Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAMPAK PENGKONSUMSI MINUMAN KERAS PADA USIA REMAJA: ANALISIS DAMPAK PENGKONSUMSI MINUMAN KERAS PADA USIA REMAJA venty, venty; Basyaridin, Ahmad; Fitriana, Siti; Dian, MA Primaningrum
Jurnal Psikoedukasia Vol. 2 No. 1 (2024): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v2i1.285

Abstract

Kejadian penyalahgunaan minuman keras di Indonesia saat ini, khususnya di Kabupaten Demak, menciptakan minat yang tinggi di kalangan masyarakat, dipicu oleh ketersediaan yang mudah dari para penjual di sekitar wilayah Kabupaten Demak. Munculnya fenomena peredaran minuman keras yang luas memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memahami konsekuensi dari perilaku konsumsi tersebut. Pentingnya mengidentifikasi langkah-langkah penanganan yang tepat adalah agar dapat memberikan bantuan yang optimal kepada remaja agar dapat berkembang secara positif sesuai dengan tahapan perkembangannya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak penggunaan minuman keras pada remaja di Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memberikan gambaran sasaran penelitian. Tiga responden dipilih sebagai sumber data primer. Analisis khusus dari koding menunjukkan bahwa dampak yang paling signifikan dari konsumsi minuman keras pada remaja di Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, terkait dengan aspek hubungan sosial remaja.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK BEHAVIORAL UNTUK MEREDUKSI PERILAKU MEROKOK SISWA DI MAN 2 GROBOGAN Chasanah, Wiwit Cahyatil; Fitriana, Siti; Venty, Venty
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.22976

Abstract

Maraknya perilaku merokok yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data  Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2022, prevalensi merokok pada penduduk usia 13-14 tahun ke atas di Indonesia mencapai 34,8%. Penelitian ini berlokasi di MAN 2 Grobogan dengan indikasi perilaku merokok pada siswa di sekolah. Konseling kelompok menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kebiasaan perilaku merokok, dan bimbingan kelompok yang ingin diujikan adalah dengan teknik behavioral dengan perlakuan konseling secara kelompok yang berfokus untuk mengetahui perilaku siswa.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental design dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test. Sampel dalam penelitian berjumlah 10 siswa dengan teknik sampel jenuh.Hasil penelitian dapat dilihat dari hasil yang diperoleh dari perbandingan hasil skor pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh setelah diberikan perlakuan menunjukkan selisih sebesar 31,3. Uji analisis dalam uji hipotesis menggunakan uji paired sample test dan diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) untuk Post-test adalah 0,000. Berdasarkan pengambilan keputusuan uji Paired sample test, nilai 0,000 0,05 maka H0: ditolak dan Ha: diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik behavioral efektif untuk menurunkan Perilaku Merokok siswa di MAN 2 Grobogan. Kata kunci: Konseling Kelompok, Teknik Behavioral, Perilaku Merokok
Tingkat Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas XI SMAN 1 Jakenan Alfiansyah, Richo; Fitriana, Siti; Dian, M.A Primaningrum
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.23539

Abstract

Disiplin dalam sekolah ialah salah satu kewajiban yang wajib dilaksanakan oleh tiap siswa supaya terciptanya kondisi proses pembelajaran yang kondusif serta tercapainya tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat  kedisiplinan anak SMA di SMAN 1 Jakenan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi kasus, yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah pada anak tidak disiplin yaitu yang tidak hadir atau terlambat masuk kelas, tingkat absensi siswa yang tinggi, cara berpakaian yang tidak rapi. Teknik Pengumpulan data yaitu menggunakan  skala angket, kemudian dianalisis menggunakan skala linkert. Berdasarkan temuan dari penelitian terkait aspek kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Jakenan  awal sampai akhir dapat disimpulkan tingkat kedisiplinan siswa yaitu tinggi sebesar 79%.  Tingkat kedisiplinan dipengaruhi aspek  kedisiplinan siswa antara lain: aspek disiplin di dalam kelas dengan  persentase disiplin 66%, aspek disiplin di lingkungan sekolah kategori sangat tinggi dengan persentase 83,2%, dan disiplin di rumah kategori tinggi dengan persentase 72,3 %. Kata kunci: Kedisiplinan, Belajar, BerpakaianDiscipline in schools is one of the obligations that must be carried out by each student in order to create a conducive learning process and achieve learning objectives. The purpose of this study is to determine the level of discipline of high school students at SMAN 1 Jakenan. This type of research is a qualitative case study research, the informants in this study are undisciplined children who are absent or late to class, high student absenteeism rates, and untidy dress. Data collection techniques use a questionnaire scale, then analyzed using a linkert scale. Based on the findings of the study related to aspects of student discipline at SMA Negeri 1 Jakenan from the beginning to the end, it can be concluded that the level of student discipline is high at 79%. The level of discipline is influenced by aspects of student discipline, including: aspects of discipline in the classroom with a percentage of discipline of 66%, aspects of discipline in the school environment are very high with a percentage of 83.2%, and discipline at home is high with a percentage of 72.3%.Keywords: Ddiscipline, Learning, Dressed
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS IX SMP ATTHOHIRIYYAH SEMARANG Sasmito, Widya; Fitriana, Siti; Lestari, Farikha Wahyu
Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jsip.v5i2.22960

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masalah kehadiran gadget menjadikan perubahan perilaku siswa sehingga mempengaruhi interaksi sosial pada kelompok belajar, tidak jarang mereka akan lebih asik dengan gadgetnya daripada dengan orang lain atau temannya. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan Gadget dengan interaksi sosial peserta didik kelas IX SMP Atthohiriyyah Semarang.Metode penelitian ini adalah kuantitatif teknik korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX SMP Atthohiriyyah Semarang, dengan jumlah 74 siswa. Sebanyak 20 siswa menjadi kelompok try out. Sampel diambil dengan Teknik sampel jenuh sehingga sampel penelitian ini berjumlah 54 siswa. Data penelitian ini diperoleh melalui skala penggunaan gadget dan interaksi sosial siswa.Berdasarkan hasil penelitian ada hubungan Penggunaan Gadget dengan interaksi sosial peserta didik kelas IX SMP Atthohiriyyah Semarang, terlihat dari hasil uji hipotesis terlihat angka koefiseien korelasi antara variabel X dan Variabel Y diperoleh nilai -0,284 dengan taraf negatif dan diperoleh hasil nilai sig (2-tailed) sebesar 0,004 0,05 yang berarti Hal ini menunjukan adanya hubungan antara Penggunaan Gadget dengan interaksi sosial peserta didik kelas IX SMP Atthohiriyyah Semarang pada kategori sangat rendah dengan taraf negatif artinya penggunaan gadget yang tinggi maka interaksi sosial rendah. hubungan variabel X terhadap Y yaitu sebesar 8%. Sementara sisanya 92% terdapat hubungan dengan faktor lain. Kata kunci: Penggunaan Gadget, Interaksi sosialThis research is motivated by the problem of the presence of gadgets causing changes in student behavior that affect social interactions in study groups, not infrequently they will be more engrossed in their gadgets than with other people or friends. The objective to be achieved in this study is to determine the relationship between gadget use and social interactions of class IX students of SMP Atthohiriyyah Semarang. This research method is quantitative correlation technique. The research population was class IX students of SMP Atthohiriyyah Semarang, with a total of 74 students. A total of 20 students became the try out group. The sample was taken using the saturated sample technique so that the sample of this study amounted to 54 students. The research data was obtained through the scale of gadget use and student social interactions. Based on the results of the study, there is a relationship between Gadget Use and social interaction of class IX students of SMP Atthohiriyyah Semarang, seen from the results of the hypothesis test, the correlation coefficient between variable X and variable Y obtained a value of -0.284 with a negative level and the sig value (2-tailed) was obtained at 0.004 0.05, which means This shows a relationship between Gadget Use and social interaction of class IX students of SMP Atthohiriyyah Semarang in the very low category with a negative level, meaning that high gadget use means low social interaction. the relationship between variable X and Y is 8%. While the remaining 92% is related to other factors. Keywords: Gadget Usage, Social Interaction
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Siswa Paud Laboratorium School Universitas Nusantara PGRI Kediri Aizah, Siti; Mudzakkir, M.; Wijayanti, Endah Tri; Fitriana, Siti; Faruq, Najib Zahir Al; Ayu K, Ratih; Mahrufi, M. Amar; Aini, Pipit Nur; Kurniawati, Elsa Della
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 3 No 1 (2023): Vol.3 No.1 (Desember 2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v3i1.21539

Abstract

Child growth and development is a complex process and takes place as long as the child is in the period of growth and development. Every child has a different speed of growth and development depending on genetic and environmental factors. Early detection through DDTK is very necessary to find early children who experience growth and development deviations so that intervention can be carried out as early as possible, so that the growth and development deviations experienced do not become permanent disabilities. DDTK activities are not only carried out on children who are suspected of having problems, but must be carried out routinely on all toddlers and preschool children so that the child's growth and development is optimal. Based on this, DDTK needs to be carried out on preschool students. The results of the DDTK carried out on PAUD Laboratory School students at Nusantara PGRI Kediri University were found to be mostly normal, namely examination of body weight, height and head circumference. Likewise, the development assessment found that the majority of children had development that was appropriate to the child's age or normal. Many factors influence a child's growth and development. Not only genetics inherited from parents, external factors such as nutritional intake also play an equally important role. To obtain optimal growth and development status, it is necessary to pay attention to the factors that influence flowering plants, especially for parents.
Faktor kepedulian sosial karangtaruna dalam mencegah NAPZA Fidda Pintarsih, Mauliana; Fitriana, Siti; Saptadi Ismanto, Heri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kepedulian sosial anggota Karang Taruna dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA di lingkungan Kelurahan Gayamsari. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan untuk menggali pengalaman nyata para anggota dalam menjalankan peran sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat aspek utama, yaitu empati, kerja sama, tanggung jawab sosial, dan rasa memiliki komunitas, telah berperan penting dalam memperkuat upaya pencegahan. Empati memungkinkan anggota memberikan dukungan interpersonal yang tidak menghakimi kepada remaja yang berisiko. Kerja sama dengan lembaga masyarakat memperluas jangkauan edukasi dan pendampingan. Tanggung jawab sosial tercermin melalui inisiatif pribadi untuk memberikan informasi serta melakukan pengawasan lingkungan. Rasa memiliki komunitas mendorong keterlibatan aktif remaja dalam kegiatan positif sehingga mengurangi kecenderungan mereka terpapar lingkungan berisiko. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial membentuk ekosistem suportif yang mendukung perilaku sehat dan membantu mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.
The Effect of Classical Guidance Using the Jigsaw Method on Elementary School Students’ Self Control over Mobile Phone Use Himawan, Alvin; Fitriana, Siti; Lestari, Farikha Wahyu
Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Guidance and Counseling Studies, 3(1), 2026
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijgcs.v3i1.385

Abstract

Background: Uncontrolled mobile phone use among adolescents can lead to behavioral problems and reduced learning quality by disrupting concentration, academic engagement, and social interaction. Therefore, structured guidance interventions are needed to strengthen students’ self-control in managing digital technology use at school. Objective: This study aimed to examine the effect of classical guidance using the jigsaw method on students’ self-control in mobile phone use. Method: A quantitative approach was employed, using a quasi-experimental nonequivalent control group design. The participants were ninth-grade students of SMP Negeri 7 Pemalang. Data were collected using a self-control scale regarding mobile phone use. Statistical analysis was conducted using an independent samples t-test to determine differences between the experimental and control groups. Result: The findings revealed a significant difference in self-control between students who received classical guidance using the jigsaw method and those who did not. The experimental group showed greater improvement in self-control after the intervention than the control group. Conclusion: Classical guidance implemented through the jigsaw method is practical in enhancing students’ self-control in mobile phone use. Contribution: This study enriches the field of guidance and counselling by extending the application of the jigsaw method as an innovative strategy to develop students’ self-control, particularly in addressing challenges related to digital technology use among adolescents.
Co-Authors Ade Ricky Rozzaqi Agus Mukhtar Agus Setiawan Agus Suharno Agustina, Lela Candra Ayu Aini, Pipit Nur Aizah, Siti Ajie , G. Rohastono Ajie, G Rohastono Alfiansyah, Richo Ali Mustofa Anisa Berlianda Ariswati, Ariswati Arri Handayani Aryo Andri Nugroho Ayu K, Ratih Basyaridin, Ahmad Burhanuddin, Aan Chairunnisa Ar. Lamasitudju Chasanah, Wiwit Cahyatil Chr Argo Widiharto Darmuji, Nita Wulan Sari Desi Maulia Dewi Purnamasari Dian M, MA Primaningrum Dian, M.A Primaningrum Dian, MA Primaningrum Diana Lestari, Diana Dinda Putri Arsielia Dini Rakhmawati Ellya Rakhmawati Endah Tri Wijayanti Farikha Wahyu Lestari, Farikha Wahyu Faruq, Najib Zahir Al Fazlurrahman, Muhammad Irham Fidda Pintarsih, Mauliana Fine Reffiane Fitri Widya Ningsih, Fitri Widya ghfiroh, Ima Ghozi, Ghozi Muhammad Muflih Abdurrozzak Heri Saptadi Ismanto Hidayati, Vesti Fresdiyati Hidayati, Vesty Fresdiyati Hidayatussani, Nur Himawan, Alvin Ismah Ismah -, Ismah Ismah, Ismah Jayawarsa, A.A. Ketut Khafidhiyah, Khusnul Khoirunniswah, Khoirunniswah Kurniawati, Elsa Della Laila, Rahma Latif Anshori Kurniawan, Latif Anshori leni rahmawati, leni Listyaning Sumardiyani Mahrufi, M. Amar Muchamad Malik Mudzakkir, M. Muhamad Rozikan, Muhamad Mujiono Mujiono Muniroh Munawar Nindi Arsita, Jesika nur agus, alfandy nur dwi putra Nurul Auladi, Irvan Padmi Dhyah Yulianti Pradani, Dita Cipta Pujowati, Menur Puspita, Rizka Amanda Rico, Dea Maulita Putri Rinianty, Rinianty Rizki Oktafia, Hanifa Rofiq, M. Ainnur Rohhun Normadhoni Rusdana, Nita Laila Sasmito, Widya Sativa, Andarini Bhakti Sativi, Andarini Bhakti Sembodo, Tunggul Septiano Anggun Pratama Suhendri Suhendri Trilola, Devia Ulya, Naila Darajatul Venty Venty Widiharto, Chr.Argo Wiwik Kusdaryani Yundari, Yundari