Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan

Pendidikan Islam (Sebuah Tinjauan Aksiologis) Rizki Ramadhani; Riolandi Akbar; Sonin
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.549 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v2i2.79

Abstract

Ilmu merupakan sesuatu yang paling penting bagi manusia, karena dengan ilmu semua keperluan dan kebutuhan manusia bisa terpenuhi secara lebih cepat dan lebih mudah. Namun, tidak selamanya ilmu-ilmu tersebut menjadi berkah bagi manusia. Terkadang, ilmu yang seharusnya memberikan kemaslahatan bagi kehidupan manusia malah menjadi momok yang mengerikan. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, manusia dapat menciptakan berbagai bentuk teknologi. Misalnya, pembuatan nuklir yang awalnya untuk memudahkan kerja manusia, namun kemudian menjadi malapateka. Di sinilah ilmu harus diletakkan secara proporsional dan memihak kepada nilai-nilai dan kemanusiaan. Sebab, jika ilmu tidak berpihak kepada nilai-nilai, maka yang terjadi ialah bencana dan malapetaka. Ilmu pengetahuan ibarat mata pisau, ia bisa membawa kemaslahatan sekaligus kumdharatan bagi penggunanya tergantung dengan tujuan penggunaan (aksiologi). Disinilah pentingnya pendidikan Islam dibandingkan dengan pendidikan Barat yang terkenal sekuler. Pendidikan Islam yang terikat nilai berusaha menjadikan manusia modern yang cerdas tidak hanya dalam tataran teori namun juga cerdas dalam tataran aplikatif-praktisnya, karena ilmu sejatinya tidak benar-benar bebas nilai.
Upaya Peningkatan Akhlak Melalui Optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SD Negeri 30 Bengkulu Selatan Riolandi Akbar; Boby Hendro Wardono; Rizki Ramadhani; Ponidi Sunaryo
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.35 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v3i1.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya peningkatan akhlak yang diterapkan pada mata pelajaran pendidikan agama islam terhadap anak sekolah dasar, untuk mengetahui efektivitas strategi yang digunakan dalam pembinaan akhlak dan kendala yang dihadapi dalam pembelajaran pendidikan dan penerapan strategi di Sekolah Dasar Negeri 30 Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan adalah studi literatur yaitu dengan melakukan pencarian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku, arsip, majalah, artikel dan jurnal serta dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemajuan dan modernisasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat sangat berpengaruh terhadap pertahanan akhlak dan moral bangsa indonesia. Hal ini disebabkan dengan cepatnya informasi dan komunikasi yang menyebar dalam setiap lini kehidupan. Sehingga memudahkan bagi peserta didik mengakses setiap informasi pada setiap belahan dunia diantaranya dunia pendidikan. Selain dunia pendidikan mereka juga dapat dengan mudah mencari informasi baik yang bersifat positif dan membangun maupun bersifat negatif yang merusak. Perkembangan di dalam dunia pendidikan juga mengalami dampak yang signifikan. Dampak dan pengaruh yang besar terhadap proses pembelajaran yang diselenggarakan di sekolah. Pembelajaran seharusnya memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga pembelajaran yang diselenggarakan dapat menghasilkan makna dan manfaat untuk anak didik mematangkan pola pikir.
Kerjasama Orang Tua dan Tokoh Agama dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Rizki Ramadhani; Azwar Hadi; Ahmad Soepriadi
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v3i2.109

Abstract

Motivasi anak dalam belajar perlu mendapatkan perhatian orang tua. Motivasi atau dorongan selain dorongan karena adanya kebutuhan siswa untuk terampil berpengetahuan, harga diri status, juga harus diiringi dorongan dari orang tua bahkan masyarakat melalui tokoh-tokoh agama. Kedua figur ketokohan ini, orang tua dan tokoh agama dapat memotivasi anak secara bergantian dengan pola pendekatan masing-masing. Orang tua dengan keteladanan, pikiran dan tindakan, tokoh agama melalui keterampilan dakwahnya dapat memasuki ruang pikiran anak dengan naihatnasihat keagamaan. Kebersamaan dalam memotivasi anak oleh orang tua tidak memandang tingkat pendidikan orang tua atau status sosialnya. Memotivasi adalah aktivitas kedirian seseorang yang timbul karena kesadaran menginginkan perubahan pada orang yang dimotivasi. Namun, apabilamemotivasi dilakukan bersama-sama tentu hasilnya akan lebih baik lagi.
Upaya Penanaman Nilai Karakter Religius Siswa di Kelas X SMAN 5 Bengkulu Selatan Sertia Okta Diana; Rizki Ramadhani; Nur Atikah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v11i2.482

Abstract

Latar belakang penelitian ini kurangnya penanaman nilai karakter peserta didik untuk menerapkn perilaku religius. Tujuan dari penelitian ini menggambarkan cara guru menanamkan nilai karakter religius siswa kelas X di SMAN 5 Bengkulu Selatan dan untuk mendeskripsikan nilai karakter religius apa saja yang ditanamkan kepada siswa kelas X di SMAN 5 Bengkulu Selatan. Penulis mengunakan jenis kualitatif dengan teknikpengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dari pada penelitian yaitu siswa kelas X, guru Agama dan Kepala Sekolah. Untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif kualitaif. Hasil penelitian ini untuk mengetahui guru menanamkan karakter religius dan untuk mengetahui nilai karakter apa saja yang ditanamkan peserta didik yaitu berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, membiasahkan siswa membacakan surat-surat pendek dan tadarusan. Maka dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam menanamakan nilai-nilai karakter religius dengan empat metode yaitu metode keteladanan, pembiasaan, nasehat, hukuman, adapun juga nilai karakter religius yang ditanamkan yaitu nilai aqidah, nilai akhlak, nilai disiplin, dan nilai kejujuran.