Claim Missing Document
Check
Articles

Menstimulasi Kemampuan Membaca Anak Usia Dini Melalui Fishing Game Umi Faizah; Ernawati Ernawati
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v4i1.1978

Abstract

This study aims to improve the reading skills of early childhood reading skills through stimulating activities with fishing game. This study was conducted using classroom action research design, namely the group B in RA Masyitoh Gerjen Sayegan Sleman, Yogyakarta. In the beginning, before the action carried out found that the reading ability of students is still very low, children tend to be passive when participating in learning activities. Most children scored below 2, for a range of values 1-4 means that the child has not developed the ability to read. It is known by observing students during activities in preparation centers, further action is taken by using the media game, namely the fishing game. After conducting fishing game, the ability to read children in group B in RA Masyitoh Gerjen increased. This is evident from the observation that researchers do about upgrading early childhood reading. In the first cycle results obtained 18.18%, 30.76% sikus II and III cycle of 84.61%. It can be concluded that the game Fishing Game can improve children's ability to read the beginning of group B RA Masyitoh Gerjen Seyegan Sleman, Yogyakarta. Keywords: Fishing Game, Stimulation  Reading Ability for Chaildren ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini melalui kegiatan menstimulasi kemampuan membaca dengan fishing game. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas, yakni kelompok B di RA Masyitoh Gerjen Sayegan Sleman Yogyakarta. Pada awalnya, sebelum tindakan dilaksanakan ditemukan bahwa kemampuan membaca anak didik masih sangat rendah, anak-anak cenderung pasif saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Sebagian besar anak mendapat nilai di bawah 2, untuk rentangan nilai 1-4 artinya kemampuan membaca anak belum berkembang. Hal ini diketahui dengan mengobservasi anak didik pada saat kegiatan pada sentra persiapan, selanjutnya dilakukan tindakan dengan menggunakan media permainan, yakni dengan fishing game. Setelah melakukan fishing game, kemampuan membaca anak kelompok B di RA Masyitoh Gerjen meningkat. Hal ini tampak dari hasil observasi yang peneliti lakukan tentang peningkatan kemampuan membaca anak usia dini. Pada siklus I diperoleh hasil 18,18%, sikus II 30,76% dan siklus III 84,61%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permainan Fishing Game dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B RA Masyitoh Gerjen Seyegan Sleman Yogyakarta. 
KEEFEKTIFAN CERITA BERGAMBAR UNTUK PENDIDIKAN NILAI DAN KETERAMPILAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Umi Faizah
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 3 (2009): Cakrawala Pendidikan, November 2009, Th. XXVIII, No. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.066 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.302

Abstract

AbstractEffectiveness of Picture Stories in Value Education and Language Skills inIndonesian Language Learning. This study aims to investigate the effectiveness ofpicture stories to improve learning achievement in value education (honesty,patience, and religious worship) and language skills (listening and reading) inIndonesian language learning. This study was a quasi-experimental studyemploying the pretest-posttest control group design. The population comprised all114 Year II students of MIN Tempel Sleman Yogyakarta. The sample, selected bythe random sampling technique, consisted of 70 students, divided into theexperimental group and the control group. The results show that (1) the learningachievement in value education of the students in the experimental group is higherthan that of the students in the control group, and (2) the learning achievement inlanguage skills of the students in the experimental group is higher than that of thestudents in the control group. It can be concluded that the use of picture stories iseffective for value education and Indonesian language skills.Keywords: picture stories, value education, language skills
Model Asesmen Otentik untuk Menilai Capaian Karakter di Taman Kanak-Kanak Raudlatul Athfal Umi Faizah
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capaian karakter anak usia dini sangat penting diketahui untuk mempermudah guru dalam memberikan bantuan, layanan, sertapengembangan peserta didik. Oleh karena itu diperlukan model asesmen yang dapat digunakan untuk mendeteksi capaian karakter anak secara mudah dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan model asesmen otentik untuk menilai capaian karakter anak usia dini di Taman Kanak-Kanak/ Raudlatul Athfal yang baik/efektif dan memenuhi kriteria goodness of fit statistics; (2) mengetahui karakteristik instrumen model asesmen otentik untuk menilai capaian karakter anak usia dini di TK/RA. Metode penelitian yang digunakan mengacu model Research and Development dari Plomp. Model ini digunakan karena setiap fase pengembangan selalu diikuti dengan implementasi, sehingga fase implementasi dari model tersebut tidak perlu lagi dilaksanakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dokumentasi, observasi, dan FGD. Uji validitas isi dengan expert judgment dan diteruskan dengan formula Aiken’s V. Uji reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Uji validitas dan reliabilitas konstruk serta kecocokan model menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) diteruskan dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil penelitian ini meliputi: (1) model asesmen otentik yang dikembangkan yaitu model ASOKA. Model ini dinyatakan valid, dan reliabel, serta memenuhi kriteria goodness of fit statistic; (2) Karakteristik instrumen model ASOKA yaitu: (a) validitas isinya tergolong tinggi yakni dengan indek Aiken’s V sebesar 0,901, (b) validitas konstruk instrumennya memenuhi kriteria goodness of fit statistic, (c) reliabilitas instrumennya tergolong baik dilihat dari koefisien nilai Alpha Cronbach sebesar 0,914. kata kunci: model ASOKA, asesmen otentik, anak TK/RA.
UNDERSTANDING THE QUR’AN AND HADITH RELATED TO CHILDREN'S DEVOTION TO PARENTS WITH HERMENEUTICS OF TAWHID Hadiyansyah, Dhuha; In'ami, Moh; Hunaida, Wiwin Luqna; Anasy, Zaharil; Faizah, Umi
RIWAYAH Vol 9, No 1 (2023): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : ilmu hadis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v9i1.21446

Abstract

children and parents. Thus far, these two sacred texts have been used as the basis for a children’s obedience to their parents. In this sense, being obedient to both parents, whether the ordered is obligatory, sunnah or permissible, is a must. Likewise, if parents forbid from unlawful, makruh or permissible actions, the children are obliged to obey. In this view, obedience to parents is absolute; there is no concept of self-boundary, which in psychology is valued as an important component in the growth of a healthy identity. The study found that, by using Hermeneutics of Tawhid, the interpretation of the two texts becomes more fair, namely the form of obedience of children to their parents lies in the obedience to roles and functions in the family system. When parents act as caregivers in the family, children need to obey them as the owner of the authority; conversely, when the caregiver role changes, parents need to adjust to the new situation. Through this interpretation, the parent-child relationship pattern can be seen as a bond capable of supporting the sakinah family concept. Wadud's Hermeneutics of Tawhid gives us the opportunity to read texts with a broad horizon of thinking in order to produce more acceptable meanings for those who think logically. This meaning would be more functional to be applied in everyday life in society, not the meaning that only exists in the world of ideas.[Artikel ini merupakan penelitian kualitatif dengan kajian teks, yang fokus pada Surat al-Isra ayat 23 dan Hadits tentang hubungan antara anak dan orang tua. Sejauh ini, kedua teks suci ini  telah digunakan sebagai dasar untuk kepatuhan anak-anak kepada orang tua mereka. Dalam pengertian ini, patuh kepada kedua orang tua, apakah perintah itu wajib, sunnah atau diizinkan, adalah suatu keharusan. Demikian juga jika orang tua melarang perbuatan melawan hukum, makruh atau perbuatan yang diizinkan, maka anak-anak wajib taat. Dalam pandangan ini, kepatuhan kepada orang tua adalah mutlak; Tidak ada konsep batas diri, yang dalam psikologi dinilai sebagai komponen penting dalam pertumbuhan identitas yang sehat. Penelitian menemukan bahwa, dengan menggunakan Hermeneutika Tauhid, interpretasi terhadap dua text tersebut menjadi lebih adil, yaitu bentuk ketaatan anak kepada orang tuanya terletak pada ketaatan terhadap peran dan fungsi dalam sistem keluarga. Ketika orang tua bertindak sebagai pengasuh dalam keluarga, anak-anak perlu mematuhinya sebagai pemegang otoritas; sebaliknya, ketika peran pengasuh berubah, orang tua perlu menyesuaikan diri dengan situasi baru. Melalui interpretasi ini, pola hubungan orangtua-anak dapat dilihat sebagai ikatan yang mampu mendukung konsep keluarga sakinah. Hermeneutika Tauhid Wadud memberi kita kesempatan untuk membaca teks dengan cakrawala berpikir yang luas demi menghasilkan makna yang lebih berterima oleh mereka orang yang berpikir logis. Makna ini lebih fungsional untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, bukan makna yang hanya ada di dunia ide.]
LEMBAGA FILANTROPI ISLAM DALAM MENINGKATAN EKONOMI UMMAT Faizah, Umi
RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/rjabm.v8i1.7860

Abstract

Islamic philanthropy has an important role in community economic empowerment. The conditions of poverty and injustice felt, especially by Muslims, will cause separate and ongoing problems, so it is necessary to make strategic and relevant efforts to unravel the gap in conditions, namely through commendable da'wah activities. That this commendable da'wah is not just to spread religion and call for truth. But da'wah is about how we can see what we can do for our surroundings. This study aims to determine and analyze the potential, role and opportunities of Islamic philanthropy to alleviate poverty and injustice. The results of the study explain that da'wah regarding the problems of poverty and injustice that occur in society need to be unraveled through Islamic da'wah. Islamic philanthropy is a manifestation of our love and care as fellow human beings raising ethical values. The Islamic da'wah agenda through zakat, infaq, shadaqah, and waqaf should be able to unravel domestic problems. With effective activities, well-targeted da'wah, and support from government agencies and institutions, the implementation of Islamic philanthropy provides a solution to the problem of poverty and injustice in Indonesia.
Kemampuan Bertanya Siswa dalam Kegiatan Diskusi Kelompok pada Materi Rasio Trigonometri Faizah, Umi; Subanji, Subanji; Susiswo, Susiswo
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v9i2.8064

Abstract

Small group discussions (group work) are an important part of the learning process though students are rarely skilled at asking a question. The purpose of this study is to examine student interactions and questioning skills during group work. This research study uses a qualitative descriptive approach. The research subjects consist of eight students who were divided heterogeneously into two groups, with four members for each group. The research instrument consists of the researcher herself, a task in the form of a trigonometric ratio group worksheet, and three video cameras to observe discussion activities. One camera was focused on all class activities and two cameras were pointing at each group being observed. All conversation transcripts during the discussion are deciphered, coded, and then analyzed qualitatively. The results of this study show the interaction of conveying opinion/rebuttals, asking questions, and providing answers, with the percentage of giving opinions/ objections were more dominant than other interactions. The ability to ask questions was obtained by 50% of the students having the medium questioning ability and 50% having the low questioning ability, with the level of questions asked at the LOTS level, namely C1 and C3 levels. None of the students had high questioning skills. Of the two groups observed, group A was more active in interacting both in terms of exchanging opinions/rebuttals, asking questions, and providing answers. Suggestions for further research need to be carried out an in-depth analysis of discussion activities both in terms of asking questions or providing feedback to see the emergence of collaborative reasoning.
PENGARUH KAHOOT DAN POWERPOINT DALAM PEMAHAMAN MENULIS TEKS BERITA PADA SISWA BERGAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDEN DAN FIELD DEPENDEN Sholeh, Khabib; Daru Santoso, Suryo; Setyorini, Nurul; Faizah, Umi
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i1.8896

Abstract

Abstrak: Menulis berita merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa apalagi di era digital seperti sekarang ini. Namun, dilihat dari keutuhan dan keruntutan pemaparan teras berita yang ditulis siswa selama ini dikategorikan belum baik.  Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh gaya kognitif dan penggunaan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan tiga nstrument pengumpul data diantaranya nstrument tes standar Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan menulis, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kognitif dan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) dalam hal kemampuan menulis berita dengan  media kahoot.Kata kunci: media kahoot, gaya kognitif, teks berita.Abstrak: Menulis berita merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa apalagi di era digital seperti sekarang ini. Namun, dilihat dari keutuhan dan keruntutan pemaparan teras berita yang ditulis siswa selama ini dikategorikan belum baik.  Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh gaya kognitif dan penggunaan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan tiga nstrument pengumpul data diantaranya nstrument tes standar Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan menulis, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kognitif dan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) dalam hal kemampuan menulis berita dengan  media kahoot.Kata kunci: media kahoot, gaya kognitif, teks berita.
Analisis Eufemia dan Disfemia pada Tajuk Rencana Suara Merdeka Edisi Oktober 2022 dan Relevansi Pembelajarannya di Kelas XII SMA Setianingsih, Dwi; Faizah, Umi; Purwanto, Joko
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tajuk rencana sebagai sebuah opini penyikapan media massa dapat memberikan informasi yang aktual kepada para pembaca. Redaksi sebuah berita tajuk rencana Suara Merdeka sebagai platfom informasi seringkali kata-kata yang dipilih atau digunakan mengalami perubahan makna penghalusan (eufemia) dan (disfemia). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penghalusan (eufemia) dan pengasaran (disfemia) makna pada tajuk rencana Suara Merdeka edisi Oktober 2022; (2) relevansi pembelajarannya di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah tajuk rencana Suara Merdeka edisi Oktober 2022. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pada tajuk rencana Suara Merdeka edisi Oktober 2022 terdapat (1) penghalusan (eufemia) makna yang ditemukan sebanyak 4 data, dan pengasaran (disfemia) makna terdapat 5 data; (2) relevansi pembelajaran dikaitkan dengan materi menulis teks editorial di kelas XII SMA dilaksanakan menggunakan kurikulum 2013. Kompetensi dasar yang digunakan yakni 3.6 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial dan 4.6 Merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulisan. Kata Kunci: perubahan makna, penghalusan (eufemia), pengasaran (disfemia), tajuk rencana Suara Medeka, dan relevansi pembelajaran.
Strategi Retorika Wacana Humor Stand Up Comedy Indonesia Season X Kompas TV Faradina, Aulia Diskha; Faizah, Umi; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stand up comedy Indonesia merupakan salah satu seni pertunjukan komedi tunggal yang dilakukakn di atas panggung. Komika sebagai pemeran dalam Stand up comedy Indonesia belum dibekali kemampuan beretorika secara baik da sesuai dengan strategi yang tepat. Beberapa penelitian hanya menyampaikan tentang peluang analisis penggunaan retorika verbal dan non verbal serta public speaking pada komunitas stand up comedy, dan belum membahas strategi retorika wacana humor stand up comedy. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, peneliti menganalisis strategi retorika wacana humor stand up comedy. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi retorika wacana humor stand up comedy Indonesia season x Kompas TV. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dan teknik simak catat. Hasil penelitiannya meliputi strategi retorika meliputi inventio (penemuan), dispositio (penyusunan) terdiri atas pengantar, pernyataan, argumentasi dan epilog, elocutio (gaya) terdiri dari gaya bahasa dan gaya suara, memoria (memori), pronuntiatio (penyampaian) terdiri atas teknik verbal, teknik vokal, dan teknik visual. Penelitian ini diharapkan menjadi informasi atau wawasan tambahan mengenai strategi retorika dalam stand up comedy sehingga dapat dipahami lebih baik lagi ketika menyusun wacana humor stand up comedy.
Sarana Kohesi pada Kolom Tajuk Rencana Harian Suara Merdeka Edisi Mei 2023 dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Kelas X SMA Al Fath, Faiz Rafi; Bagiya, Bagiya; Faizah, Umi
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan kebahasaan merupakan kaidah linguistik yang menarik diteliti. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kesalahan kebahasaan terdapat pada wacana berita Line Today dan kohesi gramatikal pada Tajuk rencana. Namun, berdasarkan beberapa penelitiannya belum ada yang meneliti sarana kohesi pada kolom tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023. Oleh karena itu, untuk mengisi kesenjangan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur kohesi yang meliputi unsur kohesi leksikal serta kohesi gramatikal dan (2) rencana pelaksanaan pembelajaran pada kolom tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023 di Kelas X SMA. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wacana tajuk rencana pada harian Suara Merdeka edisi Mei 2023. Objek penelitian ini adalah kohesi tajuk rencana pada harian Suara Merdeka. Fokus penelitian ini adalah sarana kohesi pada tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023 dan pelaksanaan pembelajaran di Kelas X SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak disertai dengan teknik catat. Instrument penelitian yang digunakan adalah kartu pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode agih. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa unsur kohesi yang akan dibahas meliputi kohesi leksikal dan kohesi gramatikal pada tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023. (1) Kohesi lesikal meliputi enam unsur, yaitu a) repetisi; b) sinonimi; c) antonimi; d) kolokasi; e) hiponimi; dan f) ekuivalensi; Kohesi gramatikal meliputi empat unsur, yaitu a) referensi; b) substitusi; c) elipsis; dan d) konjungsi. Rencana pelaksanaan pembelajaran kohesi relevan dengan pembelajaran menulis teks eksposisi di kelas X SMA. Hal itu sesuai dengan kompetensi dasar 3.3 menganalisis struktur, isi, dan kebahasaan teks eksposisi yang didengar dana atau dibaca, dan 4.3 teks eksposisi secara lisan atau tulis dengan meperhatikan struktur dan kebahasaan.