Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TENTANG ETIKA BERGAUL PADA SMP Etsu kri lasa; Indri Astuti; Aloysius Mering
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.626 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3361

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan produk video animasi layanan bimbingan kelompok tentang etika bergaul untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan model desain pengembangan ADDIE dengan tahap pengembangan (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, dan (5) Evaluate. Penelitian ini dilakukan pada kelas IX SMP Negeri 19 Pontianak dengan jumlah responden 31 orang siswa. Produk yang dikembangkan sudah di validasi secara materi, desain dan media oleh 5 orang validator ahli di bidangnya. Hasil validasi materi secara keseluruhan memperoleh hasil “sangat baik”, validasi desain memperoleh hasil “sangat baik” dan validasi media juga memperoleh hasil “sangat baik”. Hasil pengujian di lapangan melalui uji satu-satu, uji kelompok kecil dan uji kelompok besar secara keseluruhan memperoleh hasil “sangat baik”. Hasil uji efektivitas yang dilakukan memperoleh rata-rata penilaian sikap siswa dari penilaian antar teman sebelum menggunakan produk sebesar 85,9 sedangkan hasil pengukuran rata-rata penilaian sikap siswa dari penilaian antar teman sesudah menggunakan produk sebesar 87,4. Dan berdasarkan hasil perhitungan ttabel 31 responden sample paired t-tes diperoleh ttabel = 1,695 sedangkan thitung = 1,727. Yang artinya thitung lebih besar dari ttabel dengan tingkat signifikansi yaitu perubahan yang sedang > 0,05 ada perubahan sebelum dan sesudah menggunakan sebuah produk. Melalui hasil perhitungan tersebut peneliti juga mengukur tingkat efektivitas produk dengan melakukan pengujian effect size dengan hasil data pengukuran dari uji paired sample t-test. Diperoleh hasil uji effect size 0,31 dengan kriteria interpretasi nilai cohen’d berada pada kategori sedang. Sehingga disimpulkan pengembangan produk video animasi layanan bimbingan kelompok efektiv terhadap sikap etika bergaul siswa. Sehingga disimpulkan pengembangan produk video animasi layanan bimbingan kelompok tentang etika bergaul pada sekolah menengah pertama signifikan memberikan perubahan meskipun dengan tingkat yang sedang, jadi efektiv terhadap sikap etika bergaul siswa.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI PEMBELAJARAN MATERI TATA SURYA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Sonia Junaidi; Indri Astuti; Eny Enawaty
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.68 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3396

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media video animasi. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut digunakan metode Research and Development (R&D) model pengembangan ADDIE. Dengan model pengembangan ADDIE maka penelitian dilakukan melalui tahap-tahap (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, dan (5) Evaluate. Penelitian ini di SMAN 1 Tebas pada kelas X IIS 2 dengan partisipan 30 orang siswa. media video animasi yang dikembangkan divalidasi oleh 4 orang ahli media dengan hasil rata-rata 4,12 dengan kategori “sangat valid”, 3 orang ahli desain dengan hasil rata-rata 4,36 dengan kategori “sangat valid” dan 3 orang ahli materi dengan nilai rata-rata 4,33 dengan kategori “sangat valid”. Demikian pun analisis data uji empiris dengan prosedur uji perorangan, kelompok kecil, dan uji lapangan pada 29 orang siswa SMAN 1 Tebas kelas X IIS 2 menunjukkan sikap siswa “sangat positif” menggunakan media pembelajaran animasi dengan rata-rata 90,73%. Adapun uji efektivitas media dengan kriteria sikap siswa terhadap media video animasi dan nilai pre- treatment-post-treatment yang melibatkan 30 orang siswa ternyata terdapat perbedaan yang signifikan dengan Nilai > (15,34) > (1,45) Sedangkan untuk uji effect size dilakukan untuk mengetahui tingkat keefektivan dalam media pembelajaran video animasi dengan nilai sebesar 2,79 dengan kategori “Strong Effect”.Dengan bukti-bukti tersebut, maka media video animasi untuk mata pelajaran geografi Sekolah Menengah Atas dapat diterapkan untuk materi yang relevan pada pembelajaran Geografi di SMA.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Fenny Fenesia; Aloysius Mering; Indri Astuti
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.622 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3665

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia pembelajran Ilmu Pengetahuan Alam pada materi getaran dan gelombang Sekolah Menengah Pertama. Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan metode Research and Development (R&D) model pengembangan 4D. dengan model pengembangan 4D melalui tahapan: (1) define; (2) design; (3) develop; dan (4) disseminate. Penelitian dilaksanakan di SMP Bruder Pontianak Kelas VIII dengan partisipan 30 peserta didik dan enam orang validator ahli desain pembelajaran, ahli media, dan ahli materi pelajaran IPA. Perolehan data dari angket tertutup dan hasil belajar peserta didik yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Secara keseluruhan desain multimedia pembelajran dinyatakan valid dengan rata-rata 80% dan peserta didik memberi tanggapan positif terhadap multimedia pembelajaran yang digunakan. Perubahan pada hasil belajar mengalami peningkatan sebesar 11,467. Pada hasil uji Wilcoxon yang melibatkan 30 peserta didik terdapat perbedaan yang signifikan dengan T > ttabel, yaitu 4,21 > 1,64, serta nilai effect size yang diperoleh adalah 0,79; yaitu pada kategori moderate effect. Dengan hasil penelitian tersebut, maka multimedia pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Materi getaran dan gelombang untuk Sekolah Menengah Pertama dapat diterapkan untuk materi yang relevan pada pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama.
PENGEMBANGAN E MODUL MEMBACA PERMULAAN UNTUK ANAK USIA 5 – 6 TAHUN Suhati Suhati; Indri Astuti
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.416 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4501

Abstract

This research is a research development or Research and Development (R&D) which aims to develop the E Module for Beginning Reading for Children aged 5-6 Years with the ADDIE development model. This research took place in TK Negeri 1 Sandai with 30 participants. This pre-reading e module has a novelty value, namely the e-module designation that targets Kindergarten students aged 5-6 years so that it is adapted to the characteristics of students. In this pre-reading e module, students are invited to learn to recognize letters by applying the steps to reading this beginning, equipped with interesting animated pictures to foster interest in reading and enthusiasm for learning in students. The results of the study indicate that the achievement of students' initial reading skills can be seen in the final assessment of 4.77 (95%) with Very Good Developing criteria (BSB). while in the initial assessment, namely 2.51 (50.2%) the criteria began to develop (MB). The achievement of the final assessment showed a significant difference between the results of the initial and final assessment, namely 2.26 (45.2%). The final assessment showed that the participants' basic reading ability increased by 45.2% compared to the initial assessment before using the e-module reading beginning. Thus, it can be concluded that the use of E Beginning Reading Module for Children aged 5-6 Years is very effective to use
IMPLEMENTASI MODEL DICK AND CAREY PADA LAYANAN INFORMASI CAREER DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR Lina Dwi Febriani; Indri Astuti; Urai Salam
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.313 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4556

Abstract

Kematangan karir merupakan kesiapan siswa dalam menentukan keputusan arah karir yang diinginan dan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Tingkat kematangan karir yang rendah membuat siswa kesulitan menentukan keputusan arah karir setelah tamat dari pendidikan di SMA. Kematangan karir pada siswa meningkat jika mendapat layananinformasi karir yang berkualitas. Untuk itu perlu dilakukan terobosan pada pelaksanaan layanan informasi karir. Salah satu terobosan dalam meningkatkan tingkat kematangan karir yakni dengan mengembangkan layanan informasi tentang karir digital dengan model Dick and Carey. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi model Dick and Carey pada layanan informasi tentang karir digital untuk meningkatkan tingkat kematangan karir melalui sepuluh langkah yang dilakukan secara sistematis dan menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan setiap langkah-langkahimplementasi model Dick and Carey pada pelaksanaan layanan informasi tentang karir digital untuk meningkatkan tingkat kematangan karir. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dalam penelitian ini berupa gambaran konseptual implementasi model Dick and Carey pada layanan informasi karir digital untuk meningkatkan kematangan karir
ANALISIS KESULITAN SISWA BERBICARA MENGGUNAKAN BAHASA INGGRIS DI SMKS KRISTEN TORSINA SANGGAU Gidion Sanggau; Indri Astuti; Eny Enawaty
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.238 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4665

Abstract

This research is intended to find out aspects of students' problems in speaking English at Torsina Sanggau Christian Vocational School. This is a descriptive research by means of a survey. The instrument used in this research was a questionnaire containing 27 closed questions. The population in this research were 190 students of Torsina Sanggau Christian Vocational School and the sample in this research were students of English class X Accounting, X TKJ, XI Accounting, XI TKJ, XII Accounting and XII TKJ at the Christian Torsina Sanggau Vocational School in odd semesters. teaching 2022/2023. The number of samples is 90 students. The information that has been collected is analyzed using a Likert ratio to identify problems faced by students in dialogue using English in class. The results of data analysis prove that there are 2 aspects of students' problems in dialogue using English. The first is the language factor, namely: pronunciation, grammar and vocabulary. The second factor is psychological factors, namely: lack of confidence, shyness, anxiety and motivation. One of the problems students have in having dialogue using English is the worry of being laughed at when making mistakes in articulation, the complexity of making a sentence and the use of tenses, the difficulty of using appropriate vocabulary and the worry of being embarrassed in public. It can be concluded that language aspects and psychological aspects contribute to students' problems in having dialogue using English in English at Torsina Sanggau Christian Vocational School.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE UNTUK LITERASI PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V Desy Ayu Wulandari; Indri Astuti; Dede Suratman
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4730

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis website untuk literasi pembelajaran tematik kelas V. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dan model pengembangan ADDIE melalui tahap-tahap (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan partisipan 64 orang siswa SDIT Al Mumtaz dan 5 orang validator diantaranya ahli desain, ahli media, dan ahli materi. Data dari instrumen penelitian dianalisis dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Instrumen angket menggunakan skala Likert dengan rentang nilai 1-5. Hasil analisis data validasi oleh ahli terhadap media pembelajaran memperoleh skor 4,5 dengan kategori sangat baik. Hasil analisis uji empiris ke siswa melalui prosedur uji perorangan dengan skor 4,1; uji kelompok kecil dengan skor 4,4; dan uji lapangan dengan skor 4,2, menunjukkan respon siswa sangat baik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Pemberian tes literasi kepada siswa dilakukan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari nilai tes siswa sebelum dan sesudah penggunaan media dengan ???????? ≥ ????????????????????????, yaitu ????????=9,66 dan ????????????????????????=1,699. Penghitungan n-gain memperoleh nilai sebesar 0,35 dengan kategori sedang, yang berarti adanya peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis website efektif untuk literasi pembelajaran tematik kelas V