Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN APLIKASI RAKATA TERHADAP KETUNTASAN BELAJAR MENULIS TEKS PUISI SISWA KELAS X Sri Silfiani; Ika Mustika; Enung Nurhayati
Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): VOLUME 9 NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/parole.v9i1.29230

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Discovery Learning model assisted by the Rakata application on students' learning completion in writing poetry texts. The background of this study is based on the low ability to write poetry in class X students caused by the learning model that is less interesting and the minimal use of technology. An alternative solution to overcome this problem is to apply the Discovery Learning model which is designed to encourage students to be active in finding their own concepts, with the support of the Rakata application which allows creative and collaborative exploration in writing poetry. This study uses a quantitative approach with a pretest-posttest design. The subjects of the study were class X SMK students who were divided into experimental and control groups, each consisting of 30 students. The results showed that before the treatment, all students had not reached the Minimum Completion Criteria (KKM), with an average score of 47.56. After the implementation of the Discovery Learning model assisted by the Rakata application, there was a significant increase with an average score reaching 81.03 and classical completion of 70%. These findings indicate that learning models combined with technology can improve poetry writing skills effectively.
RESPONS SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PUISI Annisa Zulfa Hasanah; Enung Nurhayati; Heri Isnaini
Parole : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 6 (2025): VOLUME 8 NOMOR 6, NOVEMBER 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/parole.v8i6.24048

Abstract

Kurang bervariasinya model dan media yang digunakan dalam pembelajaran, menyebabkan kurang terampilnya siswa dalam menulis puisi. Siswa merasa sulit untuk menentukan tema dan menemukan ide dalam menulis puisi. Oleh karena itu, dilakukan upaya penerapan model pembelajaran Project Based Learning dengan berbantuan media sosial Tiktok dalam pembelajaran menulis teks puisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan hasil respons siswa terhadap penggunaan media sosial TikTok dalam pembelajaran menulis teks puisi dengan menggunakan model Project Based Learning pada siswa SMK Kelas X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket atau kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui hasil presentase rata-rata dari data pernyataan positif memiliki hasil senilai 78% dan pernyataan negatif memiliki hasil senilai 50% dengan kriteria rata-rata keduanya adanya 64%. Maka dapat disimpulkan bahwa respon yang diberikan oleh siswa saat mengikuti pembelajaran menulis teks puisi menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media sosial TikTok adalah “Positif” dengan kriteria penilaian “Setuju” bahwa model dan media yang digunakan membantu siswa dalam menulis teks puisi. Selain itu, model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media sosial TikTok juga efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks puisi.
Pengembangan media ular tangga berbasis genially berorientasi problem based learning untuk pembelajaran di Sekolah Dasar Ulfa Nurmaulida; Enung Nurhayati; Ronny Mugara
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 4 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i4.31583

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ular tangga berbasis Genially yang berorientasi pada Problem Based Learning, menguji kelayakan, serta menganalisis efektivitasnya terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahapan. Subjek penelitian melibatkan 66 peserta didik kelas IV di SDN Jayamekar. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis, observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dan inferensial, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi sebesar 95,04% dan ahli media sebesar 88,86%, serta tanggapan peserta didik sebesar 85,79% dengan kategori sangat baik. Data berdistribusi normal dan varians kedua kelas homogen. Hasil uji t independen menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 diperkuat oleh N-Gain kelas eksperimen sebesar 60,85% kategori “Cukup Efektif” dan kelas kontrol sebesar 19,65% kategori “Tidak Efektif”. Hal ini membuktikan bahwa media ular tangga berbasis Genially mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengoptimalkan kemampuan berpiki kritis di jenjang sekolah dasar.