Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Digital melalui Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Moh. Faizin Moh. Faizin; Usman Yudi; Husniyatus Salamah Zainiyati
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2023.13.2.36-55

Abstract

Pembekalan keterampilan literasi digital tentang kemampuan menggunakan teknologi dan informasi dari perangkat digital secara efektif dan efisien dalam pembelajaran di sekolah diajarkan dalam PLP 1. Literasi digital dalam aspek penciptaan dan penulisan pengetahuan baru ditingkatkan. dan menjadi kewajiban mahasiswa selama PLP 2 dibuktikan dengan penyerahan artikel pada jurnal yang diakui secara nasional. Hal ini juga sesuai dengan persyaratan penerbitan artikel ilmiah yang ditetapkan dalam keputusan Dikti. Diharapkan melalui penelitian ini akan terjadi sinergi antara mahasiswa dan pengambil kebijakan terhadap kurikulum PAI, jurusan keguruan dan tarbiyah UIN Sunan Ampel Surabaya dengan tujuan untuk mendukung program literasi digital yang diambil alih oleh pemerintah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif studi kasus (case study) yang dilakukan pada mahasiswa kurikulum PAI, tarbiyah dan jurusan keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya. Kajian ini diawali dengan review literatur tarbiyah UIN Sunan Ampel Surabaya dan kebijakan fakultas keguruan terkait literasi digital melalui program PLP. Kajian ini merupakan upaya mencari titik temu kegiatan di lapangan terkait upaya literasi digital melalui Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLP) untuk Anak mahasiswa di PAI Fakultas Tarbiyah dan keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya. Analisis kebijakan dilakukan untuk menentukan dan mengkorelasikan tujuan dan cara untuk mencapainya. Pengembangan konsep literasi digital melalui program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLP) harus dilakukan untuk mengetahui diagram alir program PLP 1 dan PLP 2 Evaluasi kinerja dilakukan dengan tiga cara, yaitu: Pertama, Pre-test dan post-test bagi siswa PAI peserta Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLP). Kedua, Persentase pencapaian kewajiban setiap mahasiswa untuk mengirimkan makalah hasil penelitian lapangan pada jurnal yang diakui secara nasional. Ketiga,Persentase makalah siswa yang memenuhi syarat untuk dipublikasikan di jurnal yang diakui secara nasional. Untuk menjaga keunikan penelitian ini, harus dilakukan tanpa campur tangan dari pihak tarbiyah dan keguruan UINSA, pengawas PLP, dan mahasiswa program PLP yang langsung melibatkan keluarga.
PEMAHAMAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM TERHADAP AKHLAK ANAK USIA DINI BERBASIS KECAKAPAN PENDIDIK ABAD 21 Regita Nur Afidah; Dian Eka Aprilia; Fitri Shouniyah; Moh Faizin; Usman Yudi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh pendidikan karakter Islam terhadap akhlak anak usia dini dengan pendekatan kecakapan abad 21. Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan moral dan etika anak sejak usia dini. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter dan memanfaatkan keterampilan yang relevan dengan era modern, penelitian ini mengkaji bagaimana pendekatan tersebut dapat membentuk akhlak anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis Islam yang disesuaikan dengan kecakapan abad 21 dapat secara efektif meningkatkan perilaku positif dan moral anak usia dini. Temuan ini memberikan wawasan bagi pendidik dan orang tua tentang pentingnya integrasi nilai-nilai religius dan keterampilan modern dalam pendidikan karakter
Penguatan Kapasitas Mahasiswa Melalui Kompetensi Softskill Public Speaking Bagi Pendidik PAI di Era Milenial Moh. Faizin; Nadian Nur Afnia; Abdillah Rosyid Tamimi; Muhammad Zainul Arifin
Cendekia Vol. 15 No. 01 (2023): Cendekia 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v15i01.375

Abstract

This study aims to identify, describe, and analyze the non-academic abilities of PAI students as prospective educators. In this millennial era, preparation is needed to improve the quality of education. For this reason, skills are needed that are not only based on academic abilities but also non-academic abilities which are soft skills. One of the soft skills abilities is public speaking. Public speaking is very important to instill in students, especially students of Islamic religious education. This qualitative research method uses a library research approach. Data collection techniques using library materials. The results of this study indicate that PAI students who master the soft skills of public speaking greatly affect the quality of education in the future. Therefore, public speaking soft skills are very important for students to master. This ability is very useful for improving the quality of education because a good education is produced by quality students.
Rasionalisme Rene Descrates sebagai Pemicu Awal Kesuksesan dalam Berlogika Perspektif Pendidikan Abad 21 Fatiha Nuria Ammarin; Hidayatul Maulidiyah; Kuswatun Khasanah; Moh. Faizin
Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/miftahulilmi.v1i3.2

Abstract

René Descartes' rationalism has an important role in forming the foundations of modern logic, which is the basis for success in critical and analytical thinking in the 21st century. Descartes, through the method of systematic doubt and cogito ergo sum, emphasized the importance of rational thinking and logical reasoning as the main tools in acquiring knowledge. In the context of 21st century education, Descartes' principles are applied in a curriculum that encourages students to think critically, evaluate arguments logically, and solve complex problems through an analytical approach. By adopting Descartes' approach, modern education focuses not only on the transfer of knowledge, but also on the development of deep and structured thinking skills, which are essential to face global challenges and continuously developing technology. Descartes' rationalism, therefore, provides a strong foundation for the success of logic and critical thinking in the contemporary era.
PENGARUH KECERDASAN SPIRITUAL (SQ) TERHADAP PRILAKU MAHASISWA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN PADA PRODI PAI DI UINSA Anugrah Alfin Naja; Naufal Alawy; Moh. Faizin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9504

Abstract

Kecerdasan spiritual merupakan sebuah kecerdasan jiwa yang dapat membuat sesorang untuk mengembangkan dirinya secara ideal guna mengaktualisasikan nilai-nilai yang positif dalam kehidupannya. Meningkatnya mobilisasi serta berkembang pesatnya teknologi dalam kehidupan, membawa beberapa dampak negatif pada tatanan masyarakat Indonesia. Hal tersebut, menjadikan kecerdasan spiritual (SQ) menjadi salah satu solution untuk menanggulangi dampak tersebut. Artikel ini ditulis dengan tujuan melakukan istiqra’ atau penelitian terhadap tingkat SQ, prilaku, serta pengaruh kecerdasan spiritual (SQ) terhadap prilaku mahasiswa PAI UIN Sunan Ampel Surabaya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian dalam artikel ini ialah dengan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ialah nilai signifikasi antara SQ dan prilaku mahasiswa UINSA dalam pembelajaran ialah < 0,005. Artinya terdapat pengaruh serta hubungan antara SQ dengan prilaku mahasiswa. Adapun keeratan pengaruh serta hubungan tersebut menempati posisi “sedang” dengan Correlation Coefficient sebesar 0,508. Arah hubungan SQ terhadap prilaku mahasiswa PAI UIN Sunan Ampel Surabaya ialah searah karena hasil nilainya ialah positif. Yang artinya bahwa jika SQ semakin baik dalam diri mahasiswa PAI UIN Sunan Ampel Surabaya maka akan meningkatkan pula prilaku dalam proses pembelajaran.