Claim Missing Document
Check
Articles

LEMBAGA FILANTROPI ISLAM DALAM MENINGKATAN EKONOMI UMMAT Faizah, Umi
RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/rjabm.v8i1.7860

Abstract

Islamic philanthropy has an important role in community economic empowerment. The conditions of poverty and injustice felt, especially by Muslims, will cause separate and ongoing problems, so it is necessary to make strategic and relevant efforts to unravel the gap in conditions, namely through commendable da'wah activities. That this commendable da'wah is not just to spread religion and call for truth. But da'wah is about how we can see what we can do for our surroundings. This study aims to determine and analyze the potential, role and opportunities of Islamic philanthropy to alleviate poverty and injustice. The results of the study explain that da'wah regarding the problems of poverty and injustice that occur in society need to be unraveled through Islamic da'wah. Islamic philanthropy is a manifestation of our love and care as fellow human beings raising ethical values. The Islamic da'wah agenda through zakat, infaq, shadaqah, and waqaf should be able to unravel domestic problems. With effective activities, well-targeted da'wah, and support from government agencies and institutions, the implementation of Islamic philanthropy provides a solution to the problem of poverty and injustice in Indonesia.
Kemampuan Bertanya Siswa dalam Kegiatan Diskusi Kelompok pada Materi Rasio Trigonometri Faizah, Umi; Subanji, Subanji; Susiswo, Susiswo
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v9i2.8064

Abstract

Small group discussions (group work) are an important part of the learning process though students are rarely skilled at asking a question. The purpose of this study is to examine student interactions and questioning skills during group work. This research study uses a qualitative descriptive approach. The research subjects consist of eight students who were divided heterogeneously into two groups, with four members for each group. The research instrument consists of the researcher herself, a task in the form of a trigonometric ratio group worksheet, and three video cameras to observe discussion activities. One camera was focused on all class activities and two cameras were pointing at each group being observed. All conversation transcripts during the discussion are deciphered, coded, and then analyzed qualitatively. The results of this study show the interaction of conveying opinion/rebuttals, asking questions, and providing answers, with the percentage of giving opinions/ objections were more dominant than other interactions. The ability to ask questions was obtained by 50% of the students having the medium questioning ability and 50% having the low questioning ability, with the level of questions asked at the LOTS level, namely C1 and C3 levels. None of the students had high questioning skills. Of the two groups observed, group A was more active in interacting both in terms of exchanging opinions/rebuttals, asking questions, and providing answers. Suggestions for further research need to be carried out an in-depth analysis of discussion activities both in terms of asking questions or providing feedback to see the emergence of collaborative reasoning.
PENGARUH KAHOOT DAN POWERPOINT DALAM PEMAHAMAN MENULIS TEKS BERITA PADA SISWA BERGAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDEN DAN FIELD DEPENDEN Sholeh, Khabib; Daru Santoso, Suryo; Setyorini, Nurul; Faizah, Umi
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i1.8896

Abstract

Abstrak: Menulis berita merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa apalagi di era digital seperti sekarang ini. Namun, dilihat dari keutuhan dan keruntutan pemaparan teras berita yang ditulis siswa selama ini dikategorikan belum baik.  Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh gaya kognitif dan penggunaan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan tiga nstrument pengumpul data diantaranya nstrument tes standar Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan menulis, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kognitif dan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) dalam hal kemampuan menulis berita dengan  media kahoot.Kata kunci: media kahoot, gaya kognitif, teks berita.Abstrak: Menulis berita merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa apalagi di era digital seperti sekarang ini. Namun, dilihat dari keutuhan dan keruntutan pemaparan teras berita yang ditulis siswa selama ini dikategorikan belum baik.  Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh gaya kognitif dan penggunaan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan tiga nstrument pengumpul data diantaranya nstrument tes standar Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan menulis, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kognitif dan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) dalam hal kemampuan menulis berita dengan  media kahoot.Kata kunci: media kahoot, gaya kognitif, teks berita.
Analisis Eufemia dan Disfemia pada Tajuk Rencana Suara Merdeka Edisi Oktober 2022 dan Relevansi Pembelajarannya di Kelas XII SMA Setianingsih, Dwi; Faizah, Umi; Purwanto, Joko
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tajuk rencana sebagai sebuah opini penyikapan media massa dapat memberikan informasi yang aktual kepada para pembaca. Redaksi sebuah berita tajuk rencana Suara Merdeka sebagai platfom informasi seringkali kata-kata yang dipilih atau digunakan mengalami perubahan makna penghalusan (eufemia) dan (disfemia). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penghalusan (eufemia) dan pengasaran (disfemia) makna pada tajuk rencana Suara Merdeka edisi Oktober 2022; (2) relevansi pembelajarannya di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah tajuk rencana Suara Merdeka edisi Oktober 2022. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan catat. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pada tajuk rencana Suara Merdeka edisi Oktober 2022 terdapat (1) penghalusan (eufemia) makna yang ditemukan sebanyak 4 data, dan pengasaran (disfemia) makna terdapat 5 data; (2) relevansi pembelajaran dikaitkan dengan materi menulis teks editorial di kelas XII SMA dilaksanakan menggunakan kurikulum 2013. Kompetensi dasar yang digunakan yakni 3.6 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial dan 4.6 Merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulisan. Kata Kunci: perubahan makna, penghalusan (eufemia), pengasaran (disfemia), tajuk rencana Suara Medeka, dan relevansi pembelajaran.
Strategi Retorika Wacana Humor Stand Up Comedy Indonesia Season X Kompas TV Faradina, Aulia Diskha; Faizah, Umi; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stand up comedy Indonesia merupakan salah satu seni pertunjukan komedi tunggal yang dilakukakn di atas panggung. Komika sebagai pemeran dalam Stand up comedy Indonesia belum dibekali kemampuan beretorika secara baik da sesuai dengan strategi yang tepat. Beberapa penelitian hanya menyampaikan tentang peluang analisis penggunaan retorika verbal dan non verbal serta public speaking pada komunitas stand up comedy, dan belum membahas strategi retorika wacana humor stand up comedy. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, peneliti menganalisis strategi retorika wacana humor stand up comedy. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi retorika wacana humor stand up comedy Indonesia season x Kompas TV. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dan teknik simak catat. Hasil penelitiannya meliputi strategi retorika meliputi inventio (penemuan), dispositio (penyusunan) terdiri atas pengantar, pernyataan, argumentasi dan epilog, elocutio (gaya) terdiri dari gaya bahasa dan gaya suara, memoria (memori), pronuntiatio (penyampaian) terdiri atas teknik verbal, teknik vokal, dan teknik visual. Penelitian ini diharapkan menjadi informasi atau wawasan tambahan mengenai strategi retorika dalam stand up comedy sehingga dapat dipahami lebih baik lagi ketika menyusun wacana humor stand up comedy.
Sarana Kohesi pada Kolom Tajuk Rencana Harian Suara Merdeka Edisi Mei 2023 dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Kelas X SMA Al Fath, Faiz Rafi; Bagiya, Bagiya; Faizah, Umi
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan kebahasaan merupakan kaidah linguistik yang menarik diteliti. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kesalahan kebahasaan terdapat pada wacana berita Line Today dan kohesi gramatikal pada Tajuk rencana. Namun, berdasarkan beberapa penelitiannya belum ada yang meneliti sarana kohesi pada kolom tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023. Oleh karena itu, untuk mengisi kesenjangan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur kohesi yang meliputi unsur kohesi leksikal serta kohesi gramatikal dan (2) rencana pelaksanaan pembelajaran pada kolom tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023 di Kelas X SMA. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wacana tajuk rencana pada harian Suara Merdeka edisi Mei 2023. Objek penelitian ini adalah kohesi tajuk rencana pada harian Suara Merdeka. Fokus penelitian ini adalah sarana kohesi pada tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023 dan pelaksanaan pembelajaran di Kelas X SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak disertai dengan teknik catat. Instrument penelitian yang digunakan adalah kartu pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode agih. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa unsur kohesi yang akan dibahas meliputi kohesi leksikal dan kohesi gramatikal pada tajuk rencana harian Suara Merdeka edisi Mei 2023. (1) Kohesi lesikal meliputi enam unsur, yaitu a) repetisi; b) sinonimi; c) antonimi; d) kolokasi; e) hiponimi; dan f) ekuivalensi; Kohesi gramatikal meliputi empat unsur, yaitu a) referensi; b) substitusi; c) elipsis; dan d) konjungsi. Rencana pelaksanaan pembelajaran kohesi relevan dengan pembelajaran menulis teks eksposisi di kelas X SMA. Hal itu sesuai dengan kompetensi dasar 3.3 menganalisis struktur, isi, dan kebahasaan teks eksposisi yang didengar dana atau dibaca, dan 4.3 teks eksposisi secara lisan atau tulis dengan meperhatikan struktur dan kebahasaan.
Analisis Makna Referensial dan Non-referensial pada Pamflet dan Spanduk di Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun 2022 Cahyani, Nafa Dwi; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun pamflet dan spanduk media komunikasi yang umum digunakan di Universitas Muhammadiyah Purworejo, belum ada penelitian yang secara khusus menganalisis makna referensial dan non-referensial yang terkandung didalamnya. Penelitian sebelumnya lebih fokus pada analisis teks dalam bentuk tulisan formal seperti jurnal atau buku, sedangkan penggunaan bahasa dalam pamflet dan spanduk belum mendapatkan perhatian yang lebih. Oleh karena itu, masih dapat kekurangan pengetahuan bagaimana pamflet dan spanduk di Universitas Muhammadiyah Purworejo tersebut menggunakan makna referensial dan non-referensial untuk menyampaikan pesan terhadap khalayak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode simak dengan teknik lanjutan rekam atau dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan metode agih dengan tujuan menjelaskan dan memaknai kata-kata yang terdapat dalam pamflet dan spanduk. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan jenis makna referensial dan non-referensial pada pamflet dan spanduk di Universitas Muhammadiyah Purworejo. Berdasarkan analisis dapat diketahui secara umum pamflet dan spanduk di Universitas Muhammadiyah Purworejo memiliki banyak makna salah satunya makna referensial dan makna non-referensial. Makna referensial pada pamflet dan spanduk berbentuk kelas kata nomina benda sehingga memiliki referensi atau acuan. Makna non-referensial dalam pamflet dan spanduk berupa konjungsi atau kata penghubung yang tidak memiliki referen atau acuan, tetapi memiliki fungsi. Penelitian berkontribusi untuk menyampaikan dan memaknai pamflet dan spanduk di Universitas Muhammadiyah Purworejo tahun 2022 sehingga dapat dipahami dengan baik oleh khalayak umum.
ASPEK KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ISLAH CINTA KARYA DINI FITRIA DAN RENCANA PEMBELAJARAN SASTRA DI KELAS XII SMA Afifah, Janna; Bagiya, Bagiya; Faizah, Umi
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanamkan dan membentuk kepribadian seseorang dapat diajarkan melalui karya sastra seperti novel. Novel memiliki muatan pesan yang penuh akan nilai-nilai dan melalui perjalanan tokohnya dapat digunakan untuk menanamkan dan membentuk kepribadian seseorang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kepribadian dapat dibentuk melalui karya seperti novel, cerbung serta, film. Dengan begitu objek penelitiannya terlalu luas melebar pada kepribadian para pelaku atau pemerannya. Selain itu, dalam penelitian lain, tidak menyajikan rencana pembelajarannya di instansi pendidikan seperti sekolah. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, peneliti menganalisis kepribadian tokoh utama novel Islah Cinta karya Dini Fitria yang terdiri dari id, ego dan super ego. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik dalam novel Islah Cinta; (2) aspek kepribadian tokoh utama novel Islah Cinta; dan (3) rencana pembelajaran novel Islah Cinta di Kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah aspek kepribadian tokoh utama novel Islah Cinta karya Dini Fitria. Sumber datanya adalah novel Islah Cinta karya Dini Fitria dan ini berupa kalimat-kalimat yang ada dalam novel Islah Cinta karya Dini Fitria. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka serta teknik simak dan catat. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan buku pencatat data. Analisis data dilakukan dengan metode analisys content atau analisis isi. Analisis isi adalah suatu teknik untuk membuat inferesi (simpulan) dengan mengidentifikasi karakteristik khusus secara objektif dan sistematis. Teknik penyajian hasil analisis dilakukan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: unsur intrinsik dalam novel Islah Cinta, meliputi: tema, tokoh dan penokohan, alur, sudut pandang, dan amanat. aspek kpribadian tokoh utama novel Islah Cinta mencakup 3 jenis, yaitu: Id (Das Es), Ego (Das Ich), dan Superego (Das Ueber Ich). Selanjutnya, hasil penelitian ini diterapkan dalam rencana pembelajaran sastra di kelas X SMA dengan dengan metode pembelajaran Discovery Learning, tepatnya Kompetensi Dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES PADA PUISI BUHUNG RAPPOA, PADA SELEMBAR SARUNG HITAM, DAN PALAJAU KARYA MARIATI ATKAH DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA KELAS X Lestari, Mega Kusuma; Faizah, Umi; Bagiya, Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi Buhung Rappoa, Pada Selembar Sarung Hitam, Palajau merupakan salah satu karya sastra yang menarik dari Mariati Atkah. Puisi ini memiliki kompleksitas simbolik dan makna yang menantang untuk dipahami. Untuk menganalisis puisi ini, penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks puisi Buhung Rappoa, Pada Selembar Sarung Hitam, Palajau karya Mariati Atkah. Puisi ini memiliki banyak denotasi, konotasi, dan mitos yang memerlukan pemahaman mendalam untuk mengungkapkan maknanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap makna dan pesan dalam puisi Buhung Rappoa, Pada Selembar Sarung Hitam, Palajau menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi hasil analisis semiotika ini sebagai materi pembelajaran sastra SMA di kelas X. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang melibatkan identifikasi tanda-tanda dan simbol-simbol dalam teks puisi. Analisis dilakukan dengan memperhatikan tanda-tanda indeksikal, ikonikal, dan simbolis yang muncul dalam teks. Hasil analisis semiotika Roland Barthes pada puisi Buhung Rapoa, Pada Selembar Sarung Hitam, Palajau mengungkapkan lapisan-lapisan makna yang tersembunyi dalam teks. Puisi ini mengandung pesan-pesan tentang identitas, budaya, dan pengalaman pribadi penulis. Analisis ini juga membantu menggali makna yang mungkin tidak terlihat pada pandangan pertama. Dengan menerapkan pendekatan semiotika Roland Barthes, penelitian ini berhasil mengungkap makna-makna dalam puisi Buhung Rappoa, Pada Selembar Sarung Hitam, Palajau karya Mariati Atkah. Hasil analisis ini dapat menjadi sumber belajar yang berharga dalam pembelajaran sastra di SMA kelas X, membantu siswa memahami lebih dalam konsep semiotika dan menganalisis karya sastra dengan lebih mendalam. Relevansi analisis semiotika dalam pembelajaran sastra dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang makna dalam karya sastra dan menghargai kerumitan dalam bahasa figuratif dan simbolisme sastra.
ANALISIS KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL KADO TERBAIK KARYA J.S. KHAIREN DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Faturahman, Irfan; Faizah, Umi; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai fenomena dan permasalahan sosial di masyarakat mendorong pengarang untuk menciptakan karya sastra yang mengandung kritik sosial. Salah satu karya sastra yang mengandung kritik sosial adalah novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kritik sosial novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen; dan (2) rencana pembelajarannya di kelas XII SMA. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah novel Kado Terbaik karya J.S. Khairen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Dari penelitian ini sapat disimpulkan bahwa: (1) kritik sosial novel mencakup lima permasalahan meliputi: (a) kritik sosial masalah kejahatan: eksploitasi anak, perdagangan organ manusia, perampokan, penampungan berkedok panti asuhan, korupsi dan pungutan liar, dan narkotika (b) kritik sosial masalah kemiskinan meliputi: kemiskinan aspek keuangan dan kemiskinan aspek pengetahuan, (c) kritik sosial masalah disorganisasi keluarga: meninggalnya sosok pemimpin keluarga, rusaknya moral orang tua, dan terlalu mementingkan pekerjaan dibandingkan orang tua, (d) kritik terhadap norma-norma masyarakat: delikuensi anak dan penggunaan teknologi yang tidak tepat; (3) rencana pembelajaran novel di kelas XII dilakukan dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang terdiri atas empat pertemuan. Pertemuan pertama difokuskan pada pemberian materi kepada peserta didik. Pertemuan kedua difokuskan pada membaca dan menganalisis novel. Pertemuan ketiga berupa presentasi dan diskusi. Pertemuan keempat adalah penilaian harian.