Claim Missing Document
Check
Articles

Meta Analysis: The Impact of Digital Media on Indonesia Language Learning Outcomes in Elementary and Secondary Schools in Indonesia Charlina Charlina; Elvrin Septyanti; Tria Putri Mustika
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.6353

Abstract

The integration of digital media in education has become essential in addressing curriculum and pedagogical challenges in the digital era. This study investigates the impact of digital media on Indonesian language learning outcomes in elementary and secondary schools across Indonesia. This research employed a systematic literature review and meta-analysis following the PRISMA framework. Articles were sourced through Publish or Perish, utilizing databases such as Google Scholar and Scopus. A total of 200 studies were initially identified, and 10 met the inclusion criteria based on relevance, data completeness, and publication year (2017–2022). Quantitative synthesis was conducted using a fixed-effect model and analyzed via JASP 0.19.1 to determine the effect size. The meta-analysis revealed an average effect size of 0.885, indicating a moderate effect of digital media on student learning outcomes. The studies analyzed focused on cognitive (e.g., reading and learning outcomes), psychomotor (e.g., writing and speaking skills), and limited affective domains (e.g., interest in learning). No studies reported negative impacts, and results showed high consistency (I² = 0%). Digital media, particularly animated videos and digital books, positively influence Indonesian language learning at the primary and secondary levels. However, most studies emphasize cognitive outcomes, with minimal exploration of affective or psychomotor domains. These findings suggest a need for broader and more integrative approaches in future research and practice. Digital media moderately enhance language learning outcomes in schools. Further efforts are needed to explore its impact across all learning domains and optimize its educational implementation.
PENGGUNAAN IDIOM PADA RUBRIK OLAHRAGA KORAN RIAU POS Dzahira Tsania; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk idiom dan makna idiomatik yang digunakan dalam rubrik olahraga koran Riau Pos. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa idiom-idiom yang terdapat dalam rubrik olahraga Riau Pos edisi Mei 2024, yang diperoleh melalui teknik baca dan catat. Peneliti menyimak secara cermat isi teks berita olahraga dan mencatat ungkapan yang teridentifikasi sebagai idiom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat idiom penuh dan idiom sebagian berdasarkan teori Chaer, serta idiom yang dikategorikan menurut unsur pembentuknya, seperti bagian tubuh, warna, benda alam, tumbuhan, binatang, dan bilangan. Penggunaan idiom dalam rubrik olahraga ini berfungsi untuk memperkuat ekspresi, memperindah gaya bahasa, dan menyampaikan makna kiasan secara efektif, sehingga menjadi salah satu strategi bahasa jurnalistik dalam membangun daya tarik dan emosi pembaca.
SISTEM SAPAAN BAHASA MELAYU RIAU SUBDIALEK KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI UNIVERSITAS RIAU Naja Suhratul Jana; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem sapaan kekerabatan dan nonkekerabatan Bahasa Melayu Riau subdialek Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan masyarakat dalam bentuk sapaan. Sumber data yaitu masyarakat yang berada di Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh adanya sapaan kekerabatan dan sapaan nonkekerabatan. Data yang penulis temukan ada sebanyak 79 data mengenai tentang sistem sapaan di Kecamatan Gunung Toar. Terdiri dari sistem sapaan kekerabatan terdiri dari kekerabatan berdasarkan keturunan/ keluarga inti dan sistem sapaan berdasarkan hubungan perkawinan. Dan sistem sapaan nonkekerabatan terdiri dari sapaan adat, sapaan agama dan sapaan berdasarkan usia.
KESANTUNAN BERBAHASA GURU DAN SISWA PADA KEGIATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI.A1 SMA NEGERI 9 PEKANBARU Rihan Naya Shabilla; Mangatur Sinaga; Charlina Charlina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pematuhan kesantunan berbahasa guru dan siswa kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa yang mematuhi kesantunan berbahasa. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI.A1 dan siswa-siswi kelas XI.A1 SMA Negeri 9 Pekanbaru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam, teknik simak, dan teknik catat. Peneliti akan merekam percakapan selama proses pembelajaran, peneliti menyimak dengan seksama seluruh tuturan guru dan siswa yang ada dalam rekaman dan mencatat tuturan guru dan siswa yang teridentifikasi pematuhan maksim kesantunan berbahasa. Hasil penelitian ini adalah ditemukan sebanyak 26 tuturan guru yang mematuhi 6 maskim, yaitu makim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Ditemukan 9 tuturan siswa ketika berinteraksi kepada guru yang mematuhi 3 maksim kesantunan berbahasa yaitu, maksim kebijaksanaan, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan. Sedangkan ditemukan juga 19 tuturan siswa ketika berinteraksi sesame siswa yang mematuhi 6 maksim kesantunan berbahasa. Tuturan guru dominasi mematuhi maksim kebijaksanaan, sedangkan siswa dominasi mematuhi maksim kesepakatan dan maksim kerendahan hati.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN MASYARAKAT JORONG PASAR BARU CUPAK KABUPATEN SOLOK Ilma Putri Yeniza; Charlina Charlina; Tria Putri Mustika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan fungsi implikatur percakapan pada percakapan masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak, Kabupaten Solok. Fokus pada peneilitian ini adalah percakapan sehari-hari masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak yang melibatkan berbagai konteks sosial, seperti interaksi antartetangga dan percakapan dalam lingkungan sekitar yang sering kali melanggar prinsip percakapan dan bagaimana implikatur digunakan sebagai sarana untuk menjaga kesantunan dalam interaksi sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik rekam, simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak menggunakan empat bentuk dan lima fungsi implikatur percakapan. Bentuk dan fungsi implikatur percakapan yang paling banyak digunakan yaitu bentuk interogatif dan fungsi direktif, sedangkan yang paling sedikit digunakan yaitu bentuk deklaratif dan fungsi deklaratif.
DEIKSIS SOSIAL PADA FILM PARIBAN: IDOLA DARI TANAH JAWA Rut Helmina Silitonga; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1119

Abstract

Film Pariban: Idola dari Tanah Jawa merefleksikan perbenturan budaya urban (Jakarta) dan adat (Batak) melalui pilihan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) bentuk dan (2) fungsi deiksis sosial yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data berupa 276 tuturan deiksis sosial (berdasarkan skripsimu) dianalisis menggunakan kerangka analisis bentuk dan fungsi. Hasil penelitian menemukan enam bentuk deiksis sosial: (1) Relasional Sapaan Hormat, (2) Relasional Honorifik Adat (3) Relasional Gelar, (4) Relasional Pronomina Persona, (5) Relasional Tingkat Formalitas, dan (6) Bentuk Absolut. Selanjutnya, ditemukan tiga fungsi utama dari bentuk-bentuk tersebut, yaitu: (1) Fungsi Perbedaan Status Sosial, (2) Fungsi Mengatur Kesopanan dan Formalitas, dan (3) Fungsi Sikap Sosial Sesuai Norma Budaya. Temuan ini menyimpulkan bahwa deiksis sosial (seperti "Gue/Lo" vs. "Tulang/Pariban") adalah elemen naratif kunci yang digunakan untuk merefleksikan konflik, identitas sosial, dan adaptasi budaya dalam film.
Campur Kode Slang dalam Unggahan Komunitas Ramah-Ramah di Aplikasi X Vitria Hartanti; Charlina Charlina; Mangatur Sinaga
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): VOLUME 11 NUMBER 1 MARCH 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v11i1.8812

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penggunaan campur kode slang yang ditemukan dalam unggahan Komunitas Ramah-Ramah di Aplikasi X. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif deksriptif. Metode untuk mengumpulkan data pada penelitian ini menerapkan  metode simak. Data dalam penelitian ini ialah satuan bahasa yang digunakan anggota Komunitas Ramah-Ramah di Aplikasi X dan sumber datanya ialah unggahan di Komunitas Ramah-Ramah. Proses analisis data penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang membagi proses analisis data menjadi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini ditemukan penyisipan slang tataran kata berjumlah 14 kata, penyisipan slang tataran frasa berjumlah 5, dan tidak ditemukan penyisipan slang tataran klausa. Penyisipan slang yang ditemukan berasal dari slang bahasa Indonesia, slang bahasa Inggris, dan slang dari serapan bahasa Italia. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa campur kode penyisipan tataran kata lebih banyak karena bersifat fleksibel serta mudah digunakan pada tuturan di media sosial yang bersifat singkat dan cepat.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP HAYATI KOTA DUMAI Fivi Yulianti; Mangatur Sinaga; Charlina
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2758

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada teks prosedur karena bertujuan mengukur kemampuan siswa dalam menyusun instruksi berdasarkan pengalaman sehari-hari. Peneliti akan menjelaskan konsep teks prosedur secara rinci melalui demonstrasi praktik langsung di kelas, sehingga materi dapat diaplikasikan dalam kehidupan siswa. Jenis teks prosedur yang digunakan adalah teks prosedur protokol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Hayati dari Mei 2024 sampai April 2026. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Hayati Kota Dumai, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak populasi yaitu 50 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes, dalam hal ini responden akan menulis teks prosedur yang berbasis keterampilan, dengan tujuan untuk mengukur pencapaian anggota sampel. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan berupa tes menulis teks prosedur yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t satu sampel. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Hayati Kota Dumai, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan siswa telah mencapai kategori mampu dalam menulis teks prosedur. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor 77,86 yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal dan kemampuan siswa dalam menyusun teks prosedur dengan struktur yang tepat, penggunaan bahasa yang sesuai, serta langkah-langkah yang runtut dan jelas. Dengan demikian, kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Hayati Kota Dumai sudah terlaksana dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif.
PRAANGGAPAN DALAM FILM AGAK LAEN KARYA MUHADKLY ACHO Hanna Maria Manalu; Mangatur Sinaga; Charlina
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2765

Abstract

Penelitian ini membahas praanggapan dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis praanggapan dan fungsi tuturan praanggapan yang terdapat dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian berupa tuturan antar tokoh dalam film Agak Laen yang mengandung praanggapan, sedangkan sumber data penelitian adalah film Agak Laen yang tayang pada tahun 2024 dengan durasi 119 menit. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan jenis praanggapan dalam film Agak Laen, yaitu praanggapan eksistensial, faktif, nonfaktif, leksikal, struktural, konterfaktual, implikatif, dan waktu/temporal. Jenis praanggapan yang paling dominan adalah praanggapan eksistensial dan struktural, sedangkan yang paling sedikit ditemukan ialah praanggapan implikatif dan konterfaktual. Selain itu, ditemukan pula empat fungsi tuturan praanggapan, yaitu fungsi asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Fungsi tuturan yang paling dominan adalah fungsi direktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan praanggapan dalam dialog film berperan penting dalam membangun komunikasi, menyampaikan makna tersirat, serta memperkuat unsur humor dan konteks sosial dalam film.
VARIASI FONEM KONSONAN DALAM BAHASA MELAYU RIAU DIALEK KAMPAR PADA SEPULUH DESA DI KECAMATAN KAMPAR Adinda Salsabilla; Charlina; Oki Rasdana
TANDA Vol 6 No 03 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i03.2791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurai, mengklasifikasikan, dan mendeskripsikan secara komprehensif bentuk-bentuk variasi fonem konsonan (bunyi kontoid) dalam Bahasa Melayu Riau dialek Kampar (Bahasa Ocu) di sepuluh desa Kecamatan Kampar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif naturalistik dengan menerapkan analisis domain dan taksonomi model James Spradley. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik simak libat catat (SLC) dan teknik rekam terhadap penutur asli yang memenuhi kriteria informan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kekayaan fonologis berupa 20 pola variasi fonem konsonan yang tersebar secara asimetris. Fonem frikatif velar bersuara /gh/ yang menjadi identitas autentik Bahasa Ocu merupakan elemen paling labil dan produktif mengalami pergeseran dalam 11 pola variasi. Secara sosiolinguistik dan geografis, variasi tertinggi ditemukan di Desa Air Tiris (18 variasi) karena letaknya di perlintasan jalur transportasi utama dengan mobilitas penduduk yang tinggi. Sebaliknya, variasi terendah ditemukan di Desa Rumbio (6 variasi) dan Penyasawan (7 variasi) yang berfungsi sebagai wilayah pertahanan linguistik (linguistic sanctuary) karena masih mempertahankan struktur adat secara kuat. Penelitian ini merekomendasikan adanya upaya konkret pertahanan bahasa (language maintenance) melalui jalur regulasi adat dan pengintegrasian ke dalam kurikulum muatan lokal sekolah dasar.
Co-Authors Abdul Razak Adinda Salsabilla Alma Nur Atika Almira Azalia Natasya Putri Andiana Perizga Andita Puspita Mawaddah Anggie Andika Putri Ani Sapitri Annisa Febriani Annisa Nur Aulia Annisa Rahmi Aprianza Aprianza Atiqoh Rosari Amri Auzar Auzar Auzar Auzar Cico Hesekiel Simanungkalit Daeng Ayub Desi Puspita Sari Devi Sri Rahmawati Dian Nuzulia Dicky Riofani Dina Savira Dudung Burhanuddin Dudung Burhanudin Dudung Burhanudin Dzahira Tsania Eddy Noviana Ela Nova Rindiani Elia Nilas Agustin Elmustian Elmustian Elmustian Erlisnawati Erlisnawati Ernita Wahyuni Fitia Nugrah Wati Fitriyanti Fitriyanti Fivi Yulianti Ghina Ans Afsya Hadi Rumadi Hanna Maria Manalu Hasnah Faizah AR Hasnil Azrina Helmi Suryani Hermandra Ifebri Ifebri Ilma Putri Yeniza Irma Faramida Juliana Simanjuntak Kartika Sarah Difa Khairun Nisa Kusuma, Yanti Yandri M Imam Arifandy Mangatur Sinaga Mangatur Sinaga Margiani Margiani Mella Rahmadani Miftahul Jannah Mohammad Zascka Ziansyah Mona Marneliza Muhammad Arief Fadilah Muhammad Naufal Ali Akbar Nasution Mustafa, M. Nur Mustika Ramadhani Nabila Nabila Nabilla Aulia Az Zahra Nadila Feranti Naja Suhratul Jana Naomy Ayuna Olenti Nasya Putri Veradini Neni Hermita Netti Yuliana Situmorang Nofriandi Ramadhan Non Safriafdi Nopita Sari Nurmalia Sarah Nursal Hakim Nurzakiah Nurzakiah Oki Rasdana Otang Kurniaman Rahmi Ulfi Renti Muhmida Yeli Rifa Aulia Rihan Naya Shabilla Roni Irawan Rosi Arisandi Rut Helmina Silitonga Ruth Grasela Gultom Ryan Alfariza Salsabila Filjania Ijjati Sandika Lumban Batu Septyanti, Elvrin Serlyn Farwati Shinta Shinta Silvia Permatasari Silvia Zaimarni Silvya Sischa Yulia Putri Sipon Indriani Sri Widowati Sukma Anita Syahnari Septiana T Zamri Titi Yustia Siregar Titin Lestari Solehat Tria Putri Mustika Vina Ariyani Vitria Hartanti Warmida Indri Warozukni Warozukni Wibela Cahaya Wilda Indra Sari Windy Rahma Neldia Wulan Vitasari Yulia Sestri Yuza Hauda Mauladani Zulhafizh Zulhafizh