p-Index From 2021 - 2026
7.441
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL SEBARAN SPASIO-TEMPORAL KERENTANAN INTRINSIK AIR TANAH TERHADAP PENCEMARAN DI KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Siswoyo, Hari; Prasetyorini, Linda; A'mal, Bayhaki Izatul
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7549

Abstract

Keberadaan lahan pertanian yang luas, area pemukiman dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, dan penggunaan air tanah sebagai sumber air minum di lokasi penelitian perlu mendapatkan perhatian yang serius. Ini bertujuan untuk mencegah pencemaran air tanah yang disebabkan oleh aktivitas domestik, pertanian, atau industri. Tahap pertama yang bisa dilakukan adalah mengidentifikasi tingkat kerentanan intrinsik air tanah terhadap pencemaran sebagai landasan untuk upaya pencegahan terjadinya pencemaran air tanah. Contoh penelitian ini adalah air tanah yang diamati dari 26 sumur gali selama 5 bulan. Metode GOD digunakan untuk menentukan tingkat kerentanan intrinsik air tanah terhadap pencemaran. Nilai indeks GOD dipetakan sebarannya berdasarkan hasil perhitungan dari data yang diukur di lapangan secara periodik. Sebaran tingkat kerentanan instrinsik air tanah terhadap pencemaran di wilayah Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang baik secara spasial (tempat) maupun secara temporal (waktu) didominasi oleh daerah dengan tingkat kerentanan sangat tinggi.
Kesesuaian Lahan Potensial untuk Memanfaatkan Sisa Suplesi Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur Santosa, Rizky Ramadhani Anwar; Sayekti, Rini Wahyu; Siswoyo, Hari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.03

Abstract

The Semantok Dam was constructed in the Rejoso District of East Java's Nganjuk Regency to keep  stable the water supply in Nganjuk Regency. There is frequently an 1,3 m3/s excess of supplementary water as determined by previous study. The objective of this study is to recalculate the excess of supplementary water based on the most recent hydrological conditions, using the calculation method for intake discharge at the Semantok Dam tower, calculating water irrigation needs, and calculating water loss in the canal, so that the value of excess of supplementary water can be used to develop the potential agricultural land. This research was conducted in the downstream of the Semantok Dam, precisely in 6 (six) Daerah Irigasi (D.I), namely D.I Rejoso, D.I Margomulyo, D.I Jatirejo, D.I Jati, D.I Janeng, and D.I Ngomben to calculate irrigation water needs. According to this study, if the Semantok Dam supplementation of 3.23 m3/s is combined with the predicted residual flow rate of 0.70 m3/s, a potential land area of 813 ha can be cultivated using the Paddy – Paddy – Paddy cropping pattern with a production profit of Rp. 42.119.578.800.Bendungan Semantok dibangun di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Jawa Timur untuk menjaga kestabilan pasokan air di Kabupaten Nganjuk. Permasalahan di lokasi penelitian sering terjadi kelebihan air pelengkap sebesar 1,3 m3/detik seperti yang ditentukan oleh penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung ulang kelebihan air tampungan berdasarkan kondisi hidrologis terkini, menggunakan metode perhitungan debit intake di menara Bendungan Semantok, menghitung kebutuhan air irigasi, dan menghitung kehilangan air di sungai, sehingga nilainya kelebihan air tambahan dapat digunakan untuk mengembangkan potensi lahan pertanian. Penelitian ini dilakukan di bagian hilir Bendungan Semantok tepatnya di 6 (enam) Daerah Irigasi (D.I) yaitu D.I Rejoso, D.I Margomulyo, D.I Jatirejo, D.I Jati, D.I Janeng, dan D.I Ngomben untuk menghitung kebutuhan air irigasi. Dari penelitian ini diketahui bahwa kelebihan air dengan penambahan Bendungan Semantok sebesar 3,23 m3/detik dan debit sisa yang dihitung sebesar 0,70 m3/detik, direncanakan dapat mengembangkan potensi lahan seluas 813 ha dan mendapatkan keuntungan produksi sebesar Rp. 42.119.578.800 jika melakukan pola tanam Padi – Padi – Padi.
Pengaruh Sifat Fisik Tanah terhadap Nilai Konstanta (k) pada Rumus Infiltrasi Horton Rizky, Ardi Ainnur; Harisuseno, Donny; Siswoyo, Hari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.02

Abstract

This study tries to scrutinize entanglement the characteristic properties of physical land to constant to the soil. The object is counting the infiltration and the constant to soil described soil conditions based on texture, porosity, moisture content of the soil, and influence and identify the characteristic properties of physical land to constant to the soil. To identify the effects of the physical properties of land and constant approach to soil conducted using multiple linear regression. Research show value the slow infiltration. The constant value to soil based on the results of the analysis shows inferior value. Sand shows the dominant loam and clay. The results of linear regression simple show that the nature of the physical land except for the water level, influence at all on constant to the soil. On linear regression simple between free produced the porosity of variable and sand that most independent. With linear regression and the worship of idols between the porosity of and sand with a constant to soil produce an equation Y = -0,241 + 0,004 X1 + 0,003 X2. The value of R2 = 0,727 and NS = 0,719 means a model that is built quite accurate.Terbatasnya area vegetasi pada suatu kawasan menyebabkan terganggunya proses infiltrasi. Penelitian ini mencoba untuk meneliti keterkaitan karakteristik sifat fisik tanah terhadap konstanta untuk tanah. Tujuannya adalah menghitung besarnya laju infiltrasi dan konstanta untuk tanah, mendeskripsikan kondisi tanah berdasarkan tekstur, porositas, dan kadar air tanah, serta mengidentifikasikan pengaruh karakteristik sifat fisik tanah terhadap konstanta untuk tanah. Untuk melihat pengaruh antara sifat fisik tanah dan konstanta untuk tanah dilakukan menggunakan pendekatan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan nilai laju infiltrasi yang lambat. Nilai konstanta untuk tanah berdasarkan hasil analisis menunjukan nilai rendah. Pasir menunjukan hasil yang dominan dibandingkan lanau dan lempung. Hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa sifat fisik tanah kecuali kadar air, mempengaruhi besarnya konstanta untuk tanah. Pada regresi linier sederhana antar variabel bebas dihasilkan porositas dan pasir yang paling independen. Dengan regresi linier berganda antara porositas dan pasir dengan konstanta untuk tanah menghasilkan persamaan Y = -0,241 + 0,004 X1 + 0,003 X2. Nilai R2 = 0,727 dan NS = 0,719 berarti model yang dibangun cukup akurat.
PEMETAAN NILAI INDEKS KUALITAS AIR TANAH UNTUK IRIGASI DI KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA PROVINSI BALI Inayah, Luthfi; Siswoyo, Hari; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.07

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada daerah irigasi yang berada di Kecamatan Negara, yang merupakan daerah dengan tingkat tanah kering cukup tinggi serta merupakan daerah irigasi tadah hujan sehingga kebutuhan air irigasinya akan bergantung pada hujan. Melihat beberapa keadaan tersebut potensi dan peluang akan pemanfaatan air tanah untuk irigasi persawahan begitu sangat dibutuhkan. Beberapa solusi atas permasalahan tersebut dapat diperhitungkan melalui nilai indeks kualitas air tanah (IWQI) serta penentuan terkait kesesuaian kualitas air tanah dengan tanaman dan tanah sehingga peningkatan terhadap kualitas dan kuantitas produksi pertanian meningkat. Selain itu sebaran spasial nilai IWQI juga diperlukan sebagai dasar analisis penentuan zona kesesuaian air tanah dan permeabilitas tanah. Berdasarkan hasil yang dihasilkan dalam penelitian ini, terdapat dua kategori yang dinyatakan nilai IWQI yaitu penggunaan air rendah (LR) berkisar 70,43 – 77,69 seluas 90,45% dari total areal dengan rekomendasi menghindarkan tanaman yang sensitif garam, sedangkan penggunaan air sedang (MR) berkisar 67,48 – 69,58 seluas 9,55% dari total areal yang direkomendasikan tanaman pertanian yang toleran terhadap garam untuk ditanam. Selanjutnya pemetaan spasial dilakukan untuk memperoleh zona wilayah dari hasil nilai IWQI dengan kesesuaian jenis tanaman pertanian dan pemetaan permeabilitas tanah yang dapat diterapkan.
Sustainable groundwater management policy strategy in confined aquifers: A SWOT analysis approach Saves, Faradlillah; Bisri, Mohammad; Siswoyo, Hari; Djati, Moch Sasmito
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.132.9943

Abstract

Groundwater management in confined aquifers in Probolinggo Regency is currently under significant pressure due to industrial growth and the impacts of climate change. This study aimed to formulate adaptive policy strategies by synergizing internal technological strengths and the latest regulatory dynamics. The scope of the experiment included identifying internal and external strategic factors through structured interviews and literature reviews validated by technical stakeholders. The method used was the Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis, using the internal factor analysis strategy and external factor analysis strategy matrices to determine the organization's position on the Cartesian diagram. The results of the study showed that internal strengths recorded a total score of 2.4498, while external opportunities recorded a total score of 0.7199. The position analysis places groundwater management in Quadrant I (aggressive) with coordinates (2.3170; 0.5929). The main findings indicated that the organization has a significant competitive advantage through the integration of geospatial data and cutting-edge sensor technology. The formulated strategy includes a transformation towards digital-based management, strengthening science-based conservation through injection technology, and diversifying external funding. This study concludes that implementing aggressive strategies that integrate technological innovation and law enforcement is essential to ensure aquifer sustainability and mitigate the risk of seawater intrusion. The use of this policy roadmap is expected to serve as a guide for local authorities in realizing sustainable groundwater management amid the threat of overexploitation.
Co-Authors A'mal, Bayhaki Izatul Adristi Nur Camila Agripina, I Gusti Ayu Widi Ahmad Firman Nur Rachman Alfaridzi, Em Rafif Sultan Amik, Arra Misrokhis Andini, Rika Septian Andre P. Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Anggara W. WS Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Anggara WWS Arianti, Natalia Deassy Arief, Amalia Mardhatillah Asprilian, Gio Fonseca Aulia Shinta Balqis Azhar, Rifqi Fajar Bernadine, Eva Brafianto, Alvito Budi Prayogo, Tri Dasapta Erwin Irawan Dasapta Erwin Irawan, Dasapta Erwin Donny Harisuseno Dwi Priyantoro Dyah Laksmi Wahyusetyaningtyas Emma Yuliani Eri Widayanti Ery Suhartanto Faizal Abdillah Faizal Abdillah Fatikasari, Cindi Firdaus, Aulia Zam Zam Hakim, Muhammad Naufal Handini, Maya Harganto, Satrio Hermalia, Novela Laurenz Desy Hisbulloh, Robiq I Gusti Ayu Widi Agripina Inayah, Luthfi Irawan , Dasapta Erwin Irvandi, Mukhlis Arief Jadfan Sidqi Fidari Joko Kurniawan Khabib, Muhammad Lukman Kurniawan, Joko Kusuma, Fajar S.H. Limantara, Lily M. Linda Prasetyorini Luh Natasya Karini Putri M. Bisri M. Taufiq Ma'arif, Mohammad Syaifuddin Maarif, Fandi Ahmad Manuaba, Ida Ayu Umadewi Seruti Moch Sasmito Djati Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Muchni Marlikan Mukhlis Arief Irvandi Nafi'a, Futicha Elma Dina NEPRIYANA, Elfita Ni Luh Putri Prabandari Nisa, Reyza Kusvahrun Nuramalia, Rafika Oktafian, Jovan Neriza Permata, Veronika Yulia Pitojo Tri Juwono Prabandari, Ni Luh Putri pratama putra, i wayan ari yoga Pratama, Adit B Pratama, Rizki Ramadhani Putri, Anthea Alviona Rahayu, Kurnia Yuliyanti Rahmah Dara Lufira Reza Adiva Pratama Rini Wahyu Sayekti Riyanto Haribowo Rizky, Ardi Ainnur Roisa Tri Amini Runi Asmaranto Salsabila, Sumaya Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas Santosa, Rizky Ramadhani Anwar Sari, Chudiana Mega Saves, Faradlillah Sudiarti, Sri Utami SUMIYATI SUMIYATI Sumiyati Sumiyati Susrama, Fadlil Adya Suyitno Suyitno Swandani, Monique Adriana Taat Setiawan Taat Setiawan, Taat Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Vanadani Pranantya Very Dermawan Wahyu Nafier A. Widandi Soetopo Widiyanti, Anisa Tri Yuniar, Frida Rani Yuwono, Hari