Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN DENAI KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN Cemda, Abdul Rahman; Alqamari, Muhammad; Siregar, Aflahun Fadhly
Journal Community Service Consortium Vol 2 No 1 (2021): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v2i1.3294

Abstract

Sampah domestik dari kegiatan rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik mencemari lingkungan dan menimbulkan masalah kesehatan. Pengelolaan sampah secara komprehensif meliputi mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur-ulang (recycle) tidak hanya mengatasi permasalahan lingkungan tapi dapat mengubah nilai sampah dari barang yang tidak berharga menjadi produk komersial. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemberdayaan terhadap ibu rumah tangga sebagai penghasil sampah domestik dalam pengelolaan sampah domestik. Permasalahan utama yang terjadi pada masyarakat sasaran adalah 1) kegiatan kelompok ibu-ibu belum banyak yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat, 2) Sampah limbah rumah tangga di wilayah Kecamatan Medan Denai sebagian besar belum dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi, 3) sebagian besar anggota belum mempunyai pengetahuan, wawasan dan ketrampilan dalam intensifikasi dalam pemanfaatan dan pengelolaan sampah limbah rumah tangga. Metode: Pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan. Pelatihan diberikan untuk ibu-ibu Kel Denai Kec Medan Denai Kota Medan .Pelatihan yang akan diselenggarakan berupa proses belajar dan berpikir aktif tentang mengkreasikan sampah rumah tangga baik itu sampah organik atau anorganik melalui beberapa metode, yaitu ceramah, demonstrasi dan praktek.
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Jasa Teknologi Penggilingan Padi Berjalan Di Kecamatan Samadua Pirngadi, Rahmat Suryanto; Cemda, Abdul Rahman; S, Nomi Noviani
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v5i1.2566

Abstract

Salah satu bentuk modernisasi penggilingan padi adalah munculnya penggilingan padi berjalan. Jasa teknologi penggilingan padi berjalan merupakan bentuk dari adanya perubahan sosial yang dulunya hanya menetap, para pelanggan datang bila ingin menggunakan jasa teknologi penggilingan paditersebut, kini seiring perubahan zaman dan kemajuan teknologi alat penggilingan padi pun dapat dipindah-pindahkan tempatnya sesuai dengan lokasi pelanggan yang ingin menikmati jasa penggilingan padi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kepuasan konsumen terhadap jasa teknologi penggilingan padi berjalan yang ada di kecamatan Samadua kabupaten Aceh Selatan. Metode dalam penelitian ini mengguankan metode analisis deskriptif kualitatif, dengan menilai empat variabel kepuasan konsumen. Hasil penelitian didapatkan bahwa respon konsumen pada variabel kualitas pelayanan 75% respon konsumen merasa puas dan 25% respon konsumen merasa tidak puas. Pada variabel kepuasan konsumen terhadap hasil 90% respon konsumen merasa puas dan 10% respon konsumen merasa tidak puas. Pada variabel kepuasan konsumen terhadap harga, 100% respon konsumen merasa puas terhadap harga jasa teknologi penggilingan padi berjalan yang ada di kecamatan Samadua. Pada variabel kualitas dalam mengakses jasa, 70% konsumen membarikan respon puas dan 30 % konsumen memberikan respon tidak puas.
THE ANALISIS SUPPLY CHAIN BERAS ORGANIK DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Cemda, Abdul Rahman; Pirngadi, Rahmat Suryanto; Laksa, Liona
AGRIBIOS Vol 23 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i02.6531

Abstract

Serdang Bedagai is the largest organic rice producing district in Sumatra Utara. The largest producer of organic rice in North Sumatra Province, the increase in production of organic rice in Serdang Bedagai Regency is directly proportional to the increase in organic rice land area. Increased consumer demand for organic rice does not mean that farmers get greater profits, because there are several market players in the process of distributing organic rice to consumers. The purpose of this study is to determine the pattern of marketing marketing channels, marketing functions, profit margins received by each marketing actor as well as Farmer's Share. and Farmer's Share of the organic rice supply chain in Serdang Bedagai Regency. This research uses a descriptive qualitative analysis approach with a snowball sampling method. The results of this study found that there are four patterns of organic rice marketing channels in Serdang Bedagai Regency. The functions of organic rice marketing institutions in Serdang Bedagai Regency consist of the functions of buying, selling, drying, milling, weighing, packaging and transport. In channel 1 there is no marketing margin, because farmers directly sell organic rice to consumers with the Farmer's, share value of 100%. In marketing channel 2, the marketing margin of Rp. 7,000/Kg with a Farmer's Share value of 48.1%. In marketing channel 3, the marketing margin is Rp. 2,500/Kg with a Farmer's Share value of Share value of 40.6%, and in marketing channel 4 the marketing margin is Rp. 4,500/Kg with a Farmer's Share value of 36.1%.
Analisis Pendapatan Petani Padi Organik dan Pendapatan Petani Non Organik Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Cemda, Abdul Rahman; Pirngadi, Rahmat Suryanto; Siregar, Aflahun Fadhly
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.13641

Abstract

Indonesia is a country with a tropical climate with a high level of soil fertility, making it possible to increase production results in the agricultural sector. The concept of sustainable agriculture is an environmentally friendly agricultural concept by prioritizing environmental, social and economic aspects. Perbauangan is one of the largest organic and non-organic rice producing sub-districts in Serdang Bedagai District, where currently many farmers have slowly switched to cultivating organic rice. The problem that will be examined in this research is to analyze the income of organic and non-organic rice in Serdang Bedagai District using a case study of Perbaungan SubDistrict. Lubuk Bayas village is the village that is the research site for analyzing the income of organic rice farmers, while Melati II village is the village that is the research site for analyzing the income of non-organic rice. The analytical model used to solve this problem is using income analysis with the equation
Menerapkan Inovasi Wirausaha Pangan yang Kreatif dan Inovatif Guna Menstabilkan Ekonomi di Masa Pandemi di Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Medan Cemda, Abdul Rahman
Journal of Community Research and Service Vol. 5 No. 2: July 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v5i2.29606

Abstract

Peran adalah aspek dinamis kedudukanseseorang apabila melakukan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. Home industri adalah kegiatan usaha rumahan yang dapat bermanfaat baik secara ekonomis ataupun finansial. Meningkatkan perekonomian adalah suatu proses kegiatan perbaikan kondisi perekonomian yang lemah menjadi perekonomian yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peranan home industri dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di kelurahan sei agul kecamatan medan barat. Metode yang digunakan ialah metode diskriptif kualitatif yang berdasarkan proses pengambilan data, meneliti, mengkaji serta melakukan observasi langsung ke lokasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa home industri sangat berperan besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di kelurahan sei agul. Akan tetapi ada beberapa permasalahan yang didapat diantaranya permasalahan pemasaran serta dampak yang ditimbulkan adanya pandemi covid-19 yang sedang terjadi
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelestarian Pemanfaatan Media Tanam Organik di Desa Sambi Rejo Kecamatan Binjai Nasution, Lita; Cemda, Abdul Rahman
Journal of Community Research and Service Vol. 6 No. 1: January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i1.33068

Abstract

Pengabdian ini bertujuan Berdasarkan permasalahan  mitra yang dirumuskan, pengabdian ini bertujuan untuk: memberdayakan masyarakat di lokasi pengabdian dengan kearifan lokal tentang inventarisasi produk dan penamaan (naming) tanaman sayuran di lokasi pengabdian, memberdayakan masyarakat di lokasi pengabdian dengan informasi tanaman organik yang lebih sehat untuk konsumsi masyarakat, dan memberdayakan masyarakat di lokasi pengabdian dengan informasi tentang cara membuat pupuk organik dan penanaman tanaman organik. Tujuan pengabdian ini akan menghasilkan terbentuknya kelompok masyarakat yang memiliki pengetahuan lokal dari segi wacana rakyat dan penamaan produk yang berkenaan dengan tanaman organik dan akan menghasilkan bibit dan pupuk organik di lokasi peengabdian yang dikerjakan masyarakat setempat sehingga dapat ditanam di ladang masyarakat setempat. Perlu diketahui bahwa di desa Sambi Rejo Kecamatan Binjai tidak memanfaatkan tanaman organik yang daat digunakan menjadi pupuk organik untuk tanaman sayuran di daerah tersebut sehingga hasil pengabdian ini akan bermanfaat pada lingkungan desa Sambi Rejo Kecamatan Binjai di lokasi pengabdian. Hasil pengabdian Media Tanam Organik ini akan memberikan urgensi praktis dan urgensi teoretis sebagai urgensi pengabdian. Urgensi praktis berguna pada masyarakat dan pemerintah di lokasi pengabdian serta untuk memperkaya pengetahuan lokal dan kearifan lokal tentang pembuatan pupuk organik di lokasi pengabdian sedangkan urgensi teoretis terutama berguna pada bidang keilmuan
Socialization and Education on Mass Production of Liquid Organic Fertilizer with the Addition of Local Microorganism Suspension (MOL) of Bacillus cereus Strain NIGR in Pantai Cermin Village, Tanjung Pura District, Langkat Regency Nasution, Lita; Cemda, Abdul Rahman
Journal of Community Research and Service Vol. 6 No. 2: July 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i2.36998

Abstract

In order to succeed in the development of agricultural sector in accordance with the Regulation of the Minister of Agriculture Number 67/Permentan/SM.050/12/2016 concerning Farmer Institutional Development, it is necessary to provide community service in the agricultural sector and plant cultivation as efforts to strengthen food self-sufficiency, especially during the Covid 19 pandemic. For this reason, we need to carry out community service activities for the production of liquid organic fertilizer using microorganism Bacillus cereus in Pantai Cermin Village, Tanjung Pura District. As we know Pantai Cermin Village, Tanjung Pura District, Langkat which about is 63.6 Km from Medan. In general, the majority of farmers own rice and corn areas and are members of the Gemah Ripah farmer group consisting of 30 farmers. From the results of dedication program, there are around 3000 hectares of rice and corn fields that have become a rice barn for the last 15 years, especially in Langkat Regency. Based on the results of the survey and partner interviews, several priority problems were obtained, including: a. There was a decrease in the selling price of corn in Langkat by Rp. 1,900,-/Kg from the selling price of corn in 2019 of Rp. 4,900,-/Kg to Rp. 3,000,-/Kg currently in Langkat; b. Rice farmers experienced a decrease in purchasing power of chemical compost during the Pandemic, because the price of solid organic compost from the Probiodek brand that functions as a decomposer of organic matter rose to Rp. 40,000,-/Kg; c. Farmers experienced a decline in purchasing power of chemical insecticides on the market; d. Farmers in Langkat currently do not have a knapsacksprayer and they only use 2 units of knapsacksprayer from government assistance to spray plant pests & diseases and this tool is used interchangeably for all farmer groups; e. Farming management is carried out in a simple and conventional way, namely using local F1 seeds (yield) from the previous corn harvest); f. Rice harvesting as well as shelling corn use a simple method of rice mill machine. In order to develop the potential of rice and corn barns, it is necessary to strengthen the independence of farmers through community dedication program (PKM) training in the production of liquid organic fertilizer using microorganism Bacillus cereus from Ristekdikti. The focus is to develop production of liquid organic fertilizer as an alternative to chemical fertilizers and chemical insecticides. The use of microorganisms Bacillus cereus is especially useful for facilitating the decomposition of organic matter in liquid fertilizer solutions so that it is more easily absorbed by plants as fertilizer and insecticide, as well as assisting and motivating partners to continuously continue producing liquid organic fertilizers because it saves costs in purchasing chemical fertilizers and pesticides in the future so as to create economic independence for partners. This will certainly improve the economy of farmer group partners so that life can be more prosperous. All of these activities aim to foster independence in partners when the program ends. It is hoped that food self-sufficiency can be realized that is free from residues of chemical fertilizers and insecticides so that environmentally sustainable agriculture can be realized.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA COVID 19 MELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM Alridiwirsah, Alridiwirsah; Alqamari, Muhammad; Cemda, Abdul Rahman; Siregar, Muhammad Said; Lubis, Sudirman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1254-1259

Abstract

Jamur tiram merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat, lemak dan kalori. Jamur ini memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin, fosfor, besi, kalsium, karbohidrat, dan protein. Media yang umum dipakai untuk membiakkan jamut tiram adalah serbuk gergaji kayu. Permasalahan pada mitra mempunyai kendala usaha pada kapasitas produksi hanya 120 baglog/hari dan ini belum maksimal untuk memenuhi permintaan pasar baglog di sekitar Jepara. Selain itu proses pembuatannya masih sangat konvensional baik pada proses pemadatan, sterilisasi tanpa kontrol suhu uap panas, dan proses inokulasi kurang steril karena dilakukan pada ruang terbuka serta tempat penyimpanan baglog yang tidak efisien karena hanya ditaruh dilantai rumah tinggal. Solusi dan target luaran yang diberikan untuk mitra adalah penyuluhan manajemen usaha yang baik, pembuatan alat pemadatan baglog mekanis, pembuatan alat sterilisasi yang lebih besar kapasitasnya dan dilengkapi dengan kontrol suhu otomatis, dan ruangan steril untuk inokulasi. Tujuan Program pengabdian ini adalah pengabdi membantu usaha budidaya jamur tiram ditengah pandemi covid 19 di Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan pembekalan, demonstrasi cara budidaya jamur tiram putih dimulai dengan persiapan media tanam, pencampuran media, fermentasi, pengisian media dalam baglog, sterilisasi, inokulasi bibit, inkubasi, pemeliharaan dan panen serta pemberian alat produki baglog.
Economic Feasibility and Risk Assessment of Patin Aquaculture Agribusiness in Kampar Regency, Riau, Indonesia Cemda, Abdul Rahman
Global Insights in Management and Economic Research Vol. 1 No. 3 (2025): Agustus 27, 2025
Publisher : INSPIRETECH GLOBAL INSIGHT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/Gimer.v1i03.22

Abstract

Purpose: This study evaluates the economic feasibility and assesses the financial risks associated with smallholder patin (Pangasius hypophthalmus) aquaculture in Kabupaten Kampar, Riau Province, Indonesia, to provide evidence-based recommendations for sustainable aquabusiness development. Materials and Methods: A descriptive-quantitative research design was employed with 60 smallholder patin farmers selected through purposive sampling. Data collection involved structured interviews, production record audits, financial document analysis, and direct pond observations. Economic feasibility was evaluated using Net Present Value (NPV), Benefit-Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PP) at a 10% discount rate. Risk assessment incorporated Coefficient of Variation (CV), sensitivity analysis, Monte Carlo simulation (10,000 iterations), and scenario analysis. Statistical analysis was performed using SPSS 26. Results: The average NPV was IDR 127,450,000 (USD 8,497), BCR was 1.34, IRR was 24.6%, and PP was 2.8 years, indicating economic viability. Risk analysis revealed a CV of 0.42, suggesting moderate income variability. Monte Carlo simulation showed a 73.4% probability of positive returns. Sensitivity analysis identified feed cost (elasticity coefficient: -0.68) and market price (elasticity coefficient: 0.82) as critical risk factors. Under pessimistic scenarios, 31.7% of farms showed negative NPV. Conclusions: Patin aquaculture demonstrates economic feasibility under current market conditions, but faces significant risks from feed cost fluctuations and price volatility. Risk mitigation strategies including feed cost management, market diversification, and insurance mechanisms are recommended for sustainable development.
TM. Ali Muda (w. 2005 M) Karya dan Kontribusinya dalam Bidang Ilmu Falak Arwin Juli Rakhmadi; Mario Kasduri; Muhammad Qorib; Habibullah Ritonga; Robie Fanreza; Abdul Rahman Cemda
Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy Vol. 2 No. 2 (2023): Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy (Desember)
Publisher : Islamic Astronomy Department, Sharia and Law Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/astroislamica.v2i2.1930

Abstract

TM. Ali Muda is a North Sumatran astronomy figure who came from Aceh. His work and contribution in the field of astronomy is beyond doubt. His thinking in the matter of determining the beginning of the month is to combine calculations and field observations. However, the tendency of his calculation (hisab) is also quite dominant which is shown by his analysis in various issues of celestial jurisprudence. Meanwhile, in the matter of matlak and Eid al-adha, the hajj-related services whose implementation is only in Mecca, according to him, are obliged to hold on to the matlak of Mecca, while those whose implementation is not only in Mecca are obliged to hold on to their respective matlak