Articles
Meningkatkan Konsep Diri Siswa melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama
Nurul Auladi, Irvan;
Fitriana, Siti;
Pujowati, Menur
Jurnal Pendidikan Guru Profesional Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN GURU PROFESIONAL
Publisher : Pascasarjana Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jpgp.v1i2.231
Fenomena yang terjadi berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa masih ada banyak siswa yang memiliki konsep diri yang rendah, sehingga mengganggu kegiatan belajarnya di sekolah. Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai yakni untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan konsep diri siswa. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan menggunakan dua siklus. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMA Negeri 9 Semarang dengan memfokuskan pada 7 siswa yang memiliki skor konsep diri yang berada pada kategori rendah. Metode pengumpulan data menggunakan instrument observasi dan skala konsep diri. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif komparatif. Dari hasil rata-rata tingkat konsep diri siswa sebelum diberikan perlakuan sebesar 126,4 yang berada pada kategori sedang. Setelah diberikan perlakuan rata-rata tingkat konsep diri siswa meningkat di siklus I menjadi 140 dan pada siklus II meningkat menjadi 154,8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan konsep diri siswa diperkuat dengan adanya perubahan rata-rata pada kondisi awal menuju siklus I sebesar 71,4% dan pada siklus II mampu meningkatkan konsep diri siswa sebesar 28,6% dari siklus I.
Teknologi Mesin Pengupas Kulit Kopi Merah Kering Berbasis Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Ekonomi Petani Kopi di Desa Morobongo Kecamatan Jumo Kabupaten Temanggung
Burhanuddin, Aan;
Mukhtar, Agus;
Fitriana, Siti;
Malik, Muchamad
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.5023
Program pengabdian masyarakat ini, yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Blimbing Jaya di Desa Morobongo, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi petani kopi setempat melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi berbasis teknologi tepat guna. Mesin ini meningkatkan efisiensi dan kualitas pengolahan kopi, yang sangat penting bagi petani lokal yang menghadapi kendala dengan metode pengolahan manual tradisional. Kegiatan pelatihan meliputi keterampilan desain CAD, pengelasan, pembuatan rangka, perakitan, dan pengoperasian mesin pengupas, serta strategi pemasaran berbasis prinsip psikologi pemasaran. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 30%, yang mengindikasikan dampak signifikan pada keterampilan teknis dan pemasaran mereka. Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produksi dan kualitas produk kopi tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif bagi petani di pasar lokal maupun lebih luas, sehingga meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan ekonomi mereka.
Analisis Penerimaan Diri Peserta Didik Kelas XI MPLB SMK N 2 Semarang
Lestari, Diana;
Fitriana, Siti;
Ariswati, Ariswati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12404
Penerimaan diri merupakan suatu individu yang mampu menerima dirinya tanpa syarat, baik kelebihan mau kelemahan yang terjadi pada diri individu, serta individu tersebut mampu memiliki keyakinan untuk menjalankan masalah yang terjadi agar mampu mengembangkan diri secara ideal. Latar belakang penelitian ini karena terdapat peserta didik yang mempunyai penerimaan diri negatif, peneliti melakukan penelitan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri peserta didik kelas XI MPLB di SMK N 2 Semarangdengan teknik pengambilan sample random sampilng. Hasil penelitian yang didapatkan setelah dilakukan olah data, penerimaan diri peserta didik kelas XI MPLB SMK N 2 Semarang memiliki peneriaamn diri yang berada dalam kategori sedang. 3 kategori yaitu: 1). Rendah 2). Sedang 3). Tinggi. Hasil pengkategorian mengenai gambaran penerimaan tersebut yang memiliki penerimaan diri tinggi berjumlah 11 peserta didik dengan presentase 33%, Peserta didik yang memiliki penerimaan diri sedang berjumlah 22 peserta didik dengan presentase 67%, peserta didik dengan kategori rendah 0 peserta didik. berdasarkan indikator maka untuk persentase penerimaan diri peserta didik Kelas XI MPLB SMK N 2 Semarang dalam kategori sedang. Kata Kunci:Penerimaan Diri, Peserta Didik Kata Kunci: Penerimaan Diri, Peserta Didik
Analisis Gaya Belajar Menggunakan Asesmen Diagnostik Non-Kognitif Peserta Didik Kelas X SMK Yayasan Pharmasi Semarang
Ulya, Naila Darajatul;
Fitriana, Siti;
Hidayati, Vesti Fresdiyati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14487
Gaya belajar pada siswa dinilai sangat penting untuk proses pembelajaran dan hasil belajar. Gaya belajar sebenarnya adalah cara siswa merasakan, berinteraksi, dan merespon lingkungan belajar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar peserta didik kelas X SMK Yayasan Pharmasi Semarang tahun ajaran 2023/2024 dengan menggunakan asesmen diagnostik non kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Metode ini digunakan untuk memperoleh data dari variable gaya belajar peserta didik. Hasil analisis diperoleh dari data, rata-rata gaya belajar peserta didik adalah visual atau gaya belajar dengan cara melihat. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan untuk mengetahui gaya belajar peserta didik kelas X SMK Yayasan Pharmasi Semarang dan sebagai acuan guru untuk mendesain proses pembelajaran ataupun dalam menyusun bahan ajar dan media pembelajaran sesuai dengan gaya belajar siswa.
Pendampingan Penyusunan Instrumen Asesmen Awal Berorientasi Minat dan Kompetensi bagi MGBK SMK Kota Semarang
Fitriana, Siti; Setiawan, Agus;
Kurniawan, Latif Anshori
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.20709
Sekolah menengah vokasional/kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan yang menitikberatkan pada peserta didik yang ditempa menjadi lulusan berkualifikasi dan berkeahlian khusus/tertentu sehingga dapat langsung terjun berpraktik di lapangan kerja. Tantangan dunia kerja makin beragam dan masif, diperlukan modal dasar bagi peserta didik SMK yang dapat membantu mengarusutamakan minat dan keberlanjutan pengembangan karier mereka di kemudian hari melalui peran guru Bimbingan Konseling (BK) yang memetakan minat dan kompetensi mereka. Tidak terkecuali di SMK Kota Semarang, segenap guru BK (yang tergabung MGBK) perlu dapat menyusun instrumen asesmen awal untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut secara mandiri. Guru-guru MGBK direkomendasi dapat menyusun instrumen berdasar teori minat dan kompetensi, memanfaatkan teknologi dalam penyusunan instrumen dan pengintegrasiannya dalam platform digital, serta cermat dari segi penggunaan bahasa yang baik dan benar. Oleh karena itu, dilaksanakan pendampingan khusus melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) guna mengakomodasi kebutuhan tersebut. PKM dilaksanakan secara luring, bekerja sama dengan MGBK SMK Kota Semarang. Persentase pemahaman peserta sebelum mendapatkan pendampingan sebesar 68,57%. Setelah peserta mendapatkan pendampingan penyusunan instrumen asesmen awal berorientasi minat dan kompetensi, pemahaman peserta meningkat menjadi 81,86%.
Persepsi guru muslim dan materi pendidikan seksual di Raudhatul Athfal
Fitriana, Siti;
Rakhmawati, Ellya;
Kusdaryani, Wiwik
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/199400
Orang tua khawatir akibat meningkatnya kekerasan seksual pada anak usia dini. Pendidikan seksual hadir sebagai sarana untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan persepsi guru muslim dan materi pendidikan seksual yang diterapkan di RA Kota Semarang. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Subyek penelitian yaitu empat guru dari tiga TK Islam di Kota Semarang dengan menerapkan teknik purposive sampling. Penelitiaan dilakukan selama satu bulan pada bulan Agustus 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap subyek penelitian dan dokumentasi penelitian. Peneliti menggunakan triangulasi data untuk memverifikasi kredibilitas penelitian. Data dianalisis dengan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru muslim terhadap pendidikan seksual adalah mengajarkan batasan antar jenis kelamin, pengetahun dan keterampilan untuk mencegah terjadinya Kekerasan Seksual Anak (KSA), sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan anak usia dini, dan dapat diperoleh melalui media sosial dan orang tua. guru Muslim mengajarkan pendidikan seksual yang disesuaikan dengan hadis, seperti menutup aurat yang diamalkan dengan mengenakan pakaian yang pantas sesuai Al-Quran.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP PERILAKU ASERTIF SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 ROWOSARI
Trilola, Devia;
Fitriana, Siti;
Lestari, Farikha Wahyu
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jml.v36i1.18576
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan yang dialami oleh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Rowosari, yaitu masih rendahnya perilaku asertif seperti lebih cenderung sangat pasif dalam mengungkapkan perasaan yang sedang dialaminya dan tidak tegas dalam mengambil sikap dalam mendapatkan ajakan untuk melakukan perbuatan negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan perilaku asertif peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Rowosari.Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian pretest posttest One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Rowosari yang berjumlah 156 peserta. Sampel yang diambil sebanyak 10 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, yakni membuat skala perilaku asertif.Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) 0,000 0,05. Jadi terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pretest) dengan varibel akhir (posttest), dengan kata lain Ho pada penelitian ini ditolak dan Ha diterima yang berbunyi bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap perilaku asertif siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Rowosari. Kata kunci: bimbingan kelompok, sosiodrama, perilaku asertif
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK TALKING CHIP TERHADAP PERENCANAAN KARIR
Pradani, Dita Cipta;
Fitriana, Siti;
Maulia, Desi
MAJALAH LONTAR Vol 36, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jml.v36i1.18580
Latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan dalam perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang. Permasalahan perencanaan karir tersebut antara lain kurangnya pemahaman mengenal diri, kurangnya kesiapan mental untuk bersaing, belum memahami program studi untuk melanjutkan ke universitas lanjutan, ragu dengan pilihan cita – cita atau karirnya, belum memiliki rencana dalam memilih pendidikan lanjutan, dan kurang percaya diri atas kemampuan yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik talking chip terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain penelitian pretest posttest One Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang dengan jumlah 221 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 15 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, yakni membuat skala perencanaan karir. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) 0,000 0,05. Jadi terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pretest) dengan varibel akhir (posttest), hal ini menunjukan Ho pada penelitian ini ditolak dan Ha diterima yang berbunyi bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok teknik talking chip terhadap perencanaan karir siswa kelas XI SMA Kesatrian 1 Semarang.
PERSEPSI SISWA TERHADAP FULL DAY SCHOOL DENGAN STRES AKADEMIK
Puspita, Rizka Amanda;
Fitriana, Siti;
Widiharto, Chr. Argo
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i3.503-511
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena persepsi siswa terhadap full day school yang memicu stress akademik yang dialami oleh siswa disekolah, khususnya di PhatnaWitya School, Yala. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan data empiris mengenai hubungan dari persepsi siswa terhadap full day school dengan stress akademik. Analisis data penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji hipotesis. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 5 PhatnaWitya School, Yala. Sampel yang digunakan yakni sampel jenuh. Teknik pengumpulan data berupa kuisioner dengan menggunakan skala likert dan skala guttman. Adapun hasil penelitian uji hipotesis mendapatkan nilai 0,502 yang mana hasil r hitung 0,05, sehingga Ha diterima.
PENERAPAN DISIPLIN POSITIF BAGI SISWA KELAS X DI SMK YAYASAN PHARMASI SEMARANG
Rahmawati, Leni;
Fitriana, Siti;
Hidayati, Vesty Fresdiyati
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.244-251
Konsep mendisiplinkan siswa di sekolah secara umum masih menggunakan hadiah dan hukuman. Menurut riset Plan International dan International Center for Research on Women (ICRW) 84% anak di Indonesia mengalami bentuk hukuman. Tentu saja hal ini berbanding terbalik dengan kurikulum saat ini yaitu kurikulum merdeka yang memberikan pembelajaran bermakna bagi siswa dengan merdeka belajar. Disiplin positif pada kurikulum merdeka menumbuhkan rasa kesadaran dan keyakinan pada diri siswa dengan pengembangan keterampilan dalam pengambilan keputusan serta cara membangun kepercayaan dan berfokus kepada solusi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menganalisis penerapan disiplin positif kelas pada siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan datanya dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan angket disiplin positif. Hasil analisis menunjukkan penerapan disiplin positif meningkatkan perilaku disiplin pada siswa. Dengan demikian penerapan disiplin positif didalam kelas mampu meningkatkan kediplinan pada siswa. Â