Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Bibliometrik Green Supply Chain Aulia, Fauzan; Yulianto, Kiki
GreenTech Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v2i1.44

Abstract

Green Supply Chain (GSC) adalah pendekatan inovatif yang mengintegrasikan keberlanjutan lingkungan dalam pengelolaan rantai pasok. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik untuk mengevaluasi tren, pola kolaborasi, dan tema utama penelitian GSC dalam lima tahun terakhir (2019–2024). Data diperoleh dari 200 artikel jurnal internasional bereputasi yang dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi terkait GSC, dengan fokus pada pengurangan limbah, inovasi hijau, dan adopsi teknologi digital. Visualisasi jaringan kata kunci mengidentifikasi topik utama seperti circular economy, big data analytics, dan dampak sosial-ekonomi GSC. Namun, penelitian ini juga menemukan kesenjangan signifikan, termasuk kurangnya studi di negara berkembang dan minimnya eksplorasi dampak sosial GSC. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan teori dan praktik GSC yang lebih komprehensif, mendukung keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Identifikasi dan Analisis Faktor Penyebab Variabilitas Berat Janjang Rata-Rata (Bjr) Kelapa Sawit (Studi Kasus: PT. XYZ) Ningtyas, Intan Kusuma; Yulianto, Kiki
GreenTech Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v2i2.58

Abstract

Variabilitas Berat Janjang Rata-Rata (BJR) merupakan salah satu indikator penting dalam manajemen kebun kelapa sawit karena memengaruhi estimasi produksi, perencanaan panen, dan evaluasi kinerja kebun. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ , Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, dengan tujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi BJR. Data yang dikumpulkan terdiri atas data primer melalui observasi lapangan serta wawancara, dan data sekunder berupa catatan produksi, pemupukan, curah hujan, dan pembagian varietas tanaman. Analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif, regresi linear berganda, serta ANOVA untuk menguji perbedaan rata-rata BJR antar kelompok karakteristik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari umur tanaman, varietas, dan curah hujan terhadap BJR berdasarkan analisis regresi linear berganda. Faktor umur dan varietas memiliki kontribusi dominan dalam menjelaskan variasi BJR, sedangkan curah hujan memberikan pengaruh positif namun relatif lebih kecil. Uji ANOVA memperlihatkan bahwa perbedaan umur tanaman menghasilkan nilai BJR yang nyata, khususnya pada kelompok umur 8–11 tahun yang menunjukkan nilai tertinggi, sementara kelompok umur muda maupun tua relatif lebih rendah. Varietas juga berpengaruh signifikan, di mana varietas Socfindo menghasilkan BJR lebih besar dibandingkan varietas lain. Perbedaan ini diduga dipengaruhi oleh potensi genetik varietas dan kondisi fisiologis tanaman pada umur produktif. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi faktor agronomis dan lingkungan berperan penting dalam menentukan variabilitas BJR, sehingga pengelolaan kebun perlu mempertimbangkan pendekatan terpadu untuk menjaga konsistensi produktivitas.
Digital Transformation of Rice Supply Chain: A Systematic Literature Review Towards Traceability-Based Digital Business Ecosystem Teguh Mizwarni Anugrah; Azrifirwan; Kiki Yulianto
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i1.947

Abstract

Classic issues in Indonesia's rice agro-industry supply chain include fragmented distribution channels, price volatility, and a lack of quality assurance (traceability) for consumers. While there are several digital solutions out there, including agricultural e-commerce and QR Code-based tracking systems, the majority of these solutions are operating in silos. This article reviews the state of the art of digital technologies for rice commodities and proposes a framework based on Digital Business Ecosystem (DBE). Building on a Systematic Literature Review (SLR) of 20 selected studies (2016-2025), the research highlights three main trends: (1) the predominance of e-commerce platforms oriented towards final sales, (2) the establishment of technical traceability systems that are not yet market-integrated, and (3) poor adoption of ecosystem strategies. A unified digital ecosystem integration between production management systems (on-farm), quality validation (traceability), and market platforms (marketplaces) is deemed to be crucial for enhancing competitiveness among producers, while also securing consumer trust. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 2: Zero HungerSDG 8: Decent Work and Economic GrowthSDG 9: Industry, Innovation, and InfrastructureSDG 12: Responsible Consumption and Production
Characteristics of Smart Packaging Film Labels from Senduduk Flower Extract (Melastoma malabathricum L.) Using Carriers from Paper, Chitosan and Starch Dini Novita Sari; Annisa Putri; Kiki Yulianto
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v12i1.23633

Abstract

Smart packaging film labels are used as indicator labels to determine the freshness of a product by utilizing natural dyes. Senduduk flower extract contains anthocyanins that have the potential to be used as dyes for film labels because they are sensitive to pH changes. The type of carrier used to transport natural dyes affects the quality of the indicator film label. The purpose of this study was to determine the best type of carrier for smart packaging film labels that use senduduk flower extract as a color indicator. This study used three types of carriers (chitosan, paper, and starch). The test parameters included the label's response to NaOH and NH3, water vapor transmission rate, thickness, tensile strength, elongation percentage, moisture content, and barrier properties. Senduduk flower extract has a deep red color with a pH value of 2. The response of the indicator film label to NaOH and NH3 vapor for the three types of carriers underwent color changes based on the RGB value on each film label. These color changes were analyzed from digital photos and then read using an application to produce the average RGB color, Whatman paper had the lowest thickness was 0.05 mm, moisture content the lowest in the starch film label was 16.52%, water vapor transmission rate was the lowest in the starch film label was 0.74 g/hour m², and barrier strength Whatman paper the best was 17.67 mm, the mechanical properties of the film label with the lowest tensile strength on the chitosan film label were 26.89 N/cm2 and elongation the lowest on Whatman paper was 0.71%. All three types of carriers had good stability during five days of storage at room temperature as observed visually.
Manajemen Proyek Industri Kopi Solok Radjo, Provinsi Sumatera Barat Fauzan Aulia; Kiki Yulianto; Santosa
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.9

Abstract

Satu Industri Kopi Solok Radjo dari Sumatera Barat menghadapi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan manajerial di industrinya. Tantangan manajemen proyek Kopi Solok Radjo diklasifikasikan dalam lima bagian manajemen proyek, yaitu penggambaran penerapan manajemen proyek, penguraian konsep-konsep manajemen proyek, analisis teknik dan metode yang digunakan dalam manajemen proyek, analisis pengelolaan risiko, serta analisis kualitas yang diterapkan dalam proyek. Penelitian ini menggunakan kajian studi literatur dalam mengidentifikasi eksistensi dan memberikan rekomendasi berdasarkan topik kajian di literatur dalam lingkup manajemen proyek. Hasil yang didapatkan berupa Kopi Solok Radjo telah melaksanakan kegiatan dan konsep manajemen proyek, namun belum terdapat metode terstruktur dalam pelaksanannya. Kegiatan manajemen proyek dari yang telah dilaksanakan Kopi Solok Radjo dievaluasi dan diberikan rekomendasi relevan untuk dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan operasional industri kopi Solok Radjo.
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB RILEKS DAN SARUNG TANGAN KOGNITIF SEBAGAI TERAPI PENYEMBUHAN SISWA SMK TEKNIK SIPIL PASCA OPERASI STROKE DI PT XYZ Aldi Adi Pratama; Kiki Yulianto
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v4i2.53930

Abstract

Pendidikan terapan pasca kelulusan dari jenjang SMK, harus memiliki perpaduan antara struktur konsep teori yang diterima dengan keahlian maupun keterampilan. Siswa memiliki peluang besar dalam mendongkrak perekonomian ketika negara berusaha bangkit dari keterpurukan ekonomi pandemi, melalui inovasi dan karya cipta. Namun amanat tersebut terganjal dengan faktor risiko kesehatan, akibat dari bawaan budaya tetap berada di rumah di kala pandemi, sehingga aktivitas olahrga dikatakan kurang. Permasalahn ini diperparah dengan meningkatnya penderita stroke akibat siswa lebih memilih junk food saat pandemi. Stroke trombotik merupakan kondisi penyumbatan lumen pembuluh darah pada bagian otak, karena trombus yang semakin lama kian menebal, sehingga aliran darah menjadi tidak lancar Aplikasi Web Rileks dan Sarung Tangan Kognitif sebagai Rehabilitasi Pasca Operasi Stroke berfokus pada pergerakan jari tangan secara lambat sebagai bentuk terapi kepada siswa stroke pasca operasi.  Penciptaan Aplikasi menggunakan perkembangan prototype sederhana. Penciptaan karya memiliki dua metode terapi rehabilitasi fungsional, yakni terapi tangan pada pergerakan jari-jari siswa dan komunikasi AIUEO dengan penderita stroke jenis trombotik. Pengukuran data terapi gerak tangan Range Of Motion (ROM), menggunakan skala  0 (zero) hingga 5 (Normal). ROM adalah latihan yang diberikan untuk mempertahankan atau memperbaiki kembali fungsinya secara normal dan untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot pada anggota gerak tubuh. Pengembangan aplikasi mengedepankan aspek psikologis, penyembuhan bertahap serta komunikasi. Perakitan robotik sarung tangan menggunakan rangkaian umum hand exoskeleton, flex sensor, fuzzy logic, dan amplitude stimulus. Hasil Observasi data yang dilakukan selama 6 hari terhadap dua siswa, menunjukan peningkatan ROM dari angka 4 (Good) menuju 5 (Normal) di hari ketiga dan kelima.
Evaluasi Kinerja Balai Kemasan Produk Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Berbasis ISO 9001:2015 Heldy Sardianto; Kiki Yulianto; Khotibul Umam
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 21, No 1 (2022): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.21.1.58610

Abstract

Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD) has implemented ISO 9001: 2015 since 2019 and received the certificate in 2020. This study aims to determine the extent to which the ISO 9001:2015 standard has been implemented at Balai Kemasan Produk Daerah  in order to improve service to consumers. The method used is a descriptive qualitative method using a gap analysis technique, which is to calculate the gap between the 10 clauses contained in ISO 9001: 2015 and the reality at Balai Kemasan. Collecting data is assisted by a checklist compiled based on 10 clauses in ISO 9001: 2015 and adapted to the quality guidelines of Balai Kemasan. Based on the results of the analysis using gap analysis, it was found that the implementation of ISO 9001: 2015 in Balai Kemasan was only 57.35%. So it can be concluded that the implementation is not as expected, improvements must be made to improve the performance of Balai Kemasan.
Analisis Tingkat Kecelakaan Kerja pada Proses Produksi Tandan Buah Segar Kelapa Sawit di PKS PT XYZ Metode Job Safety Analisys (JSA) Clarissa Fadilla Julvi; Kiki Yulianto
GreenTech Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v3i1.78

Abstract

Pabrik Kelapa Sawit merupakan salah satu bentuk agroindustri yang berperan penting dalam mengolah Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan kernel. Proses produksi Crude Palm Oil (CPO) melibatkan penggunaan suhu dan tekanan tinggi sehingga memiliki potensi bahaya terhadap keselamatan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada setiap tahapan proses produksi di PT XYZ dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) Penelitian dilaksanakan pada data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pekerja dan petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta dokumentasi aktivitas di sepuluh stasiun produksi. Analisis dilakukan melalui identifikasi bahaya, penilaian tingkat kemungkinan (likelihood) dan keparahan (severity), serta penentuan tingkat risiko menggunakan matriks JSA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 28 aktivitas kerja yang diamati, 11 aktivitas tergolong berisiko rendah, 8 berisiko sedang, dan 9 berisiko tinggi. Bahaya utama meliputi kebisingan, luka bakar akibat uap panas, serta risiko terpeleset di area kerja. Risiko tertinggi terdapat pada stasiun sterilizer, boiler, dan kamar mesin yang beroperasi dengan suhu serta tekanan tinggi. Penerapan Job Safety Analysis (JSA) terbukti efektif dalam mengidentifikasi bahaya, menetapkan prioritas pengendalian, serta meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di lingkungan pabrik.