Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Pengolahan dan Pengemasan Keripik Buah Wanadiatri, Halia; Juniawan, Alvin; Fathurrahman, Fathurrahman; Wedowati, Endang Retno; Rejeki, Fungki Sri; Haryanta, Dwi
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v4i2.3659

Abstract

The purpose of this community service is to provide solutions through providing tools and training for processing and packaging fruit chips in Gelangsar Village, Gunungsari, West Lombok. This training activity is one of Kosabangsa's programs for 2023. Participants in this training consist of village owned enterprises and farmer groups totalling 26 people. The method used in this service is socialization and training related to technology and innovation in processing and packaging fruit chips. The results of implementing community service through questions and answers and discussions are that the community strongly agrees with the training on processing and packaging fruit chips because it can increase understanding, skills and new, more innovative business ideas to improve the economy of Gelangsar village residents. Through this training, the community has new insights regarding the latest technology and innovation in processing chips from post-harvest fruit and packaging them so that they are durable and long-lasting. The continuation of this program is related to product marketing assistance which will collaborate with various related parties such as Business and Technology Incubator of Universitas Islam Al-Azhar and Nusa Tenggara Barat Mall. The impact of this program is the local people are able to increase their income through the training.
SKRINING LOW VISION SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PADA PENGRAJIN EMAS DI PUSAT EKONOMI KREATIF SEKARBELA wanadiatri, halia; Musyarrafah, Musyarrafah; Mardiah, Aena
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2244

Abstract

Pengrajin Emas menghabiskan waktu yang cukup lama dalam membuat sebuah perhiasan, sehingga sering kali lupa memperhatikan keadaan dari kesehatan tubuhnya mulai dari penglihatan dan postur tubuh karena terlalu fokus mengerjakan kerajinannya. Salah satu gangguan penglihatan yang sering dialami oleh pengrajin emas adalah Asthenophia. Asthenopia terjadi karena kelelahan otot siliaris akibat daya akomodasi, hal ini dapat memberikan dampak negatif berupa cepat lelah, sering istirahat, kehilangan jam kerja, mengurangi kepuasan kerja, penurunan mutu produksi, meningkatkan frekuensi kesalahan, mengganggu konsentrasi dalam bekerja hingga menurunnya produktivitas pengerajin emas. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan pengrajin emas tentang pentingnya kesehatan mata dan mendeteksi gangguan dini masalah kesehatan. Metode pengabdian kepada masyarakat menggunakan penyuluhan, diskusi, pemeriksaan visus bekerja sama spesialis mata dan Optik Nasional dan pemberian poster edukasi kesehatan mata kepada pengerajin emas. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pengrajin emas tentang kesehatan mata dari 65,3% menjadi 77,6%, dan hasil pemeriksaan visus dan refraksi diketahui bahwa mata normal sebanyak 6 orang (13,64%), rabun jauh 7 orang (15,91%) dan rabun dekat 31 orang (70,45%).
PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS BERBAHAN DASAR KOTORAN KAMBING ETAWA DI DESA GENGGELANG Juniawan, Alvin; Wanadiatri, Halia; Swandayani, Rosalina Edy; Wedowati, Endang Retno; Rejeki, Fungki Sri; Haryanta, Dwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2569

Abstract

Desa Genggelang merupakan desa terluas di Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Desa Genggelang menjadi salah satu desa wisata prioritas, yang memiliki landscape sumber daya yang lengkap. Mayoritas mata pencaharian masyarakat adalah sebagai petani yang mengelola perkebunan dan peternakan. Pada sektor peternakan, Desa Genggelang memiliki keunggulan di bidang budidaya kambing etawa. Pelatihan pembuatan kompos berbahan dasar kotoran kambing etawa bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat kelompok tani ternak mengenai teknik pengolahan limbah organik, khususnya kotoran kambing etawa, menjadi kompos berkualitas tinggi. Kotoran kambing etawa kaya akan unsur hara yang penting bagi tanaman, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan pelatihan meliputi pemaparan teori, diskusi dan praktik langsung, mulai dari pengenalan bahan baku, proses fermentasi, hingga aplikasi kompos dalam pertanian. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka serta mendukung upaya pengelolaan limbah organik secara efektif. Hasil yang didapatkan pada kegiatan ini yaitu terdapat 80% peningkatan keterampilan dan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik dalam pertanian berkelanjutan dengan memanfaatkan kotoran kambing etawa.
Effectiveness of Antioxidant Compounds in Swallow's Nest from Lombok Juniawan, Alvin; Andini, Arista Suci; Wanadiatri, Halia
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 12, No 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v12i5.13169

Abstract

This study investigated the antioxidant activity of swallow nests known as Edible Bird Nests (EBNs) derived from the swallow species Collocalia linchi, especially those sourced from Lombok, Indonesia with various health benefits, including their potential as antioxidants. This study used swallow nest samples taken from 3 different locations, namely: East Lombok, Central Lombok and West Lombok. The extraction method used is heating and sonication. Antioxidant activity was assessed quantitatively using the DPPH method and measured by UV-Vis spectrophotometry. Results showed varying IC50 values across different extraction times, with the highest values recorded at 3818.47 mg/mL and the lowest at 2331.47 mg/mL, compared to the control (ascorbic acid) at 35.22 mg/mL. The higher the IC50 value, the lower the effectiveness of antioxidants and vice versa. These findings suggest that the antioxidant activity of EBNs extracts is relatively weak when compared to ascorbic acid. This study contributes to the understanding of optimized extraction techniques by heating and sonication to unlock the full potential of the extraction results of bioactive compounds.
Hubungan Usia Ibu, Paritas, Konsumsi Tablet FE dan Frekuensi Antenatal Care (ANC) dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Sigerongan Komang Kartini Sri Anjaswari, Luh; Wanadiatri, Halia; Rosmala, Ahia Zakira; Benvenuto, Ananta Fittonia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 19 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14271224

Abstract

Hubungan Usia Ibu, Paritas, Konsumsi Tablet Fe Dan Frekuensi Antenatal Care (ANC) Dengan Kejadian BBLR Di Puskesmas Sigerongan. Bayi yang mengalami BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) pendukung pertama kenaikan kematian, kesakitan dan kecacatan bayi yang akan berdampak pada kehidupannya. Beberapa faktor risiko yang disebabkan BBLR yaitu umur ibu, paritas, Indeks Masa Tubuh (IMT), Konsumsi tablet Fe, Antenatal Care (ANC), Gizi Hamil, Riwayat penyakit penyerta ibu, dan lain-lain. Tujuan: Mengidentifikasi BBLR di Puskesmas Sigerongan dan menganalisis hubungan usia ibu, paritas, konsumsi tablet Fe, dan frekuensi ANC dengan kasus BBLR di Puskesmas Sigerongan. Metode: dilakukan dengan observasi analisis berupa cross sectional. Mekanisme penggambilan sampel memakai simple random sampling. Pengujian dengan chi-square dan batas nilai yang berpengaruh (p-value) < 0,05. Hasil: Sampel ini berjumlah 200 responden sudah sesuai dengan inklusi dan eksklusi. Perolehan analisis bivariat adanya hubungan umur ibu dengan kasus BBLR (p=0.047), mengonsumsi tablet Fe (p=0.004), ANC (p=0.001), dan tidak ada hubungan antara paritas dengan kasus BBLR (p=0.460). Kesimpulan: Didapatkan hubungan yang signifikan usia ibu, konsumsi tablet Fe, dan frekuensi ANC dengan kejadian BBLR, tetapi tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR.
Hubungan Siklus Menstruasi, Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA N 9 Mataram Widyasari, Luh Gd. Deviana; Setyowati, Ety Retno; Wanadiatri, Halia; Pramartha, Kadek
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.18946

Abstract

ABSTRACT Anemia is a medical condition characterized by low hemoglobin levels in the blood, leading to a reduced ability of red blood cells to transport oxygen throughout the body. Anemia remains a critical global health issue and is ranked as the leading cause of mortality. It is estimated to affect 4–5 billion people, approximately 66–80% of the global population. This study aims to provide a fundamental health overview regarding anemia among female adolescents at SMA N 9 Mataram, emphasizing the importance of menstrual cycle patterns, iron supplement (TTD) intake, and body mass index (BMI) in relation to anemia. This research employs an analytical observational approach with a cross-sectional study design. Data collection utilized questionnaires and digital hemoglobin meters (EasyTouch GCHB) as research instruments. A total of 92 respondents were selected from a population of 501 female students using multistage random sampling, which combined Proportionate Stratified Random Sampling and Simple Random Sampling methods. The results, analyzed using the chi-square test, revealed a significant relationship between irregular menstrual cycles and an increased risk of anemia (p-value = 0.000). Adequate iron supplement intake was significantly associated with a reduced risk of anemia (p-value = 0.004). However, no significant relationship was found between BMI and anemia (p-value = 0.989). This study concludes that irregular menstrual cycles and inadequate iron supplement intake are significantly associated with an increased risk of anemia among female adolescents, while BMI does not show a significant relationship with the occurrence of anemia. Keywords: Anemia, Menstrual Cycle, Body Mass Index, Iron Supplements  ABSTRAK Anemia merupakan suatu kondisi medis yang diakibatkan karena kadar hemoglobin dalam darah yang rendah sehingga terjadi penurunan kemampuan sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anemia masih dianggap suatu masalah kesehatan krusial sampai saat ini yang merupakan urutan pertama penyebab kematian. Anemia diperkirakan terjadi pada 4-5 miliyar sekitar 66-80% penduduk dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran kesehatan mendasar mengenai anemia pada remaja putri di SMA N 9 Mataram agar lebih memperhatikan dari siklus menstruasi, konsumsi TTD, dan indeks massa tubuh (IMT) yang dapat berkaitan dengan anemia. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan Hb digital (EasyTouch GCHB) sebagai intrumen penelitian. Sampel yang digunakan sebanyak 92 responden, dipilih dari populasi berjumlah 501 siswi menggunakan teknik multistage random sampling yang terdiri dari dua metode yakni Proportionate Stratified Random Sampling dan Simple Random Sampling. Hasil penelitian dengan menggunakan uji analisis chi-square menunjukkan bahwa siklus menstruasi yang tidak normal berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko anemia (p-value = 0.000), sementara konsumsi TTD yang terpenuhi berhubungan signifikan dengan penurunan risiko anemia (p-value = 0.004). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara IMT dengan kejadian anemia (p-value = 0.989). Penelitian ini menyimpulkan bahwa siklus menstruasi yang tidak normal dan konsumsi TTD yang tidak terpenuhi berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko anemia pada remaja putri. Sementara itu, IMT tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kejadian anemia. Kata Kunci: Anemia, Siklus Menstruasi, Indeks Massa Tubuh, Tablet Tambah Darah
The Relantionship Between Gestational Age, Parity, and Compliance with Fe Tablet Consumption with Anaemia in Pregnant Women at Seteluk Health Center in 2024 Andani, Azalia Asri; Wanadiatri, Halia; Karmila, Dany; Sudiarta, I Gede
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i1.8573

Abstract

Anaemia in pregnant women is one of the health problems that can adversely affect the mother and fetus. Factors such as gestational age, parity, and Fe tablet consumption compliance are thought to have an association with the incidence of anaemia in pregnant women. The study aims to determine the relationship between gestational age, parity, and compliance with Fe tablet consumption with the incidence of anemia in pregnant women at the Seteluk Health Center. The research method uses observational analytics with a cross-sectional design. The sampling technique uses purposive sampling. The research sample is 76 samples according to the inclusion and exclusion criteria. Data collection is done through questionnaires and medical records. Data analysis is done using the chi-square statistical test. The results showed that 52.6% of respondents had risky gestational age (≥13-40 weeks) and 47.4% were not at risk (<13 weeks). Risky parity (>2 times) was found in 10.5% of respondents, while 89.5% had non-risky parity (≤2 times). Adherence to Fe tablet consumption was 56.6%, while 43.4% were non-compliant. The results of the chi-square statistical test showed a p value for the association of gestational age with anaemia incidence of 0.004, parity of 0.666, and adherence to Fe tablet consumption of 0.023. Conclusion: Gestational age and Fe consumption compliance were associated with anaemia incidence in Seteluk Health Centre. However, parity is not associated with anaemia among pregnant women in Seteluk Health Centre.
Pemanfaatan Limbah Ternak untuk Rumah Pangan Lestari dalam Upaya Penanganan Stunting di Desa Gelangsar Kabupaten Lombok Barat Wanadiatri, Halia; Juniawan, Alvin; Fathurrahman, Fathurrahman; Wedowati, Endang Retno; Rejeki, Fungki Sri; Haryanta, Dwi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 2 (2024): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i2.9787

Abstract

This community service activity aims to increase the understanding and skills of community members in utilizing livestock waste for sustainable food sources to handle stunting in Gelangsar Village, West Lombok Regency. The method of implementing this activity was through KOSABANGSA program outreach, training, and mentoring. The evaluation instrument for this activity used an environmental observation sheet and assesses the participation and activeness of participants during the activity. The results of this service activity showed that the community has the ability to process cowshed waste (solid) into 40 bags of compost, create a sustainable food house area using polybags in 8 groups spread throughout the village, and one KRPL point on land with an area of around 250 m2, and the types of plants were spinach, tomatoes, eggplant, chilies, mustard greens, lettuce, basil, long beans, family medicinal plants, and others. Guidance and assistance need to be continued considering that the community was very enthusiastic about being able to overcome stunting in Gelangsar village and at the same time wants to become an organic vegetable producer.
Pelatihan Alat Bantu Penyandang Disabilitas Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup di Desa Taman Ayu Kabupaten Lombok Barat Wanadiatri, Halia; Juniawan, Alvin; Sabariah, Sabariah
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i4.13005

Abstract

This community service aims to improve the ability of people with disabilities to use disability aids as an effort to improve their quality of life. The implementation method of this activity included data collection, training, and evaluation. Partners of this activity included Foster Cadres and People with Disabilities in Taman Ayu Village, West Lombok Regency. The results of this community service activity showed that participants with disabilities had the ability to use aids consisting of wheelchairs, canes, and hearing aids. In addition, information was provided regarding the place and how to care for these aids. It is hope that with the ability to use these aids, the quality of life of people with disabilities will improve.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Susu Kambing dan Umbi Talas sebagai Sumberdaya Pangan Lokal untuk Mengatasi Stunting di Desa Genggelang Kabupaten Lombok Utara Juniawan, Alvin; Wanadiatri, Halia; Swandayani, Rosalina Edy; Wedowati, Endang Retno; Rejeki, Fungki Sri; Haryanta, Dwi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 1 (2025): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v6i1.13522

Abstract

This community service activity aims to empower the community by utilizing local food sources processed from taro tubers and Etawa goat's milk to overcome stunting in Genggelang Village, North Lombok Regency. The implementation method of this service included socialization, training, and mentoring. The evaluation instrument for this activity used a pre-test and post-test, which were then analyzed descriptively. The results of this service showed that the community increased knowledge and skills to process the potential of local village food into processed taro flour products, cookies, processed Etawa goat's milk products, and vegetable nuggets. The potential of these products could overcome the problem of stunting and improve the community's economy.