Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PROFITABILITAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN BREAK EVEN POINT PADA INDUSTRI TAHU (Studi Kasus Pada Industri Tahu di Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang) Elinaningsih Elinaningsih; Istiko Agus Wicaksono; Uswatun Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 1 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.079 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui: 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tahu, 2) Besarnya biaya produksi, penerimaan, dan keuntungan dari industri tahu, 3) Kelayakan usaha dari industri tahu, 4) Nilai titik impas atau break even point dari industri tahu, 5) Profitabilitas industri tahu menggunakan analisis titik impas atau break even point, 6) Nilai tambah kedelai menjadi tahu.  Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan sampel sebanyak 29 pengrajin. Pengambilan sampel pengrajin tahu menggunakan metode simple random sampling dan sensus. Metode analisis yang digunakan adalah uji regresi linier berganda, kelayakan produksi, profitabilitas menggunakan pendekatan break even point dan nilai tambah dengan metode Hayami.   Hasil analisis faktor produksi tahu putih dan tahu kulit yang berpengaruh nyata terhadap produksi adalah jumlah kedelai, jumlah air, jumlah solar, jumlah grajen, jumlah minyak, curahan tenaga kerja, pengalaman berusaha, sedangkan jumlah manyon tidak berpengaruh secara signifikan. Rata-rata biaya total produksi tahu perbulan yaitu Rp 119.204.834,10. Rata-rata total penerimaan yaitu sebesar Rp 121.413.105,50 dan keuntungan perbulan Rp 2.208.269,32. Nilai produktivitas tenaga kerja Rp 693.402,97 lebih besar dari upah tenaga kerja, nilai produktivitas modal (    ratio) 1,87% lebih besar dari suku bunga simpanan (simpedes), nilai R/C ratio sebesar 1,02 lebih besar dari 1 sehingga industri tahu di Kecamatan Candimulyo layak diusahakan. Nilai titik impas totalitas industri tahu di kecamatan Candimulyo kabupaten Magelang sebesar Rp 103.169.684,20. Nilai BEP penerimaan tahu putih sebesar Rp 47.936.661.68 dan nilai BEP penerimaan tahu kulit yaitu Rp 55.173.072,56. Nilai margin of safety tahu putih sebesar 0,15 dan nilai margin income ratio sebesar 19,68, dengan tingkat profitabilitas dari tahu putih sebesar 2,967%. Nilai margin of safety tahu kulit yaitu sebesar 0,15 dan nilai margin income ratio sebesar 10,32, tingkat profitabilitas dari tahu kulit sebesar 1,55%. Nilai tambah produksi tahu putih yaitu Rp 3298,12. Nilai tambah untuk produksi tahu kulit sebesar Rp 3.242,59.
KONTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA PADA PENGOLAHAN GULA KELAPA ORGANIK DI KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Imron Aziz; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 2 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.995 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola kemitraan pengrajin gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo dengan CV. INTRAFOOD Surakarta, 2) Curahan waktu kerja wanita  pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo, 3) Kontribusi tenaga kerja wanita  pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan Sampel penelitian ini berjumlah 75 orang Hasil analisis diketahui bahwa pola kemitraan antara pengrajin dengan CV INTRAFOOD di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo menggunakan pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis (KOA), dimana pihak pengrajin menyediakan lahan dan tenaga kerja, sedangkan pihak CV INTRAFOOD menyediakan sarana produksi berupa panduan pengolahan organik, laru, irus, bumbung dan sabuk pengaman, selain itu CV INTRAFOOD memberikan sosialisasi atau bimbingan teknis berupa pelatihan-pelatihan setiap satu bulan sekali serta memberikan jaminan kepastian pasar kepada pengrajin,  curahan waktu kerja wanita pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo adalah penyaringan nira sebesar 0,04 HKO, proses pemasakan sebesar 0,459 HKO, proses pencetakan sebesar 0,046 HKO, dan proses pengemasan sebesar 0,027 HKO. Sedangkan kegiatan pengambilan nira dilakukan oleh tenaga kerja pria yaitu sebesar 0,445 HKO. Kontribusi tenaga kerja wanita pada pengolahan gula kelapa organik di desa Jatirejo kecamatan Kaligesing kabupaten  Purworejo tinggi (56,25%). Kata Kunci: organik, kemitraan, kontribusi
ANALISIS PENYERAPAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA INDUSTRI PENGOLAHAN MANISAN CARICA DI KABUPATEN WONOSOBO Annisa Nur Septiani; Dyah Panuntun Utami; Uswatun Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 2 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.311 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) profil industri pengolahan manisan carica di kabupaten Wonosobo, (2) penyerapan tenaga kerja pada industri pengolahan manisan carica, (3) produktivitas tenaga kerja pada industri pengolahan manisan carica dan (4) pengaruh upah tenaga kerja, modal kerja, biaya bahan baku dan produksi manisan carica terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri pengolahan manisan carica. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif analitis, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik survey dengan mewawancarai 30 pemilik industri pengolahan manisan carica di kabupaten Wonosobo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja pada industri pengolahan manisan carica tidak dapat menyerap ≥5 orang tenaga kerja. Produktivitas tenaga kerja pada industri pengolahan manisan carica di kabupaten Wonosobo termasuk dalam kategori tinggi. Variabel modal kerja, biaya bahan baku dan produksi manisan carica berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri pengolahan manisan carica, sedangkan upah tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja.
EFISIENSI PRODUKSI USAHATANI JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN PASIR DESA KERTOJAYAN KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO Dyah Setyorini; Uswatun hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 2, No 2 (2013): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.34 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) faktor-faktor produksi yang mempengaruhi usahatani jagung di lahan pasir; 2) biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan petani dari usahatani jagung di lahan pasir; dan 3) efisiensi alokatif usahatani jagung di lahan pasir. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian dipilih Desa Kertojayan Kecamatan Grabag karena desa tersebut merupakan desa yang memproduksi jagung terbesar di Kecamatan Grabag. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode propotional stratified random sampling sehingga diperoleh 36 petani sampel. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi jagung adalah luas lahan dan benih. Sedangkan faktor produksi yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi jagung adalah tenaga kerja, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk kotoran sapi, insektisida furadan, insektisida marshal dan dummy jenis jagung. Usahatani jagung di Desa Kertojayan dengan luas lahan 0,675 ha total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 7.749.376,535, penerimaan total sebesar Rp 9.738.223.658, pendapatan sebesar Rp 4.398.970,321, keuntungan sebesar Rp 1.988.847,023 per musim tanam. Hasil analisis efisiensi alokatif, diketahui luas lahan, benih, tenaga kerja, pupuk NPK dan pupuk kotoran sapi penggunaannya sudah efisien. Pupuk urea, insektisida furadan, dan insektisida marshal penggunaannya tidak efisien. Kata Kunci : Jagung, Faktor-faktor Produksi, Efisiensi Alokatif.
STUDI KOMPARATIF TEMPE MENGGUNAKAN KEMASAN PLASTIK DAN KEMASAN DAUN PISANG PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA TEMPE DI KABUPATEN PURWOREJO Ridha Wulan Lestari; Istiko Agus Wicaksono; Uswatun Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 2 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.118 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis dan membandingkan biaya, industri rumah tangga tempe menggunakan kemasan plastik dan kemasan daun pisang (2) Menganalisis dan membandingkan pendapatan industri rumah tangga tempe menggunakan kemasan plastik dan kemasan daun pisang (3) Menganalisis dan membandingkan keuntungan industri rumah tangga tempe menggunakan kemasan plastik dan kemasan daun pisang.Hasil penelitian menunjukan: (1) terdapat perbedaan biaya industri rumah tangga tempe kemasan plastik dan daun pisang dengan thitung = 2.345 pada taraf signifikansi 10% nilai ttabel adalah 1.663. Nilai thitung> ttabel (2.345>1.663) atau p > 0,10, (2) terdapat perbedaan pendapatan industri rumah tangga tempe kemasan plastik dan daun pisang dengan thitung = 11.903 pada taraf signifikansi 10%, Nilai ttabel adalah 1.663. Nilai thitung > ttabel (11.903>1.663) atau p>0,10, (3) terdapat perbedaan keuntungan industri rumah tangga tempe kemasan plastik dan kemasan daun pisang dengan thitung = 11.097 pada taraf signifikansi 10%, Nilai ttabel adalah 1.663. Nilai thitung> ttabel (11.097>1.663) atau p>0,10.
ANALISIS PENAWARAN CABAI BESAR DI KABUPATEN PURWOREJO Vica Tri Ariyani; Uswatun Hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 2 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.047 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penawaran cabai besar menggunakan data produksi di kabupaten Purworejo, (2) faktor–faktor yang mempengaruhi penawaran cabai besar di kabupaten Purworejo, dan (3) tingkat elastisitas penawaran cabai besar di kabupaten Purworejo.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan mengenai subjek yang diteliti yaitu cabai besar. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan periode data yang diamati dari tahun 2010-2015 (73 bulan). Data utama dan penunjang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Purworejo, Dinas Pertanian Peternakan Kelautan P dan Perikanan (DPPKP) kabupaten Purworejo, Dinas Kopersi Perdagangan Perindustrian dan Pariwisata (Diskoperindakpar) kabupaten Purworejo. Data diolah menggunakan SPSS 16.Hasil penelitian menunjukan: (1) penawaran cabai besar di kabupaten Purworejo mengalami kenaikan yaitu harga barang sebesar Rp 10.000,00 maka jumlah yang ditawarkan sebanyak 33.486,55 kg hingga harga barang sebesar Rp 23.000,00 maka jumlah barang yang ditawarkan sebanyak 198.066,55 kg, (2) elastistas penawaran cabai besar di kabupaten Purworejo sebesar 1,035 yang bersifat elastic, dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran cabai besar di kabupaten Purworejo adalah harga cabai besar bulan sebelumnya, luas panen cabai besar bulan sebelumnya, produksi cabai besar bulan sebelumnya, harga cabai rawit bulan sebelumnya, dan rata-rata curah hujan.
EFISIENSI ALOKATIF PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI BENGKUANG (Pachyrizus erosus) DI KECAMATAN PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN - - Muthoharoh; Uswatun - Hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 3, No 2 (2014): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Faktor – faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi bengkuang, (2) Efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi pada usahatani bengkuang, (3) Besarnya biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan keuntungan petani dari usahatani bengkuang, dan (4) Kelayakan usahatani bengkuang di Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian di Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling pada petani bengkuang di Desa Sidogede dan Desa Sembirkadipaten Kecamatan Prembun. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 41 sampel dengan metode stratified proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan pedoman analisis usahatani dan faktor produksi Cobb Douglas dengan software MS. Excel dan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi bengkuang adalah faktor benih, luas lahan, dan pestisida. Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata secara individual adalah pupuk organik, pupuk urea, pupuk TSP, pupuk KCL, tenaga kerja, dummy variabel pengalaman bertani dan varietas bengkuang. Hasil analisis efisiensi alokatif, diketahui penggunaan benih, pupuk organik, dan tenaga kerja pria sudah efisien. Penggunaan pupuk urea, pupuk TSP, pestisida, pupuk KCL belum efisien. Besarnya rata-rata total biaya produksi usahatani bengkuang  yaitu mencapai biaya Rp. 6.415.603,82 per musim tanam, dengan rata-rata penerimaan mencapai        Rp. 24.718.560,98, rata-rata pendapatan sebesar Rp. 20.409.891,54, rata-rata keuntungan Rp. 18.302.957,15 per musim tanam. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha,diperoleh rata-rata R/C ratio sebesar 3,75; produktifivitas modal (π/C) sebesar 17,83 % dan produktifitas tenaga kerja sebesar Rp. 101.330,-/HOK. artinya usahatani bengkuang di Kecamatan Prembun layak untuk diusahakan karena nilai π/C ratio lebih besar dari suku bunga KUR Bank BRI, yaitu sebesar 6,5 % .   Kata Kunci : Bengkuang, Faktor Produksi, Kelayakan, Efisiensi Alokatif  
ANALISIS SIKAP PETANI PADI SAWAH DALAM MENGGUNAKAN PUPUK MEREK PHONSKA DAN PUPUK MEREK PETROGANIK DI DESA BULUSPESANTREN KECAMATAN BULUSPESANTREN KABUPATEN KEBUMEN Elly Eka Wijayanti; Uswatun - Hasanah; Istiko Agus Wicaksono
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 3, No 1 (2014): Surya Agritama
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimanakah deskripsi petani padi sawah dalam menggunakan pupuk Phonska dan Petroganik. 2) Apakah atribut pupuk Phonska dan Petroganik memenuhi sifat ideal yang  diinginkan petani padi sawah di Desa Buluspesantren Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. 3). Bagaimana sikap petani padi sawah di Desa Buluspesantren Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen terhadap berbagai atribut pupuk Phonska dan Petroganik. Metode dasar penelitian menggunakan metode deskriptif analitis. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive sampling) di Desa buluspesantren Kecamatan Buluspesantren  Kabupaten Kebumen. Jumlah petani sampel sebanyak 38 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) dengan cara undian. Berdasarkan hasil analisis sikap petani terhadap pupuk merek Phonska sebesar 5,8 terletak pada posisi kurang dari 13,04 artinya sikap petani terhadap pupuk merek Phonska sangat baik. Semua atribut pada pupuk merek Phonska dapat diterima petani dengan baik. Sikap petani terhadap pupuk merek Petroganik sebesar 26,4 terletak pada posisi kurang dari 33,99 artinya sikap petani terhadap pupuk merek Petroganik cukup baik. Semua atribut pada pupuk merek Petroganik dapat diterima petani dengan baik. Kata Kunci : Padi Sawah, Pupuk, Sikap Petani.
PENDEKATAN OVOP (One Village One Product) UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI GULA SEMUT ORGANIK DI DESA HARGOROJO KECAMATAN BAGELEN KABUPATEN PURWOREJO Ulfah Adiningsih; Uswatun Hasanah; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 7, No 1 (2018): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul Pendekatan OVOP (One Village One product) untuk Mengembangkan Potensi Gula Semut Organik di Desa Hargorojo Kecamatan bagelen Kabupaten purworejo ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penerapan Program OVOP di Kabupaten Purworejo, (2) mengetahui potensi gula semut organik untuk menjadi produk unggulan daerah Kabupaten Purworejo. Metode penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja). Sampel responden ditentukan dengan Teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Program OVOP di Kabupaten Purworejo mulai dilaksanakan pada tahun 2017 dengan melaksanakan Lomba /Festival OVOP yang diikuti oleh 32 UKM dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo. Gula semut organik dari Desa Hargorojo belum masuk penjaringan karena proses seleksi dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan yang kurang transparan dan kurangnya sosialisasi, sehingga dapat dikatakan bahwa pelaksanaan OVOP di Kabupaten Purworejo belum maksimal. Berdasarkan penilaian yang dilakukan, gula semut organik masuk dalam kategori bintang 2 (**) yaitu masih perlu bimbingan dasar dengan melakukan perbaikan. Hal yang perlu dilakukan yaitu, pemerintah harus mengupayakan peningkatan skill pengrajin gula semut organik di Desa Hargorojo agar tidak tergantung pada PT Mega Inovasi Orgaik dan mampu mandiri dalam menjalankan usahanya. Pemerintah daerah juga harus membantu permodalan serta mempromosikan gula semut organik dari Desa Hargorojo agar dikenal masyarakat Purworejo dan sekitarnya. Kata Kunci: Gula Semut Organik, OVOP, Produk Unggulan Daerah.
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI TAHU DI KOTA MAGELANG Muhammad Soleh; Dyah Panuntun Utami; Uswatun Hasanah
Surya Agritama : Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol 5, No 1 (2016): SURYA AGRITAMA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.407 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui profil industri tahu di Kota Magelang. 2) Mengetahui penyerapan tenaga kerja pada industri tahu di Kota Magelang. 3) Mengetahui pengaruh variabel modal kerja, upah tenaga kerja, produksi dan biaya bahan baku terhadap penyerapan tenaga kerja pada industri tahu di Kota Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Pengambilan sampel daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 58 industri kecil tahu, 7 industri tahu bakso, dan 7 industri kripik tahu. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, analisis statistik pendugaan mean sampel besar, analisis statistik pendugaan mean sampel kecil, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan industri kecil tahu dan industri kripik tahu menggunakan bahan baku berupa kedelai, sedangkan industri tahu bakso menggunakan tahu kulit sebagai bahan baku. Tenaga kerja yang digunakan pada industri kecil tahu dan industri kripik tahu lebih banyak menggunakan tenaga kerja luar keluarga, sedangkan industri tahu bakso menggunakan tenaga kerja dalam keluarga. Penyerapan tenaga kerja pada industri kecil tahu dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 5 sampai 6 orang, industri tahu bakso 1 sampai 2 orang dan industri kripik tahu sebanyak 6 sampai 35 orang.
Co-Authors - - Mamad - - Meiliandani - - Mukhsin - - Muthoharoh - - Turyono - - Zulfanita Aan Purwadi Abiyanto Prabowo Adi - Setiyono Adi Muhtashor Agil Wahyu Gestian Agus Budi Santoso Ainur Rizki Kurniawati Aji Akbar Setiawan Amanah Fitriyah Andri Danix Setiyadi Anggi Prasetyo Anggita - Yunatie Anisa Dewi Safitri Anita Sari Anna Prasasti Annisa Nur Septiani Arifah Anjarwati Arifah Anjarwati Arta Kusumaningrum Arta Kusumaningrum Arta Kusumaningrum Ayu Rachmawati Ridwan Azis Tri Haryanto Aziz Firmansah Budi Setiawan Desi Damayanti Dian - Setiawati Diana Leni Lia W Didik Widiyantono Dipo Supatmo Dwi Nurdianawati Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Dyah Setyorini Edi Purwanto Eko Prasetyo Ela Rosita Ariana Elinaningsih Elinaningsih Elly Eka Wijayanti Eni Estiyanti Eni Istiyanti Eni Istiyanti Esti Rahmaningsih Eva Noviani Fajar Rulianto Fajar Tri Lestari Fiatnasari Fiatnasari Friska - Widiasti friska widiasti Gunawan - Wibisono Imam - Muklis Imas Patimah Imron Aziz Irin Rahmadi Isna Windani Isna Windani Isna Windani Isna Windani Isnaeni Noviana Dewi Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Kikik Siti Awaliyah Lyla Shafiya Anindita Meilania Wisma Puspita Melanisa Udarani Pratiwi Miftahul - Farid Muhamad Fiqih Irfanto Muhammad Soleh Mukhamad Johan Aris Murni Setiya Utami Nenden Setia Astri Dewanti Nur Fajriyah Nur Hidayah Prada Ratno Putro Purwahyudi Purwahyudi Putri Kartika Widiyaningsih Ragil Prasetyo Kurniawan Ratna Vitasari Reki Aris Nurahman Ricky - Bisri Ridha Wulan Lestari Roisu Eny Mudawaroch Sigit - Irawan Siti Muslimatun Siti Rochimah Siti Rochimah Slamet Saeful Solikun Solikun Surya Aji Wibowo Susi Ernawati Syaiful Anam Tri Santoso Tri Subekti Tri Warni Triyana Purnayudha Ulfah Adiningsih Umi Nur Kholifah Vica Tri Ariyani Wahyu Setiarini Whida Silvi Liana Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu Witono Witono Wiwit Riyantina Yulinda Yulinda Zulfanita Zulfanita