n/a Purwanto
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 115 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENALAAN STRUKTUR PI-D MENGGUNAKAN MODEL REFERENCE ADAPTIVE CONTROL (MRAC) PADA PENGENDALIAN TEGANGAN OUTPUT GENERATOR DC (73411) Diana Ramadhani; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plant motor generator DC 73411 merupakan salah satu panel pelatihan di Laboratorium Sistem Kontrol Universitas Brawijaya Malang. Plant motor generator DC 73411 memiliki steady state gain sebesar 0,72, faktor redaman sebesar 1,507, dan waktu untuk mencapai steady state sebesar 4,12 detik. Pengontrolan dengan struktur PI-D dilakukan agar tegangan output generator DC memiliki error steady state kurang dari 5%, settling time kurang dari 4 detik dan  tidak memiliki overshoot. Penalaan struktur PI-D dilakukan oleh metode MRAC (Model Reference Adaptive Control). Hal ini bertujuan agar sistem lebih tahan terhadap perubahan setpoint dan gangguan. Model Reference Adaptive Control memiliki ide dasar untuk membuat respon sistem agar menyerupai perilaku respon model referensi.   Kata Kunci: Generator DC, Tegangan Output, Struktur PI-D, MRAC.
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR PEMOTONG KAYU MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO UNO Ridho Robby Isroni; n/a Purwanto; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kecepatan motor pemotong kayu menggunakan gergaji kayu elektrik HITACHI KOKI C7SS. Gergaji dihubungkan dengan rangkaian pengendali kecepatan motor AC sebagai pengendali kecepatannya. Digunakan Kontroler PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga putaran motor dapat sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Mikrokontroler menggunakan Arduino Uno dan sebagai pembaca kecepatannya digunakan sensor optocoupler serta terdapat motor DC yang dipasang secara mekanik sebagai penggerak maju mundur gergaji. Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning. Didapatkan parameter PID dengan nilai Kp=0.5,Ki= 0. 1, dan Kd =0.5 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian kecepatan putaran pada pemotong kayu mempunyai error steady state sebesar 2%, waktu steady hanya 3 detik, dan tidak terdapat overshoot. Dari pengujian juga didapatkan masih dibawah batas toleransi kesalahan sebesar 2%- 5%. Kata Kunci- PID, Pemotong Kayu, Sistem Pengendalian Kecepatan.
APLIKASI PENGENDALI SUHU RUANGAN DENGAN KONTROLER LOGIKA FUZZY BERBASIS MIKROKONTROLER AVR-ATMEGA 328 Diyan Agung W.; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.855 KB)

Abstract

Kontroller Logika Fuzzy (Fuzzy Logic Controller) telah terbukti dapat digunakan sebagai kontroller dengan model plant yang sukar diprediksi. Algoritma kontroler ini diproses secara digital berdasarkan Membership Function untuk Error, Change Error dan Output. Dengan adanya mikrokontroler yang kompak sangat dimungkinkan algoritma kontroler ini ditanamkan kedalam mikrokontroler. Selain itu dengan adanya kompiler bahasa pemrograman C untuk mikrokontroler akan mempermudah mengimplementasikannya. Untuk mengimplementasikan Kontroler Logika Fuzzy digunakan mikrokontroler ATMEL AVR-ATMEGA328. Mikrokontroler ini secara internal memiliki sejumlah ADC (Analog to Digital Converter) internal. ADC (Analog to Digital Converter) internal digunakan untuk mengubah sinyal analog menjadi digital untuk setpoint dan umpan balik. Sebagai keluaran digunakan metode PWM (Pulse Width Modullation) menggunakan internal PWM (Pulse Width Modullation) yang dimiliki mikrokontroler. Keluaran PWM (Pulse Width Modullation) dimodulasi oleh keluaran defuzzyfikasi untuk mengatur daya pemanas. Kontroler Logika Fuzzy yang telah dibuat berhasil dapat menyelesaikan sistem kontrol dengan model plant yang sulit diprediksi atau tanpa mencari model dari plant. Hasil pengujian respon memiliki Time Steady State sebesar 35 detik pada set point 65 derajat celcius. Sedangkan error pada setpoint 65 derajat celcius sebesar 2 derajat celcius atau persentase error sebesar 3,08 %.
PENGENDALIAN SEKUENSIAL PADA ELECTRICAL POWER GENERATIONS AND DISTRIBUTIONS SYSTEM (EPGDS) PESAWAT N219 BERBASIS PROGRAM LOGIC CONTROL (PLC) DENGAN METODE GRAFCET Jodie Revel Palasroha; n/a Purwanto; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 6 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electrical Power Generations and Distributions System (EPGDS) adalah sistem kelistrikan pada pesawat N219. Yang didesain sesuai dengan standar keamanan dan kenyamanan penerbangan sipil. Sebelum sistem EPGDS ini dioperasikan ke dalam pesawat, terlebih dahulu di simulasikan di Laboratorium. Sistem ini bekerja secara sekuensial mempunyai 4 kondisi dalam proses distribusi tegangan ke seluruh beban pada pesawat. Perancangan sistem kontrol sekuensial sistem EPGDS pada penelitian ini menggunakan metode grafcet atau sequencial function chart pada software CX – Programmer dan juga dengan ladder diagram pada CX-Programmer yang nantinya akan di aplikasikan ke dalam PLC OMRON CP1L. Pada proses ini didapat hasil sesuai dengan yang diharapkan, dimana starting awal dengan main battery akan memicu kedua generator hingga sampai level sensor kecepatan minimum. Setelah itu akan berlanjut ke Normal Operation dimana kedua generator sebagai sumber utama yang akan mendistribusikan tegangan ke semua beban. Ketika salah satu generator bermasalah otomatis akan berganti menjadi Generator 1 Operation atau Generator 2 Operation tergantung generator mana yang bermasalah. Dan pada kondisi dimana kedua generator tidak dapat beroprasi karena adanya gangguan maka otomatis Emergency Operation on. Kata kunci : PLC, Metode Grafcet, EPGDS, Pesawat N219 ABSTRACT Electrical Power Generations and Distributions System (EPGDS) is an electrical system on N219 aircraft. Designed accordance with civil aviation safety regulation (CASR) part 23. Before, Electrical Power Generations and Distributions System (EPGDS) operated into the aircraft, this system first simulated at laboratory. EPGDS works sequetially has 4 conditions in the process voltage distribution to all load on the plane. Sequential control system of EPGDS in this research using grapchet method or sequential function chart and also ladder diagram on Cx-Programmer which be applied into PLC OMRON CP1L. On this process the resul as expected, where the initial starting with the main battery will trigger two generators up to the level of the minimum speed sensor.  It will continue to Normal Operation where the two generators as the main source will distribute the voltage to all loads. When one of the two generator has a problem so it can not operate,will automatically switch mode to Generator 1 Operation or Generator 2 Operation depending on which generator has problem. And in condition where two generators can not operate, then automatically Emergency Condition on. Keywords: PLC, Grafcet Method, EPGDS, N219 Aircraft
PENGENDALIAN SUHU PADA SISTEM DISTILASI AIR LAUT MENGGUNAKAN YOKOGAWA DCS CENTUM VP Indra Dwi Cahya; Erni Yudaningtyas; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih di daerah pesisir seperti kota Surabaya, menjadi hal yang sangat penting. Karena ketersediaan air dengan kebutuhan warga tidak sebanding. Dalam pemenuhan kebutuhan air diperlukan sebuah alat yang dapat mengatasi air bersih. Air laut memiliki kadar garam yang sangat tinggi, sehingga diperlukan penyaringan air untuk menghasilkan air tawar. Proses penyaringan air laut disebut dengan distilasi. Distilasi dapat mengubah air laut menjadi air tawar dengan 2 proses. Evaporasi dan kondensasi, adalah proses yang mengubah air menjadi uap kemudian diubah menjadi air tawar yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Proses distilasi memerlukan alat yang bersifat massive (besar). Oleh karena itu dalam hal pengendalian prosesnya dibutuhkan sebuah Distributed Control System (DCS). Dengan DCS, pengendalian proses evaporasi maupun kondensasi dapat secara mudah dimonitor. Dengan pemanfaatan graphic mode sebagai Human Manufactur Interface (HIS) yang dapat secara mudah diamati perubahan variable-variabel yang terjadi didalam proses pengendalian. Penggunaan DCS tidak lepas dari proses sensing sebagai masukan system. Proses sensing yang dipilih menggunakan PT100 dan transmitternya. PT100 unggul dalam rentan suhu yang tinggi dan dapat secara langsung bersentuhan dengan media yang diamati. Dalam hal pengendalian, digunakan pengendalian on-off pada actuator yang dipilih karena perubahan suhu memiliki akumulatif waktu yang lama dalam proses perubahannya. Dengan memanfaatkan pengedalian on-off pada aktuator berupa kipas Niddec Gamma 32, hasil dari proses kondensasi dapat dimaksimalkan Kata kunci : Distributed Control System (DCS), Distilasi, NIddec Gamma 32, PT100
PENGENDALIAN SUHU EKSTRAKSI KULIT BUAH NAGA MERAH BERBASIS ATMEGA2560 UNTUK MENGHASILKAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN Jendra Sesoca; Erni Yudaningtyas; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.895 KB)

Abstract

Kulit buah naga merah memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber antioksidan. Umumnya kulit buah naga merah hanya dianggap sebagai limbah. Hal ini sangat disayangkan dikarenakan kulit buah naga memiliki banyak manfaat. Pemanfaatan yang dapat dilakukan adalah dengan mengekstraknya sehingga akan diperoleh ekstraksi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar beragam pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak para industri terutama industri rumahan dan tradisional kurang memperhatikan akan pentingnya suhu dalam proses ekstraksi.Penelitian ini difokuskan pada pengendalian suhu untuk ekstraksi kulit buah naga merah berbasis ATmega 2560, dan kontroler proporsional integral derivatif, sehingga diperoleh suatu desain pengendalian suhu yang tepat untuk ekstraksi kulit buah naga merah.Perancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhu pada alat ekstraksi kulit buah naga merah pada penelitian ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode satu Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem yaitu Kp=7,. Ki=0,2, dan nilai Kd= 65,99. Sistem ekstraksi kulit buah naga merah dapat mencapai set point 58° C dan settling time 126. Didasari dengan nilai tersebut perancangan perangkat lunak untuk sistem pengendalian suhu menggunakan software pada Arduino ATmega2560 dapat bekerja dengan baik karena dapat menjaga suhu pada kisaran 58° C selama 28 menit sesuai dengan standar ekstraksi kulit buah naga merah untuk mendapatkan hasil antioksidan yang baik.Kata Kunci— Buah Naga, Ekstraksi Kulit Buah Naga, Kontroler Proporsional Integral Derivatif
Sistem Pengendali Kecepatan Motor DC pada Konveyor Barang Menggunakan Kontroler PI Berbasis Arduino Uno Ray Selvy Firmansyah P.; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Konveyor adalah suatu sistem mekanik yang mempunyai fungsi memindahkan barang dari satu tempat ke tempat yang lain. Konveyor banyak dipakai di industri untuk transportasi barang yang jumlahnya sangat banyak dan berkelanjutan. Konveyor tersusun dari berbagai macam komponen salah satunya motor direct current (DC), yang mana berfungsi sebagai penggerak pada konveyor. Oleh sebab itu, motor DC harus dijaga agar dapat mempertahankan kecepatan putar pada konveyor saat terjadi gangguan berupa perubahan berat beban material dengan tetap mempertahankan keluaran sistem sesuai dengan setpoint yang diinginkan. Hal ini sangat penting dilakukan agar konveyor dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga tidak menggagu kegiatan produksi yang sedang berlangsung. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah melakukan pengendalian kecepatan motor DC pada konveyor. Untuk mengendalikan kecepatan motor DC pada konveyor dibutuhkan suatu kontroler yang tepat dan sesuai dengan plant sistem. Kontroler Proporsional Integral (PI) adalah kontrol aksi yang memiliki respon cepat, sehingga sesuai untuk mengontrol kecepatan motor DC. Diantara metode yang biasa digunakan untuk mencari parameter PI, metode root locus dianggap lebih tepat untuk mencari parameter PI pada plant motor DC yang mempunyai kecepatan respon yang cepat oleh karena itu pada skripsi ini digunakan metode root locus untuk mendapatkan nilai parameternya dan didapat nilai parameter = 1.6326 dan = 5. Dari parameter tersebut diimplementasikan pada motor DC untuk dibandingkan antara hasil respon sistem menggunakan aplikasi simulink Matlab dengan hasil respon sistem implementasi pada motor DC.   Kata Kunci : konveyor, motor DC, kontrol kecepatan, kontroler PI, root locus.
Sistem Pengaturan Kecepatan Motor DC pada Alat Ektraktor Madu Menggunakan Kontroler PID Rievqy Alghoffary; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.728 KB)

Abstract

Pengontrolan kecepatan pada alat ektraktor madu menggunakan motor DC menyempurnakan alat ekstraktor yang masih diputar secara manual. Hal tersebut diharapkan memiliki proses tingkat efisiensi yang lebih baik.Digunakan Kontroler PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga putaran motor dapat sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Pada skripsi ini digunakan metode hand tunning. Dalam pembuatannya digunakan Arduino Uno Rev3, sensor optocoupler BS5-T2M, motor DC.Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning ini didapatkan nilai kp=0.1 ki= 0.0000001 dan kd =15 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian kecepatan putaran pada alat ekstraktor madu mempunyai error steady state sebesar 1.67% dan overshoot sebesar 11.8%. Dari pengujian juga didapatkan toleransi kesalahan sebesar 2% - 5%.Kata kunci : PID, Alat Ekstaktor Madu, Sistem Pengontrolan Kecepatan.
PERANCANGAN KESEIMBANGAN GERAK PITCH PADA BICOPTER SECARA STATIS DENGAN METODE MENGUBAH-UBAH KECEPATAN MOTOR MENGGUNAKAN KONTROLER PID Dandy Muhammad; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi modern, saat ini robot udara atau yang sering disebut Unmaned Aerial Vehicle (UAV) sering digunakan sebagai alat bantu pengambilan gambar dari udara dari sudut-sudut yang sulit dan berbahaya untuk dijangkau manusia. Salah satu jenis UAV yang dapat membantu manusia adalah multicopter. Multicopter yang memiliki dua baling-baling disebut bicopter. Dalam perancangan bicopter ada beberapa hal yang mempengaruhi keseimbangan antara lain panjang frame, berat total, dan gaya dorong motor (thrust). Untuk mendesain frame bicopter secara lengkap diperlukan alat uji satu frame. Alat bantu desain frame bicopter merupakan model satu frame dengan satu aktuator motor dan propeller. Sisi lainnya merupakan beban uji yang dapat diubah-ubah beratnya. Proses perancangan PID pada penelitian ini menggunakan metode 1 Ziegler-Nichols pada setpoint 2,5 V menghasilkan Kp = 5,7; Ki = 28,5; dan Kd = 0,285 yang menunjukkan bahwa respon sistem secara keseluruhan tidak melebihi 5% dari setpoint dan mampu kembali stabil ketika mendapatkan gangguan perubahan beban uji.. Hal ini menunjukkan bahwa kontroler PID dapat mengendalikan kecepatan putaran dengan baik. Kata kunci : Bicopter, Kecepatan Putaran, PID, UAV
Pengendalian Hovering Pada Quadcopter Berbasis Kontroler PID Menggunakan Mikrokontroler Arduino UNO R3 Reza Hermansyah Ramdhani; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pengendalian (controlling) memiliki peran penting untuk perangkat otomatis agar dapat beroperasi dengan cara yang lebih simpel hingga pada keadaan self-drive. Dalam bidang penerbangan, teknologi pengendalian diaplikasikan pada Unmanned Air Vehicle (UAV) untuk membuat moda terbang tersebut dapat terbang dengan stabil yang salah satu contohnya adalah quadcopter. UAV quadcopter merupakan salah satu teknologi moda terbang tanpa awak yang dikendalikan dengan remote control. Quadcopter merupakan salah satu jenis pesawat yang bisa diklasifikasikan sebagai UAV namun kelasifikasi quadcopter masih di bawah UAV karena komponen pendukungnya tidak selengkap UAV Penelitian ini menggunakan sensor gyroscope GY-521 MPU 6050 untuk pembacaan sudut dari quadcopter dan pengendali Proporsional Integral Differential (PID) untuk mengendalikan hovering quadcopter agar dapat terbang dengan stabil. Stabil yang dimaksud adalah dapat mencapai setpoint 0°. Nilai parameter pengendali PID didapatkan dengan metode trial and error. Trial and error adalah metode menentukan parameter pengendali dengan cara perkiraan dan pengecekan sampai mendapatkan nilai parameter yang dapat mencapai setpoint. Kata Kunci: Quadcopter, Sensor Gyroscope, Hovering, Proporsional Integral Differential (PID).
Co-Authors Adeck Aprilyan Kurniahadi Adhif Achmad Azzari Aditya Angga Kusuma Aditya Ilmawan Putra Afriandika Brillian Ahmad Akhyar Ahmad Ridwan Hanafi Akhmad Salmi Firsyari Aldi Rizaldi Ali Reza Andri Nugraha Andrian Pramana Aretasiwi Anyakrawati Ariski Fadillah Azizul Hakim Azwan Mahadin Kusuma Bagus Leksono Wibowo Bambang Siswojo Bayu Prabarianto Bernhard Petrus Aritonang Berry Virawan Saragih Calvin Doro Giovanni Danang Indra Permana Dandy Muhammad Dany Octodoputra Deaz Achmedo Giovanni S. Dendy Ridho Revianto Dennis Himawan Arista Desta Aran Putra Dhendy Zaki Ridwan Diana Ramadhani Dimas Budi Prasetyo Dimas Okta Ardiansyah Diyan Agung W. Dwi Mukti Bagus Wijayanto Dzikrullah Akbar Erich Perdana Hartomo Erni Yudaningtyas Fajar Destriwanta Fandy Sandica F. Ferdi Aldiansyah Ferditya Krisnanda Firman Dewan Saputra Fondra Arizona Galih Priyo Jati Garneta Rizke Ayu Cempaka Gladi Buana Goegoes Dwi Nusantoro Goegoes Dwi Nusantoro Gumilang Saptha Pamega Hakiki Bagus Putro W. Handriawan Junianto Hanip Adzhar Helmi Rizaldi Pratama Hernawan Kristianto Hindun Fitrotullaili Ikhfal Ruhyadi Imam Fauzi Indra Dwi Cahya Jati Febriliantono Jefry Sugihatmoko Jodie Revel Palasroha Johanes Reinhart Pandang Joko Prasetyo Kemas Muhammad Rizal Khairul Ramadhan Luthfi Fakhrudin Nizar M. Aminuddin Al Islamy M. Aziz Muslim M. Aziz Muslim M. Hazrirrahman Wakti M. Imbarothur Mowaviq M. Rizaldi Fathoni M.T., Dr. Ir. Erni Yudaningtyas Jendra Sesoca. M.T. S.T. Ir. Purwanto Mahaestra Fachrurrozi Mahfudhi Imanuddin S. Mohammad Mufti Fajar Mohammad SHiddiq Pratomo Muamar Syahidan Muchammad Najiulloh A. R. Muhamad Ameer Hakim Muhammad Arif Arsyad Muhammad Awin Alamsyah Handoko Putra Muhammad Aziz Muslim Muhammad Bukhori Rofiq Muhammad Hilmy Arsyad Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Saputra Muhammad Miftahur Rokhmat Muhammad Rony Hidayatullah Muhammad Taufiq Al-Ramadhan Muhammad Yudi Prawira n/a Abdullah n/a Alfido n/a Retnowati Pangky Candra Wardhana Pradhana, Anak Agung Surya Pribadhi Hidayat Sastro R. Praja Kusumanugraha Raditya Wiradhana Rahmad Angga Darul Quthni Rahmadwati, n/a Rainier Lestianto Rauzan Fikri M. Ravi Indra C. Ray Selvy Firmansyah P. Reynaldi Nugraha Reza Adin Firmansyah Reza Hermansyah Ramdhani Ridho Robby Isroni Rievqy Alghoffary Rifan Pradestama Giantara Rivaldy Indra S. Riyan Hidayatullah Rizanda Rischita Rudito Prayogo Rusli, Mochammad Sam Budi Suharto Taufiq Nor Ahmad Ventario Amanda Victor Tri Winarta Wiyogo Darmawan Yoga Adhiyasa Yolanda Adi Setiawan Yudha Nur Wahyu Darmawan