Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA FILM LAYLA MAJNUN SUTRADARA MONTY TIWA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MODUL AJAR KELAS XI SMA Cahyani, Dwika Wuri; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film bukan sekedar hiburan tetapi penggambaran kehidupan di masyarakat yang mengandung konflik secara internal atau konflik batin. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konflik batin yang terdapat pada karya sastra adalah id, ego, dan superego, tetapi belum diketahui dengan kebutuhan tersebut. Hal ini yang mendasari peneliti untuk menganalisis konflik batin pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dan relevansi modul ajar di kelas XI SMA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek konflik batin tokoh utama pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dan relevansi modul ajar di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang digunakan oleh penulis ialah analisis konflik batin tokoh utama film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dengan relevansi modul ajar kelas XI SMA. Sumber data berasal dari kutipan-kutipan pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dengan langkah meliputi: menonton film dan mencatat kutipan pada dialog menjadi dokumen. Instrumen penelitian adalah orang atau human instrument yaitu peneliti itu sendiri dibantu dengan kartu pencatat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian hasil analisis informal berupa kata-kata. Hasil penelitian ini berupa (a) analisis konflik batin tokoh utama menggunakan pendekatan teori psikoanalisis berupa Id, Ego, dan Superego dan (b) relevansi modul ajar kelas XI di SMA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan tambahan terkait analisis konflik batin menggunakan media film dan relevansi modul ajar pembelajaran drama sehingga dapat dipahami ketika menganalisis drama.
ANALISIS KESALAHAN KEBAHASAAN TEKS ARGUMENTASI KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH PURWODADI DAN RELEVANSINYA PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN MODUL AJAR TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Taufik, Prima; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan kebahasaan merupakan kaidah linguistik yang menarik diteliti. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kesalahan kebahasaan teks argumentasi terdiri dari kesalahan fonologi, morfologi, dan sintaksis. Namun, berdasarkan beberapa penelitian tersebut, hasil analisisnya belum spesifik. Oleh karena itu, untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini membahas analisis kesalahan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi. Penelitian ini ertujuan mendeskripsikan: (1) kesalahan fonologi dalam teks argumentasi, (2) kesalahan morfologi dalam teks argumentasi, (3) kesalahan sintaksis dalam teks argumentasi, dan (4) relevansinya pembelajaran menulis dengan modul ajar. Fokus penelitian pada kesalahan kebahasaan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, dan relevansi pembelajaran menulis dengan modul ajar. Dalam pengumpulan data digunakan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik agih dan penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan: (1) Kesalahan fonologi terdiri dari kesalahan huruf kapital pada awal kalimat berjumlah 13 dan kesalahan huruf kapital pada nama geografi berjumlah 2, (2) Kesalahan morfologi terdiri dari kesalahan afiksasi jumlah 13 dan kesalahan reduplikasi berjumlah 2, (3) Kesalahan sintaksis terdiri dari kesalahan kalimat tanpa subjek berjumlah 3 dan kesalahan konjungsi yang berlebihan berjumlah 2, (4) Relevansi pembelajaran menulis dengan modul ajar dengan analisis kesalahan kebahasaan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi dapat dikaitkan Capaian Pembelajaran (CP) elemen menulis yaitu,10.1 Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, dan pengetahuan metakognisi untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. Tujuan Pembelajaran (TP) adalah 1.1 membuat/merancang teks argumentasi dengan memperhatikan unsur pembentuknya berdasarkan fenomena yang sedang trending di media cetak atau media sosial.
Nilai Profetik Novel Guru Aini sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Faizah, Umi; Turiyanti; Bagiya; Kadaryati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1390

Abstract

Fenomena siswa saat ini yang gemar pada gaya hidup hedonistik, kapitalistik, dan materialistik merupakan serangan dalam penanaman pendidikan karakter. Nilai profetik dalam novel dapat dijadikan solusi sebagai bahan ajar agar peserta didik dapat menjadi manusia yang memiliki etika yang baik serta beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., yang merupakan bagian dari penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai profetik dalam novel; (2) relevansi novel Guru Aini karya Andrea Hirata sebagai bahan ajar dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan teknik baca catat. Teknik penyajian data dilakukan menggunakan teknik informal. Nilai profetik dalam novel meliputi humanisasi berupa sikap peduli terhadap sesama, tolong-menolong, rela berkorban, mengucapkan salam, dan kasih sayang, liberasi berupa sikap jujur, bekerja keras, rajin belajar, bertanggung jawab, dan pantang menyerah, serta transendensi berupa sikap bersyukur, beribadah, dan berdoa; (2) relevansi novel Guru Aini sebagai bahan ajar terdapat pada kurikulum merdeka fase F, yaitu pada materi teks novel dengan mengacu pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
Representasi Citra Maskulinitas dalam Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Teks Hikayat di Kelas X SMA Purwanto, Joko; Sholeh, Khabib; Khonifa, Umni; Faizah, Umi; Basuki, Basuki
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v5i3.20230

Abstract

Banyak warisan yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih tetap Lestari. Satu di antaranya adalah cerita rakyat. Melalui cerita rakyat disampaikanlah sekian banyak filosofi dan pembelajaran mengenai kehidupan. Mulai dari bagaimana saling menghargai antarsesama, bagaimana menjaga alam sekitar, dan bagaimana cara memposisikan diri, bersikap dan bertindak sebagai seorang pribadi, termasuk sebagai sosok laki-laki. Oleh sebab itulah, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) representasi citra maskulinitas dalam Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi, (2) relevansi citra maskulinitas dalam Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi sebagai bahan ajar teks hikayat di kelas X SMA. Desain penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teori representasi Suart Hall menjadi landasan teori penelitian yang didukung oleh tujuh konsep maskulinitas yang dicetuskan oleh Janet Saltzman Chafetz. Data penelitian berupa kutipan-kutipan pada buku Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi yang memuat bentuk atau wujud maskulinitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah dengan metode informal. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan enam dari tujuh konsep maskulinitas Chafetz yang ditemukan dalam objek penelitian yang berupa: (1) penampilan fisik: diwujudkan dalam fisik yang gagah, tampan, tangguh, serta bertubuh tinggi dan tegap; (2) fungsional: diwujudkan dalam posisi laki-laki sebagai pencari nafkah dan tulang punggung keluarga; (3) emosional: berupa pengendalian ekspresi dan sikap tabah, (4) intelektual: berupa pemikiran logis, cerdas, dan rasional, (5) interpersonal: berupa tanggungjawab dan kepemimpinan, serta (6) karakter personal lainnya: berupa berjiwa petualang, ambisius, tidak mau mengalah, dan pelindung. Sementara itu, terkait relevansinya sebagai bahan ajar didapatkan tiga bentuk relevansi, yakni: (1) relevansi kontekstual, (2) relevansi konstruktivisme, dan (3) relevansi kepribadian.
EVALUASI KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DAN PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Faizah, Umi
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2019): Kepemimpinan dalam Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v2i2.5151

Abstract

Evaluation is a component of education that must be carried out systematically and planned as a measure of the success of the education and learning process. The author limits the discussion of evaluation of Islamic education in this article to 2 aspects, namely aspects of teacher performance and the learning process. The main problems that are often discussed related to aspects of teacher performance are the problems of teacher qualifications and competencies and the implementation of learning. While the problems faced in the learning process generally occur because of the low skill of mastering the latest technology also becomes a serious problem in the fast-paced information age. If the government previously determined four basic competencies that must be mastered by teachers in addition to a minimum educational qualification of S1 or D4, it is necessary to seriously study the offer of one new competency that must be possessed by teachers and education personnel, namely Technology Mastery Competence.     Keywords: evaluation, teacher performance, learning process
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD PADA TEMA PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL RA MUSLIMAT NU BUKO DEMAK Anis Rahmawati; Umi Faizah
QURROTI Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER, QURROTI: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media is very important to use because the learning media can convey or distribute messages from a source in a planned manner so that a conducive learning environment, where the recipient can make the learning process efficiently and effectively. This development research aims to Know the development procedure of learning media flashcard, know the feasibility of flashcard learning media developed. The type of this research is development research using ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. This study produces flashcard media as a learning resource that can facilitate learners in order to play an active role, and make it easy for learners in understanding the theme 4 care about the social environment. The results showed that flashcard learning media is feasible to be tested without revision based on final validation results that have been done by media experts who claimed to be tested with a 90% validity level and material experts stated that it is feasible to be tested with a 94% level of validity. Based on the results of practicality that has been done with the test in the classroom and interview results obtained the result that the flashcard media developed to attract the attention of learners so that they can understand the learning materials on the theme of social care environment class III RA Muslimat buko Wedung.
LITERASI BACA TULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA RA ROHMATAN LIL’ALAMIN DONOREJO KARANGTENGAH DEMAK Sabichatul Lamiah; Umi Faizah
QURROTI Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER, QURROTI: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine reading and writing literacy activities in Indonesian language learning to improve RA students' critical thinking abilities and what the supporting and inhibiting factors are. The research method used in this research is a qualitative research method with a descriptive approach, because the data analyzed in this research is descriptive data in the form of documents about reading and writing literacy in Indonesian language learning to improve RA students' critical thinking skills. Qualitative methods are research in which the researcher is the main tool, data source sampling aims to collect triangulation data techniques, inductive data analysis, and qualitative research results. From the results of research that has been carried out, reading and writing literacy in Indonesian language learning to improve students' critical thinking skills at RA Rohmatan Lil'alamin Donorejo Karangtengah Demak obtained an average score of 61.73. It is known that students' enthusiasm for reading and writing literacy activities is quite good and critical thinking skills at RA Rohmatan Lil'alamin Donorejo Karangtengah Demak are quite good, this is proven when students are able to understand, explain, conclude and solve problems. The supporting factors are cooperation between teachers and students as well as facilities in the form of adequate facilities and infrastructure. Meanwhile, the inhibiting factors are laziness and the absence of the role of parents in the learning process.
PENGEMBANGAN MEDIA MATCHING BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK KELAS 1 MADRASAH IBTIDAIYAH DI BANTUL Putri Ratna Rosari; Umi Faizah
ABDAU : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 8 No 1 (2025): JUNI, ABDAU: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Prodi PGMI STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research problem is the difficulty of reading and writing in grade 1 MI children, this is caused by various factors including the child is still young and the reading ability is still low. Therefore, the researcher provides a solution in the form of developing Matching Book media to find out the design of Matching Book media development to improve reading skills in grade 1 children at MI Tahfidz HDWR Brajan Wonokromo Pleret Bantul Yogyakarta, to find out the use of Matching Book media in learning at MI Tahfidz HDWR Brajan Wonokromo Pleret Bantul Yogyakarta, to find out the feasibility of Matching Book media to improve reading skills in grade 1 children at MI Tahfidz HDWR Brajan Wonokromo Pleret Bantul Yogyakarta. This study uses the RnD method. The results of the study that the design of the Matching Book media development makes designs, makes game designs or methods, prints all designs, bound using a spiral and the media is ready to use, the use of Matching Book media as follows conditioning students, introducing letters and simple words, introducing matching images, guiding students to use Matching Book media, the feasibility and potential for developing Matching Book learning media is proven to be suitable for use as a medium to improve the reading skills of grade 1 students. Based on the results of responses and observations in the field, Matching Book media has the potential to be developed and produced.
Penguatan Literasi Siswa melalui Pendekatan Inovatif Joko Purwanto; Umi Faizah; Eko Nurrahmad; Aiprillisa Mutia Dewi; Afra Azizah
Pelayanan Unggulan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Pelayanan Unggulan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/unggulan.v2i2.1359

Abstract

Strengthening student literacy is one of the important aspects in improving the quality of education in Indonesia. Literacy is not only the ability to read and write, but also the ability to understand, analyze, and apply information. In this case, the role of teachers is also very much needed. The ability of teachers to manage and implement the learning process or the process of strengthening literacy is also very much needed. Therefore, it is necessary to have an understanding and mastery of various innovative approaches to improve students' literacy skills. This article aims to describe how teachers can apply various innovative approaches in order to improve student literacy at SMA N 6 Purworejo. The method of community service activities is carried out in the form of socialization, discussion and question and answer. The results of community service activities, various innovative approaches that can be applied by teachers, including, namely, innovating teacher involvement in reading activities before learning, involving technology in literacy learning, implementing project-based learning, and implementing collaborative approaches and thematic learning in the learning process.
Integration of Meaning Change Analysis in Language Education: A Pedagogical Approach to Improving Students' Critical Thinking Skills Through Comedy-Based Learning Faizah, Umi; Harsandi, Tsalaatsa ‘Ashri; Sholeh, Khabib; Kadaryati, Kadaryati; Bagiya, Bagiya
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 1 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.7186

Abstract

This research aims to explore the integration of the analysis of meaning changes in language learning through comedy media as a contextual and reflective pedagogical approach. Using a mixed-methods design, the study involved 250 high school students from urban and rural backgrounds divided into experimental and control groups. Data were collected through linguistic corpus analysis (N > 10,000 units), pretest–posttest, in-depth interviews, and learning observations. Data analysis was performed quantitatively with paired t-tests, hierarchical regression, and qualitative thematic analysis using NVivo software. The results showed that students in the experimental group experienced a significant improvement in their ability to interpret contextual and metaphorical meanings (p < 0.001, d Cohen = 1.2). Visualizations such as heatmaps, word clouds, and semantic networks show that words such as body, bolt, and Jockey undergo complex expansion of meaning and can be read as representations of social change. These findings show that educational humor has strong potential as a language learning medium that builds critical literacy, broadens semantic insights, and enhances students' empathy for socio-cultural issues. This study concludes that comedy-based semantic approaches are effective for vocabulary mastery and relevant in shaping a generation of learners sensitive to the dynamics of language and meaning in social life.