Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Small island tourism: Future investment or environmental time bomb? A comparative study of Cempedak Private Island and Funtasy Island Suriwahyudi; Nugraha, Awaludin; Hadian, Mohamad Sapari Dwi
International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/ijaste.v9i1.1-15

Abstract

The development of private islands as luxury tourism destinations is expanding in Indonesia, particularly in the Riau Islands. This qualitative research uses a comparative case study method to examine two private island projects (Cempedak Private Island and Funtasy Island) to assess whether private island development constitutes a sustainable investment or poses an environmental threat. Primary data were collected through interviews with stakeholders and supported by document analysis. Findings show that Cempedak Island successfully implemented eco-tourism principles through strong governance and local community involvement, while Funtasy Island suffered from mismanagement, regulatory issues, and ecological degradation. The analysis, framed using the ESG (Environmental, Social, Governance) perspective, reveals the significance of inclusive planning, sustainable architecture, and transparent leadership in ensuring long-term viability. The study provides insights for investors, policymakers, and scholars, although its findings are context-specific and may not be generalizable to all private island developments. Future research is needed to test the ESG framework across diverse geographic and regulatory environments.
TRADISI PASAWARI: SEBUAH PEDOMAN PENGEMBANGAN ETHNO-ECOTOURISM DI KALI AMA NEGERI HUALOY, PULAU SERAM, MALUKU Hehanussa, Akib; Saefullah, Kurniawan; Hadian, Mohamad Sapari Dwi
PANGGUNG Vol 33 No 3 (2023): Resiliensi Budaya sebagai Ketahanan dalam Menjaga Tradisi hingga Ekonomi Kreatif
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i3.2748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami indigenous knowledge masyarakat Negeri Hualoy, dan bagaimana praktik indigenous knowledge dapat dijadikan panduan dalam pengembangan pariwisata berbasis etnis dan ekowisata di Kali Ama Negeri Hualoy, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif eksploratif dengan jenis penelitian etnografi. Data dan informasi penelitian ini berupa data primer yang diperoleh secara langsung melalui observasi dan wawancara mendalam bersama informan penelitian di Negeri Hualoy, dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen desa, artikel jurnal, dan laporan kerja yang memiliki keterkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, “pasawari” sebagai salah satu indigenous knowledge yang diyakini sebagai falsafah hidup masyarakat, semestinya mampu dimanfaatkan sebagai panduan dalam pelaksanaan pariwisata berkelanjutan berbasis etnis dan ekowisata di kawasan Kali Ama, dengan tujuan peningkatan ekonomi masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan dan budaya masyarakat Negeri Hualoy, serta meminimalisir semua dampak negatif terhadap ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Kata Kunci : Indigenous Knowledge, ethnotourism, ecotourism, Kali Ama.
Examining selective exposure and disaster information literacy among Generation Z Instagram users Lavigne, Franck; Rizal, Edwin; Hadian, Mohamad Sapari Dwi
Jurnal Informatio Vol 6, No 1 (2026): 2026
Publisher : Faculty of Communication, Padjadjaran University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/inf.v6i1.69343

Abstract

Background: As a disaster-prone nation, Indonesia requires robust disaster information literacy. Generation Z, as active social media users, demonstrates distinct patterns of selective exposure to earthquake information on Instagram, influenced by psychological needs, message relevance, and social context.Purpose: This study aims to analyze the psychological factors, message features, and social contexts that influence Generation Z’s selective exposure to local earthquake information on Instagram within the framework of disaster information literacy.Methods: Utilizing a qualitative case study approach centered on the Sumedang earthquake (June 31, 2025–November 5, 2025), this research employed in-depth interviews with six informants, focus group discussions, and visual discourse analysis of 45 posts from local Instagram accounts (@radarsumedang, @inimahsumedang, @tahuekspress, and @sumedangekspresnews). Interviews lasted 45-60 minutes each and were analyzed using NVivo 12 software.Results: Selective exposure is driven by trust, affective needs, and practical motivations. Message features—specifically Instagram Stories for rapid updates, feed posts for in-depth narratives, and infographics for clarity—play a critical role. Furthermore, the social context, including peer recommendations, comment-based verification, and the editorial strategies of local media, significantly shapes engagement. Generation Z demonstrates situational, heterogeneous, and dialogic interaction patterns with disaster information, balancing cognitive needs for accuracy with affective needs for emotional reassurance.Conclusions: Disaster information literacy for Generation Z requires a hybrid strategy that integrates speed, accuracy, empathy, and interactivity to strengthen community preparedness and resilience. This study extends Selective Exposure Theory by identifying "emotional certainty" as a novel motivation, enriches Uses and Gratifications Theory through situational gratifications, and advances Situational Crisis Communication Theory by emphasizing collective social validation in social media-based disaster contexts.
Strategi pengembangan Desa Banjarasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan Sutrisno, Eko Yuli; Endyana, Cipta; Hadian, Mohamad Sapari Dwi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i22025p303-316

Abstract

Development strategy for Banjarasi Village as a sustainable tourism destination This research was conducted in Banjarasri Village, Kalibawang, Kulon Progo, Special Region of Yogyakarta. The background of this study is that Banjarasri Village has not yet become a popular tourist destination, even though several surrounding villages have already gained recognition as attractive tourist destinations. The purpose of this study is to identify the strategic position of Banjarasri Village and recommend strategies for developing it into a sustainable tourism destination. The research method employed is descriptive qualitative. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings indicate that Banjarasri Village has the potential to become a sustainable tourism destination. The recommended strategies for development are maximizing the village’s strengths by building tourism facilities and infrastructure, creating scenic viewing spots, developing heritage and educational tourism packages, projecting the merti dusun tradition as a cultural tourism attraction, and promoting the village’s tourism potential. The second strategy is minimizing weaknesses to seize opportunities, such as developing glamour camping (glamping), establishing traditional village-style eateries, and forming a tourism awareness group. The third strategy is utilizing strengths to address threats, including campaigning that Banjarasri’s attractions are located in a safe zone from Mount Merapi’s disaster risk, improving attraction quality, and implementing product differentiation. The fourth strategy is reducing weaknesses to prevent threats by providing affordable and easily accessible accommodation, offering dining options that meet tourists’ preferences, and conducting education and training programs in the tourism sector. Penelitian ini dilakukan di Desa Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah Desa Banjarasri belum menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan padahal beberapa desa yang berada di sekitarnya saat ini telah menjadi destinasi wisata yang digemari wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi strategis Desa Banjarasri dan rekomendasi strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan Desa Banjarasri menjadi destinasi wisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitiannya adalah Desa Banjarasri memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata berkelanjutan. Saran rumusan strategi yang dapat diterapkan untuk pengembangan Desa Banjarasri adalah memaksimalkan kekuatan Desa Banjarasri dengan membangun sarana dan prasarana wisata, membangun spot untuk menikmati pemandangan, membuat paket wisata heritage dan pendidikan, memproyeksikan kegiatan merti dusun menjadi daya tarik wisata budaya, dan melakukan promosi daya tarik wisata Desa Banjarasri. Strategi yang kedua adalah mengurangi kelemahan untuk meraih peluang yang dapat dilakukan dengan membangun glamour camping (glamping), membangun tempat makan khas pedesaan, dan membentuk kelompok sadar wisata. Strategi yang ketiga adalah memanfaatkan kekuatan untuk menghadapi ancaman, yaitu dengan mengkampanyekan bahwa daya tarik Desa Banjarasri berada di zona aman bencana Gunung Merapi, meningkatkan kualitas daya tarik, dan melakukan diferensiasi produk. Strategi yang keempat adalah mengurangi kelemahan untuk mencegah ancaman dengan menyediakan akomodasi penginapan yang terjangkau dan mudah dipesan, menyediakan tempat makan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan, dan mengadakan program Pendidikan dan pelatihan bidang pariwisata.
Co-Authors Abdilah, Muhammad Anthesa Abdurahman, Oman Akib Hehanussa Asep Yusuf Asti Nur Aryanti Awaludin Nugraha Ayu Krisnha Yuliawati AZIZ, FAISHAL Bayu Nugraha Bidayatun Nuzul Yuni Astuti Bombom Rachmat Suganda Bombom Rahmat Suganda, Bombom Rahmat Boy Macklin Pareira Prawiranegara Boy Yoseph Cahya Sunan Sakti Syah Alam Budhi Pamungkas Gautama, Budhi Budi Muljana Cecep Yandri Sunarie Cipta Endyana Daliman, Shaparas Binti Derry Prasetya Putra Santosa Dewandra Bagus Eka Putra Dewandra Bagus Eka Putra Dewandra Bagus Eka Putra Dewandra Bagus Eka Putra, Dewandra Bagus Eka Edwin Rizal Emi Sukiyah Eva Tuckyta Sari Sujatna Faizal Muhammadsyah Fathurrizal Muhammad, Fathurrizal Fauziyah Hani Fauziyah Hani Franck Lavigne, Franck Frini, Gisca Gia Hendarmawan - Hendarmawan Hendarmawan Husnul Kausarian Iman, Munib Ikhwatun Inassa, Dhini Iskandarsyah, Teuku Yan Waliyana Muda Jamaluddin, Muh. Fakhri Kamseno, Sigit Kikania, Audy Putri Krishna Yuliawati, Ayu Kurniawan Saefullah M I, Teuku Yan Waliana M. Nursiyam Barkah Mardiana, Undang Mega Fatima Rosana Moch Ridfan Trisnadiansyah Mochamad Nursiyam Barkah Mochammad Nursiyam Barkah, Mochammad Nursiyam Muhammad, Azwar Satrya Munib Ikhwatun Iman Munib Ikhwatun Iman Munib Ikhwatun Iman Nadzif, Nor Farina Nana Sulaksana Oman Abdurahman Oman Abdurahman Pradnya Paramarta Raditya Rendra Raden Irvan Sophian Rasi Prasetio Restu, Abigail Rofi Rofaida Rustikadara, Taufik Satrio Satrio Shahnaz Noveta Bastira Suriwahyudi Sutrisno, Eko Yuli T Yan Waliana T Yan Waliana, T Yan Teuku Yan Waliana Muda Iskandarsyah Teuku Yan Waliyana Muda Iskandarsyah Undang Mardiana Wan Yaacob, Wan Zuhairi Wan Zuhairi Wan Yaacob Wulung, Shandra Rama Panji Yudhi Listiawan Yuniarti Yuskar Yuniarti Yuskar, Yuniarti Zulfialdi Zakaria