Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Terapeutik Perawat dan Hubungannya dengan Tingkat Kepuasan Pasien Post Operasi di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru Dilgu Meri; Suci Amin; Thesa Ady Saputra
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.923

Abstract

Komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat dengan tidak baik akan memberikan ketidaknyamanan tersendiri kepada pasien sehingga menghasilkan perasaan tidak puas atas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien post operasi di ruangan tulip Rumah Sakit Sansani Pekanbaru Tahun 2021. Penelitian ini dilakukan terhadap 45 responden yang diambil dengan teknik Insidental sampling. Desain penelitian adalah cross sectional .Hasil penelitian ini hubungan komunikasi terapeutik perawat dari 16 (35,6%) responden dengan tingkat kepuasan cukup puas sebanyak 15 (93,8%) responden cukup baik dalam menerapkan komunikasi terapeutik. Hasil uji statistik diperoleh P Value = 0,000 dimana α=0,05 ini berarti p < α sehingga (Ho) ditolak yang berarti ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien post operasi di ruang Tulip Rumah Sakit Sansani Pekanbaru. Diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan penerapan komunikasi terapeutik serta adanya monitoring evaluasi secara berkala pelaksanaan komunikasi terapuetik bagi pasien
Fungsi Manajemen Kepala Puskesmas dan Kinerja Pegawai Puskesmas Dilgu Meri; Destria Efliani; Muhammad Fauzan
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i2.1045

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai Puskesmas adalah penerapan fungsi manajemen oleh kepala Puskesmas. Unsur-unsur yang terdapat pada fungsi manajemen saling berkesinambungan dalam mendukung peningkatan kinerja sebuah organisasi. Apabila penerapan fungsi manajemen suatu organisasi baik, maka kinerja organisasi juga akan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pelaksanaan fungsi manajemen oleh kepala Puskesmas dengan kinerja pegawai Puskesmas Pangkalan Kuras 1. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 57 pegawai dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pelaksanaan fungsi planning (p=0,000) dengan kinerja pegawai. Tidak ada hubungan antara pelaksanaan fungsi organizing (p=0,222) dengan kinerja pegawai. Ada hubungan antara pelaksanaan fungsi actuating (p=0,010) dengan kinerja pegawai. Ada hubungan antara pelaksanaan fungsi manajemen controlling (p=0,020) dengan kinerja pegawai. Diharapkan kepada kepala Puskesmas penelitian ini untuk dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kinerja.