Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KOMPETISI DI ERA RADIO DIGITAL Setiaman, Agus; Sugiana, Dadang
KABUYUTAN Vol 4 No 1 (2025): Kabuyutan, Maret 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i1.310

Abstract

Era global telah membuat persaingan di industry media berlangsung ketat bukan hanya dengan media massa sejenis tapi juga berlangsung antar media yang berbeda jenis. Persaingan antar media bukan hanya memperebutkan “kue” iklan saja tetapi bersaing dalam memperebutkan khalayak serta konten program media. Hal ini menjadikan kreatifitas para pengelola media agar mampu bersaing dan tetap bertahan hidup di era persaingan media saat ini. Pengelolaan media berhubungan dengan penyajian isi. Hal ini dilakukan untuk memenuhi target market. Pengelolaan isi berkaitan dengan kolom berita atau iklan. Persaingan informasi dan berebut iklan merupakan hal yang dapat menghasilkan uang. Pengelolaan Sumber Daya Manusia berhubungan dengan pengelolaan peran pekerja radio siaran diantaranya: penyiar, produser, programer. Maraknya jumlah media massa membuat persaingan makin keras. Persaingan yang paling pokok bukan terletak pada produknya tetapi berbeda dalam kemasannya. salah satu penyebab dari persaingan ialah untuk “melebihi” yang lain. keinginan itu merupakan refleksi dari asumsi bahwa siapa yang melebihi yang akan menguasai pasar. Mereka kemudian dikenal sebagai market leader.
Hubungan pencarian informasi pada aplikasi Mamikos dengan pemenuhan kebutuhan informasi indekos Rosanti, Andrea Kirana; Sugiana, Dadang; Nurfadila, Frila
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i2.56265

Abstract

Latar Belakang: Seiring dengan peningkatan jumlah penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya, kebutuhan akan tempat tinggal menjadi perhatian utama bagi mahasiswa baru di Jatinangor. Namun, proses pencarian informasi terkait sewa indekos masih menghadapi tantangan dalam hal akurasi dan kemudahan akses. Seringkali individu mengadopsi suatu teknologi tertentu untuk melakukan sejumlah pekerjaannya. Seperti halnya adalah teknologi digital yang digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk terkoneksi dengan internet. Adanya perkembangan teknologi menyebabkan berbagai kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi dengan mudah dan cepat. Sebuah platform penyedia layanan pengelolaan dan sewa indekos bernama Mamikos hadir untuk menyediakan informasi bagi penggunanya.  Teori Proses Pencarian Informasi yang terbagi atas enam tahapan proses pencarian informasi digunakan dalam penelitian ini. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tahap inisiasi, seleksi, eksplorasi, formulasi, koleksi, dan presentasi dalam pencarian informasi dengan pemenuhan kebutuhan informasi indekos di Jatinangor. Metode: Penelitian ini menggunakan Teori Proses Pencarian Informasi dengan pendekatan kuantitatif serta analisis deskriptif dan inferensial. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif pada 52 responden yang merupakan mahasiswa Universitas Padjadjaran angkatan 2023. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tahap inisiasi, seleksi, eksplorasi, formulasi, koleksi, dan presentasi pada aplikasi Mamikos memiliki hubungan signifikan dengan pemenuhan kebutuhan informasi mengenai hunian indekos di Jatinangor. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Padjadjaran yang merupakan pengguna aplikasi Mamikos telah melewati tahap konstruksi dari ketidakpastian menjadi kepastian yang melibatkan pemahaman, perasaan, dan tindakan manusia. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan dapat mengeksplorasi penggunaan aplikasi serupa dengan pendekatan kualitatif sehingga dapat ditemukan pengembangan teori atau model lainnya.
Adaptasi Media Interaksi Sosial Tradisional Terhadap Modernisasi: Filsafat Komunikasi Di Rancakalong, Sumedang Anwar, Rully Khairul; Rizal, Edwin; Novianti, Evi; Sugiana, Dadang
Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Negri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jaqfi.v1i1.1692

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan bahwa sementara di Negara kita sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup di ladang-ladang pertanian, terkadang masih mengalami kesulitan dalam menyebarkan informasi, khususnya informasi pembangunan yang sangat dibutuhkan oleh para petani untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil pertaniannya. Pada era otonomi daerah ini, penggunaan media informasi pembangunan dari pusat ke daerah menjadi hal yang sangat penting. Urgensi penelitian adalah ingin mengukur tingkat penggunaan media tradisional pada masyarakat pedesaan dalam mendidik masyarakat pedesaan di Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media tradisional yang digunakan untuk mentransfer pengetahuan lokal dan regenerasi, juga digunakan sebagai media komunikasi formal; sehingga muncullah praktek filsafat komunikasi di dalamnya. Namun, media itu kurang beradaptasi dengan bentuk-bentuk informasi modern dan hanya memasukkan alat-alat pendukung seperti pengeras suara dalam acara-acara tertentu.
Pengaruh Pesan Kampanye Peringatan Bahaya Rokok terhadap Niat Berhenti Merokok pada Perokok Aktif Mahasiswa Fikom UNPAD: (Studi Kuantitatif pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Strata 1 Angkatan 2021 dan 2022 Kampus Jatinangor) Rafi Fathurrahman Fathoni; Dadang Sugiana; Putri Trulline
Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2024): Agustus : KONSENSUS : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/konsensus.v1i4.311

Abstract

Background: This research is motivated by the high prevalence of smoking among students, necessitating effective interventions. The research problem is whether there is a significant influence of anti-smoking campaign messages on the intention to quit smoking among active smokers in FIKOM Unpad. Purpose: The purpose of this study is to determine the influence of anti-smoking campaign messages, as well as the influence of attitudes, subjective norms, and behavioral control on the intention to quit smoking among active smokers in FIKOM Unpad. Methods: This study uses a quantitative approach with a survey method through questionnaires distributed to 120 respondents who are active smokers among FIKOM Unpad students. Data were analyzed using the coefficient of determination test and the T-test to measure the significance of the influence of these variables. Results: The results of the study show that anti-smoking campaign messages have a significant influence on the intention to quit smoking. Additionally, attitudes, subjective norms, and behavioral control also have a significant influence on the intention to quit smoking. The conclusion of this research is that anti-smoking campaign messages are effective in increasing the intention to quit smoking among active smokers in FIKOM Unpad. This research provides an important contribution to the development of effective health communication strategies through campaign messages.
Pengaruh Kredibilitas Host Live Streaming Tiktok terhadap Proses Keputusan Pembelian pada Penonton Live Streaming @Skintific_Id Shabrina, Azzahra Nur; Sugiana, Dadang; Sunarya, Yuliani Dewi Risanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14575

Abstract

Salah satu platform sosial media yang booming digunakan adalah platform Tiktok. Fitur live streaming pada Tiktok memiliki banyak fitur-fitur unik seperti memberikan stiker kepada komunikatornya atau host live streaming Tiktok. Host live stream memiliki peran penting yaitu Host perlu membangun citra diri yang baik untuk membangun kredibilitas dirinya dalam menyampaikan pesannya kepada penontonnya terutama dalam menjajakan produk yang ditawarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Teori Kredibilitas Sumber pada fenomena komunikasi persuasi host live streaming @Skintific_id menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji seberapa besar pengaruh kredibilitas Tiktok Host Live Streaming terhadap keputusan pembelian terhadap produk Skintific. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh kredibilitas Host Live Streaming Tiktok @Skintific_id terhadap proses keputusan pembelian oleh penonton live streaming @Skintific_id.
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI PARA PEMANDU WISATA DI KABUPATEN PANGANDARAN: PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI PARA PEMANDU WISATA DI KABUPATEN PANGANDARAN Sugiana, Dadang; Kurnia Wirakusumah, Teddy Kurnia Wirakusumah; Suryana, Asep; Octaviani, Meria; Setiaman, Agus
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2022
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v4i3.60

Abstract

Pariwisata telah menjadi backbone perekonomian dan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia. Hal tersebut didasarkan pada perolehan devisa negara dari sektor pariwisata khususnya dari wisatawan mancanegara menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Tidak mengherankan apabuila pariwisata menjadi leading sector di Indonesia. Apalagi jika melihat pada prestasi yang diperoleh sektor pariwisata Indonesia di tahun 2017. Dimana di tahun tersebut pariwisata Indonesia menduduki peringkat ke-47 dunia pada tahun 2017 sedangkan tahun sebelumnya hanya peringkat ke-100. Bukanlah hal yang mudah untuk dapat mengkomunikasikan sebuah konsep atau pemikiran baru kepada masyarakat. Geowisata dalam hal ini dapat dilihat sebagai sebuah konsep baru dengan adanya berbagai inovasi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan khususnya untuk kawasan geopark. Sebagai sebuah inovasi maka perlu upaya untuk mendifusikan konsep tersebut agar dapat diterima dan diimplementasikan oleh masyarakat dan juga seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata. Terlebih lagi untuk sebuah kawasan pariwisata yang sudah ada sejak lama, dimana masyarakat dan para stakeholder sudah terbiasa dengan pengelolaan pariwisata yang dilakukannya. Di saat hadir sebuah konsep atau ide baru, maka diperlukan upaya yang besar untuk dapat mengubah pemikiran dan kepercayaan yang sudah diyakini sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, keterlibatan berbagai pihak tak terkecuali Perguruan Tinggi dalam melakukan pemberdayaan masyarakat melalui Pelatihan menjadi hal yang penting. Pelatihan yang diberikan tentu saja sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
INVENTARISASI GOLOK TATAR KARANG UPAYA HIMPUN MEMORI KOLETIF BANGSA CMS, Samson; Bajari, Atwar; Sugiana, Dadang; Mohammad Adnan4, Hamedi Bin
KABUYUTAN Vol 4 No 3 (2025): Kabuyutan, Nopember 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i3.400

Abstract

Globalisasi dan persaingan antarbangsa menghadirkan ancaman terhadap identitas budaya lokal. UNESCO merekomendasikan inventarisasi dan dokumentasi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sebagai langkah preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan Golok Tatar Karang sebagai upaya menghimpun memori kolektif bangsa dan mencegah kepunahan pengetahuan tradisional. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode dokumentasi budaya, berfokus pada sumber informasi non-dokumenter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci serta observasi lapangan di Desa Sidangkerta, Tasikmalaya. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) profil empu golok dari generasi Puh Janam (1920-an) hingga penerusnya Ki Awa; (2) filosofi hidup masyarakat Tatar Karang yang tercermin dalam peribahasa tentang golok, menekankan nilai penghormatan, kejujuran, dan pengendalian diri; (3) klasifikasi dan ragam golok berdasarkan fungsi (Sapopoé dan Pasrén) serta bentuk visual (Bodasan, Beureuman, Papaés); dan (4) kondisi faktual di mana produksi golok Walahiran asli telah terputus sejak 1940-an, dengan upaya pewarisan pengetahuan kini dilakukan secara parsial dan terencana oleh Ki Awa. Simpulan penelitian menegaskan bahwa golok bukan hanya alat fisik, melainkan simbol identitas yang mengandung kearifan lokal mendalam. Pendokumentasian ini mengonversi pengetahu-an tacit menjadi eksplisit, sehingga dapat berfungsi sebagai sumber belajar dan dasar perencanaan pelestarian yang konkret bagi masyarakat dan pemangku kebijakan.
Pengaruh Atribut Agen Perubahan (Agent of Change) Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap Perubahan Sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bandung Suryana, Asep; Sugiana, Dadang; Trulline, Putri
Manajemen Komunikasi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Manajemen Komunikasi Vol. 1 No.1 Otober 2016
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.87 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v1i1.10061

Abstract

  Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemerintah berorientasi pada kepedulian terhadap masyarakat yang kondisi perekonomiannya perlu dibantu. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa PKH adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai, yang sifatnya edukatif, dengan memberikan syarat bahwa mereka (peserta PKH) diharuskan berinteraksi dengan dua hal pokok, yaitu pendidikan dan kesehatan. Nilai pembangunannya adalah memutus rantai kemiskinan serta membangun kesadaran terhadap pentingnya kesehatan dan pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.Penelitian ini mengungkap tentang eksistensi agen perubahan (Agent of change) Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH) dikaitkan dengan faktor internal dirinya serta sikap sasarannya, yaitu rumah tangga sangat miskin (RTSM).  Populasi penelitian ini adalah Rumah tangga Sangat Miskin yang berdomisili di wilayah Kabupaten Bandung. Teknik sampling menggunakan klaster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Kuesioner sebagai instrumen utama, sebelum disebarkan kepada responden, terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Sebelum dianalisis, data terlebih dahulu ditransformasi melalui methods succesive interval (MSI)karena menggunakan analisis statistik parametrik. Analisis data menggunakan prosedur Analisis jalur (Path Analysis).           Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  kredibilitas agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), (2) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  faktor efektivitas pesan agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), (3) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  kondisi penerima pesan agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). (4) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  faktor saluran komunikasi  agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), (5) Secara simultan, aspek-aspek kredibilitas agen perubahan pendamping Program Keluarga Harapan, efektivitas pesan agen perubahan pendamping Program Keluarga Harapan, kondisi penerima pesan agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH), serta faktor saluran komunikasi  agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) berpengaruh terhadap faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan implikasinya terhadap perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).
Strategi Komunikasi Bank BJB dalam Mengedukasi Pengguna Aplikasi DIGI: Studi Kasus Mengenai Komunikasi Edukasi dalam Menghadapi Hambatan Layanan Perbankan Digital Melianti, Riski; Sugiana, Dadang; Hafiar, Hanny
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan oleh bank bjb dalam mengedukasi terkait layanan perbankan digital aplikasi DIGI. Sebagai inovasi layanan perbankan digital, aplikasi ini masih menghadapi hambatan berupa ketidakpengetahuan pengguna terkait fitur aplikasi DIGI. Secara strategis, Bank bjb menyusun strategi komunikasi berdasarkan empat aspek, yaitu identifikasi audiens, pengelolaan pesan edukasi, strategi penentuan komunikator, dan strategi pemanfaatan media komunikasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus eksploratif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Bank bjb diawali dengan proses identifikasi audiens melalui aspek geografis, demografis, dan psikografis. Tahapan selanjutnya mencakup pengelolaan pesan edukasi, strategi penentuan komunikator, dan strategi pemanfaatan media komunikasi. Strategi komunikasi edukasi ini di rancang secara sistematis untuk mengatasi hambatan pengetahuan pengguna aplikasi DIGI dalam melakukan kegiatan perbankan secara digital.
'I Do it My Way': The Meaning of Independence in Bandung Indie Musicians and Their Media Uses Siddhawira, Kelana Ashil; Sugiana, Dadang
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2023): June 2023 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v8i1.841

Abstract

Bandung from various discourses is often referred to as the epicenter of the development of popular culture in Indonesia, including the independent music scene. Along the way, being independent or mostly known as "indie" is increasingly popular and then has its own meaning for each musician who adopts and practices it. In addition, the role of the media in music activities is also inevitable. Whether it is  to maintain their relationships with audiences, share informations, or brand theirselves, they do it through the media. This research will provide a typification of how subjective meaning of being independent can be seen from the use and preferences of media by indie musicians. Researchers interviewed four musicians who live in Bandung. Each of the musicians was  interviewed at different times and places. The results show, there are three main types of indie musicians: The Idealists, The Moderates, and The Opportunists. Each type of indie musicians has their own characteristics regarding how they relate to the media. With this kind of typification, third parties (i.e governments, corporations, grassroots communities, etc) that  want to build mutual relationships with independent musicians in Bandung can be clearer about which musicians are most appropriate to meet their needs.