaktifan siswa mengalami kenaikan pada siklus II yaitu sejumlah 26 siswa berkriteria aktif pada saat proses pembelajaran dengan presentase 87,77% dan 4 siswa masih pasif dalam proses pembelajaran dengan persentase 12,33% yang sebelumnya disiklus I hanya 17 siswa yang aktif dengan persentase 73,05% dan 13 siswa masih pasif dalam proses pembelajaran dengan persentase 26,95%.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI SINGKUP APIP MUHAMMAD RIZKI APIP; Eliya Rochmah; Nurkholis
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i2.6193

Abstract

The Pancasila Student Profile Strengthening Project is project-based co-curricular learning carried out outside of intracurricular learning hours to strengthen competencies or character according to the dimensions of the Pancasila student profile. Singkup State Elementary School is one of the schools that has implemented the Merdeka Curriculum in July in grades I and IV and has carried out project activities to strengthen the profile of Pancasila students. This research aims to find out how the project to strengthen the profile of Pancasila students in the Merdeka Curriculum in class 1 of Singkup State Elementary School is implemented. The type of research used by the author is descriptive qualitative field research, namely observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses the method developed by Miles and Huberman, namely reducing data, presenting data, and verifying data. The results of this research show that there are 1). project planning by creating a coordination team, identifying the level of school readiness, determining dimensions, themes, and time allocation, compiling project modules, and creating a reporting strategy for project activities. 2). implementation of project activities, starting with the preparation stage such as coordination with the school principal, activity preparation meetings with colleagues, socialization of activities with parents and students, making monitoring and evaluation instruments, and preparing tools and materials, then the implementation stage begins with getting to know yourself, organizing groups, paper, making handicrafts from organic/inorganic waste which is carried out for two days, and reflection. 3). Project evaluation at Singkup State Elementary School is carried out using monitoring instruments for program implementation and evaluating the achievement of the Pancasila student profile.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGODIK GURU TERHADAP PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN 1 PEGAGAN KIDUL susilawati susilawati; Asih Wahyuningsih; Eliya Rochmah
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i1.6270

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kompetensi pedagogik guru dalam menangani peserta didik berkebutuhan khusus di SDN 1 Pegagan Kidul. Fokus penelitian meliputi tiga tujuan utama: (1) mengevaluasi pemahaman guru terhadap peserta didik berkebutuhan khusus, (2) menilai proses belajar mengajar yang diterapkan di kelas yang memiliki peserta didik berkebutuhan khusus, dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kompetensi pedagogik di sekolah inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung di kelas untuk mengamati interaksi antara guru dan peserta didik berkebutuhan khusus, sedangkan wawancara dilakukan dengan guru dan kepala sekolah untuk mendapatkan perspektif lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru di SDN 1 Pegagan Kidul masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal perancangan dan evaluasi pembelajaran yang inklusif. Faktor pendukung meliputi dukungan dari kepala sekolah dan adanya pelatihan, sedangkan faktor penghambat termasuk keterbatasan sumber daya dan pengetahuan guru mengenai karakteristik psikologis anak berkebutuhan khusus. Pembahasan ini memberikan wawasan bagi pengembangan kompetensi pedagogik dalam konteks pendidikan inklusif. Kata Kunci: Kompetensi pedagogik, berkebutuhan khusus, emosional, sosial, akademik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STATION ROTATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI IDE POKOK DAN PENDUKUNG Syalsabila Syalsabila Fahda Putri; Eliya Rochmah; Nugraha Permana Putra
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i2.6279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran station rotation dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ide pokok dan ide pendukung, mengetahui hasil belajar siswa sebelum penerapan model station rotation dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model station rotation. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi, wawancara, lembar tes awal akhir hasil belajar dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah hasil pembelajaran tentang materi ide pokok dan ide pendukung. Subjek penelitian ini adalah SDN Tanjungsari II siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil belajar sebelum penerapan model station rotation data pra siklus diperoleh data hasil belajar siswa nilai rata-rata kelas 66, siswa yang tuntas berjumlah 7 siswa atau 32% dan siswa yang tidak tuntas yaitu berjumlah 15 siswa atau 68%. Peningkatan hasil belajar setelah penerapan model station rotation pada siklus I diperoleh data terdapat 10 siswa atau 45% yang tuntas dan 12 siswa atau 54% yang tidak tuntas dengan rata-rata nilai hasil belajar 70. Pada siklus II mengalami kenaikan yang cukup baik dibandingkan hasil tes pada saat siklus I yakni, terdapat 19 siswa atau 86% yang tuntas dan 3 siswa atau 13% yang tidak tuntas dengan rata-rata nilai hasil belajar 86. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model station rotation efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ide pokok dan ide pendukung.