Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NITROGEN DUA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DAUN KENIKIR (Cosmos Sp). Hilda Julia; Noviantika Nasution; Rini Sulistiani; Bunga Raya Ketaren; Abdul Rahman Cemda
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 4 No. 1 (2023): Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v4i1.927

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji ekstraksi biji mentimun yang belum matang (Cucumis sativus L.) sebagai sumber hormon gibberellin (GA7) dan media tanam pada bibit (stadium pre-persawahan) kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 3 ulangan dan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah pemberian ekstrak biji mentimun yang belum matang sebagai hormon gibberellin (G) dengan tingkat G0 = kontrol, G1 = konsentrasi ekstrak biji mentimun yang belum matang 50%, G2 = konsentrasi ekstrak biji mentimun yang belum matang 75%, dan G3 = konsentrasi ekstrak biji mentimun yang belum matang 100%. Faktor kedua adalah penggunaan media tanam (M) dengan tingkat M0 = tanah atas 100% (kontrol), M1 = tanah atas 82,5% + limbah EFB 15% + Bioneensis 2,5%, M2 = tanah atas 72,5% + limbah EFB 25% + Bioneensis 2,5%, dan M3 = tanah atas 62,5% + limbah EFB 35% + Bioneensis 2,5%. Data penelitian dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA) rancangan acak kelompok faktorial untuk melihat pengaruh ekstrak biji mentimun yang belum matang sebagai sumber hormon gibberellin (GA7) dan media tanam pada bibit (stadium pre-persawahan) kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji mentimun yang belum matang memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan kelapa sawit pada bibit (stadium pre-persawahan), seperti yang ditunjukkan oleh parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun. Penggunaan komposisi media tanam memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan kelapa sawit pada bibit (stadium pre-persawahan), yang ditunjukkan oleh parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, dan panjang akar. Interaksi kombinasi faktor-faktor tersebut secara signifikan memengaruhi peningkatan pertumbuhan kelapa sawit pada stadium pre-persawahan, yang ditunjukkan oleh parameter jumlah daun.
The Effect of Gibberelin in Salin Soil on Growth of Vetiver (Vetiveria zizanioides L.) Novita, Aisar; Rahmawati, Nini; Cemda, Abdul Rahman; Nora, Silvia; Harahap, Fitra Syawal
Jurnal Online Pertanian Tropik Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL ONLINE PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.804 KB) | DOI: 10.32734/jopt.v8i1.6359

Abstract

Salinity is one of the problems in agricultural land in the world, including in Indonesia. Vetiver is quite tolerant of planting in saline soils at a certain level of salinity, but vetiver growth is inhibited at high salinity levels. The purpose of this study was to evaluate the effect of gibberellin in saline soils on the growth and production of vetiver (Vetiveria Zizanioides L.). This research was conducted in the greenhouse of the Faculty of Agriculture, Universitas Sumatra Utara, Medan. This study used a non-factorial completely randomized design, It was salinity stress (S) which consisted of 3 factors: Gibberellin concentrations of 0 (without treatment), 50 ppm, and 100 ppm. The results of this study indicate that giving Gibberellins in salinity stress conditions has a significant effect on the observed variables of plant height, specific leaf area, and cuticle thickness.
Penanaman Dengan Teknik Vertikultur Di Lahan Sempit Desa Tanjung Mulia Novita, Aisar; Permadi, Wahyu; Triyanti, Vitri Renny; Barus, Wan Arfiani; Cemda, Abdul Rahman
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2023): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v5i2.14981

Abstract

Vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat vertikal, baik di dalam maupun di luar ruangan dengan melakukan beberapa kegiatan, antara lain: 1. Melaksanakan kegiatan dengan mempelajari tata cara budidaya tanaman yang baik dan benar. 2. Manfaatkan botol plastik air mineral bekas sebagai media tanam. 3. Sosialisasi tentang vertikultur. 4. Membuat atau mengganti botol plastik air mineral bekas. 5. mengadakan kegiatan belajar sambil bermain bersama anak sekolah dasar dan masyarakat paham betapa pentingnya memanfaatkan barang-barang bekas seperti botol air mineral untuk dijadikan wadah tanaman budidaya. Hal ini dilakukan berdasarkan hasil survei yang dilakukan di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Desa Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Mandiri ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat mengetahui cara meningkatkan strategi dalam usaha pemanfaatan barang bekas. sebagai alat yang akan digunakan sebagai media tanam sayuran.
Response on Growth and Production of Vetiver (Vetiveria zizanioides L.) on Gibberelin Under Salinity Stress Conditions Novita, Aisar; Rahmawati, Nini; Harahap, Fitra Syawal; Walida, Hilwa; Cemda, Abdul Rahman; Fitria; Julia, Hilda; Susanti, Rini; Pratomo, Bayu; Nora, Silvia; Mariana, Merlyn; Basri, Arie Hapsani Hasan
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol. 4 No. 1 (2021): InJAR, Vol. 4, No. 1, March 2021
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/injar.v4i1.5514

Abstract

Vetiver (Vetiveria zizanioides L.) plants are able to protect the soil from erosion and are tolerant of salinity stress. However, at high salinity levels, vetiver plants show a decreasing growth. The application of gibberelin is expected to increase the growth of vetiver in salinity stress conditions. The purpose of this study was to evaluate the growth responsiveness and production of vetiver the application of gibberelin under salinity stress conditions. This research was conducted in the green house of the Faculty of Agiculture, Universitas Sumatera Utara, Medan. This study used a non-factorial completely randomized design, namely the salinity stress (S) which consisted of 3 levels, each treatment was repeated 3 times, so that 9 treatment combinations were obtained: the concentration of gibberelin was 0 (no treatment), 50 ppm and 100 ppm.
Menerapkan Inovasi Wirausaha Pangan yang Kreatif dan Inovatif Guna Menstabilkan Ekonomi di Masa Pandemi di Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Medan Cemda, Abdul Rahman
Journal of Community Research and Service Vol 5, No 2: July 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v5i2.29606

Abstract

Peran adalah aspek dinamis kedudukanseseorang apabila melakukan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. Home industri adalah kegiatan usaha rumahan yang dapat bermanfaat baik secara ekonomis ataupun finansial. Meningkatkan perekonomian adalah suatu proses kegiatan perbaikan kondisi perekonomian yang lemah menjadi perekonomian yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peranan home industri dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di kelurahan sei agul kecamatan medan barat. Metode yang digunakan ialah metode diskriptif kualitatif yang berdasarkan proses pengambilan data, meneliti, mengkaji serta melakukan observasi langsung ke lokasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa home industri sangat berperan besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di kelurahan sei agul. Akan tetapi ada beberapa permasalahan yang didapat diantaranya permasalahan pemasaran serta dampak yang ditimbulkan adanya pandemi covid-19 yang sedang terjadi
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelestarian Pemanfaatan Media Tanam Organik di Desa Sambi Rejo Kecamatan Binjai Nasution, Lita; Cemda, Abdul Rahman
Journal of Community Research and Service Vol 6, No 1: January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i1.33068

Abstract

Pengabdian ini bertujuan Berdasarkan permasalahan  mitra yang dirumuskan, pengabdian ini bertujuan untuk: memberdayakan masyarakat di lokasi pengabdian dengan kearifan lokal tentang inventarisasi produk dan penamaan (naming) tanaman sayuran di lokasi pengabdian, memberdayakan masyarakat di lokasi pengabdian dengan informasi tanaman organik yang lebih sehat untuk konsumsi masyarakat, dan memberdayakan masyarakat di lokasi pengabdian dengan informasi tentang cara membuat pupuk organik dan penanaman tanaman organik. Tujuan pengabdian ini akan menghasilkan terbentuknya kelompok masyarakat yang memiliki pengetahuan lokal dari segi wacana rakyat dan penamaan produk yang berkenaan dengan tanaman organik dan akan menghasilkan bibit dan pupuk organik di lokasi peengabdian yang dikerjakan masyarakat setempat sehingga dapat ditanam di ladang masyarakat setempat. Perlu diketahui bahwa di desa Sambi Rejo Kecamatan Binjai tidak memanfaatkan tanaman organik yang daat digunakan menjadi pupuk organik untuk tanaman sayuran di daerah tersebut sehingga hasil pengabdian ini akan bermanfaat pada lingkungan desa Sambi Rejo Kecamatan Binjai di lokasi pengabdian. Hasil pengabdian Media Tanam Organik ini akan memberikan urgensi praktis dan urgensi teoretis sebagai urgensi pengabdian. Urgensi praktis berguna pada masyarakat dan pemerintah di lokasi pengabdian serta untuk memperkaya pengetahuan lokal dan kearifan lokal tentang pembuatan pupuk organik di lokasi pengabdian sedangkan urgensi teoretis terutama berguna pada bidang keilmuan
Socialization and Education on Mass Production of Liquid Organic Fertilizer with the Addition of Local Microorganism Suspension (MOL) of Bacillus cereus Strain NIGR in Pantai Cermin Village, Tanjung Pura District, Langkat Regency Nasution, Lita; Cemda, Abdul Rahman
Journal of Community Research and Service Vol 6, No 2: July 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i2.36998

Abstract

In order to succeed in the development of agricultural sector in accordance with the Regulation of the Minister of Agriculture Number 67/Permentan/SM.050/12/2016 concerning Farmer Institutional Development, it is necessary to provide community service in the agricultural sector and plant cultivation as efforts to strengthen food self-sufficiency, especially during the Covid 19 pandemic. For this reason, we need to carry out community service activities for the production of liquid organic fertilizer using microorganism Bacillus cereus in Pantai Cermin Village, Tanjung Pura District. As we know Pantai Cermin Village, Tanjung Pura District, Langkat which about is 63.6 Km from Medan. In general, the majority of farmers own rice and corn areas and are members of the Gemah Ripah farmer group consisting of 30 farmers. From the results of dedication program, there are around 3000 hectares of rice and corn fields that have become a rice barn for the last 15 years, especially in Langkat Regency. Based on the results of the survey and partner interviews, several priority problems were obtained, including: a. There was a decrease in the selling price of corn in Langkat by Rp. 1,900,-/Kg from the selling price of corn in 2019 of Rp. 4,900,-/Kg to Rp. 3,000,-/Kg currently in Langkat; b. Rice farmers experienced a decrease in purchasing power of chemical compost during the Pandemic, because the price of solid organic compost from the Probiodek brand that functions as a decomposer of organic matter rose to Rp. 40,000,-/Kg; c. Farmers experienced a decline in purchasing power of chemical insecticides on the market; d. Farmers in Langkat currently do not have a knapsacksprayer and they only use 2 units of knapsacksprayer from government assistance to spray plant pests & diseases and this tool is used interchangeably for all farmer groups; e. Farming management is carried out in a simple and conventional way, namely using local F1 seeds (yield) from the previous corn harvest); f. Rice harvesting as well as shelling corn use a simple method of rice mill machine. In order to develop the potential of rice and corn barns, it is necessary to strengthen the independence of farmers through community dedication program (PKM) training in the production of liquid organic fertilizer using microorganism Bacillus cereus from Ristekdikti. The focus is to develop production of liquid organic fertilizer as an alternative to chemical fertilizers and chemical insecticides. The use of microorganisms Bacillus cereus is especially useful for facilitating the decomposition of organic matter in liquid fertilizer solutions so that it is more easily absorbed by plants as fertilizer and insecticide, as well as assisting and motivating partners to continuously continue producing liquid organic fertilizers because it saves costs in purchasing chemical fertilizers and pesticides in the future so as to create economic independence for partners. This will certainly improve the economy of farmer group partners so that life can be more prosperous. All of these activities aim to foster independence in partners when the program ends. It is hoped that food self-sufficiency can be realized that is free from residues of chemical fertilizers and insecticides so that environmentally sustainable agriculture can be realized.
KEANEKARAGAMAN GULMA PADA INTEGRASI KELAPA SAWIT DENGAN PADI SAWAH Alridiwirsah, Alridiwirsah; Lubis, Efrida; Tampubolon, Koko; Alqamari, Muhammad; Cemda, Abdul Rahman
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 2 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, MEI 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i2.5786

Abstract

Kehadiran gulma pada areal pertanaman utama dapat dipengaruhi kondisi lingkungan, seperti intensitas cahaya akibat sistem integrasi. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dominansi dan keanekaragaman gulma pada fase vegetatif dan generatif tanaman padi sawah yang diintegrasikan dengan kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sungai Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Indonesia pada Oktober 2015 sampai Februari 2016. Penelitian ini menggunakan tanaman kelapa sawit umur 4 tahun (TM-1) dengan pola pengaturan populasi 100%, 75%, dan 50%. Tanaman padi sawah ditanam sebagai tanaman sela, kemudian dibuat petak identifikasi gulma dan dihitung indeks keanekaragaman spesies. Gulma Lindernia anagallis (10,11%) dan Leersia hexandra (19,98%) ditemukan dominan pada fase vegetatif dan generatif tanaman padi sawah yang diintegrasikan dengan kelapa sawit. Nilai indeks keanekaragaman gulma tergolong sedang baik pada fase vegetatif maupun generatif (2,709 dan 2,052). Diantara famili, Cyperaceae lebih banyak tumbuh pada fase vegetatif (42,77%) maupun generatif (35,62%).
Berpartisipasi Dalam Aksi Penanaman Pohon Dan Susur Sungai Belawan Ketaren, Bunga Raya; Novita, Aisar; Triyanti, Vitri Renny; Lubis, Efrida; Julia, Hilda; Sulistiani, Rini; Munar, Asritanarni; Cemda, abdul Rahman; Tarigan, Dafni Mawar; Barus, Wan Arfiani
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i2.18769

Abstract

Menanam pohon dilakukan dalam bentuk kepedulian manusia terhadap bumi yang akan memberikan kesejahteraan yang baik bagi manusia. Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Sumatera Utara (SUMUT), Forum Alumni HMIwati (Forhati) SUMUT, Forum DAS, Kelompok Konservasi, Pecinta Alam, Pelajar dan Warga Masyarakat melakukan aksi penanaman pohon di sekitar pinggir sungai dan melakukan susur sungai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memperbaiki lingkungan hidup yang sehat, memperbaiki fungsi hutan, mencegah erosi, memperbaiki kualitas udara. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Jl. PDAM Tirtanadi Gg. Lembah Berkah, Sunggal, Medan, Indonesia. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode terjun langsung kelapagan berbaur dengan masyarakat. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat ini berupa penanaman pohon didaerah pinggir Sungai Belawan dan Penyusuran sungai Belawan. Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat diseputaran pinggiran Sungai Belawan.
RESPON PEDAGANG DAN KONSUMEN TERHADAP KENAIKAN HARGA CABAI MERAH (Capsicum annuum L) DI PASAR PENDIDIKAN KOTA MEDAN Pirngadi, Rahmat Suryanto; Cemda, Abdul Rahman; Salsabila
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat konsumsi cabai merah yang relatif tinggi dan akan semakin meningkat pada saat hari-hari besar keagamaan seperti hari raya idul fitri, adha, natal dan tahun baru. Konsumsi rumah tangga di Indonesia terhadap komoditas cabai merah sebesar 1.802 kg/kapita/tahun lebih rendah dari cabai rawit yaitu sebesar 1.807 kg/kapita/tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat respon pedagang dan konsumen cabai merah terhadap kenaikan harga cabai di pasar Pendidikan kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebesar 60% atau sebanyak 6 orang responden pedagang cabai merah sepakat terhadap kenikan harga cabai yang mendatangkan manfaat untuk peingkatan pendapatan merekan dan sebesar 40% atau sebanyak 4 orang responden pedangang cabai merah tidak sepakat terhdapa kenaikan harga cabai merah di Pasar Pendidikan Kota Medan. Sementara 100% konsumen atau sebanyak 30 orang responden konsumen cabai merah tidak sepakat atas kenaikan harga cabai di Pasar Pendidikan Kota Medan.