Claim Missing Document
Check
Articles

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH TERHADAP PEMBERIAN ARANG SEKAM PADI DAN POC LIMBAH IKAN PADA TANAH ALUVIAL Kristin, Valenti; Zulfita, Dwi; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i3.78488

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran rempah yang mempunyai arti penting bagi masyarakat, baik dilihat dari nilai ekonomisnya yang tinggi, maupun dari kandungan gizinya. Bawang merah banyak digunakan sebagai bahan baku industri dan bumbu dapur. Bawang adalah tanaman tertua dari silsilah tanaman yang dibudidayakan oleh manusia. Tujuan dari penelitian ini yaitu Menganalisi dosis interaksi antara arang sekam dan POC limbah ikan dan mendapatkan interaksi antara dosis arang sekam padi dan POC limbah ikan yang tepat dan efisiensi pada tanah aluvial sehingga memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman yang terbaik pada bawang merah. Penelitian dilaksanakan menggunakan media polybag yang berlokasi dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan lama penelitian dimulai pada Agustus 2023 sampai November 2023. Rancangan ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) yang terdiri dari dua faktor. Faktor yang pertama yaitu arang sekam padi dengan 3 taraf perlakuan yaitu A1(20 ton/ha), A2(25 ton/ha), A3(30 ton/ha). Faktor kedua yaitu POC limbah ikan dengan 3 taraf perlakuan P1(200 ml/liter air), P2(250 ml/liter air), P3(300 ml/liter air). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan 3 sampel tiap ulangan. Variable pengamatan yang diamati dalam penelitian itu tinggi tanaman(cm), jumlah daun per rumpun(helai), jumlah anakan per rumpun(umbi), berat segar umbi per rumpun (g), berat kering angin umbi per rumpun(g). faktor penunjang yang diamati adalah pH tanah, suhu (Co), kelembaban udara (%), dan curah hujan (mm). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pada penelitian ini tidak terjadi interaksi dari pemberian arang sekam padi 20(ton/ha) dan POC limbah ikan 200(ml/l) terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial dan tidak ditemukan interkasi yang terbaik pada tanah aluvial tetapi kombinasi antara arang sekam padi 25 ton/ha dan POC limbah ikan 250 ml/l sudah cukup baik untuk meningkatkan hasil bawang merah pada tanah aluvial.
PENGARUH RED MUD DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT MAWAR PADA TANAH ALUVIAL Rio, Kornelius; Surachman, Surachman; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 14, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i1.87870

Abstract

Tomat merupakan sayuran serbaguna dengan permintaan tinggi di pasaran, digunakan sebagai bahan masakan hingga kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi interaksi antara red mud dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tomat mawar pada tanah aluvial. Penelitian dilakukan di kebun kelompok tani Tresno Subur III, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Agustus sampai November 2023. Rancangan percobaan yang digunakan adalah faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari dua faktor: red mud (1,0"“2,0 g/kg tanah) dan pupuk NPK (3,2"“6,4 g/polybag), masing-masing dengan tiga taraf perlakuan, tiga ulangan, dan empat sampel per ulangan (total 108 tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara red mud dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tomat mawar. Namun, dosis red mud 1,5 g/kg tanah aluvial dan pupuk NPK 4,8 g/polybag menghasilkan pertumbuhan dan produksi tomat mawar terbaik.  
Pengaplikasian Pupuk Cair JADAM Di Lahan Pertanian Gambut Sebagai Salah Satu Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Murni, Sri Dewi; Gusmayanti, Evi; J.K. Simamora, Cico; Z. Anshari, Gusti
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Vol.5 No.1, October 2024
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v5i1.686

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan kepada Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran petani terhadap perubahan iklim.  Selain itu kegiatan ini memberikan contoh sederhana untuk mengurangi emisi gas rumah kaca pada lahan pertanian di lahan gambut melalui penggunaan pupuk organik cair JADAM.  Kegiatan pengabdian terdiri dari penyuluhan tentang perubahan iklim, sosialisasi pembuatan pupuk JADAM, dan pendampingan pembuatan pupuk JADAM selama 2 minggu sampai pupuk JADAM dapat diaplikasikan ke lahan kelompok tani. Pemberian pupuk JADAM dapat menambah mikroorganisme yang akan membantu dalam penyediaan unsur hara sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Kegiatan PKM mendapatkan respons positif oleh anggota kelompok tani. Setelah kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan kelompok tani terhadap perubahan iklim dan pembuatan pupuk yang ramah lingkungan sebanyak 50% dan petani memiliki motivasi untuk mencoba pengetahuan baru, yang berpotensi untuk membantu pengurangan emisi GRK.
Strategi Pengelolaan Sampah di Ibu Kota Kabupaten Sanggau Prihantoro, Regie Tio; Gusmayanti, Evi; Yani, Akhmad
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.516-523

Abstract

Pengelolaan sampah pada sebuah wilayah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kondisi lingkungan serta menjaga stabilitas kelestarian sumber daya alam. Masalah sampah pada daerah perkotaan akan terus menjadi sebuah tantangan bagi para pihak pengelola perkotaan dalam mengembangkan infrastruktur dan fasilitas yang ada Tujuan  penelitian ini adalah untuk Menganalisis  Strategi dalam  Pengelolaan Sampah Di Ibu Kota Kabupaten Sanggau. Desain penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitaif deskriptif dengan menggunakan metode linier untuk memproyeksikan penduduk dan teknik analisis SWOT untuk menganalisis strategi dalam pengelolaan sampah di Ibu Kota Kabupaten Sanggau. Teknik Proyeksi Besar dan Volume Timbulan Sampah yang digunakan juga disesuaikan dengan SNI M-36-1991-03 yang mengatur metode pengumpulan dan pengukuran sampel besaran timbulan sampah. Dari penelitian yang telah dilakukan dengan memproyeksikan Jumlah penduduk, timbulan sampah dan kepadatan penduduk menunjukkan bahwa terdapat permasalahan dalam pengelolaan sampah di Ibu Kota Kabupaten Sanggau yakni masalah kewenangan di institusi pengelola, yang berdampak pada subsistem lainnya, seperti subsistem teknis operasional, yaitu sarana dan prasarana, subsistem pembiayaan, yaitu biaya pengelolaan sampah yang masih rendah, dan subsistem hukum, Dengan kata lain, tidak ada peraturan persampahan di daerah, Peraturan Daerah tentang Persampahan dan Pembuangan Sampah, khususnya. Selain itu, masalah yang terus-menerus adalah kurangnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Oleh sebab itu dalam mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode SWOT dalam memecahkan permasalahan dan merumuskan strategi dalam pengelolaan sampah Ibu Kota Kabupaten Sanggau. Terdapat 3 stratregi prioritas kebijakan yang dapat menyelesaikan permasalahan pengelolaan sampah yakni pertama penataan kembali kelembagaan dan hukum, kedua membenahi komponen teknis sistem pengelolaan sampah dan yang terakhir meningkatan peran dari masyarakat.
FLUKTUASI MUKA AIR DAN BEBERAPA SIFAT FISIKA- KIMIA TANAH PADA LAHAN GAMBUT BERKANAL DI KABUPATEN KUBU RAYA Triatmojo, Leo Pamungkas; Nusantara, Rossie Wiedya; Gusmayanti, Evi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3981

Abstract

Peat restoration through canal blocking construction have been done in Kubu Raya Regency since 2018. To determine the effectiveness of canal blocking, it is necessary to analyze the impact on the peatland. This study aims to analyze the groundwater level fluctuation and several soil physico-chemical properties on drained peatland in Kubu Raya Regency. The main concept of this study is to measure at the groundwater level fluctatution and severeal soil physico-chemical properties in two fields. The fields were drained peatland affected by canal blocking and cultivation activity (UT), and drained peatland with bushes vegetation without canal blocking (SB), which is both fields with it upstream and downstream side. The main parameters in this study were the depth of the groundwater level, soil moisture, bulk density, porosity, permeability rate, hydraulic coductivity, C-Organic and ash content. The supporting parameters in this study were the thickness and maturity of the peat, the dimensions of the canal, and the canal water level. The results of this study then analyzed statistically and descriptively. The results showed that UT field has more stable on its groundwater level fluctuation at the upstream side than the downstream side. Otherwise, the upstream and downstream on SB fields has the same characters on its groundwater level fluctuations. In case on soil moisture, there was a significant difference at soil moisture between the upstream and downstream of UT fields. Otherwise, soil moisture on SB field were not significantly different. Even there are differences in groundwater level characteristics on UT and SB fields, the T-test results show that the physico-chemical properties of both fields are not significantly different. In addition, the correlation test shows that the depth of the groundwater level on both areas is influenced by the depth of the channel water level which is also influenced by rainfall. Keywords: Canal blocking, groundwater level, peatland, soil physical properties, soil chemical properties INTISARIRestorasi gambut lewat sekat kanal telah diterapkan di Kabupaten Kubu Raya sejak 2018. Dalam melihat efektivitasnya, maka sangat penting untuk menganalisis dampak sekat kanal terhadap lahan gambut itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi muka air dan beberapa sifat fisika-kima tanah pada lahan gambut berkanal di Kabupaten Kubu Raya. Konsep utama penelitian ini adalah untuk mengukur fluktuasi muka air dan sifat fisika-kimia tanah pada dua lahan. Lahan yang dimaksud diantaranya lahan gambut berkanal yang terpengaruh bangunan sekat dan aktivitas pertanian (UT), dan lahan gambut berkanal tanpa sekat yang bervegetasi semak belukar (SB), dimana kedua lahan ini masing-masing akan dilihat posisi hulu dan hilirnya. Parameter utama pada penelitian ini diantaranya kedalaman muka air tanah, kadar air tanah lapangan, bobot isi, porositas total, laju permeabilitas, konduktivitas hidrolik, C-organik, dan kadar abu. Parameter pendukung pada penelitian ini diantaranya ketebalan dan kematangan gambut, dimensi kanal, dan muka air saluran kanal. Hasil penelitian kemudian dianalisis secara statistik dan deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa fluktuasi muka air pada sisi hulu lahan UT lebih stabil jika dibandingkan dengan sisi hilirnya. Disisi lain, sisi hulu dan hilir lahan SB memiliki karakter fluktuasi muka air yang sama. Pada kadar air tanah lapangan, terdapat perbedaan secara signifikan pada sisi hulu dan hilir lahan UT, sedangkan sisi hulu dan hilir lahan SB tidak berbeda. Walaupun terdapat perbedaan pada fluktuasi muka air tanah lahan UT dan SB, hasil uji T menunjukkan bahwa sifat fisika-kimia kedua lahan ini tidak berbeda signifikan. Sebagai tambahan, uji korelasi menunjukkan bahwa kedalaman muka air tanah pada kedua lahan dipengaruhi oleh kedalaman muka air saluran yang juga dipengaruhi oleh curah hujan. Kata Kunci : Gambut, muka air tanah, sekat kanal, sifat fisika tanah, sifat kimia tanah
EFEKTIVITAS RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KAWASAN INDUSTRI KECAMATAN JONGKAT KABUPATEN MEMPAWAH Sisdamantri, Atmi Ayu; Akbar, Aji Ali; Gusmayanti, Evi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.30437

Abstract

Abstrak: Ruang terbuka hijau merupakan salah satu aspek yang harus dipenuhi oleh kawasan industri karena fungsinya yang cukup penting untuk meningkatkan atau memperbaiki kualitas lingkungan. Berdasarkan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang di Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah, jenis industri eksisting yang ada di Kecamatan Jongkat, salah satunya adalah industri pengepakan semen yang akan meningkatkan pencemaran udara, yaitu karbon dioksida (CO2). Salah satu cara untuk menurunkan pencemaran udara adalah dengan mengevaluasi RTH yang ada di kawasan industri tersebut. Tujuan penelitian untuk menganalisis tata guna lahan, menghitung besaran emisi, menghitung daya serap CO2 eksisting dan menganalisis kebutuhan RTH eksisting dan rencana dalam jangka waktu 20 tahun kedepan. Penelitian ini dilakukan di enam jenis tata guna lahan berdasarkan RTRW Kabupaten Mempawah yaitu belukar, pemukiman, perkebunan, pertanian lahan kering, lahan terbuka dan sawah. Selanjutnya melakukan analisis tata guna lahan untuk menghitung besaran emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari sumber bergerak (kendaraan) dan sumber tidak bergerak (industri). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa besaran emisi eksisting adalah 15.851,80 ton CO2/tahun dengan daya serap CO2 eksisting adalah 11.224,64 ton/ha/tahun, sehingga kebutuhan RTH eksisting adalah 8,13 Ha. Sedangkan besaran emisi rencana adalah 54.530,22 ton CO2/tahun dengan daya serap CO2 eksisting adalah 13.235,18 ton/ha/tahun, sehingga kebutuhan RTH eksisting adalah 72,57 Ha Abstract: Green open space is one aspect that must be fulfilled by industrial areas because its function is quite important to improve or repair environmental quality. Based on the Preparation of Detailed Spatial Planning in Jongkat District, Mempawah Regency, the types of industries in Jongkat District, one of which is the cement packaging industry which will increase air pollution, namely carbon dioxide (CO2). One way to reduce air pollution is to turn on the green open space in the industrial area. The purpose of the study was to analyze land use, calculate the amount of emissions, calculate the existing CO2 absorption capacity and analyze the needs of existing green open space and plan for the next 20 years. This study was conducted on six types of land use based on the Mempawah Regency RTRW, namely bushes, settlements, plantations, dry land agriculture, open land and rice fields. Furthermore, land use analysis was carried out to calculate the amount of carbon dioxide (CO2) emissions produced from moving sources (vehicles) and non-moving sources (industry). The results of the study show that the amount of existing emissions is 15,851.80 tons of CO2/year with the existing CO2 absorption capacity of 11,224.64 tons/ha/year, so that the existing green open space requirement is 8.13 Ha. While the planned emission amount is 54,530.22 tons of CO2/year with the existing CO2 absorption capacity of 13,235.18 tons/ha/year, so that the existing green open space requirement is 72.57 Ha.
PEMANFAATAN PEMANFAATAN TRICHODERMA SEBAGAI AGEN HAYATI UNTUK TANAMAN BUDIDAYA SAYURAN DI TANAH GAMBUT Murni, Sri Dewi; Evi Gusmayanti; Basuni; Anshari, Gusti Z.
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.377

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan kepada Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Limbung di Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya. Tujuan kegiatan Pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani mitra tentang pertanian berkelanjutan di lahan gambut dan pemanfaatan Trichoderma pada budidaya tanaman hortikultura di lahan gambut. Pengurangan penggunaan pupuk kimia dan pestisida anorganik, salah satu cara pengendaliannya dengan memanfaatkan jamur Trichoderma. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan yaitu sosialisasi praktek budidaya pertanian pada lahan gambut, dan praktek pembuatan Trichoderma. Pendampingan dilakukan selama 3 minggu sampai trichoderma siap diaplikasikan ke lahan kelompok tani. Pemberian Trichoderma sp. dapat membantu menambah kesuburan pada tanah dan menjadi pengendali hama dan penyakit pada tanam. Kegiatan PKM diikuti sangat antusias oleh kelompok tani. Setelah kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan kelompok tani terhadap pembuatan jamur tricoderma.
Phenols, Tannins, and Total Colonies of Phenol-Degrading Bacteria in the Natural and Cultivated Peatlands Wandanil, Wandanil; Gusmayanti, Evi; Anshari, Gusti Zakaria
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.3.540

Abstract

Phenols play an important role in inhibiting the decomposition rate of peats. This research compares the total phenols, tannins, and colonies of phenol-degrading bacteria in natural and cultivated peatlands. The work was conducted from September to December 2023 on the peatlands in Pontianak, West Kalimantan. Samples of 60 cm3 were collected from the peat surface. The samples were taken from 4 types of peats, namely natural peats covered by ferns (A), cultivated peat with raised beds (B), cultivated peat with raised beds ameliorated with lime and beef manure (C), and cultivated peat with raised beds ameliorated with lime, beef manure, and Jadam fertilizer (D). The total phenols content was measured using the Folin-Ciocalteu 10% method using a UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 765 nm. The total tannins content was measured using the Folin-Denis method using a UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 740 nm. Total bacterial colonies were counted using the Total Plate Count method on selective Mineral Salt Medium (MSM) agar with the addition of phenol solution. The results showed that the average total phenols and tannins content values were generally low in the cultivated peats, particularly in the raised bed (B). The results indicate that the cultivated peat accelerates the activity of phenol-degrading bacteria. Keywords: Jadam fertilizer, phenols, phenol-degrading bacteria, peats, tannin
Tingkat Ekstrem Curah Hujan Pada Banjir Besar Sintang Tahun 2021 Sutikno, Sutikno; Gusmayanti, Evi; Mulki, Gusti Zulkifli
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i2.93080

Abstract

Floods for more than one month occurred in Sintang Regency from October to November 2021. Many people said it was an enormous flood in the last 40 years. Rainfall is one of the main factors that trigger floods. The data used in this study is Sintang rainfall from 1985 to 2021, Melawi rainfall from 1985 to 2021, and Kapuas Hulu rainfall from 1995 to 2021. If the rain occurred during the flood period is the highest since 1985, then the rainfall factor is presumed to have a significant role in triggering great floods in Sintang. If the rainfall that occurs is not the highest, then other environmental factors must have evaluated and repaired soon. The extreme rainfall data is calculated and compared with four selected data from 1985 to 2021. The extreme level of rainfall uses fixed values such as daily, ten-days, and monthly rainfall above 50mm, 150mm, and 300mm each in sequence. Unfixed values use the 95th percentile (P95) to the 99th percentile (P99) in the series data of each location. The P99 value was reached on daily and 3-day rainfall accumulation in Sintang and Melawi. The Monthly time scale was reached in Sintang on October 2021. Based on the score and ranking, rainfall accumulation in Sintang from October to November 2021 was ranked 3rd, Melawi was 2nd, and Kapuas Hulu was 3rd. It means rainfall from October to November 2021 is not the highest since 1985.
Kualitas Air Sungai Di Sekitar Pltu Sintang Kalimantan Barat Iqbal, Muhammad; Diba, Farah; Gusmayanti, Evi
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i2.92282

Abstract

The Kapar River is the recipient of waste discharge from the Sintang PLTU Industry, while the Kapuas River is the estuary of the Kapar River. The area around the Sintang PLTU Industry is the location of the Sintang Regency Industrial Area as the impact of establishing this area could affect the level of water quality. This research aims to determine the water quality of the Kapar River and Kapuas River due to the existence of the Sintang PLTU Industry. This research use the Pollution Index (IP) method. The research results show that the water quality condition of the Kapar River using the Pollution Index method is Lightly Polluted. The Kapar River is in the Pollution Index range of around 0.36 "“ 3.37 with an average Pollution Index value of 1.43. The water condition of the Kapuas River using the Pollution Index method is Lightly Polluted, the Kapuas River is in the Pollution Index range of around 0.52 "“ 2.51 with an average Pollution Index value of 1.32. The BOD and COD parameters are the biggest influence on the waste produced by the Sintang PLTU Industry. If these two parameters exceed the quality standards, they will increase the Pollution Index status of the Kapar River and Kapuas River.
Co-Authors - - Agustina - - Hidayat - Warganda Abdul Jabbar Adhitiyawarman, Adhitiyawarman Agustina Listiawati Ahmad Subuh Akbar, Aji Ali Alfiyani, Hani Ali Akbar , Aji Aliamin Aliamin aliamin aliamin Andeni, Octavia Yesie Andriyani, Yulita Anshari, Gusti Z Anshari, Gusti Z. Anshari, Gusti Zakaria Aripin, Samsun Asmadi asmadi Bambang Jatmiko Barry, Desi Silvani Putri Aulian Basuni Bewa Mulyatama Bowen, Jennifer C Chairani Siregar Dadan Kusnandar Darussalam Darussalam, Darussalam Dayanti, Erin Debi Sumarlin Dika Riyani Dwi Zulfita Dwi Zulfita ersandi sandi Fanni Aditya Farah Diba Fathmawati Fathmawati Fiko Jervannes Gates, Ruby Gusti Z. Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zulkifli Mulki Hardiyanti Ningsih Hasibuan Henny Sulistyowati Henny Sulistyowati Henny Sulistyowati Hoyt, Alison Iva Tifani Iwan Sasli J.K. Simamora, Cico Jajat Sudrajat Jajat sudrajat Jamaludin . Jamaludin Jamaludin Josua Parulian Hutajulu Kristin, Valenti Muhammad Elifant Yuggotomo Muhammad Iqbal Muhammad Pramulya Muhammad Pramulya Muhti Dewi Prihutami Murni, Sri Dewi Nelly Wahyuni NORMALA NORMALA Octadinata, Rizky PATRIANI PATRIANI PATRIANI PATRIANI Perryman, Clarice R Prihantoro, Regie Tio Rakhmad Perkasa Harahap Ratna Yulita Rio, Kornelius Rohim, Mulyadi Rossie Wiedya Nusantara Rossie Wiedya Nusantara Rossie Wiedya Nusantara Saifuddin saifuddin Shandra Andina Rahsia Sholahuddin Sinaga, Christina Sisdamantri, Atmi Ayu Siti Sawerah Sudrajat, Jajat Sudrajat Surachman Surachman Sutikno Sutikno Tangti Yosepa Togatorop, Marthin Jonathan Triatmojo, Leo Pamungkas ULYA SRI RAHAYU Usela, Viesta Cahya USWATUN HASANAH Wandanil, Wandanil Yani, Akhmad Yulita Andriyani Z. Anshari, Gusti Zapariza, Rudi