Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Aplikasi Quizizz Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Mata Kuliah Pragmatik Pada Mahasiswa Sastra Indonesia : Indonesia Fitriah, Siti; Mestika Putra, Yoga; Kartika Putri, Aprilia; Amri, Ulil; Triandana, Anggi
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11339.508 KB) | DOI: 10.22437/est.v2i1.24563

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan penggunaan aplikasi Quizizz kepada mahasiswa sastra Indonesia sebagai media evaluasi pembelajaran mata kuliah pragmatik. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk terobosan dalam proses pembelajaran agar tidak cenderung monoton. Evaluasi pembelajaran merupakan hal yang cukup krusial karena sifatnya untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah dipaparkan maupun didiskusikan bersama. Sehingga salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan aplikasi Quizizz dalam proses evaluasi. Target peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa Sastra Indonesia yang memprogram mata kuliah pragmatik pada semester genap tahun akademik 2022/2023. Metode pelaksanaan kegiatan digolongkan menjadi dua tahap yaitu tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Di dalam tahap pelaksanaan, diaplikasikan dua metode yaitu metode ceramah guna memaparkan materi cara penggunaan aplikasi Quizizz, dan metode tanya jawab guna mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa terkait pemaparan materi Quizizz. Kemudian, dilanjutkan dengan praktik langsung penggunaan aplikasi Quizizz dengan menggunakan gadget masing-masing. Hasil kegiatan ini mendapatkan antusiasme dari mahasiswa yang dapat dilihat dari presentase nilai rata-rata kelas R001 sebesar 84 %, dan kelas R002 sebesar 80%. Kata Kunci: Quizizz, Evaluasi, Pembelajaran, Pragmatik
Strategi Pemertahanan Bahasa Daerah Sebagai Bentuk Pelestarian Bahasa Pada Generasi Muda Di Kalangan Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Jambi: Indonesia Triandana, Anggi; Mestika Putra, Yoga; Fitriah, Siti; Ernanda, Ernanda; Kartika Putri, Aprillia
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4589.012 KB) | DOI: 10.22437/est.v2i1.24576

Abstract

Jumlah bahasa daerah yang ada di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami kemerosotan. Puluhan bahasa daerah terancam punah karena tidak ada lagi penutur yang memakai bahasa tersebut. Kemajuan informasi dan gempuran bahasa asing menjadi salah satu penyebab bahasa daerah tidak lagi mampu bertahan. Pelestarian bahasa dengan cara mempertahankan bahasa daerah atau bahasa ibu (mother tongue) perlu disosialisasikan kepada masyarakat khususnya generasi muda sebagai generasi penerus. Kegiatan ini merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap bahasa daerah. Selain itu kegiatan ini dapat memotivasi domain keluarga sebagai basis utama pemertahanan bahasa daerah untuk mewariskan bahasa ke generasi berikutnya.
Pengenalan Dan Pelatihan Toefl Untuk Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi: Indonesia Kartika Putri, Aprilia; Triandana, Anggi; Fitriah, Siti; Amri, Ulil; Putra, Yoga Mestika
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.367 KB) | DOI: 10.22437/est.v2i1.24594

Abstract

TOEFL masih diperlukan sebagai salah satu tes pengukur kemampuan bahasa Inggris bagi non-penutur asli. Kegiatan pengabdian pengenalan dan pelatihan TOEFL dilakukan terhadap mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan kegiatan dan pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan menggunakan grammar translation method (Brown 2000, 8) dengan mengacu pada materi dari Phillips (2003). Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sebesar 26,6% terhadap pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan pertanyan-pertanyaan TOEFL setalah pelaksanaan kegiatan ini. Pelaksanaan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan nilai saing mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi.
Pelatihan Menulis Pantun Berbasis Kearifan Lokal di SMP Negeri 1 Muaro Jambi Mestika Putra, Yoga; Triandana, Anggi; Fitriah, Siti; Putri, Aprilia Kartika; Amri, Ulil
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 3 No. 3 (2024): ESTUNGKARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/est.v3i3.39375

Abstract

Pantun is an old form of literary work that still survives today. Uniquely, pantun can be used in formal and non-formal events. However, among students, especially junior high school (SMP) students, writing pantun is still something that is difficult to do. Students have difficulty developing their ideas due to a lack of guidance in writing pantun well. The Community Service Team (PKM) of the Indonesian Literature Study Program at Jambi University held pantun writing training aimed at helping students, especially in writing old poems in the form of pantun. The training held by the PKM team is a rhyme writing training aimed at junior high school students who are in the teenage age group. It is hoped that this activity held for students of SMP N 1 Muaro Jambi can provide motivation and help them preserve Malay culture through pantun. The results of local wisdom-based pantun writing training activities carried out at SMP N 1 Muaro Jambi went smoothly. As students gain a comprehensive understanding of pantun from theory to practice.
Animal Swear Words in Compliments on X: A Pragmatic Study Putri, Aprilia Kartika; Fitriah, Siti; Triandana, Anggi; Amri, Ulil; Putra, Yoga Mestika
Jurnal Sastra Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/r11y2464

Abstract

Few people know that swear words are not always used to express anger. They can also be used to express positive emotions, such as compliments. The phenomenon of using swear words in compliments was found on one social media, X, formerly known as Twitter. This study aims to analyze the pragmatic meanings and pragmatic functions of animal swear words in English compliments on social media X. This study is descriptive research with a qualitative approach. The data were collected by observing the animal swear words-contained tweets on X. The data were analyzed by using the distributional method (the basic technique and either one of the seven extended techniques: deletion, substitution, extension, insertion, reversion, transformation, and repetition) and the identity method by referring to the theories of Hughes (2006), Ljung (2010), Kreidler (2008) , and Spears (2000). The results of the study showed that the word bitch ('female dog'; ’unpleasant woman’) was the only swear word used in compliments. The pragmatic meaning of the swear word is an utterance, meaning 'girl' or ‘guy.’ Meanwhile, the practical functions of the swear word in compliments are as an anaphoric use of epithets and noun supports. This study is expected to reduce misunderstandings among Indonesian EFL (English as a Foreign Language) students when communicating with other English speakers on social media X.
Pelanggaran Maksim Kerjasama dalam Stand-Up Comedy Chris Rock Triandana, Anggi; Afria, Rengki
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v7i1.25436

Abstract

Stand-up comedy adalah salah satu humor yang cukup menyita perhatian masyarakat dewasa ini. Berbagai hal dilakukan komika untuk menciptakan humor yang segar dan menggelitik lewat permainan kata-kata salah satunya dengan melanggar prinsip kerjasama dalam kajian pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis pelanggaran prinsip kerjasama yang terdapat pada stand-up comedy ‘Kill the Messenger’ Chris Rock. Penelitian ini menggunakan pendekatan descriptive kualitatif. Data yang diperoleh berasal dari tuturan Chris Rock dalam stand-up comedy yang berjudul Kill the Messenger. Terdapat 3 tahapan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, analisis data dan penyajian data. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil penelitian didapat 1. pelanggaran maksim kualitas  2. pelanggaran maksim kuantitas  3. pelanggaran maksim relevansi 4. pelanggaran maksim pelaksanaan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah komedi yang dituturkan oleh Chris Rock sering melanggar prinsip kerjasama terutama maksim kualitas dalam menghadirkan humornya. Abstract Stand-up comedy is a form of humor that has caught the attention of today's society. Stand-up comedian has done various things to create fresh and intriguing humor through play on words, one of which is by violating the principle of cooperation in pragmatic studies. This study aims to describe the types of violations of the cooperative principle found in Chris Rock's stand-up comedy 'Kill the Messenger'. This study uses a qualitative descriptive approach. The data obtained comes from Chris Rock's story in a stand-up comedy entitled Kill the Messenger. There are 3 stages carried out in this study, namely data collection, data analysis and data presentation. The data collection technique used is the observing and noting technique. Based on the results of the study, it was found that 1. violation of the maxim of quality 2. violation of the maxim of quantity 3. violation of the maxim of relevancy 4. violation of the maxim of manner. The conclusion in this study is that the comedy spoken by Chris Rock often violates the cooperative principle especially maxim of quality in presenting his humor.
Pembinaan Sanggar Sastra di SD Negeri 76/IX Mendalo Darat Untuk Meningkatkan Kemampuan Apresiasi Sastra dan Kreatifitas Siswa Wulandari, Sovia; Suryani, Irma; Wilyanti, Liza Septa; Triandana, Anggi; Resiyani, Wulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1101

Abstract

Learning about literary appreciation in elementary schools is an important lesson to increase students' creativity. The problem currently faced is that students' lack of interest in writing literature makes students not creative and productive. The problem of students' lack of interest at SD Negeri 76/IX Mendalo Darat in writing literature means that students are unable to take part in various creative writing competitions. One way to overcome this problem is by holding a literary studio at SD Negeri 76 Mendalo Darat as an extracurricular activity. The guidance provided uses methods of socialization, teaching, training and mentoring students in literary appreciation activities. The results obtained from this service activity are that students are skilled in receptive literary appreciation, namely reading literary works and some students are skilled in writing literature, and some are skilled in performing literature, such as telling stories, reading poetry, and playing drama. Literary works written by students are collected in the form of children's poetry anthologies and collections of children's stories.ABSTRAKPembelajaran apresiasi sastra di sekolah dasar merupakan pembelajaran yang penting untuk meningkatkan kreatifitas siswa. Permasalahan yang dihadapi sekarang ini yaitu kurangnya minat siswa dalam menulis sastra membuat siswa tidak kreatif dan produktif. Masalah kurangnya minat siswa SD Negeri 76/IX Mendalo Darat dalam menulis sastra membuat siswa tidak bisa mengikuti berbagai lomba tulisan kreatif. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mengadakan pembinaan sanggar sastra di SD Negeri 76 Mendalo Darat sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Pembinaan yang diberikan menggunakan metode sosialisasi, pengajaran, pelatihan, dan pembimbingan siswa dalam kegiatan apresiasi sastra. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini ialah siswa terampil dalam apresiasi sastra yang bersifat reseptif yaitu membaca karya sastra dan sebagian siswa terampil dalam menulis sastra, dan sebagian lagi terampil dalam mementaskan sastra, seperti berdongeng, membaca puisi, dan bermain drama. Karya sastra yang telah ditulis oleh siswa dikumpulkan dalam bentuk buku antologi puisi anak dan kumpulan cerita anak.
Analisis Framing Pada Pemberitaan Pegi Setiawan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan Vina dalam Media Online Detik.com dan Liputan 6 Putri, Dini Meidiyanti; Ernanda, Ernanda; Triandana, Anggi
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.42207

Abstract

his research aims to describe the framing carried out by the online media Detik.com and Liputan 6 regarding the issue of reporting Pegi Setiawan as a suspect in the Vina murder case in May-July 2024. This research uses the theory of Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki (1993) with a qualitative descriptive research method. The research data includes words, phrases, sentences, photos, and images in Detik.com and Liputan 6 news discourse in which there are 4 Pan and Kosicki structures. Data collection was carried out by downloading news which was then analyzed using Pan and Kosicki's 4 structural structures which include syntactic, script, thematic and rhetorical structures. The results of this research found that in the syntactic structure, the Detik.com media was inconsistent in framing Pegi, which was originally a contra, turning into a pro. Meanwhile, Liputan 6 tends to present news that is critical of the legal process. The script structures in these two media both contain gaps in one of the 5W + 1H elements in the news. In terms of thematic structure, Detik.com tends to vary in the number of paragraphs, while Liputan 6 is more consistent in arranging paragraphs uniformly. Finally, regarding the rhetorical structure, Liputan 6 is superior in presenting photos because it shows the reality of the news, compared to Detik.com which only used photos of Pegi at the time of the arrest and press conference. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembingkaian yang dilakukan oleh media online Detik.com dan Liputan 6 terhadap isu pemberitaan Pegi Setiawan sebagai tersangka kasus pembunuhan Vina pada bulan Mei—Juli 2024. Penelitian ini menggunakan teori Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki (1993) dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun data penelitian yaitu meliputi kata, frasa, kalimat, foto dan gambar pada wacana berita Detik.com dan Liputan 6 yang di dalamnya terdapat 4 struktural Pan dan Kosicki. Pengumpulan data dilakukan dengan mendownload berita yang kemudian dianalisis menggunakan 4 struktural Pan dan Kosicki yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil dari penelitian tersebut ditemukan pada struktur sintaksis, media Detik.com tidak konsisten dalam memframingkan Pegi yang semula kontra berubah menjadi pro. Sedangkan Liputan 6 lebih cenderung menyajikan berita yang bersifat kritik terhadap proses hukum. Struktur skrip pada dua media ini sama-sama terdapat kekosongan pada salah satu unsur 5W + 1H dalam beritanya. Pada struktur tematik, Detik.com cenderung bervariasi dalam jumlah paragrafnya, sedangkan Liputan 6 lebih konsisten dalam menyusun paragraf secara seragam. Terakhir dari struktur retoris, Liputan 6 lebih unggul dalam penyajian foto karena menampilkan realitas berita, dibandingkan Detik.com yang hanya menggunakan foto Pegi pada saat penangkapan dan konferensi pers.
The Discourse Movement Analysis of Hashtags Supporting the Legalization of Same-Sex Marriage Putri, Aprilia Kartika; Fitriah, Siti; Triandana, Anggi; Amri, Ulil; Putra, Yoga Mestika
Vivid: Journal of Language and Literature Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : English Department, Faculty of Humanities, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/vj.14.1.93-100.2025

Abstract

The legalization of same-sex marriage in the United States on June 26, 2015 inflicted rooms for debates. The contra side included the conservative Christian groups. Meanwhile, the Pro side celebrated the ruling by waving rainbow flags in front of the Supreme Court building and using #LoveWins and #Pride hashtags in their social media, such as Twitter and Instagram. This paper describes the analysis of these discourses movements by using Sawirman’s BREAK theory (2014; 2016). #LoveWins was considered as the primary discourse while #Pride as the secondary because of their political power. Both hashtags were used to show the joy and support for the gay community. As the time goes on, the secondary disourse is used more frequent than the primary, which is only used in the moments of equality of right between the gay and straight community.
Peningkatan Keterampilan Menulis Fiksi Remaja melalui Pelatihan bagi Siswa SMPN 1 Muaro Jambi Kartika Putri, Aprilia; Mestika Putra, Yoga; Fitriah, Siti; Triandana, Anggi; Amri, Ulil
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 4 No. 2 (2025): Estungkaran: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/est.v4i2.48921

Abstract

:  Fiction writing skills represent an important form of creative expression that contributes significantly to the development of youth literacy. However, some junior high school students still struggle to express their ideas in a structured and imaginative way through short stories. This community service activity aimed to improve the fiction writing skills of students at SMP Negeri 1 Muaro Jambi through a structured and practical short story writing training for teenagers. The implementation methods included interactive lectures, writing trainings, individual mentoring, and work evaluation sessions. The activity involved 15 students from grades VIII and IX who demonstrated an interest in fiction writing. The results showed an improvement in participants’ ability to develop plots, characters, and the use of figurative language in their short stories. This activity had a positive impact on strengthening the school’s literacy culture and encouraged the emergence of new interests in the field of teen fiction writing. Therefore, this fiction writing training can serve as a sustainable model for developing youth literacy at the junior high school level