Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KAWASAN INDUSTRI KECAMATAN JONGKAT KABUPATEN MEMPAWAH Atmi Ayu Sisdamantri; Aji Ali Akbar; Evi Gusmayanti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.30437

Abstract

Abstrak: Ruang terbuka hijau merupakan salah satu aspek yang harus dipenuhi oleh kawasan industri karena fungsinya yang cukup penting untuk meningkatkan atau memperbaiki kualitas lingkungan. Berdasarkan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang di Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah, jenis industri eksisting yang ada di Kecamatan Jongkat, salah satunya adalah industri pengepakan semen yang akan meningkatkan pencemaran udara, yaitu karbon dioksida (CO2). Salah satu cara untuk menurunkan pencemaran udara adalah dengan mengevaluasi RTH yang ada di kawasan industri tersebut. Tujuan penelitian untuk menganalisis tata guna lahan, menghitung besaran emisi, menghitung daya serap CO2 eksisting dan menganalisis kebutuhan RTH eksisting dan rencana dalam jangka waktu 20 tahun kedepan. Penelitian ini dilakukan di enam jenis tata guna lahan berdasarkan RTRW Kabupaten Mempawah yaitu belukar, pemukiman, perkebunan, pertanian lahan kering, lahan terbuka dan sawah. Selanjutnya melakukan analisis tata guna lahan untuk menghitung besaran emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari sumber bergerak (kendaraan) dan sumber tidak bergerak (industri). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa besaran emisi eksisting adalah 15.851,80 ton CO2/tahun dengan daya serap CO2 eksisting adalah 11.224,64 ton/ha/tahun, sehingga kebutuhan RTH eksisting adalah 8,13 Ha. Sedangkan besaran emisi rencana adalah 54.530,22 ton CO2/tahun dengan daya serap CO2 eksisting adalah 13.235,18 ton/ha/tahun, sehingga kebutuhan RTH eksisting adalah 72,57 Ha Abstract: Green open space is one aspect that must be fulfilled by industrial areas because its function is quite important to improve or repair environmental quality. Based on the Preparation of Detailed Spatial Planning in Jongkat District, Mempawah Regency, the types of industries in Jongkat District, one of which is the cement packaging industry which will increase air pollution, namely carbon dioxide (CO2). One way to reduce air pollution is to turn on the green open space in the industrial area. The purpose of the study was to analyze land use, calculate the amount of emissions, calculate the existing CO2 absorption capacity and analyze the needs of existing green open space and plan for the next 20 years. This study was conducted on six types of land use based on the Mempawah Regency RTRW, namely bushes, settlements, plantations, dry land agriculture, open land and rice fields. Furthermore, land use analysis was carried out to calculate the amount of carbon dioxide (CO2) emissions produced from moving sources (vehicles) and non-moving sources (industry). The results of the study show that the amount of existing emissions is 15,851.80 tons of CO2/year with the existing CO2 absorption capacity of 11,224.64 tons/ha/year, so that the existing green open space requirement is 8.13 Ha. While the planned emission amount is 54,530.22 tons of CO2/year with the existing CO2 absorption capacity of 13,235.18 tons/ha/year, so that the existing green open space requirement is 72.57 Ha.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA TERHADAP PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH ALUVIAL Hasibuan, Hardiyanti Ningsih; Zulfita, Dwi; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos tandan kosong kelapa sawit yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil okra pada tanah Aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2014 sampai dengan tanggal 27 Agustus 2014 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Waktu penelitian selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 6 perlakuan kompos tandan kosong kelapa sawit dan 4 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dengan dosis (t1) 1.000 g/polybag, (t2) 1.500 g/polybag, (t3) 2.000 g/polybag, (t4) 2.500 g/polybag, (t5) 3.000 g/polybag, (t6) 3.500 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), klorofil daun (spad unit), luas daun (cm2), volume akar (cm2), berat kering tanaman (g), umur berbunga (HST), dan berat buah segar pertanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kompos tandan kosong kelapa sawit pada dosis yang berbeda tidak signifikan mempengaruhi variabel yang diamati. Kata kunci : Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit, Tanaman Okra, Tanah Aluvial.
UJI BEBERAPA MACAM TEKNIK SAMBUNG PUCUK TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNGAN BIBIT DURIAN Hasanah, Uswatun; Patriani, Patriani; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik sambung pucuk yang terbaik pada sambungan bibit durian. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2014, Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan p1=sambung celah, p2= sambung celah terbalik, p3=sambung cemeti, dengan banyaknya 8 ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi persentase keberhasilan sambungan (%), pertambahan panjang entris (cm) dan jumlah daun terbentuk (helai). Berdasarkan hasil penelitian, teknik sambung pucuk memberikan pengaruh nyata terhadap persentase keberhasilan sambungan dan pertambahan panjang entris, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.
PENGARUH KOMPOS AMPAS TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAHE MERAH PADA TANAH GAMBUT Yulita, Ratna; Sasli, Iwan; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos ampas tebu terhadap pertumbuhan dan hasil jahe merah pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di di Pontianak pada bulan Maret sampai Juni 2015, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan kompos tebu, yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu P0 (0 ton/ha), P1 (10 ton/ha), P2 (15 ton/ha), P3 (20 ton/ha), P4 (25 ton/ha), P5 (30 ton/ha). Masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun per rumpun, jumlah anakan per rumpun dan berat segar rimpang (g). Hasil penelitian menunjukkan kompos ampas tebu berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah daun minggu ke-12 dan 16, jumlah anakan per rumpun dan berat segar rimpang. Dosis terbaik kompos ampas tebu untuk pertumbuhan dan hasil jahe merah di tanah gambut adalah 25 ton/ha.
Kajian Hasil dan Komponen Hasil Beberapa Klon Lidah Buaya pada Dua Asal Media Tanah Gambut Agustina, - -; Hidayat, - -; Gusmayanti, Evi -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dan komponen hasil klon lidah buaya pada dua asal media tanah gambut Rasau Jaya I dan Rasau Jaya II. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, Jl. Reformasi selama 6 bulan dimulai dari tanggal 2 Februari 2015 hingga 10 Agustus 2015. Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Petak Terbagi yang terdiri dari dua faktor, yakni faktor asal tanah dan faktor klon lidah buaya. Faktor asal tanah yaitu Rasau Jaya I dan Rasau Jaya II sebagai main plot, dan faktor klon lidah buaya yaitu E4, E5, E6, E7, E8 sebagai sub plot. Perlakuan dikelompokkan sebanyak tiga kelompok, dan setiap unit perlakuan terdiri dari empat sampel tanaman, sehingga total keseluruhan sebanyak 120 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah pelepah, pertambahan anakan, jumah pelepah hasil, berat total pelepah hasil (g), berat pelepah hasil (g), panjang pelepah hasil (cm), lebar pelepah hasil (cm), dan tebal pelepah hasil (cm). Berdasarkan penelitian, komponen hasil berupa panjang pelepah daun memiliki korelasi dengan hasil klon lidah buaya. Kata kunci: lidah buaya, klon, tanah gambut Kajian Hasil dan Komponen Hasil Beberapa Klon Lidah Buaya pada Dua Asal Media Tanah Gambut
PENGARUH ABU KULIT DURIAN DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA TANAH GAMBUT saifuddin, Saifuddin; Sulistyowati, Henny; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19474

Abstract

The research is aimed to determine the effect of ash and cow manure on growth and yield of sweet corn cultivated on peat soil. Ash applied in this study was prepared from durian shell. The research was held at Sungai Kakap, one of durian producer area in Kubu Raya District, West Kalimantan. The experiment is arranged according to factorial randomize block design with two factors, i.e., dosage of ash (Factor A) and dosage of cow manure (Factor B). Factor A consists of three levels is, a1 (30 ton/ha equivalent to 8,07 kg/plot), a2 (41 ton/ha equivalent to 11,21 kg/plot), a3 (47 ton/ha equivalent to 14,35 kg/plot) and factor B also consists of b1 (10 kg/ha equivalent to 5kg/plot), b2 (20 kg/ha equivalent to 10 kg/plot), b3 (30 kg/ha equivalent to 15 kg/plot). Every treatments is replicated 4 times, and each of this experimental unit has three sample crops. The results showed that interaction of factor A and factor B has not significantly affected growth and yield of sweet corn. The main effect of Factor B has been identified statistically significant. Among the levels of Factor B, application of 10 kg cow manure per plot (equivalent to 20 ton/ha) is considered as the best dosage in this study.
EFFECT OF BOKASI MADE FROM NARROW LEAF WEED TO GROWTH AND YIELD OF CHINASE KALE CULTIVATED ON ALLUVIAL SOIL sandi, ersandi; Warganda, -; gusmayanti, evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.21880

Abstract

The research was aimed to analyze the effect of bokashi made from narrow leaf weed on growth and yield of chinase kale on cultivated alluvial soil. The research was conducted at experimental farm of agriculture, faculty UniversityTanjungpura Pontianak. From December 2016 to February 2017. The researchwas arranged according to completely randomized design (CRD), there were 6treatments, of 4 replications with 3 samples each. The treatments were p0 (0 gbokashi/polybag), p1 (180 g bokashi/polybag, equivalent to 9 ton/ha), p2 (360 g bokashi/polybag, equivalent to 18 ton/ha), p3 (540 g bokashi/polybag, equivalent to 27 ton/ha), p4 (720 g bokashi/polybag, equivalent to 36 ton/ha), and p5 (900 g bokashi/polybag, equivalent to 45 ton/ha). Variables observed in this study were root volume (cm3), chlorophyll content (spad unit), plant height (cm), leaf area (cm2), and fresh weight (g). The results show that application of bokashi increase growth and yield of chinase kale. The dose of 900 g/polybag bokasi or equivalent to 45 tons / ha seemed to be relatively better the other dosesKey words : alluvial, chinase kale, narrow leaf weeds
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA PADA BERBAGAI DOSIS BAHAN ORGANIK MIKANIA MICRANTHA PADA TANAH ALLUVIAL SRI RAHAYU, ULYA; PATRIANI, PATRIANI; GUSMAYANTI, EVI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22179

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon dan dosis berbagai perlakuan bahan organik Mikania micrantha yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dilaksanakan selama 3 bulan mulai tanggal 1 November 2016 "“ 13 Januari 2017 dengan menggunakan metode lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor terdiri dari lima taraf perlakuan. Perlakuan yang dimaksud adalah m0= tanpa Mikania micrantha, m1= 78 g/polybag Mikania micrantha, m2= 201 g/polybag Mikania micrantha, m3= 326 g/polybag Mikania micrantha, m4= 400 g/polybag Mikania micrantha. Pemberian berbagai dosis bahan organik Mikania micrantha dapat meningkatkan volume akar dan berat kering total tanaman, namun belum dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah buah, diameter buah, panjang buah dan berat buah per tanaman. Pemberian dosis 78 g/polybag Mikania micrantha adalah dosis efektif yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil okra pada tanah alluvial. Kata kunci : Mikania micrantha, Okra, Tanah Alluvial
PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ASAL MAHKOTA NANAS NORMALA, NORMALA; Listiawati, Agustina; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22245

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS ASAL MAHKOTA NANAS Normala 1), Agustina Listiawati 2), Evi Gusmayanti 2)1)Mahasiswi Fakultas Pertanian 2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Tanaman nanas yang diperbanyak dengan menggunakan tunas asal mahkota memiliki kemampuan berakar yang rendah sehingga perlu adanya perlakuan pemberian ZPT untuk memacu pertumbuhan perakaran tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) yang terbaik untuk pertumbuhan tunas asal mahkota nanas. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Anjongan Melancar Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian konsentrasi ZPT 50, 100, 200, 300 dan 400 ppm. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (g), berat basah akar (g) dan berat kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT 100 ppm menunjukan hasil yang terbaik terhadap seluruh variabel yang diamati. Kata kunci : Zat pengatur tumbuh, Mahkota Nanas
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI HITAM PADA TANAH ALUVIAL ALIAMIN, ALIAMIN; SULISTYOWATI, HENNY; GUSMAYANTI, EVI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31642

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI HITAM PADA TANAH ALUVIAL Aliamin(1), Henny Sulistyowati (2), Evi Gusmayanti(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan(2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dosis pupuk urea yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai hitam pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei "“ Agustus 2018 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel dengan jumlah tanaman seluruhnya 100 tanaman. Perlakuan tersebut adalah u0 = tanpa pemberian urea, u1 = 25 kg/ha setara dengan 0,2 g/polybag, u2 = 50 kg/ha setara dengan 0,4 g/polybag, u3 = 75 kg/ha setara dengan 0,6 g/polybag dan u4 = 100 kg/ha setara dengan 0,8 g/polybag. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat biji per tanaman dan berat 100 biji kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk urea memberikan hasil yang sama untuk variabel volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman dan berat biji kering per tanaman. Pemberian urea dengan dosis 50 kg/ha atau setara dengan 0,4 g/polybag merupakan dosis terbaik untuk variabel berat 100 biji kering tanaman kedelai hitam di tanah aluvial.Kata kunci : Kedelai hitam, pupuk urea, tanah aluvial.
Co-Authors Abdul Jabbar Adhitiyawarman, Adhitiyawarman agus ruliyansyah Agustina Listiawati Agustina, - - Ahmad Subuh Aji Ali Akbar Akbar, Aji Ali Akhmad Yani Alfiyani, Hani Ali Akbar , Aji aliamin aliamin Alison Hoyt Andeni, Octavia Yesie Anshari, Gusti Z. Anshari, Gusti Zakaria Aripin, Samsun Asmadi asmadi Atmi Ayu Sisdamantri Bambang Jatmiko Basuni Bewa Mulyatama BURHANUDDIN BURHANUDDIN BURHANUDDIN BURHANUDDIN Chairani Siregar Cico Jhon Karunia Simamora Clarice R Perryman Dadan Kusnandar Darussalam Darussalam, Darussalam Debi Sumarlin Desi Silvani Putri Aulian Barry Dika Riyani Dini Anggorowati DWI ASTIANI DWI ASTIANI Dwi Zulfita Erin Dayanti Evinsyah Putra Nasution Fanni Aditya Farah Diba Fathmawati Fathmawati Feneranda Anggraeny Fiko Jervannes Gultom, Ester Romatua Gusti Z Anshari GUSTI Z ANSHARI Gusti Z. Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zakaria Anshari Gusti Zulkifli Mulki Hardiyanti Ningsih Hasibuan, Hardiyanti Ningsih Havid Aqoma Henny Sulistyowati Herani, Antonia Hidayat, - - Indah Budiastutik Iva Tifani Iwan Sasli J.K. Simamora, Cico Jajat Sudrajat Jajat Sudrajat Jamaludin . Jamaludin Jamaludin Jennifer C Bowen Josua Parulian Hutajulu Kristin, Valenti Lutfiando, Muhammad Fadli Malik Saepudin MOHAMMAD J TAHERZADEH Muhammad Elifant Yuggotomo Muhammad Iqbal MUHAMMAD J. TAHERZADEH MUHAMMAD PRAMULYA Muhammad Pramulya Muhammad Pramulya Muhti Dewi Prihutami Murni, Sri Dewi Nelly Wahyuni NORMALA, NORMALA Octadinata, Rizky Patriani Patriani, Patriani Rakhmad Perkasa Harahap Regie Tio Prihantoro Resky Nanda Pranaka Rio, Kornelius Rohim, Mulyadi Rossie Wiedya Nusantara Rossie Wiedya Nusantara Rossie Wiedya Nusantara Rossie Wiedya Nusantara Ruby Gates Saifuddin Saifuddin sandi, ersandi Shandra Andina Rahsia Sholahuddin Sinaga, Christina Siswahyudianto Siti Sawerah Siti Sawerah SRI RAHAYU, ULYA Sudrajat, Jajat Sudrajat Surachman Surachman Sutikno Sutikno Tangti Yosepa Togatorop, Marthin Jonathan TRI WIDIASTUTI TRI WIDIASTUTI Triatmojo, Leo Pamungkas Usela, Viesta Cahya Uswatun Hasanah Wandanil Wandanil Warganda, - Widadi Padmarsari Soetignya Yulita Andriyani Yulita Andriyani Yulita, Ratna Z. Anshari, Gusti Zapariza, Rudi