Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Keterampilan Shooting Three Point terhadap Siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Makassar Hasyim, Hasyim; Harliawan, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan Shooting Three Point terhadap siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Makassar. Populasinya adalah seluruh siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Makassar berjumlah 30 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa sebanyak 30 orang dengan penarikan sampel menggunakan teknik total sampling atau sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes keterampilan shooting three point dalam permainan bolabasket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; keterampilan Shooting Three Point terhadap siswa etrakurikuler SMP Negeri 8 Makassar berada pada kategori "kurang sekali" sebesar 10% (3 siswa), kategori "kurang" sebesar 76,7% (23 siswa), kategori "cukup" sebesar 10% (3 siswa), kategori "baik" sebesar 3.3% (1 siswa), dan kategori "baik sekali" sebesar 0% (0 siswa). Berdasarkan nilai rata-rata yaitu 3.90 poin dan frekuensi terbanyak 76.7%, maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan Shooting Three Point terhadap siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Makassar masuk dalam kategori kurang.
Implementasi Fundamental Movement Skills (FMS) Pada Anak Sekolah Dasar Harliawan, Muhammad; Temmassonge, Andi; Ilahi, Rahmat
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.1.2024.3663

Abstract

Fundamental Movement Skills (FMS) merupakan keterampilan dasar yang sangat penting untuk dimiliki siswa dengan tujuan meningkatkan kualitas gerak dalam kehidupan sehari-hari Keterampilan gerak dasar siswa adalah subjek penelitian ini, meliputi kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi. Penelitian ini menggunakan Metode survei deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian ini disalah satu sekolah dasar negeri di Makassar dengan jumlah sampel 30 siswa berusia 6-9 tahun, dengan menggunakan metode sampling purposive. Pada penelitian ini mengukur keterampilan gerak dasar siswa melalui gerakan yang mengukur kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerak fundamental pada aspek kelincahan siswa terdapat 18 siswa persentasi 60% berkategori tinggi, 9 siswa dengan persentasi 30% berkategori sedang, dan 3 siswa dengan persentasi 10% berkategori rendah pada siswa, keterampilan gerak dasar pada aspek keseimbangan terdapat 9 siswa dengan persentasi 30% berkategori tinggi, terdapat 15 siswa dengan persentasi 50% berkategori sedang, dan 6 siswa dengan persentasi 20% berkategori rendah, keterampilan gerak dasar pada aspek koordinasi terdapat 6 siswa dengan persentasi 20% berkategori tinggi, 15 siswa dengan persentasi 50% berkategori sedang dan 9 siswa dengan persentasi 30% berkategori rendah. Temuan dari penelitian ini yaitu pentingnya memberikan support dan dorongan kepada anak khususnya usia sekolah dasar untuk latihan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar atau Fundamental Movement Skills.
Keterkaitan Prestasi Olahraga dan Prestasi Akademik “Menemukan Keseimbangan Optimal dalam Tumbuh Kembang Siswa" Harliawan, Muhammad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4636

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini yaitu masih kurangnya penelitian yang membahas mengenai hubungan antara kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar khususnya pada siswa yang memiliki prestasi dibidang olahraga. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui korelasi antara prestasi olahraga terhadap kemampuan akademik siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah trend study merupakan penelitian deskriptif untuk melihat kecendrungan perkembangan proses belajar atau prediksi dibuat berdasarkan pertimbangan data longitudinal yang ada. Hasil penelitian prestasi olahraga dapat memberikan banyak dampak positif pada prestasi akademik anak, seperti peningkatan disiplin, keterampilan memecahkan masalah, dan kepercayaan diri. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, anak yang terlalu fokus pada olahraga bisa mengalami penurunan prestasi akademik karena kurangnya waktu dan energi untuk belajar. Penting bagi orang tua, guru, dan pelatih untuk membantu anak menemukan keseimbangan antara olahraga dan akademik agar mereka dapat mencapai potensi terbaiknya dalam kedua bidang tersebut.
Program KKN Internasional sebagai Upaya Peningkatan Pendidikan Jasmani Anak Indonesia di Malaysia (Studi kasus: Sanggar Bimbingan Sri Muda) Riski; Alif Aryadi Hardi; Andi Temmassonge; Ikadarny; Muhammad Harliawan
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5240

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan nasional yang berperan dalam membentuk manusia Indonesia seutuhnya. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional merupakan bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang mengintegrasikan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam konteks lintas negara. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan KKN Internasional sebagai upaya peningkatan pendidikan jasmani anak-anak Indonesia di Malaysia, khususnya di Sanggar Bimbingan Sri Muda, Selangor. Permasalahan utama yang dihadapi oleh sanggar adalah keterbatasan fasilitas olahraga dan rendahnya motivasi anak-anak terhadap aktivitas fisik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, pengenalan alat pembelajaran jasmani, serta pelaksanaan kegiatan olahraga dan senam kebugaran anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan antusiasme siswa dalam mengikuti aktivitas jasmani serta kemampuan siswa mengenali dan menggunakan alat-alat sederhana secara aman. Program ini juga berkontribusi terhadap penguatan karakter, kebersamaan, dan semangat nasionalisme anak-anak Indonesia di luar negeri.
SOSIALISASI PENERAPAN PERMAINAN BERBASIS FUNDAMENTAL MOVEMENT SKILLS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Zulfikar, Muhammad; Hasmyati; Anwar, Nur Indah Atifah; Harliawan, Muhammad; Abbas, Ihsan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi rendahnya aplikasi konsep Fundamental Movement Skills (FMS) pada pembelajaran PJOK di SD Inpres Timbuseng, Kabupaten Gowa, yang menyebabkan pembelajaran cenderung monoton. Menggunakan pendekatan Participatory Action Learning, kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi konsep, pelatihan permainan, dan implementasi praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogis guru dalam merancang pembelajaran berbasis permainan yang mengintegrasikan keterampilan lokomotor, manipulatif, dan stabilitas. Temuan lapangan mengonfirmasi bahwa penerapan model ini efektif meningkatkan active learning time dan antusiasme siswa secara drastis, sekaligus meminimalisir kebosanan akibat metode drill konvensional. Disimpulkan bahwa program ini berhasil mentransformasi paradigma pengajaran dari orientasi cabang olahraga (sport-based) menjadi orientasi gerak dasar (movement-based) yang menyenangkan dan inklusif bagi tumbuh kembang siswa
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Meningkatkan Hasil Belajar Bola Voli Siswa SMP Negeri 1 Bangkala Nurfadilah Amirah; Irvan Irvan; Ians Aprilo; Muhammad - Harliawan
Performa Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatar belakangi oleh permasalahan kedisiplinan dan rendahnya pencapaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan Jabatan khususnya pada materi bola voli yang menunjukkan kecenderungan siswa yang sering mengabaikan instruksi guru dan bertindak sesuai keinginan sendiri. Kondisi ini berdampak langsung pada tingginya tingkat kesalahan mekanika gerak saat transmisi teknik passing bawah dan servis. Data ketuntasan belajar tahap pra-siklus konfirmasi hal tersebut dari total 27 siswa, hampir setengahnya (44,4% atau 12 siswa) belum mencapai ketuntasan sedangkan 55,6% (15 siswa) telah tuntas. Kurangnya penguasaan teknik ini dihapuskan pada metode pembelajaran konvensional yang kurang menstimulasi motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Sebagai solusi peningkatan kinerja dan hasil belajar, Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT). Melalui pendekatan refleksi diri yang dilakukan secara bersiklus TGT diimplementasikan sebagai instrumen strategi untuk mengubah iklim kelas menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan menumbuhkan semangat kompetisi positif siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar passing bawah bola dari kondisi awal hingga pelaksanaan Siklus II. Kesimpulan model pembelajaran TGT terbukti menjadi pendekatan alternatif yang sangat efektif untuk menjadi salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan olahraga siswa di sekolah.
Peningkatan Keterampilan Teknik Dasar Padel melalui Metode Drill pada Member Core Padel Setyawan, Muh Nugrah; Sutriawan, Agus; Syafruddin, Muhammad Akbar; Harliawan, Muhammad; Atifah, Nur Indah
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 1 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i1.2835

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan teknik dasar padel pada member Core Padel melalui metode drill. Padel merupakan olahraga raket yang berkembang pesat di Indonesia, khususnya di perkotaan, namun metode pelatihannya masih jarang dikaji secara sistematis. Kegiatan melibatkan 30 member Core Padel dan dilaksanakan di fasilitas lapangan Core Padel. Metode yang digunakan adalah latihan drill terstruktur yang mencakup teknik forehand, backhand, voli, servis, dan teknik dinding. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen penilaian teknik dasar yang telah divalidasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 23,4% pada seluruh aspek teknik yang dinilai. Metode drill terbukti efektif dalam membentuk pola gerak yang konsisten dan meningkatkan kualitas teknik peserta dalam waktu yang relatif singkat.
Implementasi Fundamental Movement Skills (FMS) Pada Anak Usia Sekolah Dasar Muhammad Harliawan; Imam Suyudi; Andi Ridwan; Awaluddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i1.29

Abstract

Child growth and development is something complex. This means that there are many factors that influence and are interconnected in the process of child growth and development, basic child movement refers to efforts to help children in developing basic motor and movement skills, Fundamental Movement Skills (FMS) are basic movement skills that are the foundation for doing more complex physical activities, such as sports or daily activities. FMS helps someone develop the physical abilities needed to move efficiently and safely. The purpose of this service is to provide children with an understanding of basic movements that are the foundation for more complex sports and physical activity skills, the method used is the game method, the results of this service are increased motor coordination abilities, increased balance and stability in students, increased flexibility and mobility, improved mental and physical coordination, increased cooperation and social skills, increased physical strength, increased concentration and focus and increased discipline.
Implementasi Model One Reality Training Untuk Meningkatkan  Kebugaran dan Produktivitas Karyawan Retail di Kota Makassar Hasmyati Hasmyati; Muhammad Harliawan; Nur Indah Atifah Anwar; Muh Ilham Aksir; Alimin Hamzah
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga merupakan elemen penting dari gaya hidup sehat dan aktif khususnya bagi karyawan, Era modernisasi saat ini perubahan pola makan dan gaya hidup yang semakin kompleks dan beragam yang dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit kardiovaskular dan gangguan mental semakin meningkat, Resistance training dan mobility exercise memiliki manfaat yang signifikan bagi karyawan retail yang terlibat dalam aktivitas fisik intensif. Resistance training yang merupakan metode latihan menggunakan beban tubuh untuk meningkatkan kekuatan otot, sangat penting untuk membantu karyawan mengangkat barang dan bertahan dalam posisi berdiri tanpa merasa lelah. dengan tubuh yang lebih kuat, risiko cedera akibat ketegangan otot pada sendi dan ligamen dapat berkurang secara signifikan, metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan teori dan praktik, Impelementasi model latihan One Reality Training terbukti menjadi salah satu model yang sangat efektif dan efisien dalam membangun motivasi olahraga di kalangan karyawan karena sifat gerakannya yang praktis dan mudah dilakukan sela-sela kesibukan kantor. kombinasi antara resistance training dan mobility exercise tidak hanya memberikan dampak instan terhadap pengurangan kekakuan fisik, tetapi juga secara psikologis meningkatkan antusiasme peserta untuk menjaga kebugaran secara mandiri.
Physical Fitness Level Of Elementary School Students In Physical Education, Sports, And Health Learning Alif Aryadi Hardi; Muhammad Harliawan; Muhammad Fadli
STAMINA Vol 9 No 2 (2026): Journal of Stamina Issue 2
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v9i2.1365

Abstract

Physical fitness is an important component of students’ physical and motor development and plays a significant role in supporting their participation and performance in physical education learning. However, information regarding the physical fitness level of elementary school students, particularly in the context of physical education learning at Lappae 64 Public Elementary School, remains limited. This study was conducted to fill this gap by providing an empirical description of students’ physical fitness levels and interpreting their implications for the implementation of physical education learning. This study employed a quantitative approach with a descriptive method. The population consisted of all students in grades IV, V, and VI at Lappae 64 Public Elementary School, totaling 40 students, comprising 22 male and 18 female students. Total sampling was employed; therefore, the entire population was included as the research sample. Students’ physical fitness was assessed using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI), which consisted of five components: the 40-meter sprint, bent-arm hang or pull-up, sit-up, vertical jump, and 600-meter run. Data were analyzed using descriptive statistical techniques by calculating the percentage distribution of students across physical fitness categories. The findings indicated that the largest proportion of students (45%) was categorized as having a moderate level of physical fitness, followed by the good category (22.5%), less category (20%), very good category (7.5%), and very less category (5%). These findings indicate that although most students demonstrated a moderate level of physical fitness, 25% of students were still classified in the less and very less categories. This distribution suggests that the existing physical education learning process has not yet resulted in an optimal level of physical fitness for all students and highlights the need for learning activities that systematically accommodate differences in students’ physical abilities. Therefore, physical education instruction should be strengthened through structured, progressive, and sustainable physical fitness activities integrated into regular learning. Scientifically, this study contributes empirical evidence concerning the physical fitness profile of elementary school students in the local school context, while practically, the findings can serve as a basis for physical education teachers and schools in developing more targeted fitness programs, monitoring students’ physical fitness periodically, and designing learning activities that support the improvement of students’ physical fitness.