Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : MEDIAN

STUDI PENDAPATAN GAHARU (Aqularia sp) OLEH MASYARAKAT KAMPUNG HAHA DISTRIK SEREMUK KABUPATEN SORONG SELATAN Yomima Kemesrar; Ponisri Ponisri
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 3 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.497 KB) | DOI: 10.33506/md.v9i3.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan masyarakat dari hasil penjualan kayu gaharu dan  kualitas kayu gaharu yang dihasilkan oleh masyarakat di Kampung Haha Distrik Seremuk Kabupaten Sorong Selatan. Dari hasil penelitian bahwa tingkat pendapatan masyarakat dari hasil penjualan kayu gaharu di Kampung Haha Distrik Seremuk Kabupaten Sorong Selatan dengan pendapatan total bersih sebesar Rp. 30.887.000/bln dan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 3.088.700/bln. Tingkat kualitas kayu gaharu yang dihasilkan oleh masyarakat Kampung Haha Distrik Seremuk Kabupaten Sorong Selatan ada 7 yaitu kayu gaharu kelas super satu, super kelas dua, saba,medan batu, AB satu, AB dua  dan kacang kruk.
KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN KANTONG SEMAR (NEPENTHES SPP.) PADA TAMAN WISATA ALAM BARIAT KABUPATEN SORONG SELATAN Yunus Kaliele; Ponisri Ponisri
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.497 KB) | DOI: 10.33506/md.v9i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah jenis tumbuhan kantong semar (Nepenthes spp.), keanekaragaman, kemerataan dan dominasi jenis tumbuhan kantong semar (Nepenthes spp.)  di hutan Taman Wisata Alam Bariat Kabupaten Sorong Selatan. Jumlah jenis tumbuhan kantong semar (Nepenthes spp.)  di hutan Taman Wisata Alam Bariat Kabupaten Sorong Selatan dari 6 plot penelitian dengan luas 15 Ha terdapat 5 spesies sebanyak 1068 individu yaitu Nepenthes mirabilis 299 individu,  N. gracilis 293 individu, N. rafflesiana 255 individu,  N.  ampullaria 113 individu dan  N. veitchii 108 individu. Indeks keanekaragaman jenis kantong semar di hutan Taman Wisata Alam Bariat  Kabupaten Sorong Selatan adalah 0,662, kemerataan jenis 0,947dan dominasi jenis 0,231. Berdasarkan kriteria tersebut, maka indeks kemerataan jenis-jenis kantong semar yang diteliti adalah tinggi, sehingga tidak ada jenis yang mendominasi.
Studi Karakteristik Dan Pengelompokan Jenis Tumbuhan Bawah Pada Areal Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Lindung Di KPHL Kota Sorong Brandon Tanahitumesseng; ponisri ponisri; Lona Nanlohy
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v10i1.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan pengelompokan jenis tumbuhan bawah di areal pusat pengendalian kebakaran hutan lindung di KPHL Kota Sorong. Jenis tumbuhan bawah pada areal Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Lindung di KPHL Kota Sorong ditemukan 8 (delapan) jenis dengan penyebaran paling dominan yaitu 4 jenis tumbuhan bawah adalah Alang-alang (Imperata cylindria) (25), Rumput Cakar Ayam ( Digitaria ciliaris) (23), Sentro (Centrosema pubescens) (18), dan rumput teki (Cyperus rotundus) (15). Sedangkan yang tidak mendominasi yaitu  Paku kijang (Phegopteris connectilis) (14) . Putri malu (Mimosa pudica) (11) , Rumput pait (Axonopus comperesus)  (9) , dan Babandotan (Agretum conyzoides) (7). Jenis Tumbuhan bawah pada areal Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Lindung  di KPHL Kota Sorong memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan jenisnya dimana penyebarannya mulai dari 0,5 ha, 0,5-1 ha dan > 1ha. 
Identifikasi Dan Keanekaragaman Jenis Jamur Ektomikoriza Pada Hutan Jati Di Seram Bagian Timur Halima Kasongat; Muzna Ardin Gafur; Ponisri Ponisri
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.418 KB) | DOI: 10.33506/md.v11i1.461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, keanekaragaman, kemerataan dan dominas dan habitat dari jenis-jenis jamur ektomikoriza yang tumbuh di wilayah hutan jati Seram Bagian Timur. Metode yang digunakan adalah metode observasi/pengamatan langsung di lapangan. Untuk pengambilan data jamur ektomikoriza dibuat plot secara  purposive sebanyak 15 plot  pengamatan dengan ukuran plot  20 x 20 m, sehingga luas keseluruhan areal penelitian 6000 m2 (0,6 ha) dari luas keseluruhan hutan jati 7500 m2 (0,75 ha).  Berdasarkan hasil penelitian di lapangan tentang Identifikasi  dan Keanekaragaman Jenis Jamur Ektomikoriza Pada Hutan Jati di Seram Bagian  Timur adalah sebagai berikut jenis jamur ektomikoriza yang terdapat pada tegakan hutan jati di Kampung Wailola di Seram Bagian Timur ditemukan 10 famili dengan 16 jenis jamur ektomikoriza dan jumlah seluruhnya ada  203  individu dimana jenis terbanyak adalah dari famili Polyporaceae ada tiga jenis, kedua dari famili Ganodermataceae, Strophariaceae, Agaricaceae, dan Amanitaceae masing-masing 2 jenis dan selanjutnya dari family Auriculariaceae, Pyronemateceae, Physacriaceae, Schizophyllaceae, dan Cortinariaceae masing-masing 1 jenis. Nilai indeks keanekaragaman dan kemerataan  jenis jamur ektomikoriza pada tegakan hutan jati adalah tinggi.  Untuk  nilai keanekaragaman jenis adalah 1,2625 dan indeks kemerataan jenis yaitu 1,0485.  Sedangkan nilai indeks dominasi jenis jamur ektomikoriza pada tegakan hutan jati adalah rendah (0,1077). Habitat jamur ektomikoriza pada tegakan hutan jati yaitu saprofit dan epifit. Saprofit mempunyai jumlah jenis dan presentase yang lebih tinggi sebanyak 13 jenis (81,25 %) dan habitat epifit 3 jenis (18,75%).
Etnobotani Masyarakat Dalam Pemanfaatan Serat Kulit Melinjo Sebagai Bahan Baku Pembuatan Noken Di Kampung Esyo Distrik Aifat Kabupaten Maybrat azis maruapey; Ponisri Ponisri; Syarif Ohorella
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v12i2.963

Abstract

Tas rajutan tangan rakyat Papua, Noken, telah resmi masuk dalam daftar UNESCO warisan budaya. Pengakuan UNESCO akan mendorong upaya melindungi dan mengembangkan warisan budaya Noken. Inskripsi UNESCO ini membuat kami melakukan penelitian etnobotani pembuatan Noken oleh masyarakat di Kampung Esyo Distrik Aifat Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui etnobotani dan pengetahuan lokal (local knouwledge) masyarakat dalam memanfaatkan serat kulit pohon Melinjo, proses dan kriteria pengambilan bahan baku serta proses pembuatan Noken oleh masyarakat di Kampung Esyo Distrik Aifat Kabupaten Maybrat.  Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survey dan wawancara semi struktural (semi structural interview). Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan etnobotani pemanfaatan serat kulit pohon Melinjo dan disajikan dalam bentuk gambar.Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan serat kulit pohon Melinjo untuk pembuatan Noken oleh masyarakat Kampung Esyo ,,,,,’Distrik Aifat Kabupaten Maybrat, dengan memanfaatkan serat kulit pohon Melinjo dengan ukuran diameter antara 10 - 20 cm. Proses pengambilan serat dengan cara ditebang dan menguliti pohon tersebut. Perlakuan bahan baku melalui perendaman, penjemuran, penghalusan dan pewarnaan dengan maksud agar serat kulit kayu tidak cepat rusak dan lebih tahan lama (awet). Proses pembuatan Noken mengikuti pola sulaman dan anyaman, yang disesuaikan dengan pola dan ukuran Noken yang diinginkan. Pemberian warna Noken memakai pewarna alami dengan memanfaatkan beberapa jenis tumbuhan anggrek alam. Proses perajutan Noken dilakukan pada saat santai atau istirahat, tempat perajitan Noken bisa di rumah, pasar atau tempat pertemuan di kampung.
Co-Authors - Murtiningrum Abu, Nur Adrianus Ogonei Agnes Dyah Novitasari Lestari Agustio, Mochamad Firmansyah Akhmad ali Ali, Akhmad Anif Farida Farida Antoh, Maikel Awariti, Mohammad Haris Ayu Diah Syafaati Bernadus Aran Bertha Mangallo Bertha Mangallo Bertha Mangallo Blesia, Dina Brandon Tanahitumesseng Budi Satria Darma Darma Darma, Darma Durand, Anugerah Reindra Lamma Erni Fajrianto Saeni Farida, Anif Febelina Sangkek Gafur, Muzna A. A Gafur, Muzna Ardin Abdul Halima Kasongat Hana Bleskadit Hode, Septian Bahri Irnawati Irnawati Ishak Musaad Kaliele, Yunus Kasongat, Halima Kemesrar, Yomima La Ibal Latief, Nur Alya Mariska Layuk, Angeline Ta'dung Leba, Herlyn Winda Wie Liarian, Apriana Ema Lona H. Nanlohy Lona H. Nanlohy Lona Nanlohy Mangallo, Bherta Maruapey, Azis Mira Herawati Soekamto Muh. Fadli Hasa MUHAMMAD ALI Muhammad Ali Muhammad Ikhzan Syam murtingrum, Murtiningrum Murtiningrum Murtiningrum Musaad, Ishak Muzna Ardin Abdul Gafur N Nuryanto Nanlohy, Lona Nanlohy, Lona Helti Nur Abu Nurul Fajeriana M Nuryanto Nuryanto Ogonei, Adrianus Pandu, Victor WD Panji Reza Susena R. Riskawati Rais, Lukman Retno Puspa Rini Riskawati Rosalina, Febrianti Rumkowas, Saleh Rumwokas, M Saleh Saeni, Fajrianto Salmawati Salmawati Sangadji, Zulkarnain Sangkek, Febelina Sesa, Ficki Samuel sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati SULFIANA, SULFIANA Suruan, Yermias Susena, Panji Reza Syaiful Maliki Syam, Muhammad Ikhzan Syarif Ohorella Tabara, Reijeng Tanahitumesseng, Brandon Ulim, Rahasela Savira Wahidin Wahidin Warda Warda Yomima Kemesrar Yunus Kaliele