Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Produktivitas Usahatani Padi di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo Murni Setiya Utami; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Produktivitas usahatani padi sebelum dan saat pandemi Covid-19 di desa Butuh, kecamatan Butuh, kabupaten Purworejo. 2) Biaya produksi usahatani padi sebelum dan saat pandemi Covid-19 di desa Butuh, kecamatan Butuh, kabupaten Purworejo. 3) Pendapatan usahatani padi sebelum dan saat pandemi Covid-19 di desa Butuh, kecamatan Butuh, kabupaten Purworejo. 4) Keuntungan usahatani padi sebelum dan saat pandemi Covid-19 di desa Butuh, kecamatan Butuh, kabupaten Purworejo. 5) Dampak pandemi Covid-19 terhadap produktivitas usahatani padi di desa Butuh, kecamatan Butuh, kabupaten Purworejo. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan sample paired t-test. Pengambilan sampel di desa Butuh dilakukan dengan metode simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 82 petani padi. Hasil analisis menggunakan sample paired t-test diperoleh bahwa produktivitas usahatani padi menunjukkan nilai sig. 2 (tailed) adalah sebesar 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Biaya produksi usahatani padi nilai menunjukkan sig. 2 (tailed) adalah sebesar 0,121 dimana nilai ini lebih besar dari 0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Pendapatan usahatani padi menunjukkan nilai sig. 2 (tailed) adalah 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Keuntungan usahatani padi menunjukkan nilai sig. 2 (tailed) adalah 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dampak pandemi covid-19 terhadap produktivitas usahatani padi yaitu Dampak pandemi covid-19 terhadap produktivitas usahatani padi yaitu menurunnya produktivitas tenaga kerja pertanian, pendapatan usahatani padi menurun, menurunnya harga jual padi, meningkatnya harga dan berkurangnya jumlah pupuk. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Usahatani Padi, Produktivitas
Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba (Studi Kasus: P-IRT Tempe Syafira Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo) Yulinda Yulinda; Uswatun Hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui besarnya Break Even Point di IRT Tempe Syafira, 2) Mengetahui berapa persen tingkat Margin Of Safety di IRT Tempe Syafira, 3) Mengetahui Perencanaan Laba di IRT Tempe Syafira. Metode penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Industri Rumah Tangga Tempe Syafira Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Penentuan daerah penelitian secara purposive (sengaja). Sampel industri ditentukan dengan teknik samping purposive. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif dan break even point. Hasil penelitian bahwa Break Even Point unit dan Break Even Point sales selama 10 bulan terhitung dari bulan Agustus tahun 2021 hingga bulan Mei tahun 2022 mengalami fluktuatif. Break Even Point unit tertinggi pada bulan Mei yaitu 11.817 dan terendah bulan Januari yaitu 7.689 dengan rata-rata 98.405 unit. Break Even Point sales tertinggi pada bulan Mei yaitu Rp 75.680.373 dan terendah pada bulan Januari yaitu Rp 31.491.045 dengan rata-rata Rp 414.209.417. Perhitungan Margin Of Safety tertinggi pada bulan Januari yaitu 77% dan terendah pada bulan Mei yaitu 36% sedangkan rata-rata dalam 10 bulan yaitu 66%. Perencanan laba tertinggi pada bulan Januari sebesar Rp 88.947.896,00 dan terendah pada bulan Mei yaitu Rp 28.679.422,00 sedangkan rata-rata selama 10 bulan yaitu Rp 66.180.974,00. Berdasarkan hasil analisis break even point membuktikan bahwa Industri Rumah Tangga Tempe Syafira dinyatakan telah mencapai titik impas atau hasil produksi dan hasil penjualan melebihi break even point unit dan break even point sales. Kata Kunci: BEP, Margin Of Safety, Perencanaan Laba
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI PENGOLAHAN ECENG GONDOK UNTUK PAKAN UNGGAS DI DESA TERSIDILOR KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO Zulfanita Zulfanita; Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti; Budi Setiawan; Agus Budi Santoso; Uswatun Hasanah; Lyla Shafiya Anindita; Ela Rosita Ariana; Meilania Wisma Puspita; Putri Kartika Widiyaningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13686

Abstract

ABSTRAKMakalah ini menyampaikan uraian tentang proses  penumbuhan pengetahuan dan ketrampilan tentang pengolahan eceng gondok  yang difermentasi untuk pakan unggaskepada Kelompok  tani  Maju Bersama yang merupakan satu satunya kelompok tani yang mengelola tanaman pangan dan unggas (ayam dan bebek) di TersidiLor  Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Tujuan pengabdian ini adalah pemberdayaan kelompok tani  dengan memberi pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan, agar memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dalam bidang pertanian dan peternakan. Rangkaian kegiatan yang dilakukan sejak Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Muhammadiyah Purworejo di laksanakan selama 1 bulan yang  terdiri dari (1) orientasi lokasi, (2) persiapan dan perencanaan penyuluhan dan pelatihan , (3) kegiatan pelatihan, (4) pengamatan hasil pelatihan, dan (5) evaluasi terhadap pelatihan. Pengumpulan data dari kajian ini dilakukan dengan metode observasi dan wawancara  terhadap  mitra yaitu anggota  kelompok tani maju bersama berjumlah 15 orang yang menjadi peserta kegiatan. Berdasarkan dari hasil evaluasi dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa anggota kelompok tani maju bersama di  desa tersidiLor diKecamatan Pituruh kabupaten Purworejo antusias dan menyadari bahwa eceng gondok dapat dimanfaatkan apabila diberi sentuhan teknologi fermentasi  khususnya untuk pakan ternak unggas seperti ayam dan bebek. Salah satu bagian penting dari kegiatan ini adalah peserta mengetahui bahwa eceng gondok dengan tambahan konsentrat, EM4/tetes tebu yang difermentasi dengan takaran sesuai dapat  menambah  pengetahuan dan ketrampilan dari bidang pertanian dan peternakan.Disisi lain diharapkan bahwa dengan tambahan pakan eceng gondok yang difermentasi menjadi cadangan pakan unggas dan dapat menambah penampilan dan produksi telur pada unggas . Kata kunci : eceng gondok; fermentasi; pakan ungags; kelompok tani. ABSTRACTThis paper provides a description of the process of growing knowledge and skills to the Maju Bersama farmer group, which is the only farmer group that manages food crops and poultry (duck and chicken) in Tersidi Lor, Pituruh District, Purworejo Regency regarding the processing of fermented water hyacinth for poultry feed. The purpose of this service is to empower farmer groups by providing understanding and skills to the community through counseling and training, so that they have the ability to develop their potential in agriculture and animal husbandry. The series of activities carried out since the Purworejo Muhammadiyah University Thematic Real Work Lectures were carried out for 1 month consisting of (1) location orientation, (2) counseling and training preparation and planning, (3) training activities, (4) observation of training results, and (5) evaluation of training. Data collection from this study was carried out using observation and interview methods with partners, namely members of the Advanced Farmer Group, totaling 15 people who were participants in the activity. Based on the results of the evaluation and discussion, it can be concluded that the members of the farmer group in the tertiary village of Lor in the Pituruh District, Purworejo Regency, are enthusiastic and realize that water hyacinth can be used if given a touch of fermentation technology, especially for poultry feed such as chickens and ducks. An important part of this activity is that the participants know that water hyacinth with additional concentrate, fermented EM4/sugar molasses at appropriate doses can increase their knowledge and skills in agriculture and animal husbandry. poultry feed and can increase the appearance and egg production in poultry. Keywords : water hyacinth; fermentation; poultry feed; farmer groups
Analisis Kelayakan Usahatani Padi Oleh Petani Penyakap (Studi Kasus di Desa Pogungjurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo) Reki Aris Nurahman; Uswatun Hasanah; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui total biaya, produksi, penerimaan, pendapatan, serta keuntungan yang terkait dengan usahatani padi oleh petani penyakap di desa Pogungjurutengah, kecamatan Bayan, kabupaten Purworejo, dan 2) mengetahui kelayakan usahatani padi oleh petani penyakap di Pogungjurutengah kecamatan Bayan kabupaten Purworejo. Metode penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus. Analisis data menggunakan metode penelitian analisis deskriptif yaitu menggunakan tabulasi dan menghitung nilai rata-rata pengeluaran, produksi, penerimaan, pendapatan, keuntungan, serta kelayakan usahatani padi oleh petani penyakap. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan secara sampel sensus, yakni populasi digunakan sebagai sampel. Survei ini mengambil sampel 53 orang dari populasi 53 orang petani penyakap yang terlibat usahatani padi. Hasil analisis didapati bahwa: total rata-rata biaya produksi sejumlah Rp 2.407.698,76, penerimaan Rp 2.670.415,09, pendapatan Rp 71.7017,29, serta total rata-rata keuntungan Rp 262.716,32 per musim tanam. Berlandaskan analisis usahatani menunjukkan bahwa: nilai R/C Ratio 1,08 % menandakan usahatani padi oleh petani penyakap layak dijalankan tetapi keuntungannya sedikit, nilai π/C Ratio 0,08 % melebihi suku bunga yang ada sehingga layak untuk dijalankan tetapi keuntungan yang didapat sangat kecil, nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 247.588,10 melebihi upah tenaga kerja yang ada sehingga layak dijalankan. Kata Kunci: petani penyakap, padi, usahatani, kelayakan
Analisis Kelayakan Usaha Besek Kreasi di Kelompok Wanita Tani (Kwt) Mekarsari Desa Ketosari Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Siti Rochimah; Uswatun Hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/suryaagritama.v12i1.3618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) biaya produksi, penerimaan, keuntungan dan pendapatan pengrajin besek kreasi, 2) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan secara finansial, 3) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek pemasaran, 4) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek teknis, 5) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek manajemen dan SDM, 6) usaha kerajinan besek kreasi layak diusahakan berdasarkan aspek lingkungan. Populasi penelitian semua pengrajin besek kreasi di KWT Mekarsari di Desa Ketosari sejumlah 13 orang. Sampel penelitian berjumlah 13 orang dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Intrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data menggunakan analisis biaya dan analisis kelayakan usaha. Hasil analisis biaya usaha besek kreasi di KWT Mekarsari: total biaya produksi Rp. 11.563.650,15, total penerimaan Rp. 22.352.000,00, total pendapatan Rp. 11.390.875,00, dan total keuntungan Rp. 10.788.349,85. Berdasarkan perhitungan analisis kelayakan secara finansial menunjukkan bahwa: nilai R/C Ratio 1,93, ℼ/C Ratio 93,29, dan nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp. 27.527,00. Hasil analisis kelayakan non finansial mendeskripsikan bahwa: (1) Aspek Pemasaran (2) Aspek Teknis (3) Manajemen dan SDM (4) Aspek Lingkungan, layak diusahakan berdasarkan hasil kuesioner yang diolah dan diukur menggunakan skala likert. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara umum usaha besek kreasi layak diusahakan. Kata kunci: kelayakan usaha, biaya, besek kreasi
Analisis Nilai Tambah dan Manajemen Bahan Baku Industri Kecil Virgin Coconut Oil (Vco) dan Minyak Kelapa (Studi Kasus di CV. Tiga Putri Desa Lubangindangan Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo) Solikun Solikun; Uswatun Hasanah; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh dari produksi VCO, minyak kelapa produksi sendiri, dan minyak kelapa produksi mitra di CV Tiga Putri Desa Lubangindangan Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo, 2) Untuk mengetahui perbedaan antara nilai tambah produksi VCO, nilai tambah produksi miyak kelapa produksi sendiri, dan minyak kelapa produksi mitra di CV Tiga Putri, 3) Untuk mengetahui manajemen persediaan bahan baku di CV Tiga Putri dalam memproduksi VCO dan minyak kelapa. Studi kasus penelitian ini dilaksanakan di CV Tiga Putri Desa Lubangindangan Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis, yaitu dengan penyelidikan untuk memperoleh fakta - fakta dan mengetahui berapa nilai tambah yang dihasilkan produksi VCO metode sentrifugal nilai tambah produksi VCO metode fermentasi, nilai tambah minyak kelapa sendiri, nilai tambah minyak kelapa dari mitra, dan bagaimana pengaturan manajemen bahan baku yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dari produksi VCO metode fermentasi sebesar Rp 3.370,66 atau sebesar 46,81%, nilai tambah dari produksi VCO sentrifugal sebesar Rp 3.410,66 atau sebesar 47,37%, nilai tambah dari minyakelapa produksi sendiri sebesar 177 atau sebesar 7,9%, dan nilai tambah dari pengolahan minyak mitra sebesar 1.413,22 atau sebesar 6,38 %. Perhitungan manajemen bahan baku yang digunakan belum optimal dan belum menggunakan perhitungan manajemen bahan baku metode EOQ (Economic Order Quantily). Kata Kunci: nilai tambah, manajemen, bahan baku
Co-Authors - - Mamad - - Meiliandani - - Mukhsin - - Muthoharoh - - Turyono - - Zulfanita Aan Purwadi Abiyanto Prabowo Adi - Setiyono Adi Muhtashor Agil Wahyu Gestian Agus Budi Santoso Ainur Rizki Kurniawati Aji Akbar Setiawan Amanah Fitriyah Andri Danix Setiyadi Anggi Prasetyo Anggita - Yunatie Anisa Dewi Safitri Anita Sari Anna Prasasti Annisa Nur Septiani Arifah Anjarwati Arifah Anjarwati Arta Kusumaningrum Arta Kusumaningrum Arta Kusumaningrum Ayu Rachmawati Ridwan Azis Tri Haryanto Aziz Firmansah Budi Setiawan Desi Damayanti Dian - Setiawati Diana Leni Lia W Didik Widiyantono Dipo Supatmo Dwi Nurdianawati Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Dyah Panuntun Utami Dyah Setyorini Edi Purwanto Eko Prasetyo Ela Rosita Ariana Elinaningsih Elinaningsih Elly Eka Wijayanti Eni Estiyanti Eni Istiyanti Eni Istiyanti Esti Rahmaningsih Eva Noviani Fajar Rulianto Fajar Tri Lestari Fiatnasari Fiatnasari Friska - Widiasti friska widiasti Gunawan - Wibisono Imam - Muklis Imas Patimah Imron Aziz Irin Rahmadi Isna Windani Isna Windani Isna Windani Isna Windani Isnaeni Noviana Dewi Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Istiko Agus Wicaksono Kikik Siti Awaliyah Lyla Shafiya Anindita Meilania Wisma Puspita Melanisa Udarani Pratiwi Miftahul - Farid Muhamad Fiqih Irfanto Muhammad Soleh Mukhamad Johan Aris Murni Setiya Utami Nenden Setia Astri Dewanti Nur Fajriyah Nur Hidayah Prada Ratno Putro Purwahyudi Purwahyudi Putri Kartika Widiyaningsih Ragil Prasetyo Kurniawan Ratna Vitasari Reki Aris Nurahman Ricky - Bisri Ridha Wulan Lestari Roisu Eny Mudawaroch Sigit - Irawan Siti Muslimatun Siti Rochimah Siti Rochimah Slamet Saeful Solikun Solikun Surya Aji Wibowo Susi Ernawati Syaiful Anam Tri Santoso Tri Subekti Tri Warni Triyana Purnayudha Ulfah Adiningsih Umi Nur Kholifah Vica Tri Ariyani Wahyu Setiarini Whida Silvi Liana Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu Witono Witono Wiwit Riyantina Yulinda Yulinda Zulfanita Zulfanita