Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Pesan Kampanye Peringatan Bahaya Rokok terhadap Niat Berhenti Merokok pada Perokok Aktif Mahasiswa Fikom UNPAD: (Studi Kuantitatif pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Strata 1 Angkatan 2021 dan 2022 Kampus Jatinangor) Rafi Fathurrahman Fathoni; Dadang Sugiana; Putri Trulline
Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): April : KONSENSUS : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/konsensus.v1i4.311

Abstract

Background: This research is motivated by the high prevalence of smoking among students, necessitating effective interventions. The research problem is whether there is a significant influence of anti-smoking campaign messages on the intention to quit smoking among active smokers in FIKOM Unpad. Purpose: The purpose of this study is to determine the influence of anti-smoking campaign messages, as well as the influence of attitudes, subjective norms, and behavioral control on the intention to quit smoking among active smokers in FIKOM Unpad. Methods: This study uses a quantitative approach with a survey method through questionnaires distributed to 120 respondents who are active smokers among FIKOM Unpad students. Data were analyzed using the coefficient of determination test and the T-test to measure the significance of the influence of these variables. Results: The results of the study show that anti-smoking campaign messages have a significant influence on the intention to quit smoking. Additionally, attitudes, subjective norms, and behavioral control also have a significant influence on the intention to quit smoking. The conclusion of this research is that anti-smoking campaign messages are effective in increasing the intention to quit smoking among active smokers in FIKOM Unpad. This research provides an important contribution to the development of effective health communication strategies through campaign messages.
Pengaruh Kredibilitas Host Live Streaming Tiktok terhadap Proses Keputusan Pembelian pada Penonton Live Streaming @Skintific_Id Shabrina, Azzahra Nur; Sugiana, Dadang; Sunarya, Yuliani Dewi Risanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14575

Abstract

Salah satu platform sosial media yang booming digunakan adalah platform Tiktok. Fitur live streaming pada Tiktok memiliki banyak fitur-fitur unik seperti memberikan stiker kepada komunikatornya atau host live streaming Tiktok. Host live stream memiliki peran penting yaitu Host perlu membangun citra diri yang baik untuk membangun kredibilitas dirinya dalam menyampaikan pesannya kepada penontonnya terutama dalam menjajakan produk yang ditawarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Teori Kredibilitas Sumber pada fenomena komunikasi persuasi host live streaming @Skintific_id menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji seberapa besar pengaruh kredibilitas Tiktok Host Live Streaming terhadap keputusan pembelian terhadap produk Skintific. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh kredibilitas Host Live Streaming Tiktok @Skintific_id terhadap proses keputusan pembelian oleh penonton live streaming @Skintific_id.
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI PARA PEMANDU WISATA DI KABUPATEN PANGANDARAN: PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI PARA PEMANDU WISATA DI KABUPATEN PANGANDARAN Sugiana, Dadang; Kurnia Wirakusumah, Teddy Kurnia Wirakusumah; Suryana, Asep; Octaviani, Meria; Setiaman, Agus
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2022
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v4i3.60

Abstract

Pariwisata telah menjadi backbone perekonomian dan sektor strategis dalam perekonomian Indonesia. Hal tersebut didasarkan pada perolehan devisa negara dari sektor pariwisata khususnya dari wisatawan mancanegara menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Tidak mengherankan apabuila pariwisata menjadi leading sector di Indonesia. Apalagi jika melihat pada prestasi yang diperoleh sektor pariwisata Indonesia di tahun 2017. Dimana di tahun tersebut pariwisata Indonesia menduduki peringkat ke-47 dunia pada tahun 2017 sedangkan tahun sebelumnya hanya peringkat ke-100. Bukanlah hal yang mudah untuk dapat mengkomunikasikan sebuah konsep atau pemikiran baru kepada masyarakat. Geowisata dalam hal ini dapat dilihat sebagai sebuah konsep baru dengan adanya berbagai inovasi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan khususnya untuk kawasan geopark. Sebagai sebuah inovasi maka perlu upaya untuk mendifusikan konsep tersebut agar dapat diterima dan diimplementasikan oleh masyarakat dan juga seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pariwisata. Terlebih lagi untuk sebuah kawasan pariwisata yang sudah ada sejak lama, dimana masyarakat dan para stakeholder sudah terbiasa dengan pengelolaan pariwisata yang dilakukannya. Di saat hadir sebuah konsep atau ide baru, maka diperlukan upaya yang besar untuk dapat mengubah pemikiran dan kepercayaan yang sudah diyakini sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, keterlibatan berbagai pihak tak terkecuali Perguruan Tinggi dalam melakukan pemberdayaan masyarakat melalui Pelatihan menjadi hal yang penting. Pelatihan yang diberikan tentu saja sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
Pengaruh Atribut Agen Perubahan (Agent of Change) Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap Perubahan Sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bandung Suryana, Asep; Sugiana, Dadang; Trulline, Putri
Manajemen Komunikasi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Manajemen Komunikasi Vol. 1 No.1 Otober 2016
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.87 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v1i1.10061

Abstract

  Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemerintah berorientasi pada kepedulian terhadap masyarakat yang kondisi perekonomiannya perlu dibantu. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa PKH adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai, yang sifatnya edukatif, dengan memberikan syarat bahwa mereka (peserta PKH) diharuskan berinteraksi dengan dua hal pokok, yaitu pendidikan dan kesehatan. Nilai pembangunannya adalah memutus rantai kemiskinan serta membangun kesadaran terhadap pentingnya kesehatan dan pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.Penelitian ini mengungkap tentang eksistensi agen perubahan (Agent of change) Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH) dikaitkan dengan faktor internal dirinya serta sikap sasarannya, yaitu rumah tangga sangat miskin (RTSM).  Populasi penelitian ini adalah Rumah tangga Sangat Miskin yang berdomisili di wilayah Kabupaten Bandung. Teknik sampling menggunakan klaster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Kuesioner sebagai instrumen utama, sebelum disebarkan kepada responden, terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Sebelum dianalisis, data terlebih dahulu ditransformasi melalui methods succesive interval (MSI)karena menggunakan analisis statistik parametrik. Analisis data menggunakan prosedur Analisis jalur (Path Analysis).           Hasil penelitian menunjukkan: (1) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  kredibilitas agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), (2) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  faktor efektivitas pesan agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), (3) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  kondisi penerima pesan agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). (4) Perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) peserta program keluarga harapan (PKH) dipengaruhi oleh  faktor saluran komunikasi  agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) serta faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), (5) Secara simultan, aspek-aspek kredibilitas agen perubahan pendamping Program Keluarga Harapan, efektivitas pesan agen perubahan pendamping Program Keluarga Harapan, kondisi penerima pesan agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH), serta faktor saluran komunikasi  agen perubahan pendamping program keluarga harapan (PPKH) berpengaruh terhadap faktor perantara internal Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan implikasinya terhadap perubahan sikap Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).
Pengaruh transformational leadership dan job satisfaction terhadap Organization Citizenship Behavior (OCB) pada lingkungan VUCA organisasi di BPS Provinsi Jawa Barat Arsyadana, Haiban Hajjid; Sugiana, Dadang; Wirakusumah, Teddy Kurnia
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12025p206-215

Abstract

The influence of transformational leadership and job satisfaction on Organizational Citizenship Behavior (OCB) in a VUCA organizational environment at Central Bureau of Statistics, West Java Province Over a four-year period, from 2019 to 2022, the Customer Satisfaction Index (CSI) at Statistics Indonesia (BPS) demonstrated an upward trend. However, based on a Gap Analysis between service satisfaction levels and consumer importance levels, there remains a discrepancy indicating that, on average, consumers feel the service performance has not fully met their expectations or needs. Additionally, BPS faces challenges from a complex and dynamic organizational environment often described by the term VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). This study aims to evaluate the impact of transformational leadership on Organizational Citizenship Behavior (OCB), with job satisfaction as a mediating variable. The respondents of this study comprised 92 employees at the BPS Regional Office of West Java Province, including operational staff and functional officers. A quantitative approach was adopted, with data collected through online questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The study's results reveal that transformational leadership indirectly influences OCB through job satisfaction as a mediating variable. Furthermore, transformational leadership directly and significantly impacts job satisfaction, while job satisfaction also directly and substantially affects OCB. Dalam kurun waktu empat tahun, dari 2019 hingga 2022, indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) di Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren peningkatan. Namun, jika ditinjau dari hasil Analisis Kesenjangan (GAP) antara tingkat kepuasan layanan dengan tingkat kepentingan konsumen, terdapat selisih yang mengindikasikan bahwa rata-rata konsumen merasa kinerja pelayanan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi atau kebutuhan mereka. Selain itu, BPS menghadapi tantangan lingkungan organisasi yang kompleks dan dinamis, sering dirujuk dengan istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kepemimpinan transformasional (Transformational Leadership) terhadap perilaku kewargaan organisasi (Organizational Citizenship Behavior (OCB), dengan kepuasan kerja (Job Satisfaction) sebagai variabel yang memediasi hubungan tersebut. Responden dalam penelitian ini adalah 92 pegawai BPS Provinsi Jawa Barat, yang meliputi staf pelaksana serta pejabat fungsional. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh tidak langsung terhadap OCB melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Selain itu, kepemimpinan transformasional terbukti memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja juga memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap OCB.
Exploring the potential use of artificial intelligence in the Indonesian broadcasting industry Sjuchro, Dian Wardiana; Sugiana, Dadang; Nurfauziah, Isni; Tri, Nguyen Minh
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i2.9405

Abstract

AI is a system designed to help work become more effective and efficient. In the broadcasting industry, AI is mentioned as having potential that deserves attention. This study examined the adoption of AI in Indonesia’s broadcasting industry, addressing the research gap in emerging markets by analysing its operational impacts and ethical risks. Through a descriptive qualitative, alongside systematic reviews of Scopus, Web of Science, and Garuda databases, this research identified how Indonesia’s unique media landscape shapes AI integration. The findings revealed that while AI enhances efficiency, its ethical challenges necessitate localised solutions, leading to a proposed ‘Dual Accountability Model’, which reduces violations by 31% by balancing automation with human oversight. These results urge policymakers to develop KPI-certified AI governance frameworks and provide broadcasters with strategies for the ethical implementation of AI, offering a replicable model for ASEAN nations navigating similar technological transitions.
Effect of service quality on Go-Food customer satisfaction in Bandung Putri Trulline; Asep Suryana; Dadang Sugiana; Uud Wahyudin
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i3.10880

Abstract

The rapid advancement of digital technology has made online food delivery services an integral aspect of modern lifestyles, enhancing convenience through technology-based marketing initiatives. GoFood, a feature within the GoJek application, is an online food ordering service with significant influence on user activity and experience. This study aims to examine the effect of service quality on customer satisfaction, specifically for GoFood users in the city of Bandung. The quantitative research design employed incidental sampling to select 110 respondents who met the predetermined criteria. The questionnaire used was intended for students, lecturers, activists, or other occupations who are active as GoFood customers on the GO-JEK application. Data were analysed to evaluate the relationship between service quality variables, including reliability, empathy, and responsiveness, with customer satisfaction using multiple regression analysis techniques. The analysis results show that service quality variables such as reliability and empathy significantly affect consumer satisfaction, and one variable, responsiveness, negatively impacts customer satisfaction. With an adjusted R-square value of 55.1%, the independent variable in the model accounts for 55.1% of the dependent variable, with other factors outside the model accounting for the remaining portion. The finding suggests that overemphasising speed or responsiveness may not necessarily improve GoFood customer satisfaction and, in the context of this study, may even have a negative effect. These results can be interpreted as indicating that consumers may prioritise other service qualities, such as order accuracy or reliability, over response speed.
KOMPETISI DI ERA RADIO DIGITAL Agus Setiaman; Dadang Sugiana
KABUYUTAN Vol 4 No 1 (2025): Kabuyutan, Maret 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i1.310

Abstract

Era global telah membuat persaingan di industry media berlangsung ketat bukan hanya dengan media massa sejenis tapi juga berlangsung antar media yang berbeda jenis. Persaingan antar media bukan hanya memperebutkan “kue” iklan saja tetapi bersaing dalam memperebutkan khalayak serta konten program media. Hal ini menjadikan kreatifitas para pengelola media agar mampu bersaing dan tetap bertahan hidup di era persaingan media saat ini. Pengelolaan media berhubungan dengan penyajian isi. Hal ini dilakukan untuk memenuhi target market. Pengelolaan isi berkaitan dengan kolom berita atau iklan. Persaingan informasi dan berebut iklan merupakan hal yang dapat menghasilkan uang. Pengelolaan Sumber Daya Manusia berhubungan dengan pengelolaan peran pekerja radio siaran diantaranya: penyiar, produser, programer. Maraknya jumlah media massa membuat persaingan makin keras. Persaingan yang paling pokok bukan terletak pada produknya tetapi berbeda dalam kemasannya. salah satu penyebab dari persaingan ialah untuk “melebihi” yang lain. keinginan itu merupakan refleksi dari asumsi bahwa siapa yang melebihi yang akan menguasai pasar. Mereka kemudian dikenal sebagai market leader.