p-Index From 2021 - 2026
11.904
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI) JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ) ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Jurnal Ilmiah Giga Jurnal Ilmiah Pangabdhi Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri Science and Physics Education Journal (SPEJ) JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Jurnal Serambi Engineering Jurnal Sistem Teknik Industri RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Jurnal Sains dan Teknologi JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) SIGMA TEKNIKA MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) International Journal of Science, Engineering and Information Technology Jurnal Surya Teknika Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Jurnal Optimasi Teknik Industri (JOTI) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia DedikasiMU: Journal of Community Service Journal of Vocational Nursing Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH) IJCOSIN : Indonesian Journal of Community Service and Innovation JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat RADIAL: Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi IJENSET KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Surface Roughness Prediction in CNC Turning Using Artificial Neural Network (ANN) Khairul Umam; Adilla Tristianto, Charismanda; Jufriyanto, Moh; Sya'roni , Imam
Indonesian Journal of Engineering, Science and Technology Vol. 2 No. 2 (2025): VOL. 02 NO. 02 (DECEMBER 2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/ijenset.v2i2.1370

Abstract

Computer Numerical Control (CNC) turning is one of the most widely applied precision machining technologies in modern manufacturing, where surface quality is a key determinant of product performance and reliability. Surface roughness (Ra) is recognized as one of the most critical parameters for evaluating machining results. However, reliance on operator experience in selecting machining parameters often leads to inefficiencies and inconsistent surface quality, indicating the need for more accurate predictive approaches. This study proposes an Artificial Neural Network (ANN)-based model to predict surface roughness in CNC turning using two distinct experimental configurations. The first experiment (Exp1) employs three identical factor variations, whereas the second experiment (Exp2) incorporates different factorial combinations to introduce broader variability. The developed ANN architecture consists of four dense layers with ReLU and LeakyReLU activation functions, complemented by dropout layers to mitigate overfitting arising from the relatively small dataset. The results show that the ANN model effectively learns the nonlinear relationships between machining parameters and Ra values. Furthermore, the model achieves higher predictive accuracy in Exp2, likely due to its more structured parameter variations. Overall, the findings demonstrate that ANN-based prediction provides a promising and efficient approach for enhancing accuracy in surface quality assessment within CNC turning operations.   Keywords-  Artificial Neural Network (ANN); CNC Turning; Surface Roughness.  
Pembelajaran Tata Letak Fasilitas Guna Meminimalisir Waktu Proses Produksi Pada TEFA SMK Manbaul Ulum Moh. Jufriyanto; Deny Andesta; Elly Ismiyah; Misbah Misbah; Ahmad Fauzal Ibnu Malik; Fahrizal Hamdani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v5i1.6378

Abstract

The layout of facilities in the industrial world greatly affects the production process of a product. If the spatial layout used is good and appropriate, it will indirectly save distance, costs, time, and effort. Community service activities are carried out in partnership with SMK Manbaul Ulum. These activities aim to provide learning about facility layout to minimize production process time. The expected outcome of these activities is that students will be able to understand how to reduce excessively long production times and increase the number of products in a business unit, which impacts student productivity. The implementation methods include delivering material, simulating the production process layout, and conducting Q&A discussions. As a result, the activities are able to enhance students' understanding of the importance of layout in production facilities. Students can also simulate the production process to evaluate the existing layout in order to minimize production time. This activity has an impact on decision-making and problem-solving.
Analisis Potensi Bahaya kerja dengan Metode JSA Dan HiRARC Di Area Produksi Moh.Aditya Putra; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1425

Abstract

K3 menjadi aspek krusial dalam industri kimia karena proses produksinya melibatkan paparan zat kimia berbahaya, suhu tinggi, serta pengoperasian mesin bertekanan. Pada bagian produksi PT PQR, tercatat 37 kasus kecelakaan kerja selama Januari-Juni 2025, meliputi terhirup uap kimia, iritasi kulit dan mata, terpeleset, terbentur peralatan, luka bakar ringan, dan gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi potensi bahaya, menilai risiko yang mungkin terjadi, serta merancang strategi pengendalian dengan mengombinasikan pendekatan Job Safety Analysis dan HIRARC. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya 6 tahapan proses kerja dengan total 9 potensi bahaya dan 19 risiko. Berdasarkan penilaian risiko, terdapat risiko ekstrem pada proses penerimaan bahan baku (terhirup uap kimia) dan proses reaksi-pemanasan (paparan panas), risiko tinggi pada proses penimbangan (gas/uap kimia), pencampuran (percikan cairan reaktif dan kebisingan), serta beberapa risiko sedang dan rendah pada aktivitas lainnya. Pengendalian risiko yang direkomendasikan meliputi penerapan rekayasa teknik seperti peningkatan ventilasi, isolasi panas, dan peredaman kebisingan, yang dipadukan dengan pengendalian administratif berupa SOP kerja aman, inspeksi area secara berkala, serta pelatihan K3 bagi pekerja. Pemakaian APD, seperti respirator, kacamata pelindung, sarung tangan kimia, penutup telinga, pakaian pelindung, dan sepatu anti-selip, juga ditekankan sebagai langkah tambahan untuk meminimalkan risiko yang masih ada. Penerapan kombinasi metode HIRARC dan JSA memungkinkan analisis risiko yang lebih rinci dan efektif, sehingga keselamatan kerja di area produksi PT PQR dapat ditingkatkan..
Analisis Peramalan Kebutuhan Bahan Baku BA 1 Menggunakan Metode Moving Average Dan Single Eksponential Smoothing Alvian Nauvally Rizqi Nuryadi; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1738

Abstract

Adanya  fluktuasi permintaan menjadi tantangan utama dalam proses peramalan, terutama untuk bahan baku BA 1 di PT Petrokimia Kayaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekaligus membandingkan dua metode peramalan, yaitu Moving Average (MA) dan Single Exponential Smoothing (SES), guna memperoleh metode dengan tingkat akurasi terbaik dalam mendukung efisiensi permintaan bahan baku. Data historis digunakan sebagai dasar analisis, sementara tingkat ketepatan metode diukur menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian yang didapat memperlihatkan bahwa metode Moving Average 3 Bulan memberikan performa paling baik dengan nilai MAPE sebesar 36,99%, MAD 6105,56, dan MSE 53339675,93, yang lebih rendah dibandingkan dengan metode Single Exponential Smoothing dengan MAPE 38,94%, MAD 6405,23, dan MSE 67317775,72. Hal ini menunjukkan bahwa Moving Average lebih sesuai digunakan untuk memprediksi kebutuhan bahan baku BA 1 di PT Petrokimia Kayaku. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi manajemen persediaan perusahaan, karena penggunaan metode yang lebih akurat dapat mengurangi risiko terjadinya kelebihan maupun kekurangan stok, sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok agar lebih responsif terhadap perubahan permintaan.
Analisis Kinerja Mesin Mobile Bagging Unit (MBU) Dengan Menggunakan Metode OEE (Overall Equipment Effectiveness) Dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Alvin Jaya Ramadhan; Moh Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1510

Abstract

Mesin Mobile Bagging Unit (MBU) merupakan layanan utama PT. ABC yang berfungsi sebagai sarana pengantongan pupuk ZA Plus dalam mendukung kelancaran distribusi produk. Mesin ini berperan penting dalam rantai penyimpanan dan pengelolaan komoditas, baik dalam bentuk curah maupun kemasan. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, operasional MBU mengalami peningkatan downtime akibat faktor internal seperti kerusakan komponen dan gangguan mesin pewarna, serta faktor eksternal berupa keterlambatan pasokan bahan baku. Usia operasional mesin yang telah mencapai lima tahun juga berkontribusi terhadap penurunan performa dan ketidakstabilan laju produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas operasional mesin MBU serta mengidentifikasi sumber utama ketidakefisienan yang ditandai oleh tingginya downtime dan fluktuasi kecepatan produksi. Data penelitian meliputi catatan operasi, perawatan, hasil produksi, dan produk cacat pada periode Mei–Oktober 2025. Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) digunakan untuk mengukur efektivitas mesin berdasarkan availability, performance, dan quality, sedangkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diterapkan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dan menentukan prioritas perbaikan. Hasil analisis menunjukkan nilai OEE rata-rata sebesar 47,12%, masih jauh di bawah standar kelas dunia 85%, dengan Performance Efficiency sebagai faktor terendah. Analisis Six Big Losses mengungkapkan bahwa kerugian terbesar berasal dari reduced speed losses dan breakdown losses. Sementara itu, FMEA mengidentifikasi jarum jahit, nepel pisau, dan looper sebagai komponen dengan risiko tertinggi. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan penerapan perawatan preventif terencana, penggantian komponen kritis secara berkala, serta pemantauan kondisi mesin secara waktu nyata guna meningkatkan keandalan dan produktivitas mesin MBU secara berkelanjutan.
Integrasi Balanced Scorecard Dan ISO Enterprise Risk Management Dalam Peningkatan Kinerja Perusahaan Dan Pencapaian Strategi Bisnis : (Studi Kasus: PT. Kimika Usaha Prima) Ilham Novian Ramadani; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan risiko perusahaan distribusi melalui integrasi metode Balanced Scorecard (BSC) dan ISO 31000 Enterprise Risk Management pada PT Kimika Usaha Prima. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah meningkatnya risiko operasional dan strategis yang berpotensi menghambat pencapaian kinerja, meskipun terjadi peningkatan capaian kinerja pada seluruh perspektif Balanced Scorecard. Metode penelitian menggunakan Balanced Scorecard untuk mengukur kinerja berdasarkan perspektif finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan, dan ISO 31000 untuk mengidentifikasi serta menilai risiko menggunakan parameter likelihood dan consequence. Integrasi dilakukan dengan mengaitkan hasil pengukuran kinerja pada setiap perspektif Balanced Scorecard dengan risiko prioritas yang diidentifikasi, yaitu RF1 pada perspektif finansial, RP2 pada perspektif pelanggan, RPB1 pada perspektif proses bisnis internal, serta RPP1 dan RPP5 pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan pada tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 8,70%, namun hasil pemetaan risiko menunjukkan bahwa seluruh perspektif masih berada pada kategori risiko tinggi, sehingga diperlukan strategi mitigasi risiko yang terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan pencapaian kinerja perusahaan.
Analisis Manajemen Risiko K3 Pemeliharaan PT. AJNP Pada Rehab Kolom Pillar Pipe Rack Di PT Petrokimia Gresik Menggunakan Metode HIRARC Dan FMEA Muchammad Bilal Nur Wahid; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), menganalisis tingkat risiko, serta menentukan prioritas risiko tertinggi pada pekerjaan pemeliharaan Rehab Kolom Pillar Pipe Rack NPK oleh PT AJNP di PT Petrokimia Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan terintegrasi antara Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil analisis identifikasi bahaya melalui metode HIRARC menemukan 10 potensi risiko pada pelaksanaan pekerjaan tersebut, yang profilnya didominasi oleh kategori risiko tinggi (High Risk) dan ekstrem (Extreme Risk). Potensi bahaya tingkat ekstrem bersumber dari ancaman scaffolding roboh, struktur tidak stabil, dan material jatuh. Melalui perhitungan Risk Priority Number (RPN) pada metode FMEA, diketahui bahwa "Material jatuh" merupakan potensi bahaya paling kritis dengan skor RPN tertinggi sebesar 250. Prioritas kritis selanjutnya adalah "Percikan api tidak terkendali" dan "Sling putus" dengan skor RPN masing-masing 180, serta "Sambungan retak" dengan skor 144. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar prioritas utama program K3 difokuskan pada pencegahan jatuhnya material, pengendalian area rawan api, serta inspeksi ketat pada peralatan angkat (lifting). Langkah pengendalian wajib diimplementasikan melalui penerapan prosedur kerja yang aman, inspeksi alat, pengawasan oleh personel kompeten, dan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).
Penerapan Metode HIRARC Dan HAZOP Dalam Mengidentifikasi Potensi Bahaya Di Area Fabrikasi Moh. Syabib Ravi Newazali; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1363

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peran penting dalam menjamin keberlanjutan proses produksi, khususnya pada area fabrikasi yang sarat dengan bahaya mekanis dan operasional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi bahaya di area fabrikasi PT ABC melalui kombinasi metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) dan Hazard and Operability Study (HAZOP). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta peninjauan dokumen kecelakaan selama Mei - Juni 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa lima kategori kecelakaan utama meliputi luka robek, benturan sling crane, luka bakar percikan las, terpeleset, dan tersandung. Penilaian HIRARC menemukan bahwa 80% risiko berada pada kategori sedang, sedangkan risiko tertinggi terdapat pada operasi crane dengan nilai 15. HAZOP mengidentifikasi deviasi seperti unstable load, wrong position, excess spray, dan inadequate ventilation. Integrasi kedua metode memberikan gambaran risiko yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan tunggal, sekaligus menegaskan bahwa kombinasi HIRARC dan HAZOP pada area fabrikasi masih jarang diterapkan dalam penelitian sebelumnya. Temuan ini memberikan dasar bagi penyusunan strategi pengendalian yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan efektivitas manajemen K3 di PT ABC.
Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses pada Mesin Coiling di Proses Produksi Coil Spring Plant 3A: (Studi Kasus: PT Indospring Tbk ) Muhammad Nanda Ali Waket; Moh. Jufriyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1401

Abstract

Proses produksi coil spring di PT Indospring Tbk Plant 3A masih menghadapi berbagai gangguan mesin, downtime tidak terencana, penurunan kecepatan operasi, serta munculnya produk cacat yang menyebabkan efektivitas produksi belum optimal. Penelitian tujuannya guna mengetahui tingkat efektivitas mesin Coiling mempergunakan metode OEE serta melakukan identifikasi sumber kerugian utama melalui pendekatan Six Big Losses. Data yang digunakan meliputi waktu operasi, downtime, output, dan defect selama Januari–Oktober 2025. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai OEE rerata sebanyak 72%, di bawah standar kelas dunia sebesar 85%. Analisis Six Big Losses mengungkap kerugian paling besar asalnya dari Idle and Minor Stoppage serta Reduced Speed Losses, sedangkan Breakdown dan Setup & Adjustment memberikan kontribusi yang lebih kecil. Dengan nilai OEE rata-rata sebesar 72%, penggunaan metode OEE dan Six Big Losses terbukti efektif dalam mengevaluasi performa mesin dan memberikan dasar yang kuat untuk perumusan strategi perbaikan berkelanjutan.
Comparative Analysis of EOQ Method, POQ Method, and Min-Max Method in Controlling Inventory of Subsidized NPK Phonska Fertilizer Raw Materials at PT Petrokimia Gresik Khofidatul Sesilia; Moh. Jufriyanto; Akhmad Wasiur Rizqi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v10i2.32610

Abstract

PT Petrokimia Gresik is the most comprehensive fertilizer manufacturer in Indonesia, and it produces a wide range of fertilizers and chemicals for agro-industry solutions. One of its products, NPK Phonska fertilizer, is always the product with the highest demand every year. In 2023, the demand for this fertilizer reached 1,972,380.55 tons. The main problem that often occurs is the overstocking and stocking out of raw materials. This condition not only results in increased storage costs but also threatens production continuity. Therefore, optimal inventory control is the company's main goal, which is to ensure the availability of raw materials in a timely manner and minimize costs. This study aims to find the most effective inventory control method in overcoming these problems. The EOQ (Economic Order Quantity) and POQ (Periodic Order Quantity) methods were chosen as alternative solutions. This research uses quantitative methods with data collection through field observations. The results showed that the most right inventory control method to reduce total inventory costs is the EOQ method, with a total cost of Rp7,043,999,215. This figure is lower than the POQ method of Rp11,071,943,308 and the Min-Max method used by the company of Rp23,217,085,977. The EOQ method is proven to be more efficient in managing inventory, resulting in cost savings of up to 69.7% or Rp16,173,086,762. Therefore, the application of the EOQ method is a good choice to be implemented in the company. Keywords: Raw Material Inventory, Inventory Control Methods, Economic Order Quantity (EOQ), Periodic Order Quantity (POQ), Minimum-Maximum (Min-Max)
Co-Authors Achmad Agung Wahyudi Adilla Tristianto, Charismanda Ahmad Fahrul Sholeh Ahmad Fauzal Ibnu Malik Ahmad Wasiur Rizqi Ainiyah, Yulia Nur aji, Sahidin Sasmito Akhmad Ferdy Firmansyah Akhmad Wasiur Rizqi Alifiansyah Rizaldy Satya Putra Alvian Nauvally Rizqi Nuryadi Alvian, Fahri Alvin Jaya Ramadhan Amrillah, Mohammad Suhud Andi Andi Andre Viola Andy Kurniawan Angga Prasetyo Tanto Ar Rohman, Muhammad Hafid Arif Rubihanto Arifin Pahlawan, Ilham Aspar MS, Rezky Fathiyah Putri Aziz, Muchammad Rif'an Bintang Muslimah, Tsaqofi Chandra Muhamadin, Rilo Cholifaturochmah Cholifaturochmah Dahda, Said Salim delta medika Juniarto Deny Andesta Dhartika Sari, Efta Dhartikasari, Efta Dhidu Usrin Yadani Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Elly Ismiyah Emdat Suprayitno Eriyanto, Sabillah Rizki Evie Talia Nurrohmah Fahrizal Hamdani Faisal Amir Farich Maulana, Muhammad Fathurrozi, Muhammad Fatimatuz Zahra, Fatimatuz Fauziyah, Endang Febriantie, Eka Ladya Charyl Fiih, Ahmad Laaroiba Firmansyah, Mohammad Nabil Firmansyah, Muhammad Machfud Fitrah Fitriyana, Deni Fajar Galih Dwi Suryanto Hafidah, Lailatul Hekmah, Lailatul Hendrawan, Mochammad Ega Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Ilham Novian Ramadani Khairul Umam Khofidatul Sesilia Khoiriyah, Amanda Rizqi Kukuh Winarso Kurniawan, Moh. Dian Kurniawan, Ricky Wahyu M. Tajul Arifin Maulan Najib May Dian Susanto Misbah Moch. Nuruddin Moh. Dian Kurniawan Moh. Syabib Ravi Newazali Moh.Aditya Putra Mohammad Arif Alfriyan Syah Mohammad Faisal Setyabudi Mohammad Rizal Mualief, Muhammad Muchammad Bilal Nur Wahid Muhamadin, Rilo Chandra Muhammad Bashori Alwi Muhammad Choirul Anam Muhammad Hasanuddin, Muhammad Muhammad Irfan Maruf Muhammad Nanda Ali Waket Muhammad Zahidil Mukhtar Muhammad, Katon Muslimah, Tsaqofi Bintang NAFHANI, MUHAMMAD Natasya Sabrina Al Alifah Nina Aini Mahbubah Ningtyas, Alviani Hesthi Permata Nizar Adlany Nur Qomaruddin Rafli Pahlawan, Ilham Arifin Permata Ningtyas, Alviani Hesthi Pratiwi, Palupi Adilia Pregiwati Pusporini Purwanto Purwanto R Indriawan Praja Kusuma Rabbani, Nazwa Nayya Nanita Rafly Arifin, Muhammad Rayya Rahmat Rabbani Reza Ardiansyah Rizqi, Ahmad Wasiur Rizqy Cahya Putra Fil Akbar Ryo Amanullah Thyroidi Prasojo Said Salim Dahdah Salman Al Farisy Salwatul Aisy Satria Bayu Nugraha Satya Putra, Alifiansyah Rizaldy Setiawan, Nur Ervil Soffiana Agustin, Soffiana Suraying, Suraying Susisno, Bayu Tri Sya'roni , Imam Syahputra, Rifendy Ardian thoyyibul hikam Tsaqofi Bintang Muslimah Wahyudi, Avif Mas Wardhana, I Kadek Yushak Yanuar Pandu Negoro Yanuarsah, Rendra Yudha Adhitya Kurniawan Yusron, Rifky