Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

QUALITY OF LIFE IN HEART FAILURE PATIENTS RECEIVING SODIUM GLUCOSE -2 (SGLT2) INHIBITORS: A LITERATURE REVIEW Alfathia, Kinanti; Zakiyah, Neily; Dewi, Triwedya Indra; Puspitasari, Irma Melyani
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3059

Abstract

Gagal jantung merupakan kondisi klinis progresif yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Penghambat Natrium Glukosa Co-transporter-2 (SGLT2), yang awalnya dikembangkan untuk terapi diabetes melitus tipe 2, telah menunjukkan manfaat kardiovaskular. Studi ini bertujuan mengevaluasi dampak penggunaan penghambat SGLT2, terhadap kualitas hidup pasien gagal jantung melalui tinjauan sistematis literatur. Penelusuran dilakukan di database PubMed dan EBSCOhost untuk menemukan uji klinis terkontrol secara acak yang melaporkan perubahan kualitas hidup menggunakan instrumen valid seperti Kansas City Cardiomyopathy Questionnaire (KCCQ) dan EuroQol 5-Dimension (EQ-5D). Dari 398 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 20 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa terapi penghambat SGLT2 secara konsisten meningkatkan skor KCCQ dan EQ-5D secara bermakna dibandingkan plasebo, mencerminkan perbaikan pada aspek fisik, gejala klinis, dan kesejahteraan emosional. Efektivitas ini tercatat konsisten pada berbagai subpopulasi, terlepas dari status diabetes dan tipe fraksi ejeksi dan mendukung peran SGLT2 inhibitor sebagai terapi komprehensif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung.
EFFECTIVENESS OF STATIN AND EZETIMIBE COMBINATION ON ATHEROSCLEROTIC PLAQUE IN PATIENTS WITH CORONARY HEART DISEASE Sumedhi, Herdina Mayangsari; Zakiyah, Neily; Dewi, Triwedya Indra; Sinuraya, Rano Kurnia; Puspitasari, Irma Melyani
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 3 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i3.3198

Abstract

Penyakit jantung koroner mengacu pada kondisi penyumbatan pembuluh darah arteri yang dikenal dengan istilah aterosklerosis. Statin bekerja dengan mengurangi produksi kolesterol di hati serta menjaga stabilisasi plak pada pasien dengan penyakit jantung koroner. Namun demikian pemberian statin tidak dapat ditoleransi dengan baik pada pasien tertentu, sehingga dipertimbangkan penggunaan kombinasi statin dengan ezetimibe. Tinjauan artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi statin dan ezetimibe terhadap plak aterosklerosis pada pasien dengan penyakit jantung koroner. Penelusuran pustaka dilakukan menggunakan basis data PubMed dan EBSCO (MEDLINE Ultimate) pada bulan Februari 2025 dengan menggunakan kata kunci “Ezetimibe”, “Hydroxymethylglutaryl-CoA Reductase Inhibitors”,“Atherosclerotic Plaque” dan “Coronary Artery Disease”. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu artikel berbahasa Inggris, diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir, penelitian pada manusia, dan merupakan randomized controlled trial pada pasien jantung koroner dengan atau tanpa penyakit penyerta. Kriteria eksklusi meliputi: tinjauan/review, studi protokol, editorial, tinjauan sistematis dan meta analisis, dan topik/hasil yang tidak relevan. Penelusuran awal menghasilkan 34 artikel dengan 10 duplikasi dan 14 kriteria eksklusi, sehingga diperoleh 10 artikel penelitian yang berfokus di Jepang, Korea, dan Cina. Hasil tinjauan artikel menunjukkan bahwa kombinasi statin dengan ezetimibe lebih efektif dalam menurunkan low density lipoprotein-cholesterol (LDL-C), mengurangi respon inflamasi, serta menghasilkan regresi plak aterosklerosis yang lebih besar dibandingkan monoterapi statin. Dengan demikian, penggunaan kombinasi statin dosis rendah hingga sedang dan ezetimibe dapat menjadi terapi pilihan bagi pasien dengan penyakit jantung koroner yang berisiko tinggi.