Articles
PENERAPAN E-LKPD INKUIRI DENGAN LIVEWORKSHEET TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MA MADANI
Jusriana, A.;
Sarlinda, Sarlinda;
Umar, Dani Ali
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58917/ijpe.v4i2.315
Jenis penelitian ini yaitu quasi eksperimen, yang perlakuannya diberikan pada satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol dengan design penelitian The Matching Only Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui perbedaan antara minat belajar peserta didik yang diajar dan tidak diajar menggunakan E-LKPD berbasis inkuiri terstruktur berbantuan liveworksheet kelas X Ma Madani alauddin Pao-Pao. Teknik sampel yang digunakan pemadanan (matching), teknik ini dilakukan hingga mendapatkan 27 pasang sampel. Adapun instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu instrumen angket minat belajar dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian yaitu analisis data statistik deskriptif dan inferensial Hasil penelitian menunjukkan minat belajar peserta didik diperoleh nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 75,44 dan rata-rata hasil belajar sebesar 72,85 sedangkan Minat belajar pada kelas kontrol sebesar 69,66 dengan Hasil belajar sebesar 55,14. Dengan menggunakan Uji Mann-Whitney terdapat perbedaan Minat belajar dan Hasil Belajar yang signifikan antara peserta didik yang diajar dan yang tidak diajar E-LKPD Berbasisi inkuiri tertstruktur Berbantuan Liveworksheet. Implikasi pada penelitian ini yaitu bagi guru mata pelajaran fisika dapat mempertimbangkan untuk menggunakan E-LKPD berbasis Inkuiri terstruktur Berbantuan Liveworksheet karena dapat mempengaruhi minat hasil belajar peserta didik.
Perbandingan Model Pembelajaran Quantum Teaching dan Model Pembelajaran Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Suhu dan Kalor Kelas XI SMAN 7 Jeneponto
Hijrawati, Hijrawati;
Ismail, Ilyas;
Dani, Ali Umar
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.404
Pendidikan adalah suatu usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat mengembangkan kompetensinya secara aktif. Pembelajaran fisika merupakan bagian dari proses pendidikan yang memerlukan perbaikan terus-menerus yang perlu ditingkatkan adalah kualitas peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching, hasil belajar yang diajar menggunakan hasil belajar Model Pembelajaran Snowball Throwing, perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching dan diajar menggunakan hasil belajar Model Pembelajaran Snowball Throwing kelas XI Pada Materi Suhu dan Kalor SMAN 7 Jeneponto. Menggunakan metode penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yaitu jenis penelitian yang diberikan perlakuan (treatment). Metode penelitian ini digunakan untuk menentukan perbedaan hasil belajar siswa kelas XI MIPA SMAN 7 Jeneponto yang diajarkan dengan model pembelajaran Quantum Teaching dan yang diajarkan dengan model pembelajaran Snowball Throwing. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching sebesar 88 dan yang diajar dengan model pembelajaran Snowball Throwing sebesar 84,4. Hasil pengujian Hipotesis pada hasil belajar peserta didik didapatkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching dan yang diajar dengan model pembelajaran Snowball Throwing.
Perbandingan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry Learning Pada Materi Pemanasan Global di Kelas X SMAN 5 Bantaeng
Fatimah, Asmaul;
Dani, Ali Umar;
Suarga, Suarga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 5 Bantaeng; (2) mendeskripsikan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Guided Inquiry Learning pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 5 Bantaeng; dan (3) menganalisis perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan Guided Inquiry Learning pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 5 Bantaeng. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian the matching only posttest control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas X SMAN 5 Bantaeng tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian berjumlah 50 orang yang tersebar pada dua kelas, yaitu kelas X.1 (28 orang) sebagai kelompok eksperimen 1 dengan model Problem Based Learning dan kelas X.2 (27 orang) sebagai kelompok eksperimen 2 dengan model Guided Inquiry Learning. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif (rata-rata, standar deviasi, dan kategorisasi) serta analisis inferensial (uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji-t independen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas Problem Based Learning adalah 82,80, sedangkan pada kelas Guided Inquiry Learning diperoleh rata-rata 82,20. Keduanya berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi, serta telah melampaui KKTP yang ditetapkan, sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan kedua model pembelajaran efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,825 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang diajar menggunakan model Problem Based Learning dan Guided Inquiry Learning pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 5 Bantaeng.
Perbandingan Pemahaman Konsep Peserta Didik Melalui Pembelajaran POE (Predict, Observe, Explain) dan Pembelajaran Inkuiri Bebas Termodifikasi Pada Materi Hukum Archimedes
Hilwa, Nurul;
Yusuf Hidayat, Muhammad;
Dani, Ali Umar
Al-Khazini Vol 1 No 1 (2021): April
Publisher : UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (863.372 KB)
|
DOI: 10.24252/al-khazini.v1i1.20634
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perbedaan pemahaman konsep peserta didik setelah diterapkan pembelajaran POE dan pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi pada kelas XI MIPA 5. (2) Perbedaan pemahaman konsep peserta didik setelah diterapkan pembelajaran pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi dan POE pada kelas XI MIPA 6. (3) Perbedaan pemahaman konsep antar peserta didik kelas XI MIPA 5 dan XI MIPA 6 setelah diterapkan pembelajaran POE. (4) Perbedaan pemahaman konsep peseta didik antar kelas XI MIPA 5 dan XI MIPA 6 setelah diterapkan pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi. Desain penelitian yang digunakan adalah Counter Balanced. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Soppeng pada Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 216 orang yang tersebar dalam 6 kelas. Sampel penelitian berasal dari kelas XI MIPA 5 dan XI MIPA 6 yang masing-masing berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Porposive Sampling. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata pemahaman konsep peserta didik kelas XI MIPA 5 yang diajar dengan menggunakan pembelajaran POE sebesar 78,57 dan yang diajar dengan menggunakan pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi sebesar 63,93. Sedangkan nilai rata-rata pemahaman konsep peserta didik kelas XI MIPA 6 yang diajar dengan menggunakan pembelajaran POE sebesar 75,71 dan yang diajar menggunakan pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi sebesar 61,87. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan konsep peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran POE lebih baik daripada saat diajar menggunakan pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi.
Efektivitas Strategi Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dan Strategi Pembelajaran Konvensional Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MAN Pangkep
Mahyar, Nurhaerah;
Dani, Ali Umar
Al-Khazini Vol 1 No 2 (2021): Oktober
Publisher : UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.611 KB)
|
DOI: 10.24252/al-khazini.v1i2.20638
Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Hasil belajar peserta didik yang diajar menggunkana strategi pembelajaran thinking aloud pair problem solving. 2) Hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan strategi pembelajaran konvensional. 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajar mennggunakan strategi pembelajaran thinking alaoud pair problem solving dan strategi pembelajaran konvensional, 4) mengetahui efektivitas strategi pembelajaran thining aloud pair problem solving terhadap hasil belajar. Hasil penelitian deskripsi menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang sebelum diajar menggunakan strategi pembelajaran thinking aloud pair problem solving sebesar 39,32 dan setelah diajar sebesar 80,14. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar fisika peserta didik sebelum diajar menggunakan strategi pembelajaran Konvensional sebesar 25,42 dan setelah diajar sebesar 65,46. Selanjutnya berdasarkan analisis hipotesis untuk hasil belajar peserta didik menunjukkan thitung yang diperoleh sebesar 1,73 dan ttabel 1,68 sehingga thitung > ttabel. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran thinking aloud pair problem solving dapat meningkatakan hasil belajar peserta didik kelas X MAN Pangkep.
PENGARUH PEMANFAATAN MULTIMEDIA ARTICULATE STORYLINE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK
Ali Umar Dani;
Syaifuddin Arief
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/jpf.v10i2.19363
The purpose of this study is to describe the learning outcomes of physics after being taught using articulate storyline-based multimedia learning, to describe the learning outcomes of physics before being taught using multimedia articulate storyline-based learning, to analyze the improvement of learning outcomes before and after the application of multimedia articulate storyline-based learning to learning outcomes. physics. This type of research is a pre-experimental design with one group pretest posttest design. The subjects in this study were students of class X MIA 1 SMAN 9 Luwu Timur in the academic year 2021-2022. The data collection technique used purposive sampling technique. The instrument used is a test of learning outcomes. The results of the descriptive analysis showed that the average value of the pretest of learning outcomes was 46.18. While the average value of posttest learning outcomes is 76.22. The results of inferential analysis based on the results of statistical calculations of paired t test, it is known that tcount -17.454 and ttable with df of 26 is 2.056. The comparison between tcount and ttable is -tcount -17.454 < -ttable -2.056 with a probability value (sig) of 0.00 less than 0.005. From this comparison, it can be concluded that H1 is accepted and H0 is rejected, this means that there is an increase in learning outcomes from pretest to posttest after being given treatment.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING TRHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA
Ali Umar Dani;
Qurana
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/jpf.v10i1.28231
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pemahaman konsep fisika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran pogil. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen yaitu quasi eksperimen dengan desain penelitian non equivalen comparasi disgn. Subjek penelitiannya adalah kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Sinjai tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara confonience sampling. Hasil penelitiannya yaitu adanya perbedaan yang signifikan antara kelas yang diajar dan yang tidak diajar menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL).
Pengembangan Media e-Modul Interaktif Berbantuan Nearpod pada Materi Energi Terbarukan Kelas X SMAN 10 Makassar
Setyaningsih, Evy;
Dani, Ali Umar;
Munirah, Munirah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1306
Pendidikan merupakan suatu hal yang harus dicapai setiap individu untuk kehidupannya di masa depan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui a) Produk pengembangan media e-modul interaktif berbantuan Nearpod pada materi energi terbarukan kelas X SMAN 10 Makassar b) Tingkat kevalidan media e-modul interaktif berbantuan Nearpod pada materi energi terbarukan kelas X SMAN 10 Makassar c) Tingkat kepraktisan media e-modul interaktif berbantuan Nearpod pada materi energi terbarukan kelas X SMAN 10 Makassar d) Tingkat keefektifan media e-modul interaktif berbantuan Nearpod pada materi energi terbarukan kelas X SMAN 10 Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan e-modul interaktif berbantuan nearpod pada materi energi terbarukan yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau R&D (Research and Development). Model pengembangan media pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan model pengembangan Four-D (Define, Design, Development, Desseminate). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X Mipa 4 SMA Negeri 10 Makassar. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai validitas yang diperoleh untuk modul sebesar 0,76. Nilai tersebut berada pada rentang kategori valid. Hal ini menunjukan bahwa e-modul pembelajaran berbantuan nearpod telah valid dan layak digunakan. Tingkat kepraktisan modul didasarkan atas hasil respons pengguna modul oleh guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul pembelajaran berbantuan nearpod terhadap respon peserta didik berada pada persentase 63,33% sangat Praktis dan 36,67% praktis, sedangkan respon guru sebesar 100% sangat praktis. Tingkat keefektifan modul didasarkan pada hasil belajar dengan persentase 83% peserta didik memperoleh ketuntasan belajar di atas KKM. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul pembelajaran berbantuan nearpod yang dikembangkan memiliki kategori valid, praktis, dan efektif.
ANALISIS NILAI-NILAI KEBANGSAAN DAN KEBHINEKAAN DI MADRASAH MADANI ALAUDDIN MAKASSAR
Muzakkir, Muzakkir;
Dani, Ali Umar
Inspiratif Pendidikan Vol 9 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v9i2.14938
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan yang dilakukan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kebhinnekaan di Madrasah Madani Alauddin Makassar. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara kepada siswa, guru, dan kepala madrasah. Dalam proses penanaman nilai-nilai kebangsaan dan kebhinnekaan pada peserta didik di tengah arus globalisasi dilakukan melalui berbagai cara, melalui pembelajaran PKn di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, serta mengadakan kegiatan positif di sekolah untuk menunjang jiwa kebangsaan peserta didik. Faktor pendukung dalam menanamkan nilai kebangsaan dan kebhinnekaan pada peserta didik di antaranya adalah kerjasama pihak sekolah yakni kepala sekolah dan guru dalam memberikan contoh atau keteladanan yang baik kepada peserta didik, minat peserta didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, sarana dan prasarana yang mencukupi. Faktor penghambat dalam menanamkan nilai kebangsaan pada peserta didik di antaranya adalah karakter peserta didik dari latar belakang keluarga yang berbeda, dan peserta didik belum bisa membagi waktu untuk kegiatan di sekolah dengan baik. Untuk mengatasi hambatan dalam menanamkan nilai kebangsaan dan kebhinnekaan pada peserta didik adalah para guru mengadakan problem solving dengan upaya memotivasi peserta didik untuk saling menghargai antar sesama, pihak sekolah yakni kepala sekolah dan guru mengadakan evaluasi setiap semester kepada peserta didik untuk melihat perkembangan peserta didik.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT LITERASI AL QURAN DENGAN HASIL BELAJAR AGAMA ISLAM
Muzakkir, Muzakkir;
Mappasiara, Mappasiara;
Dani, Ali Umar
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 1 (2021): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v10i1.20686
The purpose of this study is to know the relationship of the level of reading of the Quran with the results of studying Islam students of SMA Negeri 10 Gowa. This research field research initiative is descriptive quantitative with causal associative methods. Simple sampling technique random sampling with a sample number of 60 students. Learners who test read The Quran score: Melafadzkan value so makhrajnya get an average score of 3.5; Melafadzkan Value since its nature get a flat value of 3.1; Melafadz kan Kekkahan with law readings average value of 3.0; and Read the Quran smoothly the average value of 3.3. Based on the criteria of the decision decision, then H0 is accepted and Ha abroad there is no literacy relationship between the literacy of the Quran and the results of learning PAI at SMA Negeri 10 Gowa.