p-Index From 2021 - 2026
7.808
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Rehabilitasi Bangunan Dan Saluran Irigasi Di Subak Sembung Kota Denpasar: Indonesia I Gusti Ayu Widi Agripina; Hari Siswoyo; Sumiyati Sumiyati
J-ENSITEC (Journal of Engineering and Sustainable Technology) Vol. 9 No. 02 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jensitec.v9i02.5093

Abstract

Subak Sembung is intended to be the keeper of the green lane area and a large water catchment area. Subak Sembung has an area of 103 ha and a tertiary irrigation canal of 5.1 km. Based on the survey results at the study area conducted in July 2022, there are several damage of the buildings and irrigation canals that had an impact on the supply of irrigation water to rice fields, especially for farmers who have downstream rice fields. Irrigation canals damage causes by the uneven water distribution by farmers. The purpose of this study is to repair and improve the function of buildings and irrigation canals therefore they can facilitate irrigation water supply and be able to reach wider agricultural land. This research was conducted using survey and interview method. The results showed that there was 1 (one) building and 4 (four) irrigation channels damage that were disrupted the irrigation water supply, therefore the rehabilitation cost needed would be Rp. 746,243,500,-. The cost is planned for the next 1 (one) year period.
Interaksi Air Tanah dan Air Permukaan Sungai Asem Ruas Antara Bendung Brugpurwo sampai Bendung Boreng Aulia Zam Zam Firdaus; Hari Siswoyo; Linda Prasetyorini
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v8i1.1660

Abstract

Pencemaran limbah domestik dan industri di Sungai Asem berpotensi memengaruhi kualitas air tanah di sekitar aliran sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis interaksi yang terjadi antara air tanah dan air permukaan di Sungai Asem. Metode yang digunakan adalah analisis statistik yang meliputi analisis deret waktu, analisis korelasi, analisis komponen utama, dan analisis klaster. Pengamatan dilakukan pada lima penampang yang meliputi air tanah di sisi kanan aliran sungai, air sungai, dan air tanah di sisi kiri aliran sungai. Parameter yang diukur meliputi pH, suhu, total padatan terlarut, dan daya hantar listrik. Berdasarkan hasil analisis deret waktu, dapat dinyatakan bahwa terdapat kesamaan pola fluktuasi parameter antara air tanah dan air sungai. Kesamaan pola fluktuasi ini dibuktikan melalui analisis korelasi yang menunjukkan hubungan yang kuat. Berdasarkan hasil analisis komponen utama, dapat ditunjukkan bahwa variasi kualitas air dikendalikan oleh total padatan terlarut dan daya hantar listrik dengan kontribusi kumulatif sebesar 93,16%. Berdasarkan hasil analisis klaster, dapat ditunjukkan bahwa interaksi antara air tanah dan air sungai terjadi dengan intensitas yang relatif rendah sehingga identitas masing-masing sumber air masih dapat dibedakan. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara air tanah dan air permukaan dengan domain jenis interaksi adalah air sungai mengisi air tanah.
Kesesuaian Kualitas Air Tanah Irigasi dengan Komoditas Tanaman Pertanian pada Kabupaten Jombang Amalia Aprilliani Saiful; Hari Siswoyo; Ussy Andawayanti
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 8 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v8i3.1719

Abstract

Petani pengguna air tanah menanggung tingginya biaya operasional untuk mendapatkan air irigasi, sehingga diperlukan upaya peningkatkan keterjangkauan biaya melalui peningkatan pendapatan petani dari kesesuaian komoditas tanaman pertanian yang dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan nilai indeks kualitas air tanah, identifikasi karakteristik kimia air sebagai sumber irigasi, dan rekomendasi komoditas tanaman pertanian yang sesuai untuk dibudidayakan pada lahan pertanian. Penilaian kualitas air tanah menggunakan metode Irrigation Water Quality Index dan penentuan karakteristik kimia air tanah melalui metode Diagram Trilinier Piper. Penyesuaian jenis tanaman pertanian terhadap kualitas air dilakukan dengan menerapkan klasifikasi toleransi relatif tanaman terhadap garam dengan mempertimbangkan tanaman bernilai ekonomi tinggi serta tanaman yang umum dibudidayakan di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisis, menunjukkan bahwa nilai indeks kualitas air tanah untuk kebutuhan irigasi berada pada kisaran 77,36 hingga 80,03 yang termasuk dalam kategori pembatasan penggunaan air rendah. Sedangkan, untuk analisis karakteristik kimia air menunjukkan dominasi magnesium bikarbonat, dengan air tanah yang mengandung alkali tanah dan asam lemah. Kesesuaian jenis tanaman pertanian dengan kualitas air tanah menunjukkan bahwa jenis tanaman yang tergolong cukup sensitif hingga cukup toleran terhadap garam seperti kacang tanah, jagung, semangka, melon, cabai, terong, mentimun, dan kedelai edamame dapat direkomendasikan untuk dibudidayakan.
Interaksi Air Tanah dan Air Permukaan Sungai Asem Ruas antara Bendung Jurang Dawir sampai Bendung Brugpurwo Ambar Wulan Hasti Pertiwi; Hari Siswoyo; Linda Prasetyorini
EXTRAPOLASI Vol. 23 No. 01 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses interaksi air tanah dan air permukaan dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas air keduanya. Adanya aktivitas pertanian, industri, dan domestik di sekitar aliran Sungai Asem berpotensi mencemari air tanah maupun sungai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fenomena interaksi air tanah dan air permukaan di sepanjang aliran Sungai Asem pada ruas antara Bendung Jurang Dawir hingga Bendung Brugpurwo. Pengamatan dilakukan pada 5 penampang selama 21 hari. Parameter fisik-kimiawi air yang diamati meliputi pH, suhu, total padatan terlarut, dan daya hantar listrik. Data hasil pengukuran dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis deret waktu, analisis korelasi, analisis komponen utama, dan analisis klaster. Berdasarkan hasil analisis statistik dapat dinyatakan bahwa seluruh parameter fisik-kimiawi air berfluktuasi secara identik, terjadi hubungan positif dengan nilai koefisien korelasi berkisar 0,80 sampai 0,90, parameter total padatan terlarut dan daya hantar listrik merupakan parameter yang paling berpengaruh, dan air tanah saling berinteraksi tanpa melalui air sungai. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa di lokasi penelitian terjadi interaksi air tanah dan air permukaan.
Pemetaan Pola Aliran Air Tanah di Sekitar Kali Sumpil Kota Malang Mukhlis Arief Irvandi; Hari Siswoyo; Dasapta Erwin Irawan
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v6i2.717

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan pola aliran air tanah di sekitar Kali Sumpil di wilayah Kota Malang. Lokasi penelitian ini adalah di segmen Kali Sumpil sepanjang 5,6 km yang mengalir mulai dari Kecamatan Lowokwaru hingga ke pertemuan antara Kali Sumpil dan Kali Sari di Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Pola aliran air tanah di lokasi penelitian dipetakan berdasarkan elevasi muka air tanah yang diukur dari 43 lokasi sumur gali milik warga yang tersebar di sepanjang aliran Kali Sumpil tersebut. Elevasi muka air tanah pada sumur gali warga di lokasi penelitian berkisar antara +493,88 m dpl di bagian hulu hingga +436,70 m dpl di bagian hilir. Elevasi muka air tanah tertinggi berada pada sumur gali SG-26 yang berada di sebelah kanan aliran bagian hulu Kali Sumpil, sedangkan elevasi muka air tanah terendah berada pada sumur gali SG-25 di sebelah kiri aliran bagian hilir Kali Sumpil. Secara umum, aliran air tanah di lokasi penelitian mengalir dari arah Barat Laut menuju ke arah Tenggara bersesuaian dengan arah aliran Kali Sumpil. Hubungan antara air tanah dan air permukaan adalah air tanah mengisi air permukaan Kali Sumpil.
Pemetaan Sebaran Kerentanan Air Tanah Terhadap Potensi Pencemaran Berdasarkan Metode DRASTIC di Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang Ahmad Firman Nur Rachman; Hari Siswoyo; Andre Primantyo Hendrawan
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i2.1146

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memetakan sebaran tingkat kerentanan air tanah terhadap pencemaran di Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Penelitian ini dilakukan terhadap 25 contoh sumur gali yang tersebar di 15 desa pada Kecamatan Tembelang dan dilakukan secara periodik selama 5 bulan yaitu dari bulan Juli 2023 hingga November 2023. Penilaian tingkat kerentanan air tanah terhadap pencemaran dilakukan dengan metode DRASTIC berdasarkan 7 parameter yaitu kedalaman muka air tanah (D),curah hujan (R), media akuifer (A), jenis tanah (S), kemiringan lereng (T), zona tak jenuh (I), dan konduktivitas hidraulik (C). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa nilai indeks DRASTIC selama kurun waktu penelitian berkisar antara 143-180 dengan kategori 2 kelas kerentanan yaitu tingkat kerentanan sedang dan tingkat kerentanan tinggi. Sebaran tingkat kerentanan air tanah di lokasi penelitian didominasi oleh tingkat kerentanan tinggi dengan prosesntase luas 72,95% - 80,57% dari luas Kecamatan Tembelang.
Desain dan Analisis Hidraulik Jaringan Irigasi Air Tanah pada Daerah Oncoran SDJB 981 di Kabupaten Jombang Novela Laurenz Desy Hermalia; Hari Siswoyo; Anggara Wiyono Wit Saputra
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/512qfg48

Abstract

Lahan sawah di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang merupakan sawah tadah hujan yang pada saat musim kemarau mengalami kesulitan air irigasi. Instansi terkait membangun sumur produksi SDJB 981 dengan kapasitas debit air sebesar 20 liter/detik dan kedalaman 116 meter yang digunakan untuk memasok air irigasi pada musim kemarau. Studi ini bertujuan untuk mendesain jaringan irigasi air tanah pada daerah oncoran sumur produksi SDJB 981 dan menganalisis secara hidraulik desain tersebut. Studi yang dilakukan meliputi desain jaringan irigasi air tanah pada daerah oncoran sumur produksi SDJB 981 dan analisis hidraulik desain jaringan tersebut. Desain jaringan irigasi air tanah mengairi lahan sawah seluas 18,90 ha dan menggunakan sistem saluran bercabang terbuka dengan pipa PVC berdiameter 6 inch dengan total panjang pipa 1.051,20 meter yang dilengkapi dengan komponen yang meliputi: 1 buah rumah pompa, 7 titik outlet tipe hidran sederhana, 2 buah air valve, 1 buah riser pipe, serta 1 bangunan alat ukur Thompson. Analisis hidraulik desain jaringan irigasi air tanah dilakukan dengan menggunakan program EPANET 2.2 dengan hasil kecepatan aliran air tertinggi terjadi pada pipa P-1 sebesar 1,48 m/detik. Headloss tertinggi pada pipa P-1 sebesar 13,47 m/km. Tekanan tertinggi terjadi pada junction J-TO6 sebesar 11,83 meter air. Dari hasil analisis tersebut maka jaringan perpipaan telah memenuhi syarat dan dapat mengalirkan air irigasi ke petak sawah layanan.
MODEL SEBARAN SPASIO-TEMPORAL KERENTANAN INTRINSIK AIR TANAH TERHADAP PENCEMARAN DI KECAMATAN JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Hari Siswoyo; Linda Prasetyorini; Bayhaki Izatul A'mal
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7549

Abstract

Keberadaan lahan pertanian yang luas, area pemukiman dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, dan penggunaan air tanah sebagai sumber air minum di lokasi penelitian perlu mendapatkan perhatian yang serius. Ini bertujuan untuk mencegah pencemaran air tanah yang disebabkan oleh aktivitas domestik, pertanian, atau industri. Tahap pertama yang bisa dilakukan adalah mengidentifikasi tingkat kerentanan intrinsik air tanah terhadap pencemaran sebagai landasan untuk upaya pencegahan terjadinya pencemaran air tanah. Contoh penelitian ini adalah air tanah yang diamati dari 26 sumur gali selama 5 bulan. Metode GOD digunakan untuk menentukan tingkat kerentanan intrinsik air tanah terhadap pencemaran. Nilai indeks GOD dipetakan sebarannya berdasarkan hasil perhitungan dari data yang diukur di lapangan secara periodik. Sebaran tingkat kerentanan instrinsik air tanah terhadap pencemaran di wilayah Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang baik secara spasial (tempat) maupun secara temporal (waktu) didominasi oleh daerah dengan tingkat kerentanan sangat tinggi.
Co-Authors A'mal, Bayhaki Izatul Adristi Nur Camila Agripina, I Gusti Ayu Widi Ahmad Firman Nur Rachman Alfaridzi, Em Rafif Sultan Amalia Aprilliani Saiful Ambar Wulan Hasti Pertiwi Amik, Arra Misrokhis Andini, Rika Septian Andre P. Hendrawan Andre Primantyo Hendrawan Anggara W. WS Anggara Wiyono Wit Saputra Anggara WWS Arianti, Natalia Deassy Arief, Amalia Mardhatillah Asprilian, Gio Fonseca Aulia Shinta Balqis Aulia Zam Zam Firdaus Azhar, Rifqi Fajar Bayhaki Izatul A'mal Bernadine, Eva Brafianto, Alvito Budi Prayogo, Tri Dasapta Erwin Irawan Dasapta Erwin Irawan Dasapta Erwin Irawan, Dasapta Erwin Donny Harisuseno Dwi Priyantoro Dyah Laksmi Wahyusetyaningtyas Emma Yuliani Eri Widayanti Ery Suhartanto Faizal Abdillah Faizal Abdillah Fatikasari, Cindi Hakim, Muhammad Naufal Handini, Maya Harganto, Satrio Hisbulloh, Robiq I Gusti Ayu Widi Agripina Inayah, Luthfi Irawan , Dasapta Erwin Jadfan Sidqi Fidari Joko Kurniawan Khabib, Muhammad Lukman Kurniawan, Joko Kusuma, Fajar S.H. Limantara, Lily M. Linda Prasetyorini Luh Natasya Karini Putri M. Bisri M. Taufiq Ma'arif, Mohammad Syaifuddin Maarif, Fandi Ahmad Manuaba, Ida Ayu Umadewi Seruti Miftakhul Huda Moch Sasmito Djati Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Taufiq Muchni Marlikan Mukhlis Arief Irvandi Nafi'a, Futicha Elma Dina NEPRIYANA, Elfita Ni Luh Putri Prabandari Nisa, Reyza Kusvahrun Novela Laurenz Desy Hermalia Nuramalia, Rafika Oktafian, Jovan Neriza Permata, Veronika Yulia Pitojo Tri Juwono Prabandari, Ni Luh Putri pratama putra, i wayan ari yoga Pratama, Adit B Pratama, Rizki Ramadhani Putri, Anthea Alviona Rahayu, Kurnia Yuliyanti Rahmah Dara Lufira Reza Adiva Pratama Rini Wahyu Sayekti Rini Wahyu Sayekti Riyanto Haribowo Rizky, Ardi Ainnur Roisa Tri Amini Runi Asmaranto Salsabila, Sumaya Samsuri, Rifka Melania Kusumaningtyas Santosa, Rizky Ramadhani Anwar Sari, Chudiana Mega Saves, Faradlillah Sudiarti, Sri Utami SUMIYATI SUMIYATI Sumiyati Sumiyati Susrama, Fadlil Adya Suyitno Suyitno Swandani, Monique Adriana Taat Setiawan Taat Setiawan, Taat Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Vanadani Pranantya Very Dermawan Wahyu Nafier A. Widandi Soetopo Yuniar, Frida Rani Yuwono, Hari