Claim Missing Document
Check
Articles

Motif Penggunaan Media Sosial Locket Widget Di Kalangan Generasi Z Kamilah, Anafa Hasna; Sugiana, Dadang; Setiaman, Agus
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5330

Abstract

Pertumbuhan platform media sosial membuka ruang bagi kehadiran aplikasi baru yang menawarkan cara berbagi konten secara lebih personal, salah satunya Locket Widget. Aplikasi ini merupakan platform berbasis komunikasi visual photo sharing yang memungkinkan pengguna menampilkan foto kiriman teman langsung di layar utama ponsel, sehingga menarik perhatian Generasi Z yang aktif memanfaatkan teknologi untuk kebutuhan sosial. Namun, belum banyak penelitian yang secara sistematis mengkaji motif penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana motif penggunaan Locket Widget di kalangan Generasi Z, khususnya mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan landasan teori Uses and Gratifications 2.0 berdasarkan konsep MAIN Model Sundar & Limperos, yang merumuskan empat affordance teknologi sebagai variabel motif: Modality, Agency, Interactivity, dan Navigability. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 160 responden dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel motif berada pada kategori tinggi, dengan motif Navigability memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 4,34. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna Generasi Z terdorong menggunakan Locket Widget terutama karena kemudahan mengakses aplikasi dan kesenangan dalam mengeksplorasi beragam konten visual dari orang-orang terdekat. Penelitian ini memberikan gambaran tentang motif penggunaan aplikasi photo sharing berbasis widget sebagai bentuk media sosial yang lebih intim dan personal dalam menjalin komunikasi di kalangan mahasiswa
Pengaruh transformational leadership dan job satisfaction terhadap Organization Citizenship Behavior (OCB) pada lingkungan VUCA organisasi di BPS Provinsi Jawa Barat Arsyadana, Haiban Hajjid; Sugiana, Dadang; Wirakusumah, Teddy Kurnia
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12025p206-215

Abstract

The influence of transformational leadership and job satisfaction on Organizational Citizenship Behavior (OCB) in a VUCA organizational environment at Central Bureau of Statistics, West Java Province Over a four-year period, from 2019 to 2022, the Customer Satisfaction Index (CSI) at Statistics Indonesia (BPS) demonstrated an upward trend. However, based on a Gap Analysis between service satisfaction levels and consumer importance levels, there remains a discrepancy indicating that, on average, consumers feel the service performance has not fully met their expectations or needs. Additionally, BPS faces challenges from a complex and dynamic organizational environment often described by the term VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). This study aims to evaluate the impact of transformational leadership on Organizational Citizenship Behavior (OCB), with job satisfaction as a mediating variable. The respondents of this study comprised 92 employees at the BPS Regional Office of West Java Province, including operational staff and functional officers. A quantitative approach was adopted, with data collected through online questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The study's results reveal that transformational leadership indirectly influences OCB through job satisfaction as a mediating variable. Furthermore, transformational leadership directly and significantly impacts job satisfaction, while job satisfaction also directly and substantially affects OCB. Dalam kurun waktu empat tahun, dari 2019 hingga 2022, indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) di Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren peningkatan. Namun, jika ditinjau dari hasil Analisis Kesenjangan (GAP) antara tingkat kepuasan layanan dengan tingkat kepentingan konsumen, terdapat selisih yang mengindikasikan bahwa rata-rata konsumen merasa kinerja pelayanan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi atau kebutuhan mereka. Selain itu, BPS menghadapi tantangan lingkungan organisasi yang kompleks dan dinamis, sering dirujuk dengan istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kepemimpinan transformasional (Transformational Leadership) terhadap perilaku kewargaan organisasi (Organizational Citizenship Behavior (OCB), dengan kepuasan kerja (Job Satisfaction) sebagai variabel yang memediasi hubungan tersebut. Responden dalam penelitian ini adalah 92 pegawai BPS Provinsi Jawa Barat, yang meliputi staf pelaksana serta pejabat fungsional. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh tidak langsung terhadap OCB melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Selain itu, kepemimpinan transformasional terbukti memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja juga memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap OCB.