Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Assertiveness Training untuk Mengurangi Perilaku Agresif Verbal Anak dengan Gangguan Emosi dan Perilaku Hartono, Dewi Asria Putri; Marlina, Marlina; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Safaruddin, Safaruddin
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-April 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i1.4568

Abstract

Anak dengan gangguan emosi dan perilaku yang menunjukkan perilaku agresif verbal mengalami berbagai masalah dalam keterampilan sosial, seperti perilaku pengucilan (ostracism) terhadap teman, kebiasaan menyindir (mocking), menghina (insult), serta menggunakan kata-kata kasar (profanity). Berdasarkan hasil asesmen salah satu anak gangguan emosi dan perilaku di SDN 17 Jawa Gadut memiliki perilaku agresif verbal. Tujuan penelitian ini untuk megetahui efektivitas assertiveness training untuk mengurangi perilaku agresif verbal pada anak dengan gangguan emosi dan perilaku. Penelitian ini menggunakan desain multiple baseline yaitu multiple baseline cross variabel dengan 2 fase yaitu baseline dan intervensi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dengan menggunakan alat pencatatan kejadian untuk menghitung frekuensi perilaku. Subjek ditentukan berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen gangguan emosi dan perilaku. Instrumen yang digunakan merupakan non-tes berupa lembar observasi perilaku. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan grafik visual, baik analisis dalam kondisi maupun antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan perilaku agresif verbal setelah assertiveness training diterapkan di SDN 17 Jawa Gadut.
Pengaruh penggunaan electronic early warning score record terhadap persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan perawat di area perawatan medikal Christina, Tri Yahya; Suhartini, Suhartini; Erawati, Meira; Safaruddin, Safaruddin; Sriwiyati, Lilik; Yulianti, Tunjung Sri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2945

Abstract

Background: As a new technology in abortion, it is important to explore the perceived usefulness and ease of use of the E-EWSrecord application among potential users. Previous research has explored the issue of perceived usability. Comprehensive research on the perceived usefulness and ease of use of E-EWS technology is limited. These two factors are crucial in decision-making regarding the development of new technologies in the field of abortion. Purpose: To determine the effect of E-EWSrecord use on nurses' perceived usefulness and ease of use in medical care. Method: A quantitative study using a pre-experimental, single-group pre-post-test approach was conducted in the medical ward of a hospital in Solo Baru, from January 21 to March 3, 2022. A total of 77 nurses participated according to predetermined criteria. The researchers used the E-EWSrecord application as a research tool and a questionnaire on perceived usefulness and perceived ease of use as research instruments to assess nurses' perceptions. The Wilcoxon test was used to analyze the results. Results: A total of 64 nurses (83.1%) considered E-EWSrecord very useful in their work and found it very easy to use. There was a significant difference in nurses' perceptions of usability and ease of use between before and after direct use of E-EWSrecord for 7 shifts, with a P-value of 0.000 and an effect size of 0.422. Conclusion: The direct trial of E-EWSrecord was shown to have an impact on nurses' perceptions of usability and ease of use. The use of E-EWSrecord can improve patient safety and enhance patient quality of life. E-EWSrecord allows for better monitoring of patient conditions, faster recognition of changes in patient conditions by the healthcare team, allowing patients to receive prompt and appropriate care. It also demonstrates nurses' commitment to patients through technology in care. Suggestion: Hospitals can implement electronic medical records (E-EWS) as a strategy to improve service quality, reduce nurse workload, reduce costs associated with paper-based documentation, increase service time efficiency, and enhance patient safety.   Keywords: Electronic Medical Records with Early Warning Score; Perceived Ease of Use; Perceived Usefulness; Medical Wards; Technology in Nursing.   Pendahuluan: Sebagai teknologi baru dalam keperawatan, aplikasi E-EWSrecord penting dilakukan eksplorasi terkait persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan perawat sebagai calon pengguna. Peneliti sebelumnya telah banyak mengeksplorasi mengenai persepsi kegunaan. Penelitian lengkap terkait persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan teknologi E-EWS masih terbatas. Dua hal tersebut merupakan faktor penting dalam pengambilan keputusan dari sebuah pengembangan teknologi baru di keperawatan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penggunaan E-EWSrecord terhadap persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan perawat di area perawatan medikal. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra experimental one group pre-post-test yang dilakukan di ruang perawatan medikal salah satu rumah sakit di Solo Baru, pada tanggal 21 Januari hingga 3 Maret 2022. Sebanyak 77 perawat terlibat sesuai kriteria yang ditentukan. Peneliti menggunakan aplikasi E-EWSrecord sebagai alat penelitian serta kuesioner perceived usefulness & perceived ease of use sebagai instrumen penelitian untuk mencari persepsi perawat. Uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis hasil penelitian. Hasil: Sejumlah 64 perawat (83.1%) memiliki persepsi bahwa E-EWSrecord sangat berguna dalam pekerjaannya dan berpersepsi bahwa E-EWSrecord sangat mudah digunakan. Terdapat perbedaan yang signifikan terkait persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan perawat, antara sebelum dengan setelah penggunaan E-EWSrecord secara langsung selama 7 shift, dengan P-value 0.000 dan effect size 0.422. Simpulan: Percobaan E-EWSrecord secara langsung terbukti memberikan pengaruh terhadap perubahan persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan perawat. Penggunaan E-EWSrecord dapat meningkatkan keselamatan pasien serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Adanya E-EWSrecord, kondisi pasien lebih terpantau, perubahan kondisi pasien lebih cepat diketahui oleh tim kesehatan, sehingga pasien segera mendapat pertolongan dengan cepat dan tepat. Kondisi tersebut juga menjadi bentuk caring perawat kepada pasien melalui teknologi dalam keperawatan. Saran: Rumah sakit dapat pengaplikasian E-EWSrecord sebagai salah satu strategi dalam peningkatan mutu pelayanan, menurunkan beban kerja perawat, pengurangan biaya terkait dokumentasi paper based, efesiensi waktu pelayanan, serta keselamatan pasien.   Kata Kunci: Electronic Early Warning Score Record; Persepsi Kegunaan; Persepsi Kemudahan Penggunaan; Ruang Perawatan Medikal; Teknologi Dalam Keperawatan.
Deconstructing the Narrative of “Scatter Investment” in Online Gambling: The Perspective of Maqashid Sharia and a Review of Indonesian Digital Investment Law Safaruddin, Safaruddin
International Journal of Sharia and Law Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Qiyam Islamic Studies Center Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65211/ijsl.v2i1.29

Abstract

The massive growth of online gambling platforms in Indonesia, particularly games like Higgs Domino Island popularly framed as “Scatter Investment” where “Scatter” refers to a special in-game symbol that triggers bonus rounds or free spins and is often associated with large monetary rewards, reflects a dangerous linguistic and legal distortion that normalizes gambling as an investment activity. This article critically examines the phenomenon of “Scatter Investment” through the dual lenses of Maqashid Sharia and Indonesian investment law. Using a normative-juridical and qualitative approach, this research analyzes classical and contemporary fiqh literature, relevant fatwas of the Indonesian Ulema Council, and Indonesian positive law, including Law No. 25 of 2007 on Investment, the Criminal Code (KUHP), the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE), and Qanun Aceh No. 6 of 2014 on Jinayat Law. The study finds that online gambling labeled as investment fails to meet the essential characteristics of investment under both positive law and Islamic economics because it lacks productive activity, creates no real economic value, depends on pure chance, and structurally exploits players. From the Maqashid Sharia perspective, “Scatter Investment” severely violates all five fundamental objectives of the law (al-kulliyat al-khamsah): protection of religion, life, intellect, lineage, and wealth, as it undermines religious observance, damages mental health, destroys rational decision-making, disintegrates families, and causes severe financial harm. The article concludes that the term “Scatter Investment” is a misleading narrative that must be deconstructed theologically, legally, and linguistically, and that online gambling should be treated as a criminal and moral offense rather than an economic opportunity. Policy recommendations include strengthening law enforcement, tightening financial and digital regulations, and mainstreaming Maqashid-based literacy in public education.