p-Index From 2021 - 2026
5.307
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Advances in Applied Sciences Jurnal Energi Dan Manufaktur Jurnal Simetris Jurnal Teknik Mesin Jurnal Teknik Mesin SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Rekayasa Mesin Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Jurnal Mechanical Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Elementer (Elektro dan Mesin Terapan) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Machine : Jurnal Teknik Mesin Prosiding Seminar Nasional Darmajaya Aquasains : Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Jurnal Teknik Mesin Indonesia Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( Abdi Ke Ungu) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Journal of Innovation and Technology Indonesian Journal of Engineering and Science (IJES) ARMATUR : Artikel Teknik Mesin dan Manufaktur Jurnal Teknik Mesin Jurnal Puruhita Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) AME (Aplikasi Mekanika dan Energi) : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Jurnal Polimesin Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri Prosiding SNTTM Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientific activists related to society development Nemui Nyimah
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEK PELUMASAN METODE MINIMUM QUANTITY LUBRICATION (MQL) TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN BENDA KERJA MAGNESIUM Gusri Akhyar Ibrahim; Achmad Yahya; Robby Saputra
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 7, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.243 KB) | DOI: 10.24127/trb.v7i2.775

Abstract

Magnesium merupakan satu diantara bahan ringan yang banyak digunakan antaranya di bidang otomotif, sport, biomedik dan elektronik, karena memiliki sifat yang ringan dan tahan terhadap korosi. Namun magnesium dikenal sebagai bahan logam yang mudah terbakar, karena memiliki titik nyala yang rendah. Sehingga pada proses pemesinannya harus menggunakan cairan pendingin untuk menurunkan suhu pemotongan. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan pengaruh penambahan pelumas terhadap nilai kekasran permukaan atau kwalitas permukaan. Penelitian ini menggunakan beberapa jenis pelumas yaitu synthetic oil, minyak kedelai, dan kelapa sawit yang akan dibandingkan tanpa menggunakan pelumas. Hasil pengujian pemesinan frais untuk mendapatkan nilai kekasaran permukaan material magnesium AZ31 pada parameter kecepatan potong pahat (Vc) 31,4, 40,82, dan 50,24 m/min, gerak makan (f) 0,15 mm/rev, dan kedalaman potong 1 mm menggunakan pahat end mill berdiameter 10 mm. Kemudian dilakukan uji kekasaran pada permukaan benda kerja tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekasaran minimum 1,147 μm dicapai dengan menggunakan minyak kelapa sawit dimana hasil tersebut lebih rendah dibandingkan dengan nilai kekasaran maksimum 5,925 μm. Pelumasan menggunakan minyak synthetic oil dan minyak kedelai pada pemesinan frais tidak memberikan pengaruh yang besar. Kesulitan bahan pelumas sampai pada area kontak juga mengurangi efektifitas pelumasannya.
Analysis of Surface Roughness Value When Drilling Magnesiumaz31 Using Taghuci Method Gusri Akhyar Ibrahim; Arinal Hamni; Sri Maria Puji Lestari
INSIST Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.063 KB) | DOI: 10.23960/ins.v2i2.82

Abstract

Magnesium alloy is one of super alloys material which wide used in manufacturing of automotive, biomedic, sport and electronic components. It was due to very light and resistent to corrosion. Surface roughness value has an important role to estabilish the quality of components. To produce a good surface roughness of machined surface, one of the important thing depends on the friction between the cutting tool and workpiece material when cutting process occurred. The aim of this paper is to analyse the surface roughness values of machined surface when drilling of magnesium alloy AZ31 using design of experiment of Taguchi Method. The experimental trials took place at cutting rotation of 635, 970 and 1420 rpm, feed rate of 0.10, 0.18 and 0.24 mm/rev, diameter tool of 10, 12 and 14 mm. The cutting of magnesium alloy was done by using a convensional drilling machine with TCA –35Erlo. Analysis of variance on the data of surface roughness value was done to get which factor is the most significant. The result shows that the feed rate is the most significant factor that contributed on the surface rougness value of machined surface. The minimum surface roughness value was attained at cutting rotation of 970 rpm, feed rate of 0.10 mm/rev and diameter of tool of 14 mm. Therefore, it can be stated that selecting the low feed rate factor produced low surface roughness value. Another hand, using high cutting rotation resulted low surface roughness value.Keywords—drilling, surface roughness, magnesiun AZ31,Taguchi Method
Surface Roughness Values of Magnesium Alloy AZ31 When Turning by Using Rotary Cutting Tool Gusri Akhyar; Suryadiwansa Harun; Arinal Hamni
INSIST Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.09 KB) | DOI: 10.23960/ins.v1i1.20

Abstract

Abstract - Magnesium and magnesium alloys is one of materials that worldwide used on automotive components due to very good  strength to weight ratio, resistant to corrosion, lighter compare to steel materials. Other than that magnesium has an advantage in easy to form and good machinability.  Nevertheless, magnesium known as metal which is easy to burned because of magnesium has low melting point. To maintain magnesium from burning quickly when proses machining, it needs to use coolant or lubricant to reduce temperature. Using of coolant when machining process can reduce temperature on cutting tool and work piece material, while using of lubricant can reduce friction between the cutting tool and work piece mateial. However, using of coolant and lubricant can harm for the environment and also coolant difficult to destroyed. Therefore, an alternative method to reduce the temperature when machining of magnesium alloy is using  the rotary cutting tool system. In the rotary cutting tool system, the cutting tool has a time to experience cooling in the period time. Other than aspect of temperature, surface roughness values are representative of surface of quality of produced componens. In this research, surface roughness value of magnesium alloy of AZ31 observed in ranges of work piece cutting speed of  (Vw) 25, 50, 120, 160, 200 m/min, rotary cutting speed of (Vt) 25, 50, 75 m/min, feed rate of (f) 0,05  and 0,10 mm/rev, and depth of cut of 0.2 mm. The turning process was done by using two kinds of diameter of rotary cutting tools are 16 and 20 mm, and without applying of coolant. The results of the research showed that the minimum surface roughness value of machined surface was 0,62????m by using insert with diameter of 16 mm, while the maximum surface roughness value of machined surface was 2,86 ????m by using insert with diameter of 20 mm. This result stated that the increase in the diameter of rotary cutting tool gives a significant effect on the produced surface roughness value. Factor of feed rate also gives a significant contribution on the surface roughness value of machined magnesium surface.  The increase in feed rate generated significantly surface roughness value as long as the trials experiments. The produced surface roughness values inversely proportional to the cutting speed of rotary cutting tool.Keywords - magnesium, rotary tool, surface roughness, turning. 
Percontohan Unit Penyulingan Komponen Aromatik Bunga Kopi di Desa Bumi Jawa, Batanghari Nuban, Lampung Timur Tanto Pratondo Utomo; Irwan Sukri Banuwa; Subeki Subeki; Gusri Ahyar Ibrahim; Suci Hardina Rachmawati
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v4i2.2577

Abstract

Kopi merupakan komoditas unggulan Provinsi Lampung yang harus terus ditingkatkan potensinya agar lebih membawa manfaat bagi petani sekaligus mengatasi masalah fluktuasi harga kopi. Bagian tanaman kopi yang belum dimanfaatkan adalah bunga kopi yang memiliki aroma wangi yang khas. Komponen aromatik bunga kopi dapat diekstrak menggunakan proses hydro-distillation menggunakan peralatan destilasi dan memerlukan pengetahuan yang cukup untuk menanganinya. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan petani kopi tentang proses destilasi bunga kopi dan peralatan untuk mendapatkan komponen aromatik bunga kopi, (2) meningkatkan pengetahuan petani kopi tentang penanganan bunga kopi yang baik sebelum diproses untuk mendapatkan komponen aromatiknya, dan (3) meningkatkan pengetahuan petani kopi tentang hasil destilasi bunga kopi yang mempunyai mutu yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan. Hasil pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan petani kopi tentang (1) proses destilasi bunga kopi dan peralatan yang dibutuhkan dalam mendapatkan komponen aromatik bunga kopi; (2) penanganan bunga kopi yang baik sebelum diproses untuk mendapatkan komponen aromatiknya; (3) hasil destilasi bunga kopi yang mempunyai mutu yang baik atau sesuai dengan yang diharapkan.
Pembuatan dan Pengujian Mesin Pemotong Lidi Tusuk Sate Gusri Akhyar Ibrahim; Arinal Hamni; Wahyu Budiono
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.161 KB) | DOI: 10.30653/002.201944.207

Abstract

MAKING AND TESTING OF SKEWERS CUTTING MACHINES. In Indonesia there are more than 100 types of bamboo that can be used by craftsmen, one of which is skewers. Skewers are promising commodities for business opportunities. The process of producing skewers are started from cutting down the bamboo, cutting bamboo, splitting bamboo, shriveling bamboo to become a stick skewer after that is done cutting the skewer sticks, drying sticks, polishing the sticks skewers and chopping sticks. The process of cutting a stick skewer which is done at this time is still using a simple tool, so the results are bad and the cutting time is very long. To maintain the quality of the results of a good stick skewer sticks and to increase the productivity of the stick skewers, the process of producing and testing of a skewer stick cutting machine is done. The method to produce a skewer stick cutting machine is done by designing the tool, determining the material to be used then making it. This skewer stick cutting machine is made with a press system and vertical cutting directions. From the results of testing the skewer stick cutting machine obtained that the quality of skewer cutting is good and the time required to cut is only 10 seconds. the difference is about 50 seconds faster than the hand saws used, so as to increase the productivity of the skewer sticks. The cutting machine was impelemented at home industry at Sidomulyo of South Lampung. Using the machine has increased productity and also quality of skewers.
The ANALISIS KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEBULATAN PADA PEMESINAN DRILL PADUAN MAGNESIUM MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Gusri Akhyar Ibrahim
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 1 (2019): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.205 KB) | DOI: 10.33019/jm.v5i1.736

Abstract

Magnesium merupakan salah satu logam yang mempunyai kelebihan dibandingkan logam lain yaitu memiliki densitas ringan dan mampu mesin yang baik, sehingga material magnesium semakin dikenal luas di bidang industri manufaktur seperti bidang otomotif dan biomedik. Namun bagaimanapun juga magnesium sangat mudah menyala karena magnesium memiliki titik nyala yang rendah dan reaktif terhadap oksigen. Selain dari aspek suhu pemesinan, hal yang harus diperhatikan juga yaitu pada aspek kekasaran permukaan karena dapat mempengaruhi koefisien gesek dari suatu komponen apabila komponen tersebut dipasangkan dengan komponen lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan parameter yang menghasilkan nilai kekasaran dan kebulatan terbaik dan untuk mendapatkan parameter yang paling berpengaruh terhadap kekasaran dan kebulatan pada pemesinan drill paduan magnesium. Pada penelitian ini dilakukan pemesinan drill mengunakan metode Taguchi dengan kondisi pemesinan drill yaitu kecepatan putar (n); 405 rpm dan 890 rpm, gerak makan (f); 0,1 mm/rev dan 0,3 mm/rev, point angle; 45º dan 65º, lubrikan; tidak menggunakan dan minyak kelapa sawit. Jenis pahat yang digunakan adalah pahat twist drill HSS dengan diameter 12 mm. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa parameter yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kekasaran permukaan adalah lubrikan dengan nilai P 0,003 dan nilai F 86,98, diikuti oleh kecepatan putar dengan nilai P 0,031 dan nilai F 14,86. Sedangkan parameter yang memberikan pengaruh signifikan terhadap kebulatan adalah lubrikan dengan nilai P 0,025 dan nilai F 17,51. Penggunaan kecepatan putar yang tinggi yaitu 890 rpm, gerak makan yang rendah yaitu 0,1 mm/rev, point angle yang besar yaitu 65° dan lubrikan dengan MQL minyak kelapa sawit memberikan hasil kekasaran permukaan dan kebulatan lubang yang terbaik.
MENINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS KERAJINAN ASESORIS BERBAHAN BATOK KELAPA SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DESA PALEMBAPANG KECAMATAN KALIANDA LAMPUNG SELATAN Arinal Hamni; Gusri Akhiyar Ibrahim; M. Ridho Ulya
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i1.454

Abstract

ABSTRAK Palembapang mempunyai produk unggulan berupa asesoris cui, cincin dan produk rumah tangga berbahan batok kelapa. Usaha Kerajinan asesoris Batok kelapa yang dilakukan oleh kelompok masyarakat yang saat ini sedang mendapat perhatiaan dari pemerintah Daerah Lampung Selatan , namun masalah yang dihadapi adalah kualitas produk kerajinan kurang bagus, biaya produksi tinggi, jumlah produksi sedikit, proses produksi yang dilakukan tidak efisien, pemasaran belum berkembang dan menejemen pengelolaan belum effesien. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha perbaikan dalam rangka peningkatan pengetahuan kelompok usaha kreatif ini. Permasalahan utama adalah 1) kualitas dan kapasitas produksi yang rendah, sehingga biaya produksi tinggi, 2) alat produksi yang masih sederhana, yaitu sebagian besar dikerjakan dengan manual, hal ini tidak efisien dan efektif. Pemasaran yang masih kurang berkembang. Metode yang digunakan adalah metode transfer teknologi Four in one untuk produksi asesoris, pelatihan dan pendampingan yang berguna untuk perbaikan mutu proses produksi, peningkatan pengelolaan dan penangan produk serta peningkatan pasar produk kreatif yang dapat memberikan pengetahuan untuk memperbaikan produk kerajinan batok kelapa. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan introduksi/pengenalan dan cara menggunakan serta maintenens alat produksi Four in one yaitu alat potong, alat gerinda dan alat pengamplas yang dibuat dalam satu rangkaian alat. Begitu pula dengan proses perbaikan manejemen pemasaran. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan profit dan memanfaatkan peluang usaha baru bagi kelompok pemuda di desa Pelembapang. Jumlah peserta yang ikut adalah 10 orang yang berasal dari kelompok Pemuda. Pelatihan dianggap berhasil jika 95 % peserta dapat menyelesaikan seluruh program pelatihan. Luaran yang dihasilkan adalah menghasilkan 1 unit rangkaian teknologi produksi four in one untuk membuat kerajianan asesoris, peningkatan daya saing (kualitas, kuantitas, nilai tambah produk dan SDM, serta peningkatan penerapan IPTEK, dan perbaikan tata nilai masyarakat (Sosial). Hasil yang diperoleh adalah pelatihan diikuti lebih dari 10 orang, ketercapaian keberhasilan program hanya 85%, penyerapan pembelajaran belum maksimal. Hal ini disebabkan karena pandemi dan diberlakukannya PPKM di Palembapang. Kata kunci: Proses, Produksi, kreatif, Effisien
Implementasi Minimum Quantity Lubrication (MQL) Pada Pembuatan Ulir Luar Material Magnesium Arinal Hamni; Aditya Pratama; Gusri Akhyar Ibrahim
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol. 14 No. 01 (2022): Manutech: Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v14i01.160

Abstract

Development of technology, has been to use of metal as the main material in industrial manufacture. In the machining, material of magnesium has excellent and beneficial characteristics, but it also has some disadvantages, one of them is very flammable because it has a low flash point. High generated temperatures can cause tool wear and contribute to thread accuuracy. Geometry errors in threading when cutting by lathe machine is influenced by diameter of cutting tool, depth of cut, and spindle speed. This study aims to analyze errors of response such as pitch errors, high thread errors, and thread angle errors. The machining trials of magnesium alloy AZ31 used by using Minimum Quantity Lubrication (MQL) method with lubricant of coconut oil. Diameter of threaded of 10, and 14 mm, depth of cut of 0.46 0.23, 0.3067, mm and a spindle speed of 424, 212, 424 rpm. The result shows that the Minimum Quantity Lubrication (MQL) technique with a diameter of 10 mm, a depth of cut of 0.46 mm and spindle speed of 424 rpm generated the best condition, in which pitch error of 0.012 mm and height thread error of 0.011533 mm.  Meanwhile the best result for thread angle error of 0.3866° in which reached at diameter of 10 mm, spindle speed of 212 rpm, and a depth of cut of 0.23 mm. Lubrication with implementing MQL technique has given real contribution to reduce the errors or increase the threaded precision.
PENGARUH LAPISAN KERAS TiN TERHADAP UMUR PAHAT BUBUT HSS PADA SAAT PEMESINAN BAJA CARBON SEDANG Gusri Akhyar Ibrahim
Jurnal Teknik Mesin Vol 1 No 1 (2011): Jurnal Teknik Mesin Vol.1 No.1 October 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) - ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.693 KB) | DOI: 10.21063/jtm.2011.v1.i1.9-13

Abstract

To increase performance of the tool life can be improved by hard coating surface on the tool using sputtering method. The research aims to deposit titanium and nitrogen thin film on surface of high speed steel tool, and also to investigate the effect of the TiN coating, which was coated by titanium and nitrogen using sputtering DC method, on the tool life. Thin film was deposited by sputtering method in vacuum chamber and flowed argon and nitrogen simultaneously. Trials machining of medium carbon steel material were done at various depth of cut of 0.5, 1.0 and 1.5 mm, feedrate of 0.084, 0.090 and 0.112 mm/rev and cutting speed of 23, 28, 32, 36, 42 and 48 m/min. The results showed that optimal cutting depth of coated and uncoated tools were 1 mm, tool life and removed volume was after coated titanium and nitrogen increased at 17% dan 40,3%, respectively.
Pembuatan Mesin Cetak Pelet Pakan Ternak Berbahan Baku Onggok Untuk Kelompok Peternak Sapi di Terbanggi Subing Lampung Tengah Gusri Akhyar Ibrahim; Arinal Hamni; Lusmelia Afriani
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 2 (2020): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i2.12949

Abstract

Desa Terbanggi Subing merupakan salah satu desa yang di Kecamatan Gunung Sugih, yang mana sebagian besar penduduknya bertani dan berternak sapi dengan beberapa kelompok peternak.  Sementara itu UMKM produksi pakan ternak dan kelompok peternak yang bergerak dibidang penggemukan sapi. Tujuan kegiatan ini adalah membuat mesin pencetak pelet pakan sapi menggunakan bahan baku onggok sehingga memudahkan peternak dalam menjalan usaha ternak sapi dengan pola dikandangkan. Pembuatan mesin cetak pelet menggunakan metode ekstruder menggunakan poros berulir dengan kecepatan tertentu. Pencampuran dilakukan sebelum masuk ke ekstruder. Kemudian poros berulir digerakan menggunakan mesin diesel 10 PK guna menghasilkan daya torsi yang besar.  Daya motor direduksi menggunakan sistem gearbox sehingga mendapatkan kecepatan putaran lebih rendah dengan torsi yang lebih besar. Mesin yang dibuat memiliki kapasitas produk hingga mencapai 100 kg/jam. Dengan demikian produksi mesin cetak pelet mampu memproduksi hingga 800 kg setiap harinya.
Co-Authors . Tarkono, . Achmad Yahya Teguh Panuju Achmad Yahya Teguh Panuju Afriani, Lusmelia Agus Haryanto Agus Setiawan Agus Setiawan Ahmad Su’udi Ahmad Yahya Ahmad Yahya TP Ahmad Yahya TP, Ahmad Akhmad Isnain Pulungan Akhmad Isnain Pulungan, Akhmad Isnain Alan Suseno Alim Fadila Rahman Amrizal Amrizal Anjar Tri Gunadi Anjar Tri Gunadi, Anjar Tri Anwar, Syaipudin Arinal Hamni Arinal Hamni Arinal, Arinal Armulani Patihawa Arzaq, Arzaq Guruh Dityamri Aufadhia Bagus Ramadhan Bagus Saputra Burhanuddin, Yanuar Dewi Sartika DEWI SARTIKA DEWI SARTIKA Didiek Embrijakto Dimas Rizky Hermanto Dityamri, Arzaq Guruh Dityamri, Arzaq Guruh Dodi Wibowo Dodi Wibowo, Dodi Dwiastanto, Lucius Patria Giri Eko Agus Supriyanto Endra Saputra Endro Prasetyo Wahono Ferdianto, Edo Firmansyah, Andre Gustiyawan, Ahmad Hamni, Arinal Henddy Purnomo Henddy Purnomo, Henddy Hendra Hendra Indra Hermawan Irwan Sukri Banuwa Joni Iskandar Joni Iskandar Julita, Sela Karina Gracia Agatha Tambunan Leksono, Panji Mario Lestari, Sri Maria Puji Libiru, Rofika Lusmeilia Afriani Lusmelia Afriani M. Dyan Susila M. Ridho Ulya Magnolia, An-Nisa Mahyudin, Yovial Milyanti, Rita Muhammad Daud Aria Falah Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Taqwa Nanda Radigo Putra, Deky Niswah, hamimatun Novri Tanti, Novri NUR EFENDI Nur Efendi Patihawa, Armulani Pramono, Atik Pratondo, Tanto Ramadhan, Bagus Rantaujaya, Agus Rizki Ramadhan Robby Saputra Sahid Ar Rafi Salsabila, Unik Hanifah Saputra, Endra Seldi Prayoga Shirley Savetlana Shirley Savetlana, Shirley Sri Hidayati Sri Maria Puji Lestari Sri Maria Puji Lestari Sri Maria Puji Lestari Sri Puji Maria Sri Ratna Sulistiyanti Sri Waluyo Subeki Subeki Subeki Subeki, Subeki suci hardina rahmawati Supriyadi, Eko Agus Suryadiwansa Harun Tanto Pratondo Utomo Tarkono Tarkono Tarkono Tarkono, Tarkono Thohirin, Muh Trisya Septiana Udin Hasanudin Valiandra, Tito Valiandra, Tito Wahyu Budiono Wahyu Hidayat Wibowo, Muhammad Pandu Wijaya, Bayu Frans Wisnaningsih Yahya, Achmad Yanuar Burhanuddin Yanuar Burhanuddin Yusman Zamzami Yusman Zamzami, Yusman