Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Psycho Idea

HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KREATIVITAS KELOMPOK BELAJAR “SEKOLAH KAMI” DI BEKASI Raefri Sahrunanca; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 11, No 1 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.537 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v11i1.255

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kreativitas Kelompok Belajar “Sekolah Kami” di Bekasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota kelompok belajar “Sekolah Kami” di Bekasi sebanyak 65 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Tes Kreativitas Figural dan skala kepercayaan diri. Pengukuran kreativitas digunakan alat tes kreativitas figural yang dikembangkan oleh S.C.U. Munandar. Skala kepercayaan diri dikembangkan berdasarkan karakteristik menurut Lauster (1992). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi Pearson ( r ) yang diperoleh sebesar r = - 0,204 dan nilai sig.(2-tailed) sebesar p = 0,103. Artinya Ho ditolak, tidak ada hubungan antara kepercayaan diri dengan kreativitas Kelompok Belajar Sekolah Kami di Bekasi. Kata Kunci : Kepercayaan diri, Kreativitas, kelompok belajar
BENTUK PERILAKU SIBLING RIVALRY PADA ANAK KEMBAR BERDASARKAN PENGASUHAN ORANGTUA Herdian Herdian; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 12, No 2 (2014): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.803 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v12i2.1543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk perilaku sibling rivalry pada anak kembar berdasarkan pengasuhan orangtua yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang pengambilan datanya menggunakan wawancara serta observasi.Subjek penelitiannya adalah 4 pasang anak kembar dan 8 orang terdekat dengan subjek.Validitas data menggunakan teknik triangulasi data dengan sumber, yang berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat berbeda.Analisis data dilakukan dengan bentuk interaktif.Temuan penelitiannya adalah, perilaku sibling rivalry terjadi karena perlakuan orangtua yang berbeda pada masing-masing anak kembar, selain itu dikarenakan cara orangtua dalam memperlakukan anak dalam menangani konflik yang terjadi pada anak kembar. Terdapat dua subjek yang mendapatkan perlakuan yang berbeda ketika berkelahi yaitu dengan membela salah satu anak kembar dikarenakan posisinya sebagai adik.Perlakuan yang berbeda lainnya terlihat pada salah satu subjek yaitu dengan memberikan uang saku yang berbeda. Penyebab sibling rivalry pada anak kembar lainnya hanya disebabkan oleh rebutan barang, baju yang tertukar serta pemberian barang oleh lingkungan sosial yang masing-masing subjek tidak mendapatkan barang yang sama. Bentuk perilaku sibling rivalry yangterjadi terbagi menjadi tiga aspek yaitu fisik, psikis, dan sosial.Aspek fisik bentuk perilakunya yaitu memukul, menendang, mencakar, menjambak, mencubit, dan meninju tembok.Aspek psikis bentuk perilakunya yaitu menangis, cemburu, rewel, iri, sebal, marah, dan usaha mencari perhatian dengan bersandar ke ibu serta berhias.Aspek sosial bentuk perilakunya yaitu mengganggu, mengejek dan bertengkar.Dari hasil tersebut dapat dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, laki-laki yaitu meninju tembok, sedangkan perempuan menjambak, mencubit, usaha untuk mencari perhatian dengan bersandar ke ibu serta berhias. Kata kunci : Sibling Rivalry, Pengasuhan, Anak Kembar.
STUDI KASUS TENTANG KESABARAN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS REMAJA DI PURWOKERTO Siti Umidatus Sururiyah; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 15, No 2 (2017): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.024 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v15i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesabaran pada pasien diabetes mellitus remaja di Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus dengan mengkaji aspek-aspek kesabaran yaitu teguh, tabah, dan tekun. Informan dalam penelitian ini yaitu  1 orang sebagai informan primer yang menderita diabetes mellitus remaja, dan 3 orang sebagai informan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memiliki kesabaran yang baik dalam menghadapi penyakit diabetes melitus.  Dalam hal keteguhan informan menunjukkan disiplin yang tinggi dalam hal melakukan suntik insulin setiap hari dalam kondisi sehat amaupun sakit. Kemudian dalam hal ketabahan informan memiliki daya juang yang tinggi untuk mengejar ketertinggalan pelajaran karena kondisinya membuat informan tidak boleh terlalu capai. Sehingga sering tidak berangkat sekolah. Selanjutnya dalam dalam hal ketekunan informan mengarahkan energinya untuk hal yang positif seperti mengikuti estrakurikuler fotografi di sekolah. Selain itu juga informan berusaha untuk mencari pengobatan alternatif yang cocok. Informan mengatasi kesehatannya dengan selalu membawa suntikan serta membawa permen atau makanan manis.  Kata Kunci :, Kesabaran, Diebetes Mellitus,Remaja
STRATEGI COPING DALAM MENGHADAPI KONFLIK PERKAWINAN PADA SUAMI YANG ISTRINYA BEKERJA SEBAGAI TKW Feriza Nuke Orienta; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 14, No 1 (2016): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.883 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v14i1.1573

Abstract

Konflik perkawinan adalah perbedaan-perbedaan yang tidak terhindarkan yang terdapat pada kedua pasangan perkawinan dengan sendirinya akan memberikan pengaruh bagi berkembangnya perspektif yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persoalan dalam konflik perkawinan pada suami yang istrinya bekerja sebagai TKW dan bagaimana strategi coping yang dilakukan suami untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik perkawinannya. Strategi coping adalah usaha-usaha baik kognitif maupun perilaku yang bertujuan untuk mengelola tuntutan lingkungan dan internal, serta mengelola konflik-konflik yang mempengaruhi individu melampaui kapasitas individu.. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber data primer adalah suami yang istrinya menjadi TKW. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive atau pengambilan subjek dengan kriteria tertentu. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Jenis wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam (indepth interview). Validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis datanya menggunakan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan simpulan data. Hasil penelitian, menunjukan adanya persoalan dalam konflik perkawinan dalam kehidupan rumah tangga para TKW yaitu meliputi keuangan, komunikasi, aktivitas-aktivitas yang tidak disetujui oleh pasangan seperti perjudian, minum-minuman keras dan extramarital affair, kemdian faktor karakteristik individual seperti nilai sikap dan kepercayaan, kebutuhan dan kerpibadian serta perbedaan persepsi. Strategi coping yang dilakukan suami dalam menghadapi konflik perkawinannya yaitu informan kedua menggunakan problem focused coping yaitu individu membuat rencana dan tindakan lebih lanjut untuk memecahkan permasalahan dengan positif. Informan pertama dan ketiga menggunakan emotion focused coping untuk meredakan emosi tanpa berusaha mengubah suatu situasi dan mencoba melupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan hal yang menekan emosinya.
RESILIENSI DIRI DALAM MENGHADAPI TEKANAN KEHIDUPAN ( (STUDI PADA PADA ISTRI ANGGOTA TNI ANGKATAN DARAT) Dayanti Armanda Sari; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 13, No 1 (2015): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.255 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v13i1.1579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resiliensi diri dalam menghadapi tekanan pada istri anggota TNI AD sehingga dapat bertahan dan bangkit dari situasi yang menekan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi terhadap 3 informan primer yaitu istri dari anggota TNI Angkatan Darat, dan 3 orang terdekat dari masing-masing informan sebagai sumber data sekunder. Validitas yang digunakan adalah validitas triangulasi, sedangkan reliabilitas yang digunakan adalah dengan membangun rapportyang baik dengan informan serta melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian. Analisis data dengan langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah aspek-aspek resiliensi yang ditemukan adalah situasi yang menekan secara tidak langsung membuat informan belajar untuk mengontrol emosi (regulasi emosi), mengendalikan berbagai kesulitan dengan berusaha membiasakan diri dan bersikap tenang (pengendalian impuls), mempunyai keyakinan bahwa segala kesulitan dapat dilewati dan berubah lebih baik (optimisme), menyadari resiko menjadi istri TNI AD sehingga mampu melewati kesulitan kehidupan (analisa masalah), memahami tugas dari profesi suami sehingga mampu berperan sebagai istri yang baik (empati), memiliki keyakinan terhadap diri sendiri bahwa dirinya mampu mengatasi kesulitan tanpa di dampingi suami (efikasi diri), mampu mengambil sisi positif dari berbagai situasi yang menekan (pencapaian).
STUDI KASUS TENTANG PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI LESBI Eka Rizki Meilani; Suwarti Suwarti; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 16, No 1 (2018): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.779 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v16i1.2499

Abstract

The purpose of this study is to examine how the decision-making process becomes lesbian. This research is a qualitative research with case study approach. This research was conducted in Purwokerto Banyumas Regency. Determination of informant in this research using snowball technique method with criterion of informant is lesbian who ever have relationship with same type. Based on these criteria, the researcher get 3 lesbian informants that are M, I and R. Data collecting method by interview and observation. Test data validity by using triangulation method. Data analysis technique used is interactive model consisting of data reduction, data presentation and conclusion.The results of this study describes how the decision making process made a lesbian to be lesbian. The existence of biological factors, psychosocial and psychological on the life of the informant who influential in decision making. Based on the study of the reasons for being lesbian, the responses obtained as data are: for informants M because of the comfortable feel of hanging out with women; informant I is because of hatred of men, because of traumatic experience since childhood witnessed his father's abusive treatment to his mother, so that I appear the feeling of hate toward men, while informant R the reason to be lesbian is because of comfortable pair with woman and physically informant R feel tomboy since childhood. Based on the study collecting information about the life of lesbian hence obtained data that the three informants equally obtain information through lesbian community. Based on the study of how the views of himself and the public about a lesbian? then the data obtained that: Informants M and R admitted that do not care about the opinions of others about lesbi, whereas according to informant I every human being has the right to argue anything about lesbi life. Initially the three informants have no consideration whatsoever to choose to be lesbian and still live lesbiannya life samapai this time. The three informants will remain lesbi and live life with their respective spouses. Keywords: Personal Decision Making Process, Male, Lesbian.
KAJIAN TENTANG FAKTOR-FAKTOR KOMITMEN DALAM PERKAWINAN Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.407 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v7i1.168

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tentang komitmen, aspek-aspek komitmen, jenis komitmen dan peran komitmen dalam perkawinan. Kehidupan berkeluarga ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Membentuk dan membangun rumah tangga ternyata lebih mudah daripada mempertahankan keutuhan keluarga itu sendiri. Perkawinan yang kuat tidak terjadi dengan begitu saja tetapi perlu diupayakan dan diperjuangkan. Pasangan suami isteri harus punya niat yang kuat untuk berusaha meningkatkan hubungan mereka. Salah satu kunci untuk mempertahankan perkawinan yang kuat adalah komitmen. Kata Kunci : perkawinan, komitmen
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN BURNOUT PADA ATLET BULUTANGKIS DI PURWOKERTO Hannah Yukhi Primita; Dyah Astorini Wulandari
Psycho Idea Vol 12, No 1 (2014): PSYCHO IDEA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.973 KB) | DOI: 10.30595/psychoidea.v12i1.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan burnout pada atlet bulutangkis di Purwokerto. Subjek penelitian ini adalah atlet bulutangkis di Purwokerto yang berjumlah 51 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala motivasi berprestasi dan skala burnout. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa motivasi berprestasi mempunyai hubungan dengan burnout pada atlet bulutangkis di Purwokerto. Motivasi berprestasi memberikan sumbangan efektif sebesar 41,6% terhadap burnout sedangkan sisanya 58,4% dipengaruhi variabel lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini seperti faktor lingkungan, faktor pengalaman, faktor individu yang meliputi kepribadian yang dimiliki individu. Kata kunci : motivasi berprestasi, burnout, atlet bulutangkis