Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Artificial Neural Network dan Pemodelan Numerik untuk Prediksi Parameter Aliran akibat Dam Break Calvin Sandi; Mohammad Bagus Adityawan; Dhemi Harlan; Mohammad Farid; Novintasari Nadeak
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Desember 2022
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56860/jtsda.v2i2.50

Abstract

Setiap bendungan mempunyai potensi keruntuhan bendungan, yang dapat disebabkan oleh banyak factor seperti gempa. Kejadian dam break dapat menyebabkan kerusakan besar pada bagian hilir, terutama jika hilirnya merupakan area perkotaan. Oleh karenanya, setiap pembangunan bendungan harus disertai dengan kajian terkait potensi keruntuhan bendungan untuk meminimalisir kerugian. Parameter yang didapatkan dari kajian tersebut adalah prediksi dari waktu kedatangan, kedalaman, dan kecepatan aliran banjir. Metode prediksi yang digunakan dalam studi ini adalah sebuah machine learning, yaitu Artificial Neural Network (ANN). Kasus yang digunakan pada studi ini adalah eksperimen dam break dengan satu bangunan miring pada bagian hilirnya yang kemudian dimodelkan secara numerik. Metode numerik yang digunakan adalah skema Mac-Cormack dengan filter numerik. Data yang dimasukkan pada model adalah ketinggian level air pada bendungan. Hasil yang didapat dari pemodelan numerik menunjukkan perbandingan fluktuasi muka air yang baik terhadap hasil eksperimen. Skenario yang berbeda kemudian digunakan dengan beberapa ketinggian level air pada bendungan untuk melalui proses pembelajaran, pelatihan, dan pengujian untuk menghasilkan model ANN yang paling optimum dengan nilai MSE mendekati nol sebagai parameter akurasi metode ini. Untuk mendapatkan MSE terkecil, maka digunakan algorima backpropagation perceptron karena lebih efektif dalam memprediksi parameter aliran akibat dam break. Melalui berbagai proses pengujian ANN, didapatkan performance MSE validation terbaik berada pada epoch 2 dengan nilai 0.00011882 dan dapat disimpulkan bahwa metode ANN dapat digunakan sebagai prediktor parameter aliran akibat keruntuhan bendungan. Dengan dilakukannya studi ini, diharapkan dapat membantu kajian terkait dam break pada area perkotaan di masa mendatang.
Evaluation of Structural Mitigation Effort for Flood Control in Rongkong River Dendy Permana; Mohammad Farid; Joko Nugroho; Irfan Sudono; Nana Nasuha Djuhri
Jurnal Teknik Sipil Vol 29 No 3 (2022): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2022.29.3.4

Abstract

Abstract. One of the alternative flood structural mitigation planned for Rongkong River is the construction of embankments and river normalization. However, river normalization has a weakness where the widening of the cross section of the river can cause an increase in sedimentation. The purpose of this study is to examine the effectiveness of the planned flood control in reducing flood runoff using the flood overflow hydraulic model. Rongkong basin was divided into 14 subbasin to create a distributive model. Design rainfall was analyzed using frequency distribution analysis with GEV method at various return period. Flood discharge was analyzed using HEC-HMS software with the SCS and Snyder methods on the 20-year return period. Hydraulic modelling was analyzed using HEC-RAS 1D with unsteady flow condition under existing and design cross section. Based on the results of flood modeling with a flood discharge Q20 of 1,046.78 m3/s resulted in a flood reduction of 100% and an increase in the average flow velocity of 18% from 1.82 m/s to 2.14 m/s. The use of Q20 as a design flood discharge in the normalization plan and construction of the Rongkong River embankment is considered too large because it causes construction costs to be very expensive. It is recommended to use Q10 in accordance with the regulation of the Ministry of Public Works and Housing, which is stated that the flood design for embankments of the river near the regency/city capital area must be able to pass the flood discharge of Q10 – Q20. It is needed to conduct a design review of the plan of normalization and construction of the embankment. Keywords: Flood control, river morphology, hydraulic modelling, HEC-HMS, HEC-RAS Abstrak Salah satu alternatif mitigasi struktural banjir yang direncanakan untuk Sungai Rongkong adalah pembangunan tanggul dan normalisasi sungai. Namun normalisasi sungai memiliki kelemahan dimana pelebaran penampang sungai dapat menyebabkan peningkatan sedimentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas pengendalian banjir yang direncanakan dalam mengurangi limpasan banjir dengan menggunakan model hidraulik limpasan banjir. DAS Rongkong dibagi menjadi 14 Sub DAS untuk membuat model secara distributif. Curah hujan rencana dianalisis menggunakan analisis distribusi frekuensi dengan metode GEV pada berbagai periode ulang. Debit banjir dianalisis menggunakan software HEC-HMS dengan metode SCS dan Snyder pada kala ulang 20 tahun. Pemodelan hidraulik dianalisis menggunakan HEC-RAS 1D dengan kondisi aliran tidak tunak pada penampang eksisting dan rencana. Berdasarkan hasil pemodelan banjir dengan debit banjir Q20 sebesar 1.046,78 m3/s menghasilkan reduksi banjir sebesar 100% dan peningkatan kecepatan aliran rata-rata sebesar 18% dari 1,82 m/s menjadi 2,14 m/s. Penggunaan Q20 sebagai debit banjir rencana dalam rencana normalisasi dan pembangunan tanggul Sungai Rongkong dinilai terlalu besar karena menyebabkan biaya konstruksi menjadi sangat mahal. Direkomendasikan untuk menggunakan Q10 sesuai dengan peraturan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menyatakan bahwa desain banjir untuk tanggul sungai di dekat wilayah ibukota kabupaten/kota harus dapat melewati debit banjir Q10 – Q20. Selain itu juga perlu dilakukan kajian desain terhadap rencana normalisasi dan konstruksi tanggul. Keywords: Pengendalian banjir, morfologi sungai, pemodelan hidraulik, HEC-HMS, HEC-RAS
KOMBINASI PREDIKSI VOLUME SEDIMEN MENGGUNAKAN METODE HECRAS-USLE UNTUK MENDUKUNG KONSERVASI DAS LAMBIDARO PALEMBANG, SUMATERA SELATAN Masri nur Sultan; Mohammad Farid; Adi Prasetyo; Muhammad Syahril Badri Kusuma; Dantje Kardana Natakusumah
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Bina Teknik Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32679/jsda.v19i2.851

Abstract

ABSTRACT Over the past ten years, flooding has been the most frequent problem in South Sumatra Province, Indonesia. As the capital of South Sumatra Province, Palembang City faces similar problems, where Lambidaro Watershed is the watershed with the highest 25-year potential flood discharge in Palembang City. One of the causes of flooding is the lack of river channel capacity related to land erosion in the watershed. This study aims to learn the prediction of sediment volume and efforts to reduce it in the Lambidaro watershed, Palembang City. This study uses two types of modeling, namely numerical models and empirical models. The numerical model uses the HEC-RAS 6.3.1 application, while the empirical model uses the USLE and SDR equations. The input parameters of the numerical model use some data derived from field measurements. The sediment concentration and observation discharge parameters were measured three times in September 2022. The grain size distribution parameters were sampled at three locations each once in August 2022, and the cohesive parameter was sampled at one location twice in August 2022. The result of the prediction of sediment volume by the numerical model is 1,421.86 m3/year. In contrast, the result of the prediction by the empirical model is 476,941.25 m3/year. Efforts to reduce the prediction of sediment volume USLE method are in the form of applying the intercropping method. The results of the conservation study show that the efforts made can reduce the volume of sediment by 17%.Keywords:       sediment, flood, conservation, intercropping, Lambidaro,  ABSTRAKSelama sepuluh tahun terakhir, banjir telah menjadi masalah yang paling sering terjadi di Provinsi Sumatera Selatan Indonesia. Sebagai ibu kota provinsi Sumatera Selatan, kota Palembang menghadapi masalah serupa. dimana DAS Lambidaro adalah DAS dengan potensi debit banjir kala ulang 25 tahun tertinggi di kota Palembang. Salah satu penyebab banjir adalah penurunan kapasitas alur sungai yang berkaitan dengan erosi lahan di DAS. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian prediksi volume sedimen serta upaya pengurangannya di DAS Lambidaro. Penelitian ini menggunakan dua jenis pemodelan yaitu model numerik dan model empirik. Model numerik menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.3.1 sedangkan model empirik menggunakan persamaan USLE dan SDR. Parameter input dari model numerik menggunakan beberapa data yang berasal dari pengukuran lapangan. Parameter konsentrasi sedimen dan debit sesaat diukur sebanyak tiga kali pada bulan September tahun 2022. Parameter gradasi butiran diambil sampelnya masing – masing pada tiga lokasi sebanyak satu kali, dan parameter kohesif diambil sampelnya pada satu lokasi sebanyak dua kali pada bulan Agustus tahun 2022. Hasil prediksi sedimentasi dasar sungai model numerik adalah 1.421,86 m3/tahun sedangkan hasil prediksi volume sedimen model empirik adalah 476.941,25 m3/tahun. Upaya mengurangi prediksi volume sedimen metode USLE berupa penerapan metode tumpang-sari. Hasil kajian konservasi menunjukkan upaya yang dilakukan dapat mengurangi volume sedimen sebesar 17%.Kata Kunci:             sedimen, banjir, konservasi, tumpang-sari, Lambidaro
Assistance in Designing Citarum River Cliff Protection to Control River Erosion in Atirompe Village, Majalaya District, Bandung Regency Rohmat, Faizal Immaddudin Wira; Ledowikj, Felix Joel; Rodiah, Siti; Rohman, Mutiara Indah Nur; Burnama, Nabila Siti; Darsono, Sri Legowo Wignyo; Kuntoro, Arno Adi; Farid, Mohammad; Nugroho, Eka Oktariyanto; Chaidar, Ana Nugranah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Vol 9, No 4 (2023): Desember
Publisher : Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpkm.86817

Abstract

Rivers are often used as a water source for agriculture, transportation, and water supply needs. One of the causes of riverbank damage is scouring the cliff's foot, which cannot withstand scouring currents. If not addressed immediately, it will cause more severe damage. Citarum River is one river that passes through Atirompe Village, Majalaya District. The riverbanks in the area have a risk of cliff failure. The study objective was to analyze the problem, design the protection, and calculate the budget. The hydrology and riverbank analysis of the Majalaya River has been performed. The steps were essential to analyze the depth and width of the scour caused by the flow of the Citarum River water. Sediment data were collected at three locations, namely the upstream, middle, and downstream of the river segment that will be reviewed. In data processing, to obtain a sediment rating curve, it is necessary to measure the flow velocity, which will later be calculated and used as the flow rate during Total Suspended Solid (TSS) data collection. Using the Hydrology Engineering Center – River Analysis System (HEC – RAS) 6.2 software, the calculations with the Ripley Equation were compared to obtain the scour depth. For the design alternative, constructing a steel sheet pile-type cliff protection structure is one form of planning to protect riverbanks. This study also analyzed the recapitulation of the budgeting for protecting the Citarum riverbanks in Atirompe Village, Majalaya District. Using a standardized unit price, the total cost for the protection is 1.8 billion rupiahs.
The Effectiveness of Structural Mitigation to Flood Disaster Reduction in Tebet, Matraman, and Jatinegara Sub-District of Jakarta City Kesuma, Tri Nugraha Adi; Kusuma, Muhammad Syahril Badri; Farid, Mohammad; Kuntoro, Arno Adi; Rahayu, Harkunti Pertiwi
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i1.17486

Abstract

Floods are the dominant color of the interaction of human activities and natural mechanisms that occur every year in the city of Jakarta. Various efforts have been made to reduce flooding in Jakarta, but flooding is still the dominant color, especially on the banks of the Ciliwung River. On the banks of the Ciliwung River, Tebet, Matraman and Jatinegara sub-districts are the three areas that experienced the most severe overflows of the Ciliwung River. Flood mitigation efforts in these three areas have been carried out in the form of increasing the drainage capacity of the Manggarai Gate and normalizing the river in the form of dredging and construction of embankments. However, this effort is not optimal because the implementation of normalization is hampered by social conflicts. This paper discusses mitigation efforts in the form of normalization and combination with retention ponds which are carried out by simulating flooded areas. Completion of the normalization of the Ciliwung River is not the best solution to deal with flooding in Jakarta. The flood volume which usually occupies the flood area flows quickly due to changes in the geometry of the river and causes changes in the hydrograph peak and causes flooding in the downstream part of the study area causing an increase in inundation area in Manggarai up to 200%. On the other hand, the use of retention/storage ponds on limited land has been able to reduce flood inundation by 10%. Therefore, staging in the planning and construction of flood mitigation infrastructure needs to be considered and planned thoroughly.
Evaluasi Tingkat Korelasi Data Hujan Satelit GPM terhadap Data Hujan Ground Station di DAS Seluang pada Kawasan IKN Prima Putra, Kahar Halim; Farid, Mohammad; Wisanggeni, Dimas H.; Fachri, Fiqih Jul
Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/jrkms.v7i2.4115

Abstract

DAS Seluang merupakan salah satu DAS yang masuk dalam Kawasan Ibu Kota Nusantara (KIKN). Kebutuhan data-data penunjang untuk pembangunan IKN akan semakin meningkat termasuk kebutuhan data curah hujan. Pada area Ibu Kota Nusantara sendiri telah dibangun pos curah hujan sebanyak tiga pos, yaitu Pos Curah Hujan Sepaku, Pos Curah Hujan Karang Jinawi dan Pos Curah Hujan Pemaluan. Namun, untuk menggunakan data curah hujan pada pos-pos tersebut untuk analisis hidrologi masih belum dapat digunakan karena rentang waktu data masih kurang dari 5 tahun. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan data curah hujan berbabis citra satelit seperti Global Precipitation Measurement (GPM). Tujuan dari studi ini adalah melakukan uji korelasi dan validasi antara data hujan GPM dan data hujan ground station. Setelah dilakukan uji korelasi (r) data hujan GPM, didapat korelasi paling tinggi sebesar 0,65 (korelasi kuat) dengan Pos Curah Hujan Sepinggan Balikpapan. Dari hasil uji koreksi dan validasi data didapat nilai korelasi (r) menjadi 0,99 (korelasi sangat kuat), nilai Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) sebesar 0,99 (baik),  nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,44 (baik), dan nilai Kesalahan Realtif (KR) sebesar 0,087 (baik). Sehingga, data curah hujan GPM terkoreksi menunjukkan kualitas data yang baik untuk analisis hidrologi pada DAS Seluang.
Perancangan dan Pengembangan Produk Baru Kerajinan Lokal di Kampung Akrilik Fatchurrohman, Nanang; Yetrina, Mutiara; Farid , Mohammad
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 30 (2023) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v30i2.153

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Kampung Kerajinan Akrilik Gunung Pangilun Kota Padang atau yang kita disingkat dengan Kampung Akrilik adalah belum optimalnya pemasaran produk, terutama disebabkan oleh kurangnya variasi produk yang ditawarkan. Menghadapi permasalahan tersebut, tim kami merasa tertantang untuk berkontribusi dengan membantu mengidentifikasi potensi produk baru yang dapat dikembangkan di desa ini. Dengan pemahaman ini, kami membimbing para perajin untuk fokus mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi calon pembeli. Selain itu, kami juga mengidentifikasi bahan baku dan peralatan yang diperlukan untuk menciptakan produk baru yang telah diidentifikasi sebelumnya. Setelah produk baru teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah menyelenggarakan proses sosialisasi. Sosialisasi ini mencakup teknik pembuatan produk baru, seperti 3D Printing. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk mengembangkan produk kerajinan akrilik baru yang inovatif dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Langkah pertama adalah mengidentifikasi potensi produk baru yang dapat dikembangkan. Tim telah mengidentifikasi bahwa permasalahan yang dihadapi adalah belum adanya pengembangan produk dengan desain baru. Dengan mempertimbangkan permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat memutuskan untuk memperkenalkan teknologi pencetakan 3 dimensi yang lebih dikenal dengan sebutan 3D Printing. Dengan teknologi ini, produk plastik dapat dikembangkan sesuai permintaan pelanggan. Pelanggan yang disasar adalah remaja – dewasa. Kelompok ini mempunyai wawasan teknologi yang sangat tinggi. Dengan adanya kegiatan PkM ini, kami berharap dapat merevitalisasi produktivitas di Kampung Akrilik. Kami bertujuan untuk membantu masyarakat lokal dalam meningkatkan penjualan produk mereka dan mencapai peningkatan volume penjualan. Hasil yang nyata telah dicapai yaitu perancangan dan pengembangan produk gantungan kunci yang dibuat melalui teknik 3D Printing.  Hasil ini menandakan bahwa para pengrajin sangat antusias untuk mengeksplorasi kemungkinan 3D Printing dalam kerajinan mereka. Mereka berbagi ide tentang penggunaan 3D Printing untuk membuat desain akrilik.
Ratio Decidendi Putusan Hakim Pengadilan Agama Sidoarjo Kasus Cerai Gugat Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda dalam Perspektif para Imam Madzhab Empat Ridwan, Mochammad; H, Rommy; Farid, Mohammad
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2243

Abstract

Ratio Decidendi Putusan Hakim Pengadilan Agama Sidoarjo Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda Perspektif Para Imam Madzhab merupakan penelitian kasus cerai gugat, dengan mengambil satu putusan Hakim, kemudian membandingkan dengan beberapa kasus yang serupa. Adapaun rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana ratio decidendi putusan Hakim Pengadilan Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda, bagaimana peandangan para Imam Madzhab tentang ratio decidendi putusan Hakim Pengadilan Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda. penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif-analitic sebagai cara untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menganalisis subjek dan objek penelitian yang berkaitan dengan fakta, dan masalah yang terjadi. Sumber data primer penelitian ini ialah putusan Hakim Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda tentang cerai gugat, Undang-Undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, kitab-kitab fikih, dsb, sedangkan data sekunder berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan masalah yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio decidendi Hakim pada putusan Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda ialah Hakim berlandasan telah terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus sehingga rumah tangga telah pecah dan sudah tidak bisa disatukan kembali dengan tanpa melihat apa dan siapa pemicu terjadinya perselisihan. Hal ini berlandasan pada Yurisprudensi Mahkamah Agung No.38K/AG/1990, No. 534/K/Pdt/1996, dan No. 285/K/AG/2000. Dan perlu diketahui bahwa kasus cerai gugat pada putusan Hakim Nomor 3628/Pdt.G/2023/PA.Sda ini tidak sama dengan cerai gugat (khulu’) yang dibahasas oleh para Imam Madzhab dalam kitab-kitab fikih, melainkan putusan tersebut merupakan kasus cerai gugat atau dalam istilah kitabnya at-tafriq al-qodlo’i (pemisahan atau talak secara pengadilan) yang disebabkan peselisihan, kemadharatan, atau ketidakharmonisan. Para Imam Madzhab berbeda pandangan mengenai hal tersebut, dari keempat Imam Madzhab hanya Imam Malik saja yang membolehkannya, dengan berlandasan untuk menolak kemadaratan yang terjadi dalam rumah tangga.
Study of Flood Risk Assessment on Banyumas and Cilacap District in Downstream Serayu River Basin, Indonesia Kirana, Pratita Hana; Farid, Mohammad; Bagus Adityawan , Mohammad; Kuntoro, Arno Adi; Widyaningtyas, Widyaningtyas
Jurnal Teknik Sipil Vol 30 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2023.30.2.2

Abstract

Abstract. Floods due to the Downstream Serayu River overflow inundate agricultural land and houses in parts of Banyumasand Cilacap district every year. Based on the classification of flood hazard level referring to Chief of BNPBRegulation Number 2 the Year 2012 on General Guidelines for Assessment of Disaster Risk, some location pointsexperienced a high level of flood hazard (>1.5 m). The objective of this study is to develop a flood risk map by usingGIS. Flood hazard assessment uses the HEC-RAS 5.0.6 two-dimensional model, verified with field observation data.The river discharge is obtained from hydrological calculations, while the tidal component is obtained usingMATLAB-LP Tides BIG. River geometry uses river cross-section from field measurement data for hydraulicmodeling combined with MERIT DEM as its banks. The capacity level also refers to the BNPB Number 2 the Year2012. In this study, BNPB and PUPR parameters are used. The vulnerability component refers to a 2014 study fromthe Ministry of Public Work and Housing (PUPR) Indonesia. The 50-year flood return period shows that the totalarea of risk flooded areas in the Downstream Serayu River Basin is 6.22 km2, while high-risk flooded areas are 2.2 km2. Keywords: Flood risk, HEC-RAS 2D, GIS, MATLAB–LP Tides BIG, MERIT DEM Abstrak. Banjir akibat luapan Sungai Serayu Hilir setiap tahun menggenangi lahan pertanian dan perumahan di sebagianwilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap. Berdasarkan klasifikasi tingkat bahaya banjir mengacu padaPeraturan Kepala BNPB Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana, beberapa titiklokasi mengalami tingkat bahaya banjir tinggi (>1,5 m). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan petarisiko banjir dengan menggunakan SIG. Pemodelan banjir menggunakan model dua dimensi HECRAS 5.0.6, yangdiverifikasi dengan data observasi lapangan. Debit sungai diperoleh dari perhitungan hidrologi, sedangkankomponen pasang surut diperoleh dari perhitungan menggunakan MATLAB-LP Tides BIG. Geometri sungaimenggunakan penampang sungai dari data pengukuran lapangan untuk pemodelan hidrolik yang dikombinasikandengan MERIT DEM sebagai bantarannya. Tingkat kapasitas juga mengacu pada Peraturan Kepala BNPB Nomor2 Tahun 2012. Dalam penelitian ini digunakan parameter BNPB dan PUPR. Komponen kerentanan mengacu padastudi tahun 2014 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia. Periode ulangbanjir 50 tahun menunjukkan bahwa total luas area yang berisiko banjir di DAS Serayu Hilir sebesar 6,22 km2,sedangkan area dengan tingkat risiko banjir tinggi sebesar 2,2 km2. Kata-kata Kunci: Risiko banjir, HEC-RAS 2D, SIG, MATLAB–LP Tides BIG, MERIT DEM
Analisis Ancaman Banjir pada Sistem Drainase Banger Lama, Kota Pekalongan: Pengaruh Faktor Hujan, Kenaikan Muka Laut, dan Penurunan Tanah Huseiny, Mohammad Iqbal; Kuntoro, Arno Adi; Nugroho, Eka Oktariyanto; Farid, Mohammad; Nurmaulia, Sella Lestari
Jurnal Teknik Sipil Vol 31 No 3 (2024): Jurnal Teknik Sipil - Edisi Desember
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2024.31.3.8

Abstract

Abstract The coastal areas of Pekalongan City face a significant threat due to flooding and tidal surges. The low, flat topography complicates the management of drainage systems, given the relatively gentle land slope. Flooding incidents frequently occur in various parts of Pekalongan City. Furthermore, the global rise in sea levels and land subsidence in the region exacerbate this issue. This study aims to model the drainage system, considering factors such as rainfall, sea level rise, and land subsidence in Pekalongan City. The modeling is conducted by integrating 2D and 1D models using the Personal Computer Storm Water Management Model (PCSWMM) software. The modeling results encompass three parameters: flood depth, flood velocity, and flood duration. Subsequently, a flood hazard map is developed based on the Flood Hazard Index, incorporating these three parameters. Recommendations to address this issue include constructing embankments and flap gates upstream in flood-affected areas, as well as modifying the drainage system to enable gravity-driven water flow downstream without the use of pumps. However, it is essential to note that these recommendations may not be effective in scenarios involving significant land subsidence. This research is anticipated to assist stakeholders in making informed decisions regarding the management of the drainage system in Pekalongan City. Keywords: Drainage, PCSWMM, flood, sea level rise, land subsidence
Co-Authors Adi Prasetyo Adi Prasetyo Adityawan, Mohammad Bagus Ahmad Taufiq Aji Prakoso Nimanto Akyunul Jannah Almira Abdul Kholik Ana Nurganah Chaidar Anik Maunatin Antalia K.M. Katili Apri Pratama, Dian Arief Yudho Wicaksono Arno Adi Kuntoro Arno Adi Kuntoro, Arno Adi Arumjeni Mitayani Aryanti Karlina Nurendyastuti Avis Mellivera Bagus Adityawan , Mohammad Bagus Pramono Yakti Burnama, Nabila Siti Calvin Sandi Chaidar, Ana Nugranah Dantje Kardana Natakusumah Dendy Permana Dhemi Harlan Dina P.A Hidayat Dwi Purwantoro Sasongko Eka Oktariyanto Nugroho Erha Intan Sukmajati Fachri, Fiqih Jul Fahrul Kedafota Faisal Yunus Faizal Immaddudin Wira Rohmat Farid Fakhruddin, Muhammad H, Rommy Hadiarto Mangunnegoro Harkunti P. Rahayu Harkunti P. Rahayu, Harkunti P. Hefni Effendi Huseiny, Mohammad Iqbal Idham Riyando Moe Idham Riyando Moe Imas S. Sitanggang, Imas S. Indratmo Soekarno Irfan Sudono Iwan Kridasantausa Hadihardaja Joko Nugroho Kesuma, Tri Nugraha Adi Khilmi Zain Kirana, Pratita Hana Ledowikj, Felix Joel M. Bagus Adityawan Masri nur Sultan Mayavani, Christine Mellivera, Avis Mochamad Mardi Marta Dinata Mochammad Ridwan Muhammad Rizki Purnama Muhammad Syahril Badri Kusuma, Muhammad Syahril Badri Nana Nasuha Djuhri Nanang Fatchurrohman Novintasari Nadeak Pratama, Maryo Inri Prima Putra, Kahar Halim Rahayu, Harkunti Pertiwi Rasmiaditya Silasari Rasmiaditya Silasari Resanti Audrienne Rofidzias Siswo Wicaksono Rohman, Mutiara Indah Nur Salsa Alfadhila Permana Sarah Abighail Sella Lestari Nurmaulia, Sella siti rodiah Sri Legowo WD Suardi Natasaputra Sultan, Masri nur Surjono Hadi Sutjahjo Tia Setiawati Tia Setiawati Vicky Candra Purnama Vika Febriyani Waluyo Hatmoko Widodo, Widodo Widyaningtias Widyaningtias Widyaningtias Widyaningtias, Widyaningtias Widyaningtyas, Widyaningtyas Wisanggeni, Dimas H. Yakti, Bagus Pramono Yetrina , Mutiara Yetrina, Mutiara Zain, Khilmi