Articles
Hubungan Interpersonal Trust Terhadap Self Disclosure Pada Remaja di Bukittinggi
Syah, Rasyd Alam;
Ningsih, Yuninda Tria
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 1 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v8i1.3180
Pengungkapan diri adalah tindakan berbagi informasi pribadi tentang diri sendiri, seperti deskripsi atau hal-hal spesifik tentang pekerjaan, hobi, dan minat lainnya. Selain itu, pengungkapan diri mencakup pikiran, emosi, dan pandangan seseorang mengenai sesuatu (Amalia et al. Suasana kepercayaan interpersonal merupakan salah satu elemen yang memengaruhi pengungkapan diri. Penelitian ini berupaya untuk memastikan hubungan antara pengungkapan diri dan kepercayaan interpersonal. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Menggunakan sampel sebanyak 397 individu dipilih menggunakan pengambilan sampel insidental sampling. Dua variabel digunakan untuk mengumpulkan data yaitu pengungkapan diri dan kepercayaan interpersonal. Analisis data penelitian dengan analisis momen produk dan hasilnya menunjukkan nilai p sebesar 0,013 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.125. Ha diterima jika nilai signifikansi kurang dari 0,05, dan Ho diterima jika lebih besar dari 0,05.
Pengaruh Pemberian Afirmasi Positif (self hypnosis) Terhadap Impulsive Buying Pada Pengguna E-commerce Dewasa Awal Di Sumatera Barat
Nazir, Miftah Hayati;
Ningsih, Yuninda Tria
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 1 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v8i1.3464
The purpose of this study was to determine the effect of giving positive affirmations (self hypnosis) on impulsive buying of early adult e-commerce users in West Sumatra. The type of research used in this study is experimental research with a pre-experimenal research design with a one group pretest-posttest type. The population in this study are early adult e-commerce users who have done impulsive buying and live in West Sumatra. The number of subjects in this study were 8 people. In collecting data using the Impulsive Buying Tendency scale by Verplanken and Herabadi (2003) with a reliability value of .90. The data analysis technique used is the Wilcoxon Matched-Pairs Signed Ranks Test. A significant value of .012 <.05 was found, which means Ha is accepted. So, it can be concluded that there is an effect of giving positive affirmations (self hypnosis) on impulsive buying of early adult e-commerce users in West Sumatra.
Nomophobia dan Kepribadian Siswa SMA
Aurelia, Chintia;
Yuninda Tria Ningsih
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29080/jpp.v12i2.635
Nomophobia adalah ketakutan irasional pada individu yang tidak dapat menjangkau smartphone atau berkomunikasi melalui perangkat seluler miliknya. Penelitian kuantitatif komparasi ini melibatkan 320 siswa SMA yang memiliki smartphone di Kota Bukittinggi. Teknik sampling yang digunakan adalah proposional yang terdiri dari 117 siswa laki-laki dan 203 perempuan. Pengambilan data ini menggunakan skala nomophobia disusun oleh peneliti sendiri dan skala kepribadian big five IPIP-BFM-50 yang diadaptasi dari IPIP (International Personality Item Pool). Hasil analisis data menggunakan uji beda anava satu jalur menunjukkan terdapat perbedaan kecenderungan nomophobia ditinjau dari big five personality pada siswa SMA di Kota Bukittinggi.
Hubungan Self-Efficacy dengan Perilaku Social Loafing Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Sumatera Barat
Anandari, Shindi Yuvita;
Tria Ningsih, Yuninda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15285
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara self-efficacy dengan social loafing di kalangan mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat. Penelitian ini termasuk dalam kategori kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi yang diteliti terdiri dari 232.308 mahasiswa berdasarkan data BPS Sumatera Barat tahun 2024. Untuk pengambilan sampel digunakan teknik cluster sampling, yang biasanya dipakai saat populasi yang ingin diteliti sangat besar, seperti dalam lingkup negara, provinsi, atau kota. Dalam penelitian ini, sampel diambil dari cluster perguruan tinggi yang sudah ditentukan sebagai unit populasi. Berdasarkan rumus slovin beserta cluster secara acak diperoleh 400 mahasiswa UPI YPTK Padang dan Bung Hatta padang sebagai sampel dalam penelitian. Data dikumpulkan menggunakan skala yang mengukur self-efficacy dan social loafing, sedangkan analisis datanya dilakukan dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy mahasiswa di perguruan tinggi Sumatera Barat berada dalam kategori tinggi, sedangkan tingkat social loafing berada di kategori endah. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan social loafing, dengan nilai r = -0,126 dan p = 0,012, yang mengindikasikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan perilaku Social Loafing pada mahasiswa perguruan tinggi Sumatera Barat.
Storytelling untuk Mengurangi Perilaku Agresif Pada Siswa dengan Orang Tua Tunggal di SD X Bukittinggi
Yuwanda, Resha;
Ningsih, Yuninda Tria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15300
Tujuan dari penelitian ini adalah melihat apakah storytelling dapat mengurangi perilaku agresif siswa dengan orang tua tunggal di SD X Bukittinggi. Penelitian ini termasuk quasi eksperimen dengan desain two grup pretest-posttest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 4 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti menyusun sendiri alat ukur berupa lembar observasi merujuk pada aspek yang dikemukakan oleh Atkinson & Hilgard (dalam Putri, 2019). Hasil dari penelitian ini berdasarkan uji Mann Whitney, didapatkan nilai U hitung yaitu 0 = nilai U tabel yaitu 0 yang artinya terdapat perbedaan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil ini menyimpulkan bahwa storytelling dapat mengurangi perilaku agresif siswa dengan orang tua tunggal di SD X Bukittinggi. Kata Kunci: Perilaku agresif, storytelling, siswa dengan orang tua tunggal
Hubungan Self esteem Dengan Social loafing Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Sumatera Barat
Akbar, Wahyu;
Ningsih, Yuninda Tria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15835
Social loafing ialah situasi dimana seseorang memberi kontribusi yang lebih minim dalam penyelesaian tugas kelompok ketika anggota lain berkontribusi dalam tugas tersebut. Salah satu penyebab terjadinya social loafing adalah individu memilki masalah pada penilain terhadap dirinya sendiri. Rasa acuh, tidak mau ikut mengerjakan tugas kelompok serta bergantung kepada teman dalam mengerjakan tugas kelompok mengidinkasikan individu belum cukup baik self esteemnya. Riset ini dilakukan untuk mendapatkan kesimpulan apakah ada kaitan antara self esteem dan social loafing pada mahasiswa perguruan tinggi Sumatera Barat. Riset ini menggunakan teknik kuantitatif dengan memakai teknik analisis korelasional. Pemilihan sampel memakai teknik cluster sampling. Responden dalam riset ini ialah mahasiswa perguruan tinggi dengan total 400 orang. Alat Pengumpulan data menggunakan skala social loafing yang diaptasi Agung et al. (2019) dan skala self esteem yang disusun dan diadaptasi Narotma & Rustika (2019). Analisis data menerapkan uji normalitas, uji linearitas serta uji hubungan person product moment dengan aplikasi IBM SPSS 25. Penelitian ini menunjukan terdapat koterkaitan antara self esteem dengan social loafing pada mahasiswa perguruan tinggi Sumatera Barat dengan nilai p=0,000 (p<0,05) dan nilai korelasi person r=-0,305. Secara umum mahasiswa perguruan tinggi Sumatera Barat memiliki self esteem pada kategori rendah dan secara umum mahasiwa perguruan tinggi Sumatera Barat memiliki tingkat social loafing tinggi.
Hubungan Antara parent attachment terhadap self disclosure pada remaja dikota Bukittinggi
Putri Ningsih;
Ningsih, Yuninda Tria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21092
Penelitian ini mengeksplorasi sejauh mana keterikatan emosional remaja dengan orang tua mereka berperan dalam mendorong keterbukaan pribadi (self disclosure) di kalangan remaja yang berdomisili di Kota Bukittinggi. Menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis korelasional, studi ini melibatkan 385 partisipan remaja yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel insidental. Data dikumpulkan menggunakan dua alat ukur, yakni skala keterikatan emosional dengan orang tua dan skala keterbukaan diri. Temuan analisis statistik menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat antara kedua variabel tersebut (r = 0,589; p < 0,01). Artinya, remaja yang memiliki hubungan emosional yang lebih dekat dengan orang tuanya cenderung lebih terbuka dalam mengekspresikan diri.
KONTRIBUSI SELF CONTROL TERHADAP KECANDUAN MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA MAHASISWA TAHUN AKHIR UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Purwanda, Cory;
Tria Ningsih, Yuninda
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.573-578
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana gambaran kontribusi self control  terhadap kecanduan media sosial tiktok pada mahasiswa tahun akhir di Universitas Negeri Padang. Metode dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan populasi seluruh mahasiswa tahun akhir di Universitas negeri padang. Untuk sampel penelitian sebanyak sebanyak 310 orang mahasiswa tahun akhir yang dipilih menggunakan teknik cluster  sampling. Skala yang digunakan yaitu brief self control scale oleh De Ridder (2011) dan skala kecanduan media sosial menggunakan sosial media addiction scale oleh Jamal Al-Menayes (2014). Metode analisis data menggunakan regresi liear sederhana yang bertujuan untuk melihat bagaimana self control mempengaruhi perilaku kecanduan media sosial tiktok. Hasil penelitian didapatan adanya kontribusi yang signifikan antara self control dengan kecanduan media sosial tiktok pada mahasiswa tahun akhir sebesar 30,1%. Hasil penelitian didapatkan bahwa self control  mahasiswa tahun akhir rendah dan kecanduan media sosial tiktok sangat tinggi. Penelitian memiliki hubungan negatif Yang artinya semakin tinggi self control  individu maka akan semakin rendah kecanduan media sosial tiktoknya, begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN LONELINESS DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR DI UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Hardyani, Atika;
Tria Ningsih, Yuninda
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.708-711
Kecanduan media sosial adalah ketika seseorang menunjukkan perilaku seperti memprioritaskan Tiktok dan mulai mengganggu aktivitasnya sehingga mengganggu kehidupan sosialnya. Salah satu faktor internal yang menyebabkan kecanduan media sosial Tiktok adalah loneliness yaitu perasaan subjektif yang tidak menyenangkan yang disebabkan berbagai hal seperti kesenjangan sosial dan keintiman yang diharapkan tidak terwujud. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan loneliness dengan kecanduan media sosial Tiktok pada mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi di Universitas Negeri Padang dan sampel sebanyak 310 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster sampling. Penelitian ini menggunakan skala UCLA loneliness ver. 3 yang berjumlah 15 item dengan nilai reliabilitas 0,908 dan skala kecanduan media sosial Tiktok (SMAS) yang berjumlah 14 item dengan nilai reliabilitas 0,954. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara loneliness dengan kecanduan media sosial Tiktok pada mahasiswa semester akhir. Terbukti dari hasil uji hipotesis didapatkan koefisien korelasi sebesar 0,313, p=0,000.
Hubungan Self Control dengan Toxic Online Disinhibition pada Remaja Pengguna Instagram di Sumatera Barat
Muhammad Iqbal Firmansyah;
Yuninda Tria Ningsih
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/jispendiora.v5i1.3475
The widespread use of social media has created new dynamics in adolescent social interactions, one of which is the emergence of the phenomenon of toxic online disinhibition, a psychological dynamic that causes differences in destructive behavior in the digital space. This phenomenon is found to be widespread among adolescent Instagram users in West Sumatra, most of whom are still in an unstable phase of self-control development. This study is important to examine the extent of the relationship between self-control and toxic online disinhibition in adolescent Instagram users. The research method used is a quantitative correlational approach with a sample of 400 adolescents aged 13–18 years selected using a cluster sampling technique. Data were collected using two scales: the self-control scale (Tangney et al., 2004) and the toxic online disinhibition scale (Udris, 2014 adapted by Mantara et al., 2023), and analyzed using the Pearson Product Moment correlation technique. The results show a negative relationship between self-control and toxic online disinhibition, meaning that the lower the adolescent's self-control ability, the lower their tendency to display negative behavior on Instagram.